Chargement en cours...

Flash Player 9 (ou une version ultérieure) est nécessaire pour visualiser les présentations.
Il semblerait que Flash Player 9 ne soit pas installé sur votre ordinateur. Pour l'installer, cliquez ici.

Vous aimez cette présentation ? Pourquoi ne pas la partager !

Like this? Share it with your network

Share

Evaluasi diri sekolah (eds) sdn merak 1 kec sukamulya

le

  • 12,113 vues

bila tidak bisa didownload kirim email melalui del_adji@yahoo.com

bila tidak bisa didownload kirim email melalui del_adji@yahoo.com
atau bisa langsung datang ke SD Negeri Merak I Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang melalui Ade Aji Fachruroji

Statistiques

Vues

Total des vues
12,113
Vues sur SlideShare
12,113
Vues externes
0

Actions

J'aime
8
Téléchargements
595
Commentaires
6

0 Ajouts 0

No embeds

Accessibilité

Catégories

Détails de l'import

Uploaded via as Microsoft Word

Droits d'utilisation

© Tous droits réservés

Report content

Signalé comme inapproprié Signaler comme inapproprié
Signaler comme inapproprié

Indiquez la raison pour laquelle vous avez signalé cette présentation comme n'étant pas appropriée.

Annuler

15 sur 6 Publier un commentaire

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Êtes-vous sûr de vouloir
    Votre message apparaîtra ici
    Processing...
Poster un commentaire
Modifier votre commentaire

Evaluasi diri sekolah (eds) sdn merak 1 kec sukamulya Presentation Transcript

  • 1. Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) SD Negeri Merak I Kecamatan Sukamulya Draf Final
  • 2. Kata Pengantar Kebijakan pembangunan pendidikan nasional sebagaimana digariskan dalam Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional (2010-2014) diarahkan pada upaya mewujudkan daya saing, pencitraan publik, dan akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan. Tolak ukur efektivitas implementasi kebijakan tersebut dilihat dari ketercapaian indikator-indikator mutu penyelenggaraan pendidikan yang telah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dalam delapan (8) Standar Nasional Pendidikan (SNP). Tidak dipungkiri bahwa upaya strategis jangka panjang untuk mewujudkannya menuntut satu “Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan” yang dapat membangun kerja sama dan kolaborasi di antara berbagai institusi terkait dalam satu keterpaduan jaringan kerja nasional. Dengan kata lain, diperlukan pengembangan sistem penjaminan mutu pendidikan. Tata kerja yang dibangun mengisyaratkan adanya serangkaian proses dan prosedur untuk mengumpulkan, menganalisis, dan melaporkan data mengenai kinerja dan mutu tenaga pendidik dan kependidikan, program, dan lembaga beserta rekomendasinya. Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP/ EQAS – Educational Quality Assurance and System) sedang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Kementerian Agama (Kemenag) dengan bantuan Pemerintah Australia. Proses penjaminan mutu mengidentifikasi aspek pencapaian dan prioritas peningkatan, menyediakan data sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan serta membantu membangun budaya peningkatan mutu berkelanjutan. Pencapaian mutu pendidikan untuk pendidikan dasar dan menengah dikaji berdasarkan delapan Standar Nasioanal Pendidikan (SNP) dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Empat hal penting yang perlu dilakukan dalam penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan untuk pendidikan dasar dan menengah di Indonesia, yaitu : (1) Pengkajian mutu pendidikan, (2) Analisis dan pelaporan mutu pendidikan, (3) Peningkatan mutu merujuk pada Standar Nasional Pendidikan, dan (4) Penumbuhan budaya peningkatan mutu berkelanjutan. Salah satu aspek dalam pengembangan sistem penjaminan termasuk peningkatan mutu pendidikan adalah Evaluasi Diri Sekolah (EDS) sebagai cara menumbuhkan budaya peningkatan mutu berkelanjutan di sekolah. EDS dilaksanakan oleh setiap sekolah sebagai satu kebutuhan untuk meningkatkan kinerja dan mutu sekolah secara berkelanjutan. EDS merupakan mekanisme evaluasi internal yang dilakukan oleh kepala sekolah bersama pendidik atau guru, komite sekolah, orangtua, dengan bantuan pengawas. Hasil Evaluasi Diri Sekolah 2 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 3. dimanfaatkan sebagai bahan untuk menyusun program pengembangan sekolah dan laporan kepada dinas pendidikan tentang pencapaian sekolah untuk pengembangan lebih lanjut. Laporan EDS disusun untuk menindaklanjuti hasil temuan yang didapatkan melalui instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dengan merujuk pada delapan SNP, yaitu Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pembiayaan, Standar Pengelolaan, dan Standar Penilaian. Butir-butir instrumen Evaluasi Diri Sekolah difokuskan pada aspek-aspek kehidupan sekolah yang paling esensial, yaitu kondisi-kondisi yang berkaitan dengan mutu pelayanan belajar-mengajar. Sistem penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah di Indonesia beroperasi dalam suatu manajemen pendidikan dan pemerintahan yang mendelegasikan sebagian besar tanggung jawab implementasinya kepada pemerintahan provinsi, kabupaten/kota, penyelenggara pendidikan swasta (yayasan pendidikan), dan satuan pendidikan (sekolah/madrasah). Oleh karena itu, diyakini bahwa upaya keberhasilan inovasi pendidikan sangat ditentukan oleh adanya komitmen, profesionalisme, kerjasama, dan kolaborasi semua pemangku kepentingan pendidikan Jakarta, Juli 2010 Dirjen PMPTK Kemendiknas, Prof. Dr. Baedhowi NIP. 19490828 197903 1  001 3 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 4. Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Daftar Isi 4 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 5. Nomor Bagian Halaman Kata Pengantar Daftar Isi Pedoman Penggunaan 1. Standar Sarana dan Prasarana 1.1. Apakah sarana sekolah sudah memadai? 1.2. Apakah sekolah dalam kondisi terpelihara baik? 2. Standar Isi 2.1. Apakah kurikulum sudah sesuai dan relevan? 2.2. Bagaimana sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik? 3. Standar Proses 3.1. Apakah silabus sudah sesuai dan relevan? 3.2. Apakah RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif? 3.3. Apakah sumber belajar untuk pembelajaran dapat diakses dan dipergunakan secara tepat? 3.4. Apakah pembelajaran menerapkan prinsip-prinsip PAKEM/CTL? 3.5. Apakah sekolah memenuhi kebutuhan sarana peserta didik? 3.6. Bagaimana cara sekolah mempromosikan dan mempertahankan etos pencapaian prestasi? 4. Standar Penilaian 4.1. Sistem apakah yang sudah tersedia untuk memberikan penilaian bagi peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik? 4.2. Bagaimana penilaian berdampak pada proses belajar? 4.3. Apakah orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka? 5. Standar Kompetensi Lulusan 5.1. Apakah peserta didik dapat mencapai prestasi akademik yang diharapkan? 5.2. Apakah peserta didik dapat mengembangkan potensi secara penuh sebagai anggota masyarakat? 5 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 6. Nomor Bagian Halaman 6. Standar Pengelolaan 6.1. Apakah kinerja pengelolaan berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat, dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak? 6.2. Apakah ada tujuan dan rencana untuk perbaikan yang memadai? 6.3. Apakah ada dampak rencana pengembangan sekolah/ rencana kerja sekolah terhadap peningkatan hasil belajar? 6.4. Bagaimanakah cara pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid? 6.5. Bagaimana cara memberikan dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan? 6.6. Bagaimana cara masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah? 7. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 7.1. Apakah pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan lain sudah memenuhi? 8. Standar Pembiayaan 8.1. Bagaimana sekolah mengelola keuangan? 8.2. Upaya apakah yang telah dilaksanakan oleh sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya? 8.3. Bagaimana cara sekolah menjamin kesetaraan akses? 6 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 7. PEDOMAN PENGGUNAAN EVALUASI DIRI SEKOLAH (EDS) Evaluasi Diri Sekolah (EDS) di tiap sekolah menjadi tanggung jawab kepala sekolah dan dilakukan oleh Tim Pengembang Sekolah (TPS) yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru, Komite Sekolah, orangtua peserta didik, dan pengawas. Proses EDS dapat mengikutsertakan tokoh masyarakat atau tokoh agama setempat. Instrumen EDS ini khusus dirancang untuk digunakan oleh TPS dalam melakukan penilaian kinerja sekolah terhadap Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang hasilnya menjadi masukan dan dasar penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) dalam upaya peningkatan kinerja sekolah. EDS sebaiknya dilaksanakan setelah anggota TPS mendapat pelatihan. Informasi ringkas tentang EDS dapat dilihat di bawah ini: 1. Apakah yang dimaksud dengan Evaluasi Diri Sekolah? • Evaluasi diri sekolah adalah proses yang mengikutsertakan semua pemangku kepentingan untuk membantu sekolah dalam menilai mutu penyelenggaraan pendidikan berdasarkan indikator-indikator kunci yang mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP). • Melalui EDS kekuatan dan kemajuan sekolah dapat diketahui dan aspek-aspek yang memerlukan peningkatan dapat diidentifikasi. • Proses evaluasi diri sekolah merupakan siklus, yang dimulai dengan pembentukan TPS, pelatihan penggunaan Instrumen, pelaksanaan EDS di sekolah dan penggunaan hasilnya sebagai dasar penyusunan RPS/RKS dan RAPBS/RKAS. • TPS mengumpulkan informasi dari berbagai sumber untuk menilai kinerja sekolah berdasarkan indikator-indikator yang dirumuskan dalam Instrumen. Kegiatan ini melibatkan semua pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah untuk memperoleh informasi dan pendapat dari seluruh pemangku kepentingan sekolah. • EDS juga akan melihat visi dan misi sekolah. Apabila sekolah belum memiliki visi dan misi, maka diharapkan kegiatan ini akan memacu sekolah membuat atau memperbaiki visi dan misi dalam mencapai kinerja sekolah yang diinginkan. • Hasil EDS digunakan sebagai bahan untuk menetapkan aspek yang menjadi prioritas dalam rencana peningkatan dan pengembangan sekolah pada RPS/RKS dan RAPBS/RKAS. • Laporan hasil EDS dikirim ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Kandepag sebagai informasi kinerja sekolah terkait pencapaian SPM dan SNP dan sebagai dasar penyusunan perencanaan pada tingkat kabupaten/kota dan provinsi. 7 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 8. 2. Apa yang diperoleh sekolah dari hasil EDS? • Seberapa baik kinerja sekolah? Dengan EDS akan diperoleh informasi mengenai pengelolaan sekolah yang telah memenuhi SNP untuk digunakan sebagai dasar penyusunan RPS/RKS dan RAPBS/RKAS. • Bagaimana mengetahui kinerja sekolah sesungguhnya? Dengan EDS akan diperoleh informasi tentang kinerja sekolah yang sebenarnya dan informasi tersebut diverifikasi dengan bukti-bukti fisik yang sesuai. • Bagaimana memperbaiki kinerja sekolah? Sekolah menggunakan informasi yang dikumpulkan dalam EDS untuk menetapkan apa yang menjadi prioritas bagi peningkatan sekolah dan digunakan untuk mempersiapkan RPS/RKS dan RAPBS/RKAS. 3. Keuntungan apa yang akan diperoleh sekolah dari EDS? • Sekolah mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya sebagai dasar penyusunan rencana pengembangan lebih lanjut. • Sekolah mampu mengenal peluang untuk memperbaiki mutu pendidikan, menilai keberhasilan upaya peningkatan, dan melakukan penyesuaian program-program yang ada. • Sekolah mampu mengetahui tantangan yang dihadapi dan mendiagnosis jenis kebutuhan yang diperlukan untuk perbaikan. • Sekolah dapat mengetahui tingkat pencapaian kinerja berdasarkan SPM dan SNP. • Sekolah dapat menyediakan laporan resmi kepada para pemangku kepentingan tentang kemajuan dan hasil yang dicapai. 4. Seberapa sering sekolah melakukan EDS? • Sekolah melakukan proses EDS setiap tahun sekali. 5. Bagaimana bentuk Instrumen EDS? Instrumen EDS terdiri dari 8 (delapan) bagian sesuai dengan SPM dan SNP. Setiap bagian terdiri atas : • Serangkaian pertanyaan terkait dengan SNP sebagai dasar bagi sekolah dalam memperoleh informasi kinerjanya yang bersifat kualitatif. 8 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 9. • Setiap standar bisa terdiri dari beberapa aspek yang memberikan gambaran lebih menyeluruh . • Setiap aspek dari standar terdiri dari 4 tingkat pencapaian : tingkat pencapaian 1 berarti belum memenuhi SPM (kurang), 2 sudah memenuhi SPM (sedang), 3 berarti sudah memenuhi SNP (baik), dan 4 berarti melampaui SNP (amat baik). • Tiap tingkatan pencapaian mempunyai beberapa indikator. • Pada bagian akhir dari aspek setiap standar, terdapat halaman rekapitulasi untuk menuliskan hasil penilaian pencapaian yang diperoleh. Halaman rekapitulasi ini terdiri dari bukti fisik yang menguatkan pengakuan atas tingkat pencapaian, deskripsi umum temuan yang diperoleh untuk menilai aspek tersebut, dan penentuan tingkat pencapaian kinerja sekolah. • Sejumlah pertanyaan terkait dengan SPM dan SNP yang paling erat hubungannya dengan mutu pembelajaran dan aspek-aspek yang perlu dikembangkan bagi keperluan penyusunan rencana peningkatan sekolah. • Tingkat pencapaian pada tiap Standar dalam Instrumen ini dapat digunakan sekolah untuk menilai kinerjanya pada standar tertentu. 6. Bagaimana sekolah menggunakan tingkat pencapaian? • Anggota TPS secara bersama mencermati Instrumen EDS pada setiap aspek dari setiap standar. Sebaiknya perlu disiapkan Peraturan Menteri, indikator atau Peraturan Pemerintah yang berkaitan dengan SNP sebagai rujukan. • Berdasarkan kondisi nyata sekolah, anggota TPS menilai apakah sekolah mereka termasuk dalam tingkatan 1, 2, 3 atau 4 dalam pencapaian SPM dan SNP ini. Misalnya pada Standar Isi ada aspek kesesuaian dan relevansi kurikulum serta aspek penyediaan kebutuhan untuk pengembangan diri. Bisa saja aspek kesesuaian dan relevansi kurikulum berada di Tingkat ke-4, tapi aspek kebutuhan untuk pengembangan diri ada di Tingkat ke-2. Ini tidak menjadi masalah. Tingkat pencapaian pada setiap standar menggambarkan keadaan seperti apa kondisi kinerja sekolah pada saat dilakukan penialian terkait dengan pertanyaan tertentu. • Setelah menentukan tingkat pencapaiannya, sekolah perlu menyertakan bukti fisik atas pengakuannya. Contoh bukti fisik atas keikutsertaan masyarakat dalam kehidupan sekolah berupa rapat komite sekolah, notulen, daftar hadir, dan undangan. • Hasil semua penilaian dan penentuan tingkat pencapaian kinerja sekolah untuk aspek tertentu pada setiap standar ditulis pada lembar laporan penilaian atau rekapitulasi dengan menyertakan bukti fisik yang sesuai (lihat keterangan pada nomor 5 di atas). • Sekolah menetapkan tingkat pencapaian kinerja dan bukan hanya sekedar memberikan tanda cek (contreng) pada setiap butir dalam Instrumen EDS. 9 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 10. • Tingkat pencapaian kinerja sekolah bisa berbeda dalam aspek yang berbeda pula. Hal ini penting sebab sekolah harus memberikan laporan kinerja apa adanya. Dalam pelaksanaan EDS yang dilakukan setiap tahun, sekolah mempunyai dasar nyata aspek dan standar yang memerlukan perbaikan secara terus-menerus. • Dengan menggunakan Instrumen EDS ini, sekolah dapat mengukur dampak kinerjanya terhadap pembelajaran peserta didik. Sekolah juga dapat memeriksa hasil dan tindak lanjutnya terhadap perbaikan layanan pembelajaran yang diberikan dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran peserta didik. 7. Jenis bukti apa yang dapat ditunjukkan? • Bukti fisik yang menggambarkan tingkat pencapaian harus sesuai dengan aspek atau standar yang dinilai. Untuk itu perlu dimanfaatkan berbagai sumber informasi yang dapat dijadikan sebagai bukti fisik misalnya kajian catatan, hasil observasi, dan hasil wawancara/konsultasi dengan pemangku kepentingan seperti komite sekolah, orangtua, guru-guru, siswa, dan unsur lain yang terkait. • Perlu diingat bahwa informasi kualitatif yang menggambarkan kenyataan dapat berasal dari informasi kuantitatif. Sebagai contoh, Rencana Pelaksanaan Pengajaran (RPP) tidak sekedar merupakan catatan mengenai bagaimana pengajaran dilaksanakan. Keberadaan dokumen kurikulum bukan satu-satunya bukti bahwa kurikulum telah dilaksanakan. • Berbagai jenis bukti fisik dapat digunakan sekolah sebagai bukti tingkat pencapaian tertentu. Selain itu, sekolah perlu juga menunjukkan sumber bukti fisik lainnya yang sesuai. 8. Bagaimana proses EDS membantu penyusunan rencana pengembangan sekolah? • TPS menganalisis informasi yang dikumpulkan, menggunakannya untuk mengidentifikasi dan menetapkan prioritas yang selanjutnya menjadi dasar penyusunan RPS/RKS dan RAPBS/RKAS. • Berdasarkan hasil EDS, sekolah mengembangkan RPS dengan prioritas peningkatan mutu kinerja sekolah yang dirumuskan secara jelas, dapat diobservasi dan diukur. Dengan demikian, RPS menjadi dokumen kinerja sekolah yang meliputi aspek implementasi, skala prioritas, batas waktu, dan ukuran keberhasilannya. • Proses EDS berkaitan dengan aspek perubahan dan peningkatan. Upaya perubahan dan peningkatan tersebut hanya bermanfaat apabila diwujudkan dalam perencanaan bagi peningkatan mutu pendidikan dan hasil belajar peserta didik. Diharapkan dengan adanya ragam data dan informasi yang diperoleh dari hasil EDS, sekolah bukan saja dapat merumuskan perencanaan pengembangan dengan 10 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 11. tepat, akan tetapi penilaian kemajuan di masa depan juga akan lebih mudah dilakukan dengan tersedianya data yang dapat dipercaya. Hal tersebut dengan sendirinya memudahkan sekolah untuk menunjukkan hasil-hasil upaya peningkatan kinerja mereka setiap saat. 9. Laporan apa yang perlu disiapkan? • Sekolah menyusun laporan hasil EDS dengan menggunakan format yang terpisah, yang menyajikan tingkat pencapaian serta bukti- bukti yang digunakannya. Hasil EDS digunakan untuk dasar penyusunan RPS sekolah, namun dilaporkan juga ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Kankemenag untuk dianalisis lanjut dengan memanfaatkan EMIS (Educational Management Information System/Sistem Informasi Manajemen Pendidikan) bagi keperluan perencanaan dan berbagai kegiatan peningkatan mutu lainnya. • Laporan sekolah yang mengungkapkan berbagai temuan dapat digunakan untuk melakukan validasi internal (menilai dan mencocokkan) oleh pengawas sekolah, dan validasi external dengan menggunakan beberapa sekolah oleh Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) pada tingkat kecamatan dengan bantuan staf penjaminan mutu dari LPMP. • Hasil EDS merupakan bagian yang penting dalam kegiatan monitoring kinerja sekolah oleh pemerintah daerah dalam rangka penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan. 11 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 12. Bagian Ke-1 Sarana dan Prasarana 12 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 13. 1.STANDAR SARANA DAN PRASARANA 1.1.Apakah sarana sekolah sudah memadai? Spesifikasi • Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan, jumlah ruangan, dan persyaratan untuk sistem ventilasi, dan lainnya. • Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar • Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1  Sekolah kami memiliki bangunan  Sekolah kami memenuhi Sekolah kami memenuhi Bangunan sekolah kami gedung yang ukuran, ventilasi standar terkait dengan standar terkait dengan sarana tidak memenuhi standar dari dan kelengkapan lainnya melebihi sarana, prasarana dan dan prasarana. segi ukuran atau jumlah ketentuan dalam standar Sarpras peralatan. Beberapa kelas di sekolah kami ruangan. yang ditetapkan. diisi peserta didik melebihi jumlah Kebanyakan ruang kelas  Jumlah peserta didik di dalam  Sekolah kami memenuhi yang ditetapkan dalam standar. sekolah kami diisi terlalu standar dalam hal jumlah banyak peserta didik dan rombongan belajar kami lebih Sekolah kami menyediakan peserta didik pada setiap kecil dari yang ditetapkan dalam buku teks yang sudah disertifikasi kami tidak mampu memenuhi rombongan belajar. standar agar dapat lebih oleh Pemerintah, alat peraga dan standar. meningkatkan proses judul buku pengayaan sesuai Sarana dan prasarana yang  Sekolah kami memiliki dan pembelajaran. Standar Pelayanan Minimal (SPM) kami miliki amat terbatas dan menggunakan sarpras sesuai standar yang Sekolah kami belum memiliki sebagian besar sudah  Sekolah kami memiliki sarana dan ketinggalan zaman dan dalam ditetapkan. semua sarana dan alat-alat yang prasarana pembelajaran yang kondisi buruk. dibutuhkan untuk memenuhi melebihi dari ketetapan Standar  Sekitar 95% calon siswa di ketetapan dalam standar. Sarpras yang digunakan untuk kecamatan mendpat akses lebih membantu proses belajar disekolah kami. pembelajaran. 13 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 14. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai 14 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 15. Catatan mengenai ukuran ruangan, jumlah A. Ruang Kelas dan sarana prasarana Ruang kelas terdiri 9 ruang yang memiliki luas ruang 7 x 7 M2, (Tingkat I) Jumlah peserta didik per rombongan belajar serta memiliki 2 ruang WC dengan luas 2 x 2 M2, 1 ruang Bangunan Catatan peralatan dan sumber belajar perpustakaan dengan ukuran ruang 8 x 7 M2 yang memiliki sekolah kami tidak Catatan pengeluaran pelataran 2,5 x 3,5 M2, serta memiliki 1 rumah dinas yang memenuhi standar dipergunakan untuk Ruang KKG dan Kepsek yang di dalamnya dari segi ukuran Kondisi nyata lingkungan sekolah terdapat 1 ruang WC 1,5 x 1,4 M2. dan juga terdapat lapangan atau jumlah dengan luas 28 x 21 M2. Luas keseluruhan tanah 4.116 m2 ruangan. dengan Akte / Sertifikat tanah: No/tgl, 03/AJD/PH/28-01-1998 (Tingkat I) B. Jumlah peserta didik perombel Kebanyakan Terdapat 14 kelompok belajar, 1 kelompok belajar terdiri lebih ruang kelas dari 40 murid sekolah kami diisi i. Bukti fisik : terlalu banyak a. Daftar absen murid tiap-tiap kelas peserta didik dan kami tidak mampu memenuhi standar (Tingkat II) Sekolah kami C. Peralatan dan sumber belajar menyediakan buku Bukti fisik lainnya (tuliskan) a. Peralatan teks yang sudah • Foto kegiatan belajar murid di kelas Media pembelajaran KIT (PPKN, IPA, IPS, B. Indonesia, disertifikasi oleh • Foto ruang kelas dan lapangan Matematika, B. Inggris, Penjaskes, Agama, SBK, B. Pemerintah, alat • Foto sekolah Sunda, TIK), Komputer dan Projector. peraga dan judul • Foto copy akte/sertifikat tanah b. Sumber belajar buku pengayaan 15 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 16. 16 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 17. 1.2.Apakah sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik? Spesifikasi  Bangunan  Pemeliharaan bangunan dilaksanakan paling tidak setiap 5 tahun sekali  Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus. Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Sekolah kami aman, sehat, Perabot beserta alat-alat dan Sekolah kami membutuhkan Sebagian prasarana sekolah nyaman, menyenangkan, menarik kelengkapan lainnya berada dalam pemeliharaan, dan masih kami di bawah standar, harus dan mendorong terciptanya suasana kondisi yang baik dan terpelihara. berusaha menyediakan diperbaiki dan dibersihkan bekerja dan belajar bagi peserta lingkungan yang lebih menarik atau diganti. Sekolah kami memiliki kebijakan didik dan warga sekolah lainnya. dan memberikan rangsangan Sekolah kami belum untuk membantu menyediakan Lahan, bangunan, dan prasarana kerja dan belajar mempertimbangkan kemudahan layanan bagi semua termasuk toilet di sekolah kami, peserta didik termasuk yang Sekolah kami akan kemudahan pelayanan bagi dalam keadaan bersih (sehat), dan berkebutuhan khusus. mempertimbangkan peserta didik yang dipelihara dengan baik secara kemudahan pelayanan bagi berkebutuhan khusus. berkala. peserta didik yang berkebutuhan khusus. Sekolah kami sudah memberikan layanan dan fasilitas pembelajaran yang baik dan sama bagi semua peserta didik termasuk mereka yang berkebutuhan khusus. 17 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 18. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Catatan pengeluaran A. Pemeliharaan Bangunan (Tingkat III) Hasil observasi Pemeliharaan bangunan dilaksanakan dalam waktu yang tidak Perabot beserta Catatan pendapat peserta didik ditetapkan hal ini diharapkan lebih meringankan beban pengeluaran, sehingga perbaikan dapat disesuaikan dengan alat-alat dan Catatan tentang pendapat guru kelengkapan Daftar kehadiran peserta didik yang kondisi bangunan yang rusak. lainnya berada berkebutuhan khusus dalam kondisi Bukti fisik lainnya (tuliskan) yang baik dan • Foto copy SPJ BOS per Juli s.d terpelihara. September 2010. • Foto kondisi SD Negeri Merak I Kec. (Tingkat IV) Sukamulya B. Kondisi Bangunan Sekolah kami • a. Kondisi Bangunan Aman dan Nyaman aman, sehat, Kondisi bangunan di sekolah kami saat ini dalam kondisi baik nyaman, dan aman. Hal ini didapat setelah sekolah kami masuk menyenangkan, kedalam program dana alokasi khusus (DAK) yang menarik dan diselenggarakan oleh pemerintah daerah serta program serupa yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi sekolah mendorong yang rusak. terciptanya suasana bekerja dan belajar bagi peserta didik dan warga sekolah lainnya. 18 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 19. C. Akses untuk Peserta Didik Khusus (Tingkat III) Sekolah kami menyediakan pelayanan khusus kepada Sekolah kami peserta didik yang memiliki kebutuhan khusus berdasarkan memiliki kebijakan kepada kebutuhan individu peserta tersebut. untuk membantu menyediakan kemudahan layanan bagi semua peserta didik termasuk yang berkebutuhan khusus. (Tingkat IV) Sekolah kami aman, sehat, nyaman, D. Hasil Observasi menyenangkan, • Observasi yang dilakukan berada pada ruang lingkup SD menarik dan Negeri Merak I yang berorientasi kepada permasalahan mendorong terciptanya yang mungkin terdapat di lingkungan sekolah. suasana bekerja dan • Temuan yang didapat: belajar bagi peserta Dari hasil observasi di atas dapat ditemukan didik dan warga permasalahan yang terjadi yaitu kurangnya sarana sekolah lainnya. belajar dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan serta sarana belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi. Yang mana hal ini sangat mempengaruhi kemajuan dan kreativitas murid pengetahuan tentang kebudayaan bangsa Indonesia. 19 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 20. C. Catatan Pendapat Peserta Didik (Tingkat IV) Pendapat peserta didik didapat setelah mengadakan Angket Sekolah kami aman, pertanyaan kepada peserta didik. Pertanyaan tersebut sehat, nyaman, meliputi: menyenangkan, Berilah tanda (x) pada jawaban yang menurut kamu sesuai! menarik dan 1. Bagaimana kondisi belajar mengajar di sekolah ini? mendorong terciptanya a. Biasa Saja b. Baik c. Sangat Baik suasana bekerja dan 2. Bagaimana kondisi gedung dan ruangan kelas di sekolah belajar bagi peserta ini? didik dan warga a. Biasa Saja b. Baik c. Sangat Baik sekolah lainnya. 3. Bagaimana suasana belajar sekolah ini? a. Biasa Saja b. Baik c. Sangat Baik 4. Seperti apa pelayanan yang diberikan kepada peserta didik (Tingkat III) yang memiliki kebutuhan khusus a. Biasa Saja b. Baik c. Sangat Baik Sekolah kami 5. Apakah sekolah menyediakan pelayanan bagi siswa memiliki kebijakan berkebutuhan khusus dengan baik? untuk membantu a. Biasa Saja b. Baik c. Sangat Baik menyediakan Berdasarkan pertanyaan di atas dapat disimpulkan sebagai kemudahan layanan berikut: bagi semua peserta - Bangunan sekolah dalam kondisi yang aman, sehat dan didik termasuk yang nyaman serta menyenangkan dan sekolah memberikan berkebutuhan khusus. pelayanan khusus bagi peserta didik yang memiliki kebutuhan khusus 20 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 21. Bagian Ke-2 Standar Isi 21 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 22. 2.STANDAR ISI 2.1.Apakah kurikulum sudah sesuai dan relevan? Spesifikasi  Kerangka kerja dasar dan struktur kurikulum  Kurikulum sekolah memenuhi standar untuk jenis satuan pendidikan  Kurikulum untuk tingkat satuan pendidikan  Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP.  Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat dan kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Kurikulum Sekolah kami dikaji dan Kurikulum Sekolah kami sesuai Sekolah kami menerapkan Kurikulum Sekolah kami diperbaiki secara teratur dan disesuaikan dengan standar isi, standar Kurikulum Tingkat Satuan berusaha mengikuti standar dengan karakter daerah dan kebutuhan kompetensi lulusan, dan panduan Pendidikan (KTSP) sesuai isi, standar kompetensi, dan masyarakat. KTSP dan penyusunannya ketentuan yang berlaku. panduan KTSP. disesuaikan dengan ciri khas dan Kurikulum Sekolah kami Kurikulum Sekolah kami menawarkan Struktur kurikulum kebutuhan daerah. sesuai dengan standar isi, kegiatan pembelajaran berjenjang yang sekolah kami tidak sesuai,dan dirancang agar menciptakan Struktur kurikulum sekolah kami standar kompetensi lulusan, mengalokasikan waktu suasana yang mendukung dan telah mengalokasikan waktu yang dan panduan KTSP , namun yang cukup bagi peserta menyenangkan untuk berbagai usia dan cukup bagi peserta didik agar masih perlu dikembangkan didik agar dapat kemampuan peserta didik. dapat memahami konsep yang lagi sesuai dengan ciri khas memahami konsep yang baru sebelum melanjutkan ke dan kebutuhan daerah. baru sebelum melanjutkan Kurikulum Sekolah kami memiliki pelajaran berikutnya dengan Struktur kurikulum sekolah ke pelajaran berikutnya. fleksibilitas untuk memenuhi beragam selalu melaksanakan program kami kurang mengalokasikan Program remedial dan kebutuhan semua peserta didik di remedial dan pengayaan. waktu yang cukup bagi peserta pengayaan belum pernah sekolah. didik agar dapat memahami dilaksanakan. Sebagian besar (sekitar 70%) konsep yang baru sebelum Sebagian besar (sekitar Semua peserta didik amat termotivasi peserta didik kami termotivasi melanjutkan ke pelajaran 70%) peserta didik kami 22 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 23. dengan program pembelajaran yang untuk belajar dan tertarik pada berikutnya. Program remedial tidak termotivasi untuk menyenangkan dan sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan. dan pengayaan kadang kala belajar dan tidak tertarik tingkat perkembangan dan minat dilaksanakan. pada pelajaran yang mereka. diajarkan. Setiap guru di sekolah kami Sekolah kami menawarkan menerapkan RPP yang disusun Kurikulum sekolah kami beberapa mata pelajaran Sekolah kami menawarkan berbagai berdasarkan silabus untuk sedang berusaha memenuhi tambahan berdasarkan karakter mata pelajaran tambahan dan beban setiap mata pelajaran yang persyaratan nasional dan daerah dan kebutuhan belajar tambahan berdasarkan karakter diampunya. belum mempertimbangkan masyarakat. daerah dan kebutuhan masyarakat. karakter daerah dan Sekolah kami menawarkan kebutuhan masyarakat. beberapa mata pelajaran tambahan tetapi kami masih harus mempertimbangkan karakter daerah dan kebutuhan masyarakat dalam perencanaan kami. 23 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 24. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang dicapai (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti 24 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 25. Silabus dan RPP tersedia untuk semua mata A. Pengembangan Kurikulum Berdasarkan BSNP (Tingkat III) pelajaran dan semua tingkatan kelas di (Kurikulum KTSP 2004) Kurikulum Sekolah sekolah a. Silabus kami sesuai dengan Silabus dan RPP tersedia untuk mata b. Program Semester dan Matrik (Tematik kelas 1,2,3) standar isi, standar pelajaran tambahan untuk memenuhi Yang meliputi tema Budi pekerti, Diri sendiri, Keluarga, Lingkungan, Pengalaman,Kegemaran tahun pelajaran kompetensi lulusan, kebutuhan daerah 2010-2011 dan panduan KTSP dan Hasil wawancara dengan orangtua peserta penyusunannya didik c. Program Semester 1 & 2 Kelas (4,5,6) tahun pelajaran 2010-2011 disesuaikan dengan ciri Rancangan program remedial dan khas dan kebutuhan pengayaan d. RPP untuk semua mata pelajaran kelas utama daerah. Bukti fisik lainnya (tuliskan) (kelas 4,5,6) Kurikulum KTSP 2004 1) Pendidikan Agama (Tingkat II) Program Semester 2010 (random) - Promes kelas I (kelas rendah) 2) Pendidikan Kewarganegaraan Setiap guru di sekolah - Promes kelas VI (kelas tinggi) kami menerapkan RPP 3) Bahasa Indonesia Hard copy RPP (random) yang disusun - RPP tematis kelas I (kelas rendah) 4) Matematika berdasarkan silabus - RPP Kelas VI (Kelas tinggi) 5) Ilmu Pengetahuan Alam untuk setiap mata Foto copy materi wawancara dengan orang tua pelajaran yang 6) Ilmu Pengetahuan Sosial diampunya. murid Hard copy Bahasa Inggris (random) kelas 4 7) Seni Budaya dan Keterampilan 8) Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Tingkat III) Sebagian besar (sekitar 70%) peserta B. Ketersediaan RPP dan Silabus bagi mata pelajaran didik kami termotivasi tambahan (Mulok) untuk belajar dan a. Bahasa Inggris tertarik pada mata • Silabus Bahasa Inggris: sudah meliputi kelas rendah pelajaran yang (1,2,3) dan kelas tinggi (4,5,6) diajarkan. • RPP Bahasa Inggris: sudah meliputi kelas rendah (1,2,3) dan kelas tinggi (4,5,6) b. Bahasa Sunda • Silabus Bahasa Sunda: sudah meliputi kelas rendah (1,2,3) dan kelas tinggi (4,5,6) • RPP Bahasa Sunda: sudah meliputi kelas rendah 25 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 26. 2.2.Bagaimana sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik? Spesifikasi  Sekolah memenuhi standar untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik yang meliputi bimbingan, konseling, dan kegiatan ekstra kurikuler Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Sekolah kami menyediakan Sekolah kami sudah Sekolah kami menyediakan Sekolah kami belum mampu berbagai jenis kegiatan ekstra menyediakan beberapa kegiatan kegiatan ekstra kurikuler tetapi memberikan kegiatan ekstra kurikuler yang disesuaikan dengan ekstra kurikuler bagi peserta kegiatan tersebut kurang kurikuler. minat peserta didik. didik. diminati. Sekolah kami tidak mampu Sekolah kami menyediakan layanan memberikan layanan bagi Sekolah kami memberikan Sekolah kami masih sangat dan bimbingan bagi peserta didik peserta didik untuk membuat bimbingan secara umum dalam terbatas dalam memberikan secara perorangan dalam mengatasi keputusan sendiri dalam hal pemilihan jenis kegiatan layanan yang memadai bagi masalah belajar maupun memilih memilih jenis kegiatan ekstra ekstra kurikuler dan ketrampilan peserta didik agar mereka kegiatan ekstra kurikuler dan kurikuler. bagi peserta didik. dapat memilih jenis kegiatan keterampilan untuk pengembangan ekstra kurikuler yang mereka diri mereka sesuai dengan kondisi minati. setempat. 26 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 27. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang dicapai (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti Hasil wawancara peserta didik a. Bimbingan, Konseling Sekolah kami Hasil wawancara orangtua peserta didik Bimbingan, konseling yang kami berikan meliputi beberapa menyediakan layanan aspek dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan bimbingan bagi Hasil observasi layanan BK (Pendidikan Agama Islam, B. Inggris, Matematika, IPA) dan peserta didik secara Laporan kegiatan ekstra kurikuler sekolah yang berkebutuhan khusus (Inklusi). perorangan dalam Buku laporan layanan BK a. Pendidikan Agama Islam mengatasi masalah - Kultum setiap hari Sabtu belajar maupun memilih Bukti fisik lainnya (tuliskan) - Pesantren kilat (pada bulan Ramadhan) kegiatan ekstra kurikuler Hard copy wawancara peserta didik (angket) a. B. Inggris dan keterampilan untuk random - Memberikan bimbingan pada peserta didik sebelum pengembangan diri Hard copy wawancara orangtua peserta didik dan sesudah sekolah pada hari yang sudah mereka sesuai dengan (angket) ditentukan kondisi setempat. Daftar hadir peserta ekstra kurikuler sekolah (seminggu 2 kali) (kelas VI) a. Matematika Daftar hadir peserta bimbingan belajar (kelas V) - Memberikan bimbingan pada peserta didik sebelum dan sesudah sekolah pada hari yang sudah ditentukan (seminggu 2 kali) a. IPA - Memberikan bimbingan pada peserta didik sebelum dan sesudah sekolah pada hari yang sudah ditentukan (seminggu 2 kali) 27 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 28. b. Ekstra Kurikuler (Tingkat IV) Kegiatan ekstra kurikuler pada SD Negeri Merak I Sekolah kami adalah sebagai berikut: menyediakan berbagai a. Pramuka jenis kegiatan ekstra Kegiatan pramuka dilaksanakan setiap hari Minggu dan kurikuler yang diikuti oleh peserta didik mulai dari kelas IV - VI disesuaikan dengan b. Komputer minat peserta didik. Ekstra kurikuler untuk computer dilaksanakan seminggu 2 kali yang diikuti oleh kelas tinggi (VI) c. Drumband Kegiatan yang diselenggarakan setiap hari sabtu ini sudah diikuti oleh kelas IV, V dan VI 28 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 29. Bagian Ke-3 Standar Proses 29 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 30. 3. STANDAR PROSES 3.1. Apakah silabus sudah sesuai/ relevan dengan standar? Spesifikasi: A: Silabus  Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan panduan KTSP.  Silabus diarahkan pada pencapaian SKL. Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Silabus sekolah kami dikaji dan Silabus sudah dikembangkan Silabus sekolah kami Silabus sekolah kami diperbaiki secara teratur dan oleh sekolah dan disesuaikan menyesuaikan dengan SI, SKL, berusaha mengikuti SI, SKL dan disesuaikan dengan situasi dan dengan situasi dan kondisi dan panduan KTSP, namun panduan KTSP. kondisi sekolah serta kebutuhan sekolah. kami belum Sistematika dan rancangan setempat. mengembangkannya sesuai Kami selalu mempertimbangkan silabus sekolah kami tidak dengan situasi dan kondisi Silabus sekolah kami memiliki kesesuaian antara mata pelajaran memberikan kesempatan kelenturan (fleksibilitas) bagi guru dan komponennya dalam sekolah. kepada para peserta didik untuk memenuhi beragam penyusunan silabus. Kami belum sepenuhnya untuk memahami konsep baru kebutuhan semua peserta didik. mempertimbangkan secara utuh sebelum Program dan kegiatan kesesuaian antara mata melanjutkan pembelajaran. Silabus sekolah kami dirancang pembelajaran sudah relevan pelajaran dan komponennya untuk menerapkan pembelajaran Sekolah kami tidak dengan tingkat usia dan minat dalam penyusunan silabus. yang relevan sesuai dengan situasi mempertimbangkan usia dan peserta didik. dan kondisi sekolah, menciptakan minat peserta didik saat Sekolah kami berusaha suasana yang mendukung dan membuat program mempertimbangkan usia dan menyenangkan, serta mendorong pembelajaran. minat peserta didik saat kemajuan sesuai tingkat usia dan membuat program kemampuan peserta didik. pembelajaran. 30 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 31. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Silabus tersedia untuk semua mata pelajaran A. Silabus (Tingkat III) dan semua kelompok usia di sekolah Silabus di SD Negeri Merak I sudah meliputi mata pelajaran dari semua kelompok usia di sekolah: Silabus yang menjadi dasar pembuatan Silabus sudah Hasil wawancara dengan orangtua peserta dikembangkan oleh program pada muatan kurikulum dan meliputi beberapa aspek. didik sekolah dan Hasil wawancara dengan peserta didik B. Silabus dan Komponennya disesuaikan dengan Bukti fisik lainnya (tuliskan) Silabus di SD Negeri Merak I disesuaikan dengan kebutuhan mata situasi dan kondisi Hard copy silabus (random) pelajaran yang tertuang dalam standar isi meliputi lima kelompok mata sekolah. Hard copy muatan kurikulum pelajaran sebagai berikut: Kami selalu Shoft copy rekaman wawancara dengan 1. Kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak Mulia mempertimbangkan 2. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan kepribadian orangtua peserta didik kesesuaian antara 3. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Shoft copy rekaman wawancara dengan peserta mata pelajaran dan 4. Kelompok mata pelajaran Estetika didik. komponennya dalam 5. Kelompok mata pelajaran Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 pasal 7 penyusunan silabus. kelompok mata pelajaran tersebut dilaksanakan melalui muatan kegiatan Pembelajaran melalui sejumlah mata pelajaran, selain muatan dan kegiatan pengembangan diri. C. SKL PP 19/2005 Pasal 72 ayat (1), peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran; b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan. c. Lulus Ujian Sekolah/Madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan Lulus Ujian Nasional. 31 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 32. 3.2. Apakah RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif? Spesifikasi: B: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran  Prinsip- prinsip perencanaan pembelajaran - Setiap guru harus mempersiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang mencakup: identitas mata pelajaran, alokasi waktu, standar kompetensi, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, materi, kegiatan pembelajaran, metode/ teknik pembelajaran, dan penilaian (mencakup indikator dan prosedur). Rancangan kegiatan pembelajaran meliputi pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Seluruh guru membuat RPP yang Guru-guru di sekolah kami Guru-guru di sekolah kami Guru-guru di sekolah kami hanya dirancang berdasarkan prota, membuat RPP berdasarkan biasanya membuat rencana membuat rencana pembelajaran prosem, dan silabus, yang mecakup program tahunan (prota), pembelajaran tetapi untuk mata pelajaran tertentu saja. penggunaan sumber belajar dan program semester (prosem) dan kebanyakan hanya mengulang Guru-guru di sekolah kami metode yang bervariasi. silabus. saja. merencanakan pembelajaran Rencana pembelajaran dirancang Kepala sekolah kami mengkaji Guru-guru di sekolah kami berdasarkan pada isi buku pelajaran secara inovatif berdasarkan prinsip- ulang semua rencana perlu memasukkan lebih saja. prinsip penyusunan RPP. pembelajaran dan memberikan banyak lagi jenis bahan-bahan Kepala sekolah kami tidak saran dan bimbingan. belajar mengajar dalam Pembelajaran di sekolah kami mengkaji ulang rencana rencana pembelajaran yang dirancang agar peserta didik dapat Guru-guru di sekolah kami pembelajaran yang dibuat oleh para dibuat. mengkaji ulang materi sebelumnya, mempertimbangkan berbagai guru atau memberikan saran dan memahami materi baru, serta kebutuhan pembelajaran yang Kepala sekolah kadang- dukungan. melatih keterampilan yang tercermin berbeda dan merencanakan kadang mengkaji ulang Guru-guru di sekolah kami tidak dalam sikap mereka sehari-hari. pembelajaran berdasarkan rencana pembelajaran dan mengkaji ulang RPP setelah kebutuhan tersebut. memberikan saran dan Guru-guru di sekolah kami mengajar. bimbingan. mengkaji ulang dan Guru-guru di sekolah kami mengembangkan RPP setelah mengkaji ulang RPP setelah Guru-guru di sekolah kami pelaksanaan pembelajaran untuk mengajar untuk membantu kadangkala mengkaji ulang perbaikan pada kegiatan merencanakan pembelajaran RPP setelah mengajar untuk pembelajaran selanjutnya. selanjutnya. membantu merencanakan pembelajaran selanjutnya. 32 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 33. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Hasil kaji ulang RPP A. RPP (Tingkat III) Hasil observasi kelas a. RPP Tematik Kelas (1, 2, 3) Guru-guru di Hasil wawancara dengan guru RPP Tematik dibuat berdasarkan kepada silabus dan Prosem (Program Semester) serta mengkondisikannya sekolah kami Hasil wawancara dengan peserta didik membuat RPP Bukti fisik lainnya (tuliskan) dengan kebutuhan peserta didik saat itu yang disesuaikan dengan tema yang diangkatnya. Sehingga diharapkan berdasarkan RPP edisi revisi program tahunan menjadi lebih bermutu dan memiliki fleksibilitas yang baik. RPP merupakan rencana proses guru yang di dalamnya (prota), program terdapat materi, metode pembelajaran, lembar kerja siswa semester (prosem) serta evaluasi. Dengan diketahui oleh kepala sekolah dan silabus. sebagai penentu legalitas RPP tersebut. b. RPP Kelas (4, 5, 6) RPP untuk kelas 4, 5 dan 6 dibuat dengan metode yang sama, hanya saja tidak bertumpu kepada tema. Tetapi bertumpu kepada mata pelajaran yang menjadi bahan dasar pembuatan RPP yang disesuaikan dengan kondisi anak. Kepala sekolah kami mengkaji B. Evaluasi RPP ulang semua Monitoring yang dilakukan oleh kepala sekolah terkait fungsinya rencana pengawas langsung di tempat terjadinya transformasi ilmu pengetahuan (supervise), dengan memberikan pendapatnya pembelajaran dan secara langsung melalui hasil serta dikaitkan dengan rencana memberikan saran pembelajaran yang dirancang oleh guru yang bersangkutan. dan bimbingan. 33 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 34. 3.3. Apakah sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat? Spesifikasi: Pelaksanaan proses pembelajaran • Selain menggunakan buku pelajaran, guru juga menggunakan buku panduan, buku pengayaan, buku referensi dan sumber belajar lain. Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Guru-guru di sekolah kami memiliki Guru-guru di sekolah kami Guru-guru di sekolah kami Guru-guru di sekolah kami berbagai jenis sumber belajar dan selalu menggunakan alat peraga dalam melakukan proses dalam melakukan proses media, yang digunakan secara tepat dalam pembelajaran dan pembelajaran memakai pembelajaran sepenuhnya dalam pembelajaran untuk memperbaharuinya. berbagai sumber dan tidak bergantung hanya pada buku membantu dan memotivasi peserta hanya tergantung pada buku pelajaran saja. didik. Beberapa(sekitari 40%) guru di pelajaran saja. sekolah kami cukup kreatif dalam Bahan bacaan tambahan di Sebagian besar guru di sekolah memilih bahan pembelajaran Guru-guru di sekolah kami sekolah kami kondisinya sudah kami cukup kreatif dalam memilih yang sesuai. sudah menggunakan alat jelek dan ketinggalan zaman. bahan pembelajaran yang sesuai. peraga dalam proses Sebagian(sekitar 70%) besar pembelajaran tetapi hanya Guru-guru di sekolah kami Guru-guru di sekolah kami tidak guru di sekolah kami pada mata pelajaran tertentu. belum mampu mempersiapkan hanya menggunakan ruang kelas mendapatkan bahan penunjang dan menggunakan alat peraga. untuk kegiatan pembelajaran, tapi pembelajaran dalam jumlah yang Guru-guru di sekolah kami juga memanfaatkan tempat belajar cukup. mendapatkan bahan Guru-guru di sekolah kami lain yang tersedia di sekitar sekolah. penunjang pembelajaran tidak pernah memajang hasil Sebagian besar(sekitar 90%) dalam jumlah terbatas karya peserta didik. Semua guru di sekolah kami guru di sekolah kami memakai Sebagian guru di sekolah mendapatkan bahan penunjang hasil karya peserta didik sebagai kami sudah memakai hasil pembelajaran dalam jumlah yang alat peraga dalam proses karya peserta didik sebagai cukup. pembelajaran. alat peraga dan memajangnya. Semua guru di sekolah kami 34 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 35. memakai hasil karya peserta didik sebagai alat peraga dalam proses pembelajaran dan selalu memperbaharuinya secara berkala. 35 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 36. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai 36 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 37. Jumlah dan jenis buku pelajaran yang A. Jumlah Buku dan Jenis Buku dipergunakan Jumlah buku pegangan guru di SD Negeri Merak sebanyak 2 Guru-guru di Ketersediaan dan penggunaan bahan bacaan per-mata pelajaran. Pada umumnya jenis buku yang sekolah kami pengayaan / tambahan dipergunakan adalah buku yang sudah mendapatkan legalitas sudah Hasil observasi kelas menunjukkan dari dinas pendidikan atas kualtias dari mutu isi, materi dan menggunakan alat penggunaan alat peraga dan hasil karya cetakan. Selain menggunakan buku proses pembelajaran di SD peraga dalam peserta didik dipajang Negeri Merak I sudah memakai media pembelajaran baik itu proses yang disediakan oleh pemerintah, dan dibuat oleh guru serta pembelajaran Hasil wawancara dengan peserta didik peserta didik. tetapi hanya pada mata pelajaran tertentu. Sebagian guru di sekolah kami sudah memakai hasil karya peserta didik sebagai alat peraga dan memajangnya. Bukti fisik lainnya (tuliskan) B. Bahan Bacaan Tambahan Foto interaksi guru dengan murid menggunakan Keberadaan perpustakaan di SD Negeri Merak I menjadi hal alat peraga yang dibuat oleh guru. yang sangat menguntungkan. Yang mana perpustakaan menjadi Foto interaksi guru dengan murid menggunakan tempat dan sarana dalam mencari referensi tambahan baik bagi alat peraga yang dibuat oleh murid murid maupun guru. Foto kegiatan siswa di perpustakaan sekolah. 37 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 38. 38 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 39. 3.4. Apakah pembelajaran menerapkan prinsip-prinsip PAKEM/CTL? Spesifikasi:  Pelaksanaan pembelajaran  Para guru melaksanakan rencana pembelajaran dengan menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang dan memotivasi peserta didik  Para peserta didik memperoleh kesempatan untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi, serta mendapatkan konfirmasi  Para guru mengelola kelas secara efektif Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Sekolah kami menyediakan lingkungan Guru-guru di sekolah kami Guru-guru di sekolah kami masih Guru-guru di sekolah belajar yang kondusif untuk secara teratur menggunakan melakukan pembelajaran secara kami hanya mengajar melaksanakan PAKEM (Pembelajaran metode pembelajaran yang klasikal dan jarang secara klasikal dan aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan) beragam. menggunakanmetode yang bersumber pada buku atau CTL ( Belajar-Mengajar Kontekstual). Guru-guru di sekolah kami beragam. teks saja. Guru-guru di sekolah kami selalu melaksanakan pembelajaran Guru-guru di sekolah kami masih Guru-guru di sekolah melaksanakan pembelajaran dengan secara bertahap dan menarik lebih terfokus pada penyelesaian kami tidak menggunakan metode yang beragam. Guru-guru di sekolah kami kurikulum dan tidak metode yang beragam Peserta didik mampu bekerja secara tidak hanya mengarahkan mempertimbangkan berbagai dan tidak menggunakan mandiri maupun berkelompok dalam pembelajaran, tapi juga memberi kebutuhan belajar. alat peraga. menyelesaikan masalah. kesempatan bagi peserta didik Guru-guru di sekolah kami Sebagian besar Guru-guru di sekolah kami mendorong untuk menyampaikan pendapat cenderung hanya mengarahkan peserta didik kurang peserta didik untuk menyalurkan ide dan dan terlibat secara aktif. pembelajaran, dan kurang termotivasi dalam proses pendapat serta memberi kesempatan memberikan kesempatan kepada pembelajaran. Sebagian besar(sekitar 90%) untuk menggali, memperluas, dan peserta didik memiliki motivasi peserta didik untuk menyampaikan mengkonfirmasikan pengetahuan dan dan terlibat aktif dalam proses pendapat atau terlibat secara aktif. ketrampilan baru. pembelajaran. Sebagian peserta didik masih Semua peserta didik menunjukkan minat kurang termotivasi dalam proses belajar dan terlibat aktif dalam proses pembelajaran. pembelajaran. 39 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 40. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Daftar jumlah siswa putus sekolah A. Proses Pembelajaran (Tingkat II) Daftar kehadiran peserta didik a. Metode Guru-guru di Hasil wawacara dengan guru dan peserta Proses pembelajaran di SD Negeri Merak I seringkali hanya sekolah kami masih didik mengarah kepada satu titik tujuan saja. Hal ini seringkali lebih terfokus pada Hasil observasi sesama guru didapati ketika seorang guru memberikan bimbingan penyelesaian Hasil observasi kegiatan pembelajaran pelajaran hanya demi menuntaskan program semester yang kurikulum dan tidak tertinggal, tanpa melihat hasil yang dicapainya, tanpa mempertimbangkan Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) meminta pendapat dari peserta didik itu sendiri. Efek yang berbagai kebutuhan dan kaji ulang setelah menyampaikan didapat dari proses seperti ini adalah akan semakin tingginya belajar. pengajaran tingkat kejenuhan belajar pada peserta didik. Dengan begitu Bukti fisik lainnya (tuliskan) metode yang semula diharapkan akan memotivasi peserta didik malah berdampak sebaliknya. Hal klasik seperti ini Guru-guru di akan mengurangi prestasi yang pernah dicapai. sekolah kami cenderung hanya b. Umpan Balik mengarahkan Hal seperti ini, seringkali diabaikan bahwa pemberian materi pembelajaran, dan yang seharusnya bisa dijadikan sebagai alat untuk menggali kurang memberikan potensi yang terdapat pada peserta didik dan mengasahnya kesempatan kepada peserta didik untuk sehingga lebih berkembang. Tetapi disebabkan kurang menyampaikan tersedianya ruang waktu peserta didik untuk mengkaji dan pendapat atau terlibat menyajikan pendapatnya sendiri, hal yang diharapkan itu secara aktif. tidak didapat. 40 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 41. 3.5. Apakah sekolah memenuhi kebutuhan semua peserta didik? Spesifikasi:  Perencanaan proses belajar  Rencana pembelajaran memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, bakat, motivasi belajar, potensi, kemampuan sosial, emosional, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai-nilai, dan lingkungan peserta didik.  Implementasi proses belajar  Guru menggabungkan pendekatan tematis dan mempertimbangkan isu keanekaragaman dan lintas budaya.  Guru menghargai pendapat peserta didik.  Guru menghargai peserta didik tanpa memandang agama, ras, gender dan keadaan sosial ekonomi. Pencapaian Indikator Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Guru-guru di sekolah kami mengakui adanya Guru-guru di sekolah kami Guru-guru di sekolah kami Guru-guru di sekolah kami perbedaan kemampuan peserta didik dan memperhatikan perbedaan melaksanakan pembelajaran tidak mempertimbangkan memberikan tugas sesuai dengan kemampuan kemampuan peserta didik dan secara klasikal dan belum perbedaan kemampuan mereka. berusaha merencanakan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik Guru-guru di sekolah kami menggunakan berbagai pembelajaran yang sesuai. belajar individu peserta didik. Guru-guru di sekolah kami metode pembelajaran dan memberikan berbagai Guru-guru di sekolah kami Guru-guru di sekolah kami tidak memperhatikan jenis kegiatan pembelajaran sesuai kebutuhan merencanakan dan melaksanakan memberikan layanan bantuan peserta didik yang belajar peserta diidik. pembelajaran yang atau pembelajaran tambahan berkemampuan kurang dan Peserta didik dapat berkembang sesuai dengan berkesinambungan, dan sesuai bagi sebagian peserta didik yang berkemampuan lebih. kapasitas mereka dan ditantang untuk lebih dengan tingkat kemampuan setelah jam sekolah berkembang secara optimal.  Guru-guru di sekolah peserta didik Peserta didik dan orangtua mereka terlibat dalam Guru-guru di sekolah kami kami tidak memberikan upaya pencapaian target belajar  Guru-guru di sekolah kami memperhatikan kesulitan belajar kesempatan yang sama memiliki kebijakan dalam yang dihadapi sebagian peserta kepada peserta didik.  Guru-guru di sekolah kami memberikan dorongan memberikan kesempatan yang didik dan membantu positif kepada semua peserta didik untuk sama kepada peserta didik dan menyelesaikannya mengembangkan seluruh potensi mereka menjamin pelaksanaannya. 41 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 42. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Prestasi peserta didik dalam Ujian Nasional A. Lulusan (Tingkat II) Catatan kemajuan peserta didik berdasarkan Tingkat kelulusan yang 100% secara memuaskan merupakan Guru-guru di target yang ditetapkan tujuan yang ingin dicapai oleh SD Negeri Merak I. Untuk bisa sekolah kami Kehadiran peserta didik sampai ke sana, SD Negeri Merak I melakukan kajian lebih memberikan Hasil observasi sesama guru mendalam terhadap perencanaan proses belajar yang disiapkan layanan bantuan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) oleh guru. Dan setelah dilakukan pendekatan terhadap peserta atau didik guru memberikan jalan keluar dan motivasi dari masalah pembelajaran Catatan guru BP yang dihadapi oleh peserta didik. Yang pada akhirnya tambahan bagi Bukti fisik lainnya (tuliskan) menghasilkan tingkat kelulusan 100%. sebagian peserta Catatan kelulusan peserta ujian nasional tahun didik setelah jam pelajaran 2009-2010 sekolah Program Bimbel (random) kelas V (Tingkat IV) B. Motivasi Guru-guru di Semangat untuk melakukan sesuatu merupakan peran yang sekolah kami sangat penting dalam menyelesaikan suatu kewajiban. Oleh menggunakan karena itu, pemberian motivasi sangatlah penting adanya. berbagai metode Melihat Kondisi pentingnya hal itu guru di SD Negeri Merak I pem-belajaran selalu memberikan motivasi yang berbeda sebagai bentuk dan memberikan apresiasi tanggung jawab moral terhadap beragamnya potensi berbagai jenis yang ada pada peserta didik, dengan harapan proses tersebut kegiatan pem- membuahkan hasil yang baik untuk peserta didik. Sehingga belajaran sesuai menjadi generasi yang berbudi, kreatif dan inovatif. kebutuhan belajar peserta didik. 42 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 43. 3.6. Bagaimana cara sekolah meningkatkan dan mempertahankan semangat berprestasi? Spesifikasi: •Pelaksanaan Pembelajaran Semua peserta didik diperlakukan dengan adil dan dihargai pendapatnya. Guru-guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respon dan hasil belajar peserta didik. Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1  Guru-guru di sekolah kami  Guru-guru di sekolah kami  Guru-guru di sekolah kami  Guru-guru di sekolah kami memberikan penguatan dan umpan secara konsisten belum memberikan pujian belum menghargai peserta balik atas berbagai laporan hasil memberikan penghargaan pada peserta didik secara didik. belajar peserta didik untuk kepada peserta didik konsisten.  Peserta didik kami memiliki memotivasi mereka agar lebih pada saat yang tepat, dan  Sebagian peserta didik motivasi yang rendah. berprestasi. melakukan berbagai cara kami kurang percaya diri untuk menilai keberhasilan  Ada guru di sekolah kami  Guru-guru dan peserta didik di terhadap kemampuannya. yang masih bersifat otoriter, sekolah kami memiliki motivasi  Pada umumnya peserta  Sebagian guru (sekitar dan banyak peserta didik yang tinggi. didik di sekolah kami hadir 40%) di sekolah kami tidak berperilaku kurang baik. sesuai jadwal,  Peserta didik di sekolah kami mengakui dan menghargai berperilaku baik, dan  Banyak peserta didik kami selalu hadir sesuai jadwal, perbedaan kemampuan mencapai prestasi belajar yang tidak sepenuhnya berperilaku baik, dan mencapai peserta didik. sesuai dengan kecakapan berpartisipasi dalam prestasi belajar secara optimal mereka.  Belum semua guru (sekitar kegiatan sekolah. sesuai dengan kecakapan mereka. 50%) di sekolah kami  Hubungan timbal balik  Semua guru dan peserta didik di memberikan respon dan antara guru, peserta didik, sekolah kami mengakui dan penguatan yang memadai dan tenaga kependidikan menghargai perbedaan terhadap hasil belajar terpelihara dengan baik. kemampuan di antara mereka. peserta didik.  Semua peserta didik di  Sekolah kami melaksanakan sekolah kami diperlakukan pendidikan inklusif dan partisipatif dengan adil dan dihargai yang menjamin keikutsertaan pendapatnya. semua peserta didik secara penuh. 43 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 44. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Hasil observasi terhadap sikap guru terhadap A. Penghargaan Terhadap Murid Berprestasi (Tingkat III) peserta didik, khususnya dalam hal Sebuah penghargaan tentunya tidak hanya bersifat materi, tetapi  Guru-guru di memberikan pujian/motivasi lebih ditekankan kepada pesan moral yang disampaikannya. sekolah kami Hasil pekerjaan peserta didik dipajang di Yaitu bahwa prestasi apa saja yang didapat oleh peserta didik secara kelas baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah akan menambah konsisten Hasil observasi perilaku guru atau peserta harum nama orang tua dan sekolahnya. Serta diberikan umpan memberikan didik yang relevan balik berupa piagam penghargaan dan pemberian sarana belajar penghargaan secara cuma-cuma. Sehingga akan memberikan motivasi yang kepada peserta Daftar kehadiran peserta didik sangat kuat kepada peserta didik untuk terus meningkatkan didik pada saat prestasinya. Seperti halnya prestasi yang didapat pada mata Catatan penghargaan terhadap siswa yang tepat, dan pelajaran MIPA serta Seni Budaya dan Keterampilan yaitu: melakukan 1. Juara lomba olimpiade MIPA tingkat Gugus dan kecamatan; Bukti fisik lainnya (tuliskan) berbagai cara 2. Juara lomba seni lukis di tingkat Gugus, Kecamatan dan Foto peserta berprestasi dan guru pembimbing. untuk menilai Kabupaten untuk kategori tari, solo vocal, dan vocal group juara di tingkat Gugus dan Kecamatan. keberhasilan 3. Juara lomba cipta seni untuk tingkat gugus, Kecamatan dan Kabupaten. (Tingkat III) B. Melakukan Pendekatan Secara Baik  Hubungan Rasa tanggung jawab peserta didik terhadap sesuatu dapat timbal balik ditumbuhkan menggunakan cara pendekatan secara langsung. antara guru, Ketika peserta didik merasa dekat dengan sekolah, maka rasa peserta didik, tanggung jawab akan tumbuh dengan sendirinya sehingga dan tenaga keinginan untuk mempertahankan dan terus meningkatkan kependidikan prestasi yang didapatnya akan semakin besar. terpelihara dengan baik. 44 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 45. Bagian Ke-4 Standar Penilaian 45 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 46. 4. Standar Penilaian 4.1 Sistem penilaian apa yang digunakan untuk menilai peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik? Spesifikasi: • Guru membuat perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik • Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) • Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat • Guru menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Guru-guru di sekolah kami Guru-guru di sekolah kami  Setiap guru di sekolah Guru-guru di sekolah kami menggunakan berbagai jenis selalu memantau kemajuan kami mengembangkan dan dalam melaksanakan penilaian metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik melalui menerapkan program hasil belajar peserta didik hanya belajar peserta didik secara observasi dan penilaian secara penilaian untuk membantu menggunakan tes dan ujian. berkelanjutan baik formal maupun berkala. meningkatkan kemampuan nonformal termasuk diskusi, belajar peserta didik. Guru-guru di sekolah kami observasi, dan penugasan. Guru-guru di sekolah kami  Guru-guru di sekolah kami tidak menilai atau memonitor melaksanakan penilaian sesuai melaksanakan penilaian kemajuan peserta didik secara Guru-guru di sekolah kami dengan silabus dan RPP. terhadap peserta didik sistematis. membuat instrumen yang tepat dan secara periodik, tapi dapat diandalkan untuk menerapkan Guru-guru di sekolah kami sebagian besar hanya berbagai teknik penilaian. memberikan informasi kepada menggunakan tes dan peserta didik mengenai KKM. ujian. Semua penilaian terhadap hasil  Guru-guru di sekolah kami belajar peserta didik di sekolah kami tidak membicarakan hasil didasarkan pada pencapaian penilaian dengan peserta kompetensi yang diharapkan. didik. 46 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 47. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Nilai peserta didik dalam Ujian Nasional A. Sistem Penilaian Akademik (Tingkat II) Kemajuan peserta didik berdasarkan target Penilaian dalam proses pembelajaran merupakan komponen  Setiap guru di yang ditetapkan (berdasarkan UH, UTS dan yang tidak dapat dipisahkan. Bahkan, penilaian adalah sekolah kami UAS) komponen penting untuk mengetahui sejauhmana hasil yang mengembang Hasil wawancara dengan orangtua dan didapat dari proses transformasi ilmu pengetahuan. Adapun kan dan peserta didik penilaian yang dilakukan oleh SD Negeri Merak I adalah sebagai menerapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berikut: program Dokumen hasil penetapan KKM • Tes lisan, meliputi: penilaian 1. Keberanian menjawab/ menyampaikan pendapat dalam untuk diskusi kecil.. membantu Bukti fisik lainnya (tuliskan) 2. Ketepatan jawaban. meningkatkan 3. Keseriusan dan konsentrasi dalam menyimak kemampuan pertanyaan. belajar • Tes tertulis, meliputi: peserta didik. 1. Pilihan ganda 2. Isian. • Tes perbuatan. 47 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 48. 4.2 Bagaimana penilaian berdampak pada proses belajar? Spesifikasi:  Penilaian oleh guru  Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta didik  Guru menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Semua guru di sekolah kami Guru-guru di sekolah kami  Setiap guru Hasil tes tidak berpengaruh secara rutin mencatat kemajuan mengkaji ulang tingkat kemajuan menyampaikan hasil pada program pembelajaran. peserta didik sebagai dasar semua peserta didik pada setiap Evaluasi mata pelajaran perencanaan dan tindak lanjutnya. akhir semester dan menggunakan serta hasil penilaian setiap Hasil penilaian tidak informasi tersebut untuk peserta didik kepada berpengaruh pada peningkatan Sekolah kami memberikan merencanakan program Kepala sekolah pada akhir motivasi peserta didik. kesempatan kepada semua peserta pembelajaran selanjutnya. semester dalam bentuk didik untuk memberikan pendapat laporan hasil prestasi terhadap hasil pencapaian kemajuan Guru-guru di sekolah kami belajar peserta didik. belajar yang mereka peroleh dan memberi kesempatan kepada  Hasil tes kadang-kadang terlibat dalam penetapan target peserta didik untuk mengkaji digunakan guru untuk pembelajaran. ulang kemajuan belajar mereka merencanakan bahan untuk menetapkan target pembelajaran selanjutnya. pembelajaran selanjutnya. Sebagian guru (sekitar 40%) di sekolah kami tidak melibatkan peserta didik dalam mengkaji ulang kemajuan belajar mereka. 48 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 49. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Hasil pencapaian peserta didik pada Ujian A. Pemberitahuan hasil Penilaian (hasil evaluasi)  Setiap guru Nasional Pemberitahuan hasil penilaian bias dilakukan dengan cara menyampaikan Kemajuan peserta didik berdasarkan target membagikan lembar jawaban ulangan atau buku raport ketika hasil Evaluasi yang ditetapkan evaluasi selesai dilakukan dengan disertai oleh pemberian mata pelajaran Hasil wawancara dengan orangtua dan nasihat. Dari pemberitahuan hasil evaluasi tersebut diharapkan serta hasil peserta didik peserta didik akan dapat memperbaiki apa yang sudah penilaian setiap Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) didapatnya. Dengan begitu, perbaikan prestasi dapat berjalan ke peserta didik arah yang lebih baik lagi. kepada Kepala Bukti fisik lainnya (tuliskan) sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi belajar peserta didik. B. Hasil Penilaian (Evaluasi) Melalui evaluasi, guru-guru SD Negeri Merak I dapat (Tingkat II) menentukan arah dalam memberikan pembelajaran kepada  Hasil tes kadang- individu peserta didik sesuai dengan apa yang dibutuhkannya. kadang digunakan Melalui program yang sudah dijalankan oleh SD Negeri Merak I guru untuk terhadap mereka yang berkebutuhan khusus ataupun tidak. merencanakan bahan pembelajaran selanjutnya. 49 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 50. 4.3. Apakah orangtua peserta didik terlibat dalam proses belajar anak mereka? Spesifikasi: •Penilaian berdasarkan satuan pendidikan Sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Sekolah kami menyampaikan Sekolah kami membuat laporan Kepala Sekolah Sekolah kami membuat laporan semua hasil penilaian berkala pada orangtua mengenai menyampaikan laporan hasil laporan kepada orangtua tidak peserta didik kepada orangtua. pencapaian hasil belajar peserta Ulangan Akhir Semester (UAS) secara rutin dan sistematis. didik setiap semester dan dan Ulangan Kenaikan Kelas Sekolah kami melaporkan hasil Sekolah kami tidak melibatkan menawarkan kesempatan untuk (UKK) serta Ujian Akhir belajar peserta didik secara berkala orangtua secara aktiif dalam mendiskusikan kemajuan anak (US/UN) kepada orangtua dan memberikan kesempatan setiap kegiatan sekolah. mereka. peserta didik dan saat kepada orangtua untuk menyampaikan rekapitulasinya Sekolah kami tidak melibatkan membahas kemajuan belajar anak Sekolah kami memiliki kepada Dinas Pendidikan Kab/ orangtua dalam PR (Pekerjaan mereka. kemitraan dengan orangtua Kota atau Kantor Kemenag Rumah) peserta didik dan Orangtua berperan serta secara Orangtua terlibat aktif dalam pada setiap akhir semester. kegiatan tugas sekolah lainnya. aktif dalam kegiatan sekolah, penyelesaian PR (Pekerjaan Sekolah kami membuat termasuk kegiatan proses Rumah) anak mereka. laporan tahunan mengenai pembelajaran. pencapaian hasil belajar Sekolah kami mendorong orangtua peserta didik kepada orangtua untuk berpartisipasi dan peduli tetapi tidak memberi terhadap pendidikan anak-anak kesempatan untuk berdiskusi mereka. Sekolah kami melibatkan sebagian kecil orangtua peserta didik untuk berpartisipasi dalam kegiatan sekolah tetapi kami masih menganggap perlu untuk 50 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 51. mendorong keterlibatan semua orangtua. Sekolah kami perlu membangun kerja sama dengan orangtua agar membantu anak mereka belajar di rumah. 51 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 52. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Hasil wawancara dengan peserta didik A. PR (Pekerjaan Rumah) bagi Murid (Tingkat III) Hasil wawancara dengan orangtua Seperti diketahui bahwa Pekerjaan Rumah (PR) merupakan Orangtua Hasil wawancara dengan guru sarana penghubung antara guru, murid dan orangtua murid terlibat aktif Laporan kegiatan sekolah dalam berinteraksi dengan pembelajaran di sekolah. Sehingga dalam Bukti fisik lainnya (tuliskan) hubungan yang saling menguntungkan akan terjalin. Peran penyelesaian PR orangtua murid tak akan terlepas dalam membantu (Pekerjaan terlaksananya program pembelajaran di SD Negeri Merak I Rumah) anak dengan baik. Dengan pekerjaan rumah orangtua murid dapat mereka. mengetahui proses pembelajaran yang ada di sekolah kemudian mencocokannya dengan pemberitahuan hasil evaluasi peserta didik (buku raport). 52 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 53. Bagian Ke-5 Standar Kompetensi Lulusan 53 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 54. 5. Kompetensi Lulusan 5.1. Apakah peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan? Spesifikasi Hasil belajar peserta didik sesuai dengan standar kompetensi lulusan Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke- 1 Semua peserta didik menunjukkan  Sebagian besar (sekitar Sebagian kecil peserta didik telah Hasil belajar peserta didik masih kemajuan, percaya diri, dan memiliki 90%) peserta didik menunjukkan prestasi belajar yang rendah disebabkan oleh pemakaian harapan yang tinggi dalam berprestasi. menunjukkan kemajuan yang lebih baik, namun tidak konsisten. program belajar yang kurang baik dalam mencapai target beragam. Peserta didik kami yang ditetapkan Kami belum merumuskan dan mengembangankan keterampilan dibandingkan dengan mengupayakan target belajar yang Peserta didik kurang memiliki berpikir logis, kritis, dan analititis serta kondisi sebelumnya. bisa dicapai bagi semua peserta motivasi belajar, rasa percaya diri mengembangkan kreatifitas mereka. didik agar mereka bisa berhasil. serta semangat belajar.  Peserta didik kami mampu Sekolah kami sudah mampu menjadi pembelajar yang meningkatkan prestasi belajar peserta mandiri. didik yang sebelumnya masih rendah/kurang.  Peserta didik kami memiliki Sekolah kami memastikan kebutuhan rasa percaya diri dan peserta didik yang berkemampuan mampu mengekspresikan rendah dapat terpenuhi secara efektif diri dan mengungkapkan pendapat mereka. 54 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 55. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Daftar kemajuan yang dicapai peserta didik dalam keterampilan menulis, membaca dan berhitung Hasil Ujian Nasional/Sekolah Hasil-hasil tes Mutu pekerjaan sekolah yang dihasilkan dalam bidang akademik Hasil-hasil yang dicapai secara perorangan atau bersama melalui lomba Bukti fisik lainnya (tuliskan) 55 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 56. 5.2. Apakah peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat? Spesifikasi Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik. Sekolah mengembangkan keterampilan hidup. Sekolah mengembangkan nilai-nilai agama, budaya, dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima. Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke- 1  Peserta didik kami Peserta didik menerapkan ajaran Peserta didik kami memiliki Peserta didik kami memiliki menerapkan ajaran agama agama dalam kehidupan mereka pengetahuan yang memadai pengetahuan agama yang terbatas dalam kehidupan mereka secara konsisten. mengenai agama mereka dan dan belum mampu menerapkannya  Peserta didik kami sudah mulai berusaha dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik berpartisipasi secara menunjukkan sikap yang menerapkannya. aktif dalam kehidupan di sekolah dan di Kami hanya menyediakan sedikit baik di sekolah dan di tengah tengah masyarakat luas. Mereka Kami menawarkan beberapa program pembelajaran dan belum bisa masyarakat luas. Mereka memiliki kemampuan secara pribadi kegiatan ekstra kurikuler tetapi mengembangkan keterampilan lain memahami tentang disiplin, dan sosial dan melakukan berbagai belum sesuai dengan minat toleransi, kejujuran, kerja Kami belum bisa memberi jenis kegiatan untuk keberhasilan peserta didik. keras, dan perhatian kepada kesempatan belajar bagi peserta didik pribadi dalam ruang lingkup yang lebih orang lain. yang dapat menjamin pencapaian luas. potensi mereka secara penuh. Potensi dan minat peserta didik kami  Sekolah kami menyediakan telah berkembang secara penuh beragam kegiatan melalui partisipasi mereka dalam pengembangan pribadi berbagai jenis kegiatan. Peserta didik kami memiliki kesempatan untuk mengembangkan rasa estetika dan kesehatan fisik. 56 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 57. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Catatan pencapaian pengembangan pribadi dan sosial peserta didik Catatan / Absensi Kehadiran peserta didik pada kegiatan ekstra kurikuler Pencapaian prestasi olahraga Catatan mengenai program budaya Bukti fisik lainnya (tuliskan) 57 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 58. Bagian Ke-6 Standar Pengelolaan 58 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 59. 6. Standar Pengelolaan 6.1 Apakah kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak? Spesifikasi •Perencanaan Program Sekolah merumuskan visi dan misi serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan. Rencana kerja tahunan dijadikan dasar pengeloaan sekolah/madrasah yang menunjukkan adanya kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas. Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Sekolah kami memiliki tim pengelolaan Sekolah kami memiliki Sekolah kami menerapkan Komite sekolah kami tidak yang kuat, komite yang mendukung dan komite sekolah dan dewan prinsip-prinsip Manajemen berfungsi. melibatkan diri pada pada seluruh guru yang aktif Berbasis Sekolah (MBS). kegiatan untuk menjamin keterlaksanaan Pimpinan sekolah kami tidak pelayanan sekolah. Pimpinan sekolah kami secara konsisten mendukung Komite sekolah kami menunjukkan kesungguhan dan memberi tantangan dan Pimpinan sekolah kami mendorong melakukan pertemuan untuk memperbaiki arah yang memadai dalam evaluasi diri pendidik sehingga secara teratur, namun pembelajaran dengan perumusan target bagi memperkuat rasa percaya diri dan kurang melibatkan diri melakukan kunjungan kelas, perbaikan kinerja sekolah. keyakinan bahwa mereka mampu secara aktif dalam mengkaji model melaksanakan tugas di dalam maupun di kepentingan sekolah. Beberapa tenaga kependidikan pembelajaran yang efektif, luar kelas Pimpinan sekolah kami di sekolah kami tidak dan memberikan umpan belum melibatkan diri mendukung pengembangan Kami memiliki pemahaman bersama balik. secara memadai dalam meskipun mereka ditugasi untuk yang jelas dan baik untuk mewujudkan Sekolah kami memiliki visi- kegiatan sekolah yang melakukan perbaikan sekolah sebagai lingkungan kerja yang misi yang jelas yang mempunyai pengaruh mendukung sehingga pendidik, tenaga Sekolah kami belum dirumuskan berdasarkan langsung terhadap kependidikan, orangtua, dan masyarakat sepenuhnya merumuskan visi kesepakatan pemangku peningkatan mewujudkan kebersamaan dan berbagi dan misi. kepentingan dan terfokus pembelajaran. tanggung jawab untuk mewujudkan pada peningkatan mutu Visi dan misi sekolah kami keberhasilan peserta didik. pendidikan. tidak dirumuskan bersama dan belum disebarluaskan. 59 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 60. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Pernyataan visi-misi sekolah Dokumen sosialisasi rumusan visi-misi kepada pemangku kepentingan Agenda/catatan hasil pertemuan komite sekolah Bukti fisik lainnya (tuliskan) 6.2 Apakah ada tujuan dan rencana untuk perbaikan yang memadai? 60 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 61. Spesifikasi •Perencanaan Program  Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan serta disosialisasikan kepada warga sekolah dan pihak yang bekepentingan. Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Sekolah kami merumuskan tujuan  Sekolah kami memiliki rencana  Kepala sekolah melakukan Tujuan sekolah kami berdasarkan hasil yang telah tercapai kerja yang jelas dan sesuai supervisi kelas dan tidak jelas dan tidak dan target belajar peserta didik untuk kelancaran pengelolaan memberikan umpan balik banyak terkait dengan sejalan dengan prioritas daerah dan sekolah kepada guru dua kali dalam kegiatan utama sekolah. pusat. setiap semester.  Tujuan dan rencana sekolah  Pimpinan sekolah kami Kepala sekolah kami memimpin dan kami disosialisasikan kepada  Para guru dan tenaga tidak memperhatikan mengelola sekolah secara efektif pemangku kepentingan administrasi sekolah (TAS) pengembangan proses dengan memprioritaskan sejumlah sehingga memahaminya dengan sekolah kami tidak memiliki pembelajaran dan inisiatif dan mengkomunikasikannya baik rasa kepemilikan yang kuat hasil belajar peserta dengan baik. terhadap nilai-nilai dan tujuan didik.  Pemangku kepentingan terlibat yang hendak sekolah capai. Kami memiliki pengharapan yang dalam perencanaan  Pimpinan sekolah kami jelas dan sikap positif terhadap pengembangan sekolah serta  Pimpinan sekolah kami tidak tidak efektif dalam keberagaman dalam peningkatan dan menilai kemajuannya mengkomunikasikan rencana memperbaiki mutu perbaikan sekolah. peningkatan dan perbaikan dan pendayagunaan sekolah kepada pemangku sumber daya yang kepentingan. ada. .  Pimpinan sekolah kami tidak melakukan evaluasi terhadap upaya yang kami lakukan dan mengubah rencana sesuai dengan hasil evaluasi. 61 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 62. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Tujuan dan RPS/RKS Pendokumentasian dan sosialisasi RPS/RKS Bukti fisik lainnya (tuliskan) 62 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 63. 6.3 Apakah Rencana Pengembangan Sekolah/ Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar? Spesifikasi • Perencanaan Program RencanaKerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah/madrasah dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah •Supervisi dan Penilaian Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur, menilai kinerja, dan melakukan perbaikan dalam rangka pelaksanaan SNP Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Kami menilai dampak Prioritas-prioritas kegiatan di Rencana pengembangan Rencana kerja sekolah kami implementasi Rencana dalam Rencana Pengembangan sekolah telah menunjukkan tidak terarah pada peningkatan Pengembangan Sekolah terhadap Sekolah telah menunjukkan sejumlah perbaikan dalam kinerja mutu pembelajaran dan hasil peningkatan hasil belajar peserta dampak nyata terhadap prestasi sekolah, namun belum terarah belajar peserta didik. didik. belajar peserta didik , kehadiran, pada kegiatan peningkatan hasil Rencana pengembangan kondisi keseharian peserta didik belajar peserta didik. Kami bekerja secara sekolah kami tidak didukung dan kondisi kerja di sekolah kami. perorangan maupun bersama- Kami merasa perlu untuk dengan informasi yang didapat sama untuk meningkatkan kinerja Kami menggunakan informasi memperbaiki struktur dan dari hasil evaluasi diri sekolah. sekolah dan prestasi belajar yang diperoleh dari hasil evaluasi tampilan rencana pengembangan Sejumlah staf di sekolah kami peserta didik secara diri sebagai bahan penyusunan sekolah, sehingga menjadi jelas tidak terbuka terhadap berkelanjutan. RPS/RKS dan mengutamakan dan bermanfaat bagi peningkatan perubahan, dan evaluasi diri kegiatan peningkatan mutu kinerja sekolah. Kami memiliki visi-misi yang belum menjadi tata kerja di pembelajaran. jelas dan dibutuhkan sehingga Kami cenderung sekolah kami. kepemimpinan sekolah kami siap Peningkatan kinerja sekolah mengutamakan perbaikan menghadapi perubahan. memperhitungkan kemampuan system, fungsi, dan proses, dan yang dimiliki untuk melakukan tidak menaruh perhatian pada perbaikan dan perubahan. peningkatan hasil belajar peserta didik. 63 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 64. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Laporan evaluasi diri sekolah Laporan kemajuan dalam implementasi rencana pengembangan sekolah Hasil wawancara dengan peserta didik Hasil wawancara dengan orangtua Laporan guru kepada kepala sekolah mengenai pencapaian mereka Bukti fisik lainnya (tuliskan) 64 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 65. 6.4 Bagaimanakah cara pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid? Spesifikasi  Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan dengan cara yang efektif, efisien dan dapat dipertanggungjawabkan  Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien, efektif, dan dapat diakses  Sekolah menyediakan laporan dan data yang dibutuhkan oleh kabupaten/kota dan tingkatan lain dalam sistem Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Sekolah kami memiliki sistem Sekolah kami memperbaharui  Sekolah kami Sekolah kami hanya pengumpulan dan penyimpanan data data dan informasi secara mengumpulkan dan melaksanakan pengumpulan yang efektif. berkala. menyimpan berbagai jenis data jika diminta. data. Sekolah kami menggunakan Sekolah kami menganalisis Pegawai kami hanya informasi untuk memetakan tingkat semua data yang terhimpun  Sekolah kami tidak mendapatkan sedikit pelatihan pencapaian kinerja sekolah, bahan sebagai bahan penyusunan menggunakan data secara atau bahkan tidak pernah perumusan perencanaan, RKJM. efektif untuk memonitor, sama sekali mengenai membangun dukungan dan sumber melaksanakan perbaikan, interpretasi penggunaan Sekolah kami mengirim data daya kebijakan yang dapat menentukan tolok ukur sistem informasi untuk dan informasi secara berkala ke meningkatkan pembelajaran dan kinerja, dan mengidentifikasi merencanakan perbaikan. kantor Dinas Pendidikan atau tingkat pencapaian sekolah. kecenderungan yang ada. Kankemenag kabupaten/kota. Sekolah kami tidak memiliki Sekolah kami berbagi informasi  Sekolah kami tidak banyak sistem informasi yang efektif mengenai perkembangan peserta berbagi informasi antar sebagai sumber data yang didik kepada orangtua mereka. sesama pegawai untuk dibutuhkan untuk memperluas pandangan meningkatkan hasil mengenai upaya yang pembelajaran. dilakukan oleh sekolah. 65 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 66. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Informasi dan data sekolah mutakhir RPS/RKS Catatan Dinas Pendidikan atau Kandepag kabupaten/kota mengenai kegiatan dan pencapaian sekolah Bukti fisik lainnya (tuliskan) 66 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 67. 6.5 Bagaimana cara memberikan dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan? Spesifikasi • Pendidik dan Tenaga Kependidikan  Sekolah meningkatkan kefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikandan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan • Supervisi dan Evaluasi  Supevisi dan evaluasi pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan dan kesesuaian dengan standar nasional Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Sekolah mendukung dan Pendidik bermotivasi tinggi  Sebagian (sekitar 40%) Banyak pendidik dan tenaga menghargai prestasi pendidik dan dan mendapat pengakuan atas pendidik dan tenaga kependidikan sekolah kami yang tenaga kependidikan serta prestasi yang diraihnya. kependidikan merasa merasa tidak ada pengakuan dan mengkomunikasikan keberhasilan kurang mendapatkan penghargaan atas prestasi Pendidik sekolah kami dan upaya terbaik yang telah penghargaan yang sehingga mereka tidak mendapatkan peluang untuk dilakukan. memadai serta kurang termotivasi. mengembangkan profesi yang termotivasi oleh pimpinan Pendidik dan tenaga kependidikan relevan.  Pimpinan sekolah tidak sekolah. sekolah kami mendapatkan mendorong pendidik dan Kepala sekolah melakukan informasi dan dukungan materi  Pendidik sekolah kami tenaga kependidikan penilaian kinerja guru dengan untuk pengembangan profesi. kurang mendapatkan mengembangkan profesi prosedur yang jelas. kesempatan terhadap karena pimpinan sekolah Kami menyikapi dan memonitor pengembangan profesinya khawatir pendidik dean masalah kesetaraan dan keadilan di yang sesuai. tenaga kependidikan tidak sekolah secara sistematis. berkosentrasi pada  Sekolah kami belum pekerjaannya. melakukan penilaian kinerja pendidik dan  Pihak pimpinan tidak tenaga kependidikan memberikan teguran kepada secara berkelanjutan pegawai sesuai kebutuhan. 67 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 68. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Catatan penilaian tahunan guru dan pegawai lain oleh kepala sekolah Hasil wawancara guru Hasil observasi Daftar nilai peserta didik Rencana perbaikan dan pengembangan guru dari waktu ke waktu Bukti fisik lainnya (tuliskan) 68 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 69. 6.6 Bagaimana cara masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah? Spesifikasi  Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan akademis dan nonakademis.  Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan nonakademis. Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Anggota masyarakat yang Kami menghargai dan  Anggota masyarakat di luar  Sekolah kami tidak banyak tergabung dalam komite sekolah, mempertimbangkan pandangan komite sekolah, tidak berkomunikasi dengan berpartisipasi aktif mengkaji masyarakat, merespon keluhan berpartisipasi aktif di sekolah masyarakat setempat, kebutuhan, memperluas pengalaman masyarakat dan menghargai dan kami tidak mendorong tidak memberikan peserta didik dan memberikan keterlibatannya dalam mereka secara proaktif perhatian terhadap dukungan untuk mengurangi meniingkatkan reputasi kepentingan masyarakat  Komite sekolah kami cukup hambatan dalam belajar. kehidupan sekolah. atau meminta masukan aktif membantu kegiatan mengenai upaya untuk Masyarakat di lingkungan sekolah Masyarakat menilai sekolah sekolah. perbaikan sekolah dan termasuk anggota masyarakat yang kami relevan dan memenuhi kurang mendorong kurang mampu dan pelaku industri di kebutuhan masyarakat daerah. mereka agar lebih terlibat daerah kami memberikan tanggapan Sekolah kami melibatkan secara aktif. positif atas laporan mutu pendidikan masyarakat dalam kegiatan yang kami berikan, seperti sekolah.  Komite sekolah kami tidak meningkatnya motivasi peserta didik aktif dan tidak banyak dan keluarga melibatkan diri pada membantu kegiatan kegiatan sekolah. sekolah. Sekolah kami melibatkan perorangan, keluarga dan kelompok masyarakat dalam berbagai kegiatan dan dalam pembuatan keputusan yang mempengaruhi masyarakat. 69 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 70. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Catatan mengenai dukungan komite sekolah Tingkat pendaftaran peserta didik Hasil wawancara dengan perwakilan masyarakat setempat Bukti fisik lainnya (tuliskan) 70 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 71. Bagian Ke-7 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 71 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 72. 7. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 7.1 Apakah pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai? Spesifikasi Jumlah dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan memenuhi standar Pendidik dan tenaga kependidikan memenuhi standar kompetensi Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1  Sekolah kami memiliki pendidik Sekolah kami memiliki Tingkat keahlian mengajar Sekolah kami tidak memiliki dan tenaga kependidikan dengan jumlah pendidik dan tenaga pendidik memungkinkan jumlah pendidik dan tenaga jumlah, kualifikasi, dan kependidikan sesuai dengan tercakupnya sebagian besar kependidikan seperti yang kompetensi yang memadai untuk kualifikasi yang ditetapkan tuntutan kurikulum, tetapi masih dipersyaratkan dalam standar memberikan pengalaman belajar dalam standar. ada kesenjangan dibidang nasional pendidikan. dengan kualitas tinggi bagi semua keahlian tertentu. peserta didik, termasuk peserta Sekolah kami mempunyai didik yang mempunyai kebutuhan tenaga pendidik yang cukup Beberapa pendidik dan tenaga khusus. untuk menangani peserta didik kependidikan di sekolah kami Sebagian besar pendidik di yang mengalami kesulitan tidak memiliki kualifikasi sekolah kami tidak memenuhi  Kualifikasi dan kompetensi semua belajar. minimum yang dipersyaratkan. kualifikasi minimum. pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah kami Guru guru disekolah kami Setiap guru tetap kami telah sudah melebihi ketentuan yang memliki dedikasi dan integritas bekerja sesuai dengan ditetapkan dalam standar. yang tinggi terhadap ketentuan standar pelayanan pekerjaannya. minimal (SPM). Sekolah kami menyelenggarakan proses pembelajaran selama 34 minggu pertahun dengan kegiatan tatap muka sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM). 72 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 73. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti yang dicapai Jumlah dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Beban mengajar guru Laporan kepala sekolah mengenai supervisi guru Penilaian terhadap pendidik dan tenaga kependidikan Bukti fisik lainnya (tuliskan) 73 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 74. Bagian Ke-8 Standar Pembiayaan 74 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 75. 8. Standar Pembiayaan 8.1 . Bagaimana sekolah mengelola keuangan? Spesifikasi:  Pengelolaan keuangan sekolah Anggaran sekolah dirumuskan merujuk Peraturan Pemerintah, pemerintahan provinsi, dan pemerintahan kabupaten/kota Pengelolaan keuangan sekolah transparan, efisien, dan akuntabel. Sekolah membuat pelaporan keuangan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan. Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Perumusan rancangan anggaran Perumusan rancangan anggaran Perumusan rancangan Perumusan rancangan biaya pendapatan dan belanja biaya pendapatan dan belanja anggaran biaya pendapatan anggaran biaya pendapatan dan sekolah (RAPBS) merujuk pada sekolah (RAPBS) merujuk pada dan belanja sekolah (RAPBS) belanja sekolah (RAPBS) belum peraturan pemerintah dengan Peraturan Pemerintah dan merujuk pada Peraturan sepenuhnya merujuk pada melibatkan partisipasi komite dikomunikasikan kepada komite Pemerintah. Peraturan Pemerintah, sekolah dan pemangku kepentingan sekolah dan pemangku pemerintahan provinsi, dan Sekolah membuat laporan yang terkait. kepentingan yang terkait. pemerintahan kabupaten/kota. pertanggungjawaban Sekolah membuat laporan Sekolah membuat laporan pendapatan dan penggunaan Sekolah belum membuat pertanggungjawaban pendapatan pertanggungjawaban pendapatan keuangan kepada Pemerintah laporan pertanggungjawaban dan penggunaan keuangan secara dan penggunaan keuangan dan pemangku kepentingan, pendapatan dan penggunaan berkala dan menyeluruh kepada secara periodik kepada tetapi masih perlu dilakukan keuangan kepada Pemerintah Pemerintah dan pemangku Pemerintah dan pemangku secara rutin dan proses yang dan pemangku kepentingan. kepentingan. kepentingan. transparan. 75 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 76. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai RAPBS jangka panjang, menengah, dan tahunan Laporan pertanggungjawaban pendapatan dan penggunaan keuangan sekolah kepada pemerintah dan pemangku kepentingan. Pembukuan keuangan sekolah Wawancara dengan komite sekolah dan pemangku kepentingan yang terkait Catatan hasil pertemuan dengan komite sekolah dan pemangku kepentigan yang terkait. Bukti fisik lainnya (tuliskan) 76 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 77. 8.2 . Upaya apakah yang telah dilaksanakan oleh sekolah untuk mendapatkan tambahan dukungan pembiayaan lainnya? Spesifikasi: Sekolah memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Sekolah kami kreatif menggali Sekolah kami mendapatkan Kami berencana untuk Kami belum berbagai sumber untuk pembiayaan tambahan melalui memperluas penggunaan mempertimbangkan mendapatkan pendapatan pemanfaatan sarana dan sumber daya dan prasarana penggunaan sumber daya atau tambahan. prasarana sekolah. sekolah untuk mendapatkan prasarana sekolah untuk pembiayaan tambahan tetapi mencari sumber pembiayaan Kami telah membangun jaringan Kami telah mengembangkan kami belum tambahan. kerja yang kuat dengan pemilik hubungan kerja sama dengan mengimplementasikannya. usaha dan industri setempat dan pemangku kepentingan, Kami belum memiliki pemangku kepentingan lainnya yang khususnya orangtua yang mampu Hubungan kami dengan hubungan yang kuat dengan membantu sekolah kami dalam hal untuk membantu sekolah kami. pemangku kepentingan harus dunia usaha dan industri pembiayaan. dikembangkan lebih lanjut setempat. Kami akan melanjutkan agar mendapatkan bantuan Kami melanjutkan hubungan hubungan dengan alumni dan Kami tidak menyimpan catatan keuangan dari mereka. dengan alumni kami dan mereka membantu upaya kami alumni sekolah kami. menggunakan mereka sebagai walaupun bukan dalam hal Kami menyimpan catatan sumber pendanaan dan bantuan pembiayaan. alumni dan sebagian dari lainnya. mereka membantu sekolah tetapi bukan dalam hal pembiayaan 77 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 78. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai RAPBS jangka panjang, menengah, dan tahunan Catatan alumni Catatan hasil pertemuan dengan pemangku kepentigan yang terkait Catatan pendapatan dari semua sumber Wawancara dengan komite sekolah dan pemangku kepentigan yang terkait Bukti fisik lainnya (tuliskan) 78 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 79. 8.3. Bagaimana cara sekolah menjamin kesetaraan akses? Spesifikasi:  Sumbangan orangtua siswa sekolah ditentukan berdasarkan kemampuan ekonomi orangtua  Sekolah melakukan subsidi silang kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi Indikator Pencapaian Tingkat ke-4 Tingkat ke-3 Tingkat ke-2 Tingkat ke-1 Sekolah kami melayani anak usia Kami mendorong keterlibatan Beberapa kelompok dari Kesetaraan kesempatan sekolah dari berbagai tingkatan semua golongan siswa (program masyarakat setempat tidak peserta didik bukan bagian sosial masyarakat sekitar, termasuk inklusif) dan mempromosikan terwakili dalam populasi penting dari apa yang sekolah anak dengan kebutuhan khusus kesetaraan akses bagi semua peserta didik di sekolah kami kami lakukan peserta didik Kami mematuhi standar mengenai Sumbangan orangtua Sumbangan orangtua dan biaya sumbangan orangtua dan Kami merumuskan besarnya dirumuskan berdasarkan biaya kegiatan sekolah lainnya subsidi silang pembiayaan dan juga sumbangan orangtua kemampuan ekonomi orangtua ditentukan sama untuk semua memiliki alokasi persentasi untuk berdasarkan kemampuan peserta didik, tetapi sekolah peserta didik dengan tidak memberikan tempat bagi anak yang ekonomi orangtua dan tidak menerapkan subsidi mempertimbangkan sangat miskin menerapkan prinsip subsidi silang dalam membiayai kemampuan ekonomi orangtua. silang. program kegiatan peserta didik. 79 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya
  • 80. Bukti-bukti fisik sekolah Ringkasan deskripsi sekolah menurut indikator dan Tingkat yang (Mohon beri tanda centang pada jenis bukti berikut) berdasarkan bukti dicapai Angka peserta didik yang masuk dan keluar Wawancara dengan peserta didik Wawancara dengan orangtua Wawancara dengan yang mewakili masyarakat Wawancara perwakilan masyarakat daerah Catatan SPP yang dibayarkan Tingkat putus sekolah Bukti fisik lainnya (tuliskan) 80 SD Negeri Merak I Kec. Sukamulya