Le téléchargement de votre SlideShare est en cours. ×
0
Thaharah (Bersuci)             1
Arti Thaharah• Arti Thaharah, menurut bahasa  adalah “Suci” atau “Bersih”, tetapi  menurut Syar’i, artinya adalah  bersih ...
Bersuci dibagi 2 macam :                           3
Dasar Hukum Bersuci • Allah Swt, berfirman (QS.At-Taubah [9]:108): • Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa ...
Dasar Hukum Bersuci :Nabi Muhammad Saw. Bersabda :“Agama itu dibangun di atas kebersihan”(H.R. Ibnu Hibban bersumber Dari ...
4 Tahapan Bersuci :                        Imam Ghazali, Mutiara Ihya’ ‘Ulumuddin1. Membersihkan jasmani dari Hadas;2. Mem...
Kesucian Jasmani (Zahir) :• Kesucian zahir itu ada tiga bagian  1. Suci dari Najis.  2. Suci dari Hadats besar dan kecil. ...
Thaharah                               Jenis            Najis                                HadatsRingan      Sedang    B...
Bersuci dari Hadast :• Jenis hadast ada 2 macam :  1. Hadats - Besar  2. Hadats - Kecil• Cara menghilangkan hadats besar i...
Arti Najis• Najis (Najasah) menurut bahasa  artinya adalah kotoran. Dan  menurut Syara’ artinya adalah  kotoran yang bisa ...
Bersuci dari Najis : membersihkan badan, pakaiandan tempat dari najis dengan air mutlaq                                   ...
Jenis Najis :                            Ada 3 Bagian :1. Najis Mughollazoh ( َ ‫) ُــ ـــ ــــ َـــ‬  Yaitu Najis yang be...
Jenis Najis :2. Najis Mutawassithah ( ْ ‫) ُـــ ــــ َ ــ َــــ‬  Yaitu najis yang sedang, yaitu kotoran  manusia atau hew...
Jenis Najis :3. Najis Mukhofafah• Yaitu najis yang ringan, seperti air kencing Anak  Laki-laki yang usianya kurang dari du...
Cara Menghilangkan Najis Mutawassithah ada 2 :1. Najis ‘Ainiah, yaitu Najis yang bendanya berwujud.   Cara mensucikannya :...
Alat/bahan utama bersuci adalah : Air                                                                      16             ...
Adab Buang Hajat :• Sebelum buang hajat :  – Menghindari penglihatan manusia jika di tempat    terbuka.     “Apabila Nabi ...
Adab Buang Hajat :• Masuk ke dalam Kakus / Toilet :  - Memakai alas kaki dan tutup kepala.  - Mendahulukan kaki kiri seray...
Adab Buang Hajat :• Bersuci Istinja’ :  - Jangan berbicara ketika sedang buang air besar.  - Hendaklah menuntaskan kencing...
Berwudhu• Arti wudhu : bersih / indah• Arti menurut syar’i : menggunakan air suci  pada anggota badan susuai dengan sifat ...
Syarat Wudhu               21
Fardhu (Wajib) Wudhu :                         22
Sunnat Wudhu :                 23
Tata Cara Wudhu                  24
Yang membatalkan Wudhu :                           25
Niat Wudhu & Doa sesudah wudhu:   Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan setiap   orang hanyalah mendapatkan apa ya...
Mandi Wajib = Mandi Besar = JannabahDasar Mandi Wajib : QS. Annisa’ : 43                                       27
Fardhu Mandi Wajib                     28
Sunnat Mandi               29
Tatacara Mandi Wajib• Hadits dari Aisyah r.a.,  “Rasulullah SAW bila hendak mandi junub (mandi  wajib), beliau memulai den...
31Imam Ghazali, Cahaya di atas Cahaya
32Imam Ghazali, Cahaya di atas Cahaya
TayammumTayammum yaitu pengganti wudhu ataumandi dengan memakai debu tanah yangsuci, diusapkan pada wajah dan keduatangan ...
Tayammum           34
Wajib Tayammum                 35
Yang Membatalkan Tayammum                            36
Sunnat Tayammum                  37
Tata Cara Tayammum :1. Niat Tayammum.2. Membaca : Bismillahirrahmanirrahim3. Menepukkan kedua tangan di atas tanah/pasir  ...
Prochain SlideShare
Chargement dans... 5
×

Thaharah

4,686

Published on

Published in: Spirituel
0 commentaires
3 mentions J'aime
Statistiques
Remarques
  • Soyez le premier à commenter

Aucun téléchargement
Vues
Total des vues
4,686
Sur Slideshare
0
À partir des ajouts
0
Nombre d'ajouts
0
Actions
Partages
0
Téléchargements
229
Commentaires
0
J'aime
3
Ajouts 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Thaharah"

  1. 1. Thaharah (Bersuci) 1
  2. 2. Arti Thaharah• Arti Thaharah, menurut bahasa adalah “Suci” atau “Bersih”, tetapi menurut Syar’i, artinya adalah bersih dari Hadats dan Najis.• Suci itu terdiri dari dua macam, yaitu : suci lahir dan suci batin. 2
  3. 3. Bersuci dibagi 2 macam : 3
  4. 4. Dasar Hukum Bersuci • Allah Swt, berfirman (QS.At-Taubah [9]:108): • Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesunguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (QS-S.As Syams: 9-10)• “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan taganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.” (QS. Al-Maidah: 6) 4
  5. 5. Dasar Hukum Bersuci :Nabi Muhammad Saw. Bersabda :“Agama itu dibangun di atas kebersihan”(H.R. Ibnu Hibban bersumber Dari ‘Aisyah.r.a)“Kunci sholat adalah suci”(H.R. Abu Daud – At-Turmudzy – Ibnu Majah)“Bersihlah kamu ! Karena Islam itu Bersih”.(H.R. Abu Daud. At-turmudzy. Ibnu Majah dari ‘Ali r.a)“Suci adalah setengah dari Iman”(H.R. Muslim dan At-turmudzy) 5
  6. 6. 4 Tahapan Bersuci : Imam Ghazali, Mutiara Ihya’ ‘Ulumuddin1. Membersihkan jasmani dari Hadas;2. Membersihkan anggota badan dari kejahatan dan perbuatan dosa;3. Membersihkan hati dari akhlaq tercela;4. Membersihkan batin dari selain Allah.( berurutan ) Tidak sepatutnya menganggap bahwa tujuan bersuci hanya pembersihan jasmani saja. 6
  7. 7. Kesucian Jasmani (Zahir) :• Kesucian zahir itu ada tiga bagian 1. Suci dari Najis. 2. Suci dari Hadats besar dan kecil. 3. Suci dari Fudhul (kelebihan-kelebihan Tubuh). Yang bisa mengotori diri kita dari sesuatu, umpamanya : Berkhitan; Memotong kuku Tangan atau Kaki; Mencukur Bulu di Ketiak; Bulu di Kemaluan ; & Menggunting Rambut di kepala. 7
  8. 8. Thaharah Jenis Najis HadatsRingan Sedang Berat Kecil BesarPercikkan Cuci Cuci Wudhu Warna 6 air Rasa 1 Tanah Tayammum Aroma 8
  9. 9. Bersuci dari Hadast :• Jenis hadast ada 2 macam : 1. Hadats - Besar 2. Hadats - Kecil• Cara menghilangkan hadats besar ialah dengan mandi besar• Cara menghilangkan hadats kecil bisa dengan berwudhu atau tayammum. 9
  10. 10. Arti Najis• Najis (Najasah) menurut bahasa artinya adalah kotoran. Dan menurut Syara’ artinya adalah kotoran yang bisa mempengaruhi Sah-nya Sholat. Seperti air kencing dan najis-najis lainnya. 10
  11. 11. Bersuci dari Najis : membersihkan badan, pakaiandan tempat dari najis dengan air mutlaq 11
  12. 12. Jenis Najis : Ada 3 Bagian :1. Najis Mughollazoh ( َ ‫) ُــ ـــ ــــ َـــ‬ Yaitu Najis yang berat, yg timbul dari Najis Anjing dan Babi. Cara mensucikannya ialah harus terlebih dahulu dihilangkan wujud benda Najis tersebut. Kemudian baru dicuci bersih dengan air sampai 7 kali dan permulaan atau penghabisannya diantara pencucian itu wajib dicuci dengan air yang bercampur dengan Tanah (disamak).• Cara ini berdasarkan Sabda Rasul : "Sucinya tempat (perkakas) mu apabila telah dijilat oleh Anjing, adalah dengan mencucikan tujuh kali. Permulaan atau penghabisan diantara pencucian itu (harus) dicuci dengan air yang bercampur dengan Tanah”. (H.R. At-Tumudzy) 12
  13. 13. Jenis Najis :2. Najis Mutawassithah ( ْ ‫) ُـــ ــــ َ ــ َــــ‬ Yaitu najis yang sedang, yaitu kotoran manusia atau hewan, seperti air kencing, nanah, darah, bangkai. (selain dari bangkai ikan, belalang, dan mayat manusia). 13
  14. 14. Jenis Najis :3. Najis Mukhofafah• Yaitu najis yang ringan, seperti air kencing Anak Laki-laki yang usianya kurang dari dua tahun dan belum makan apa-apa, selain air Susu Ibunya.• Cara membersihkannya, cukup dengan memercikkan air bersih pada benda yang terkena Najis tersebut sampai bersih betul.• Kita perhatikan Hadits dibawah ini : “Barangsiapa yang terkena Air kencing Anak Wanita, harus dicuci. Dan jika terkena Air kencing Anak Laki-laki. Cukuplah dengan memercikkan Air pada nya”. (H.R. Abu Daud dan An-Nasa’iy) 14
  15. 15. Cara Menghilangkan Najis Mutawassithah ada 2 :1. Najis ‘Ainiah, yaitu Najis yang bendanya berwujud. Cara mensucikannya : Pertama, menghilangkan zat nya terlebih dahulu, hilang rasanya, hilang baunya dan hilang warnanya. Kedua, kemudian baru menyiramnya dengan air sampai bersih betul.2. Najis Hukmiah, yaitu najis yang bendanya tidak berwujud : seperti bekas kencing, bekas arak yang sudah kering. Cara mensucikannya ialah: dengan mengalir kan air pada bekas najis tersebut. 15
  16. 16. Alat/bahan utama bersuci adalah : Air 16 2 kulllah = 0.41 m3 = 75cmx75cmx75cm
  17. 17. Adab Buang Hajat :• Sebelum buang hajat : – Menghindari penglihatan manusia jika di tempat terbuka. “Apabila Nabi SAW hendak buang air besar, beliau pergi sehingga tidak seorangpun yang tahu.” (HR. Abu Dawud) – Tidak membawa sesuatu yang terdapat asma Allah SWT. “Nabi Muhammad SAW memakai cincin yang tertulis Muhammad Rasulullah. Beliau selalu menanggalkan cincin tersebut bila mau buang air.” (HR. Tirmidzi) – Tidak meghadap atau membelakangi kiblat, kecuali dalam kakus. 17
  18. 18. Adab Buang Hajat :• Masuk ke dalam Kakus / Toilet : - Memakai alas kaki dan tutup kepala. - Mendahulukan kaki kiri seraya berdo’a, “Bismillaahi, allaahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaaits.” (HR. Bukhari). Artinya : Dengan nama-Mu Ya Allah, sesungguhnya aku berlindungkepada-Mu dari godaan syetan laki – laki dan syetan perempuan - Menyiapkan air/batu sebelum jongkok. - Jongkok dan bertumpu di kaki kiri. Jangan kencing berdiri, kecuali darurat. 18
  19. 19. Adab Buang Hajat :• Bersuci Istinja’ : - Jangan berbicara ketika sedang buang air besar. - Hendaklah menuntaskan kencing dengan berdehem dan menyeka dengan air sebanyak 3 kali, atau ganjil - Jangan menggunakan tangan kanan : Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah salah seorang diantara kamu membersihkan kemaluannya dengan tangan kanan ketika buang air.” (HR Mutafaq’Alaih) •Ketika keluar mendahulukan kaki kanan seraya berdo’a. “Alhamdulillaahiladzii adzhaba ‘annil ‘adzaa wa ‘aafani”. (Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dariku dan yang telah menyehatkanku).
  20. 20. Berwudhu• Arti wudhu : bersih / indah• Arti menurut syar’i : menggunakan air suci pada anggota badan susuai dengan sifat yang ditentukan oleh syara’.• Hukum wudhu : wajib“ Hai orang-orang yang beriman, jika kamu hendak mendirikan shalat, basuhlah mukamu, tanganmu sampai siku dan sapulah kepala dan kakimu sampai mata kaki”. ( QS.Al- Maidah : 6) 20
  21. 21. Syarat Wudhu 21
  22. 22. Fardhu (Wajib) Wudhu : 22
  23. 23. Sunnat Wudhu : 23
  24. 24. Tata Cara Wudhu 24
  25. 25. Yang membatalkan Wudhu : 25
  26. 26. Niat Wudhu & Doa sesudah wudhu: Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanyalah mendapatkan apa yang diniatkannya. ” (HR. Bukhari dan Muslim).Do’a sesudah wudhu :“ Asyha an laa ilaaha illaah Wahdahuu la syariikalah, Wa asyhadu anna Muhammadan ‘abuduhu wa rasuluh. Allahumma j’ alni minat-tawwaabin Waj’alni minal muta thohirin Waj’alni min ibaadi kash – sholihin.” 26
  27. 27. Mandi Wajib = Mandi Besar = JannabahDasar Mandi Wajib : QS. Annisa’ : 43 27
  28. 28. Fardhu Mandi Wajib 28
  29. 29. Sunnat Mandi 29
  30. 30. Tatacara Mandi Wajib• Hadits dari Aisyah r.a., “Rasulullah SAW bila hendak mandi junub (mandi wajib), beliau memulai dengan membersihkan kedua tangannya sebelum memasukkannya ke dalam bejana, kemudian beliau membersihkan farjinya, lalu berwudhu seperti wudhu akan shalat, lalu membersihkan rambutnya dengan air, kemudian mengguyurkan kepalanya tiga kali, baru mengguyurkan air ke seluruh tubuh.” (HR. Tirmidzi) 30
  31. 31. 31Imam Ghazali, Cahaya di atas Cahaya
  32. 32. 32Imam Ghazali, Cahaya di atas Cahaya
  33. 33. TayammumTayammum yaitu pengganti wudhu ataumandi dengan memakai debu tanah yangsuci, diusapkan pada wajah dan keduatangan serta dengan syarat tertentu.Orang yang sholat dengan Tayammum,tidak diwajibkan lagi sholatnya setelahmenemukan air. Tetapi Tayammum untukmenghilangkan hadas besar, jikamendapati air maka wajib mandi besaruntuk sholat berikutnya. 33
  34. 34. Tayammum 34
  35. 35. Wajib Tayammum 35
  36. 36. Yang Membatalkan Tayammum 36
  37. 37. Sunnat Tayammum 37
  38. 38. Tata Cara Tayammum :1. Niat Tayammum.2. Membaca : Bismillahirrahmanirrahim3. Menepukkan kedua tangan di atas tanah/pasir yang suci dengan sekali tepukan kemudian ditepiskan.4. Mengusap muka dengan tangan yang telah ditepukkan pada tanah/pasir.5. Menepukkan kedua tangan di atas tanah/pasir yang suci dengan sekali tepukan di tempat yang berlainan dari (3) kemudian ditepiskan.6. Mengusap dengan telapak tangan kiri pada tangan kanan dari punggung sp siku, seterusnya dengan telapak tangan kanan pada tangan kiri. 38
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×