Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Inverter 12 VDC to 220 VAC

5 890 vues

Publié le

  • I still can't believe how great this worked. My drill battery, several AA and AAA batteries, and my camera battery work great again! This is super fun to do too. ★★★ http://ishbv.com/ezbattery/pdf
       Répondre 
    Voulez-vous vraiment ?  Oui  Non
    Votre message apparaîtra ici

Inverter 12 VDC to 220 VAC

  1. 1. INVERTER 12 VDC TO 220 VAC MAKALAH INI DIBUAT DALAM RANGKA MEMENUHI MATA KULIAH DASAR ELEKTRONIKA DISUSUN OLEH: 1. EKO RIYANTO ( 41413110154 ) 2. ARY SETIADI ( 41413110095 ) 3. SUKADAM ( 41413110093 ) 4. RABI ULIL AMRI ( 41413110088 ) 5. TEGUH AGUS P. ( 41413110078 ) TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS MERCUBUANA JAKARTA TAHUN 2014
  2. 2. 2 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan karunia-Nya sehingga makalah ini bisa selesai tepat pada waktunya. Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Akhir Mata Kuliah Dasar Elektronika tentang “INVERTER 12 VDC TO 220 VAC” Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung dalam penyusunan makalah ini. Terutama kepada Dosen Pengampu Mata kuliah Dasar Elektronika Ibu Fina Supegina ST,MT . Penulis sadar makalah ini belum sempurna dan memerlukan berbagai perbaikan, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat dibutuhkan. Akhir kata, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan semua pihak. Jakarta , 11 Juli 2014
  3. 3. 3 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ................................................................... 2 DAFTAR ISI ............................................................................... 3 BAB I PENDAHULUAN ............................................................. 4 I.1 LATAR BELAKANG................................................................. 4 I.2 TUJUAN MAKALAH............................................................... 4 BAB II PEMBAHASAN.............................................................. 5 II.1 PENGERTIANINVERTER....................................................... 5 II.2 PRINSIP KERJA INVERTER .................................................... 5 II.3 KOMPONENDANALATYANG DIGUNAKAN.......................... 6 - KOMPONEN ......................................................................... 6 - ALATKERJA YANG DIGUNAKAN............................................. 8 - PROSES PEMBUATAN............................................................ 9 II.4 CARA KERJA........................................................................ 10 BAB III PENUTUP....................................................................... 13 III.1 KESIMPULAN.................................................................... 13 III.2 PENGEMBANGAN RANGKAIAN.......................................... 14 DAFTAR PUSTAKA..................................................................... 15
  4. 4. 4 BAB I PENDAHULUAN I.1 LATAR BELAKANG Perkembangan dunia industri yang terus berkembang di berbagai bidang, tentunya hal ini juga mampu membuat kehidupan manusia menjadi lebih mudah. Sejalan dengan kemajuan industri yang sangat pesat, maka kebutuhan akan listrik sebagai sumber energi dalam pelaksanaan industri juga semakin meningkat. Perkembangan barang – barang elektronika sangat pesat, Beberapa perangkat pendukung mengalami perkembangan, alat – alat elektronika yang semakin beragam. Salah satu sistem elektronika yang kita kenal adalah intverter yang berfungsi mengubah tegangan DC 12V menjadi tegangan 220 AC 50Hz. Inverter ini sangat berfungsi sebagai penyedia listrik cadangan baik di kendaraan maupun dirumah, sebagai emergency power saat aliran listrik rumah padam. Selain itu di masa mendatang, inverter DC to AC akan memegan peranan penting dalam mengubah energi DC dari sumber energi terbarukan sel surya menjadi energi listrik AC yang kita gunakan sehari-hari. Dalam aplikasinya, inverter ini dapat digunakan pada perangkat rumah tangga, komputer, peralatan pertukangan, pompa air, kipas angin, sistem suplai energi pada rumah di daerah terpencil dan berbagai barang elektronik lainnya. Alat ini terutama pada perangkat rumah tangga sangat banyak digunakan terutama pada saat listrik padam dan pada sumber energi DC yang dihasilkan oleh sel surya. Kita membutuhkan sumber AC untuk digunakan pada lampu dan sistem elektronika lainnya. I.2 TUJUAN MAKALAH Penulisan Makalah ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah perangkat inverter 12V DC to 220V AC dengan frekuensi 50Hz dan gelombang keluaran yang dihasilkan berupa gelombang sinusoidal.
  5. 5. 5 BAB II PEMBAHASAN II.1 PENGERTIAN INVERTER Inverter adalah salah satu komponen penting catu daya yang berfungsi mengubah sumber tegangan masukan DC ke bentuk sumber tegangan keluaran AC. Secara definisi, rangkaian inverter ideal adalah inverter yang tidak menghasilkan riak di sisi masukannya dan menghasilkan sinyal sinusoidal murni di sisi keluarannya, baik yang terkontrol arus/tegangan, terkontrol frekuensi, ataupun terkontrol kedua-duanya. Secara umum rangkaian inverter biasanya digunakan dalam aplikasi UPS/catu-daya AC, pemanas induksi/microvawe , ataupun digunakan sebagai rangkaian rectifier-inverter. II.2 PRINSIP KERJA INVERTER Inti prinsip kerja dari rangkaian ini yaitu mengubah tegangan DC 12v menjadi tegangan AC 220v. Saat rangkaian diberi inputan 12v, tegangan tersebut akan diubah menjadi tegangan output yang bernilai 220vAC, dan mampu menghidupkan lampu yang membutuhkan tegangan 220 vAC tanpa sumber dari PLN, melainkan dari sebuah ACCU.
  6. 6. 6 II.3 KOMPONEN DAN ALAT KERJA YANG DIGUNAKAN  KOMPONEN : 1. 1 pcs; Trafo CT : 220 / 12-0-12 2. 1 pcs; Saklar mekanik SPDT 3. 1 pcs; Socket IC 14 pin 4. 1 pcs; IC CD 4047 5. 2 pcs; Transistor MOSFET IRFZ 44 6. 1 pcs; LED 7. RESISTOR : - 1 pcs; 220 Ω ½ W - 1 pcs; 12 KΩ ½ W - 1 pcs; 1 KΩ ½ W - 2 pcs; 1 KΩ 2 W 8. Capasitor non polar : - 1 pcs; 330 nF - 1 pcs 47 nF 9. 1 pc; PCB Berlubang 10. 1 pcs; Lampu SL 220Vac + fitting 11. 1 pcs; Stop Kontak 12. 1 lot; Kabel 13. 1 lot; Timah 14. 1 lot; Acrilic 15. 1 set; Terminal krustin 16. Power 12 Vdc (Accu)
  7. 7. 7 Gambar untuk Rangkaian ini adalah
  8. 8. 8 Gambar Hasil Uji Coba  Alat Kerja yang Digunakan 1. Tang Potong 2. Obeng 3. Solder 4. Tespen 5. AVO meter
  9. 9. 9  Proses Pembuatan : - Persiapan Alat Dan Bahan - Pembelian komponen sesuai yag di butuhkan - Perakitan komponen di sesuaikan dengan gambar Ke PCB - Melakuukan penyolderan antar komponen pada pcb - Penambahan kabel kabel untuk menghubungkan ke accu, lampu, stopkontak dan ke trafo. - Pengukuran tegangan keluaran trafo - Pemasangan lampu SL + fitting dan Stop kontak - Pengetesan dan uji coba rangkaian
  10. 10. 10 II.4 CARA KERJA Dalamrangkaian ini IC CD4047 berfungsi sebagai pembangkit pulsa, IC CD4047 diset sebagai rangkaian Astable Multivibrator sehingga pada kaki IC nomor 10 dan 11 memiliki Output Square Wave yang Komplemen (saling berlawan outputnya). Output ini yang diset agar memiliki frekuensi 50 Hz pada masing-masing output. Gambar fungsi setiap pin dari IC CD 4047: Dari keluaran IC CD4047 ini (Q dan Q aksen) akan dijadikan sebagai Triger ke kaki Gate dari Mosfet (IRFZ44). Pada Mosfet ini akan berfungsi sebagai saklar Switching untuk memutus dan menyambung arus dari ACCU yang melalui Trafo dengan kecepatan Switching sesuai dengan keluaran IC CD4047 (50Hz). Akibat dari Switching Mosfet ini, arus yang mengalir di Trafo brubah-ubah sehingga kumparan Primer Trafo akan timbul Fluks Elektro Magnet yang berubah-ubah. Fluks dari kumparan Primer akan menginduksi kumparan sekunder dan pada kumparan sekunder akan timbul tegangan. Besarnya tegangan keluar dari kumparan sekunder dipengaruhi oleh tegangan ACCU dan besarnya Frekuensi Switching. Jadi, prinsip tegangan DC menjadi AC adalah dengan menjadikan arus searah menjadi arus yang dibentuk menjadi Square Wave ( dengan nila 1 dan 0 sesuai dengan besarnya frekuensi setting).
  11. 11. 11 Dari Square Wave ini yang dimanfaatkan untuk menaikan tegangan 12V menjadi 220V melalui Step Up. Dan setelah melalui proses switching pada mosfet IRFZ 44 maka pada Trafo CT inputan akan berbentuk seperti pada gambar
  12. 12. 12 Gambar Pada Inputan di Trafo Pada trafo arus akan di naikkan dengan proses Step UP, maka keluaran pada trafo akan berubah menjadi gelombang sinus tampak seperti pada gambar.
  13. 13. 13 BAB III PENUTUP III.1 KESIMPULAN  Dari rangkaian yang kami buat ini dapat di simpulkan bahwa untuk mendapatkan tegangan sebesar 220 v yg dapat digunakan untuk pada saat urgent bukan hanya bisa didapat dari genset, tetapi dari accu pun kita bisa mendapatkan tegangan 220, Namun dari percobaan yang sudah kami buat ini daya yang di hasilkan masih kecil, jika kita menginginkan daya yang dihasilkan ini lebih besar dapat di lakukan dengan cara: - Menggati trafo yg lebih besar, misalkan 5 ampere atau 10 ampere, - Menambah rangkaian switching pada mosfet dengan mempararel rangkaian tersebut agar proses switching tegangan nya ini menjadi lebih kuat, - Ukuran kabel yang digunakan pun harus di perbesar.  Karena accu itu memiliki kapasitas tegangan yang dapat habis, maka untuk memperpanjang masa pemakaian nya dapat mempararel accu yang di gunakan, agar dapat digunakan lebih lama.
  14. 14. 14 III.2 PENGEMBANGAN RANGKAIAN Rangkaian ini bisa di kembangkan dengan kombinasi rangkaian chargher accu dan PLTS, Dimana PLTS menghasilkan arus listrik untuk mengisi accu melalui rangkaian charger pada waktu siang hari, dan disimpan pada battery bank, setelah selesai pengisian, accu bisa di gunakan dengan memindah ke posisi inverter, sehingga arus yang dihasilkan PLTS dan di simpan di accu di gunakan untuk penggunaan listrik rumah pada malam hari tanpa sumber dari PLN
  15. 15. 15 DAFTAR PUSTAKA http://elektronika-dasar.web.id/artikel-elektronika/converter-dc-12v-ke-ac-220v/ http://sukasukapaktri.blogspot.com/2013/08/rangkaian-inverter-12vdc-220vac.html http://inverter-blog.blogspot.com/2011/08/membuat-inverter-dc-to-ac.html

×