Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Revisiting Geolocation Tracking System

41 vues

Publié le

Sekedar catatan pribadi untuk review teknologi GPS Tracking dan kaitannya dengan teknologi terkini seperti AI, IoT, Big Data, Blockchain, dsb. Diharapkan bisa menjadi catatan referensi kedepan.

Publié dans : Technologie
  • Soyez le premier à commenter

  • Soyez le premier à aimer ceci

Revisiting Geolocation Tracking System

  1. 1. Revisiting GPS Tracking System in 21st Century Era Written by Dony Riyanto March 2020
  2. 2. Deskripsi • GPS Tracker adalah sebuah device yang mampu mengirimkan data posisi (dapat juga termasuk: arah, kecepatan, dsb) secara jarak jauh (remote). • Umumnya dipakai untuk melacak kendaraan dan individu dalam pengawasan (cth: orang jompo, anak-anak) • Sejak akhir tahun 90-an perangkat ini banyak dipakai/tersedia dimana-mana dengan berbagai ukuran dan fitur. Umumnya sebesar kotak rokok/korek api dengan slot SIM card GSM • Pengiriman data bisa dilakukan dengan berbagai cara antara lain: missed call lalu SMS, dan GPRS. • Beberapa setting juga bisa dilakukan secara telemetry. Misalnya: untuk menentukan geofence, speed limited, stop alert, engine cut off, alarm trigger/emergency button, dsb
  3. 3. Era IoT Modern • Pada era modern abad 21, banyak perkembangan teknologi yg didorong berkembangnya teknologi IoT, robotics, drone, blockchain, big data, AI, dsb. • Pada teknologi IoT misalnya, berkembang luas devboard seperti Arduino, ESP32 dan RasPi. Pada teknologi telemetry juga muncul berbagai teknologi seperti: wifi (module), teknologi 2.4Ghz (NRF24L01), BLE/Beacon, LoRa, NBIoT, modul telemetry 433-9xx Mhz, dsb. • Teknologi lain yang berkembang adalah teknologi penentuan posisi seperti A-GPS, MEMS, gesture (kombinasi Gyro-Accelerometer), in-door positioning menggunakan RSSI/Time Travelled, dan identifikasi objek secara visual. • Teknologi laun yang berkembang adalah teknologi wearable device. Seperti jam tangan, ikat pinggang, kacamata/topi/helm. Salah satu operating system yang berkembang pesat untuk kebutuhan ini adalah Android OS Wearable. • Oleh karena itu dirasa perlu untuk mengkaji ulang teknologi dan sistem GPS tracking ini.
  4. 4. Aspek Pemanfaatan Pemanfaatan GPS tracking yang umum antara lain adalah: • Fleet management, baik untuk keperluan transportasi umum maupun lingkungan private (closed-loop). Termasuk untuk pengawasan fraud seperti untuk kendaraan truk barang, truk tangki, alat berat, dsb. • Deteksi lokasi individu dalam pengawasan seperti: anak-anak, orang tua/jompo, rombongan wisata/haji. • Deteksi lokasi benda, binatang peliharaan, pengawasan binatang liar dan lingkungan hidup. • Namun dengan perkembangan teknologi terbaru, aspek pemanfaatan GPS dan/atau location tracking bisa diperluas.
  5. 5. Domain Masalah • Location Type Problem: In-door / out door • Telecom. Coverage Problem: in GSM coverage, in radio telemetry range (LOS/NLOS), in mesh-network (group) coverage, no sat coverage (in building, basement), no RF coverage (underwater, cave) • Data Transmission Continuity Problem: (near) real time, time lapsed/interval, random, when availavle (Contoh: delayed tollerant network), oscasional data collecting/picking (by human or drone). • Sattelite Technology Problem: GPS, Glonass, Galileo, BDS (Baidu) • Accuracy Problem: fine (very precise), good, area, nearby • By Operational Cost: low operational cost, moderate or high • By Setup Cost: low operational cost, moderate or high • By Infrastructure: no self-deployed infra. or should have self-deployed infra.
  6. 6. Ilustrasi Terresterial Sattelite
  7. 7. Arah Pemanfaatan Data Geolocation/Position Tracking Kedepan • Big Data & AI • Customer/Subject Behaviour Analysis • Border line detection with k-nearest neibourhood • Pickup point using crowd centroid and chat keyword on that place • BlockChain • Democratization of data (antar lembaga/organisasi) • AIoT • Hyper Autonomous System
  8. 8. Matriks Teknologi Posisi dan Kebutuhan Konektivitas GSM GPRS LTE BT4 BLE LoRa NBIoT WiFi RF Tele. Drone SatCom GPS A-GPS R Beacon Location R LoRa Location R WiFI Location R* Telemetry RSSI R** MEMS Drone Surveillance R R *WiFi location memiliki keterbatasan akurasi dan membutuhkan beberapa Access Point ** RFID Location/RF Telemetry location juga memiliki beberapa kekurangan antara lain akurasi dan bbrp RF Receiver
  9. 9. Matriks Ketersediaan untuk Berbagai Jenis Lingkungan In Door Out Door No RF Env GPS * A-GPS * * Beacon Location * N/R LoRa Location * WiFI Location * * Telemetry RSSI * * MEMS * Drone Surveillance * * N/R not recomended
  10. 10. Perbandingan Biaya Subscrip. Cost Vol. Cost Self Infra. Cost Avg. Ops. Cost GSM * Moderate GPRS * Moderate LTE * * Moderate BT4 BLE * Low LoRa * Low NBIoT * Moderate WiFi * Low RF Tele. * Low Drone * Low SatCom * * High
  11. 11. Jangkauan Near By Closed Loop Area City Rural GSM N/R * * * (1 GPRS N/R * * LTE N/R * * BT4 BLE * * * (2 LoRa N/R * * * (3 NBIoT N/R * * WiFi * * * (4 * (5 RF Tele. * * N/R * Drone N/R * * (6 * SatCom N/R * * (1. Beberapa wilayah masih terjangkau GSM namun hanya utk SMS (tidak memungkinkan GPRS) (2. Sebetulnya tidak di desain untuk perkotaan. Tetapi karena kepadatan perkotaan dan banyak tersedia mobile device yang support BT4, maka dimungkinkan untuk dibuat solusi peer-to- peer kolaborasi dengan pengguna mobile device (3. Tergantung pada ketersediaan device LoRa pada lokasi tersebut (4. Bisa memanfaatkan jaringan WiFi yang tersedia di banyak wilayah di perkotaan (5. Memungkinkan dengan membangaun Access Point WiFi sendiri (6. Beberapa wilayah perkotaan tidak memungkinkan untuk menerbangkan drone karena alasan keselamatan dan gangguan
  12. 12. Kesimpulan • Tidak banyak perubahan secara implementasi aplikasi tepat guna di lapangan terkait dengan GPS Tracking System. • Perbedaan yang terjadi adalah: • Muncul berbagai alternatif GPS (Glonass, Galileo, Baidu) • Pilihan alternatif telemetry yang lebih banyak (LoRa, NBIoT, Wifi, BT4, SatCom) • Alternatif coverage yang lebih luas. • Muncul beberapa komponen baru dengan biaya yang lebih rendah. Banyak tersedia modul LoRa, GSM, BT4, WiFi (ESP8266/ESP32) • Terbuka kreativitas di masyarakat (tidak tergantung brand) dan memungkinkan DIY untuk solusi custom

×