Mengatasi Konflik _"SUSTAINABLE PROCUREMENT (Pengadaan Berkelanjutan)" Training .

Kanaidi ken
Kanaidi kenConsultant and Advisory, Trainer, Lecturer, Author, Speaker à Indonesia Professional Development Center (IPDC) - Consulting & Advisory
Mengatasi Konflik
https://www.slideshare.net/KenKanaidi/meng
atasi-konflik-tentang-aset
Training_SUSTAINABLE PROCUREMENT
Conflict Defined
The process in which one
party perceives that its
interests are being
opposed or negatively
affected by another party.
J. Tomaselli, Chicago Tribune
Proses di mana satu
pihak merasa bahwa
kepentingannya
ditentang atau
dipengaruhi secara
negatif oleh pihak lain.
“The difference between the right
word and the almost right word is the
difference between lightning and a
lightning bug”
(Mark Twain)
"Perbedaan antara kata yang tepat dan
kata yang hampir tepat adalah perbedaan
antara petir dan serangan petir“
Conflict
• One party perceives its interests are
being opposed or set back by another
party
Satu pihak merasa kepentingannya
ditentang atau terlalu diatur oleh pihak
lain
Organization as coalition of diverse stakeholders
 Coalition of multiple goals
Organisasi adalah jaringan orang-orang dengan
kepentingan berbeda, yang bergabung untuk mendapat
manfaat bersama.
Organisasi sebagai koalisi pemangku
kepentingan yang beragam
(Gabungan berbagai tujuan)
Pandangan Mengenai Konflik
Konflik harus
dihindari
Konflik adalah
alamiah & tdk
dapat dihindari
Konflik bukanlah hal positif
tetapi diperlukan
Konflik dapat mempengaruhi Kepemimpinan
dan Organisasi . . .
Konflik:
Pertentangan kekuatan yang
menimbulkan ketegangan, yang
disebut konflik.
Terjadi ketika dua pihak atau lebih
mencari tujuan, nilai yang saling
bertentangan.
Masing-masing pihak percaya
bahwa apa yang diinginkannya
tidak cocok dengan keinginan pihak
lain.
• Terlalu sedikit konflik mungkin
membuat kita berpuas diri. Tetapi,
konflik yang terus-menerus akan
merusak, mengganggu konsentrasi,
dan menghambat kemajuan
• Konflik yang tidak perlu
• Konflik yang dapat diselesaikan
The Conflict Process
Manifest
Conflict
• Conflict style
• Decisions
• Over behaviors
Conflict
Outcomes
Positive :
• Decisions
• Cohesiveness
Negative :
• Turn over
• Politics
• Stress
Conflict
Perceptions
Conflict
Emotions
Sources of
Conflict
• Goals
•Values
•Tasks
•Resources
•Rules
•Communication
• Conflicts may originate from a number of
different sources, including:
•Differences in information, beliefs, values,
interests, or desires.
•A scarcity of some resource.
•Rivalries in which one person or group
competes with another.
Sources of Conflict
TERJADINYA KONFLIK
• Pertama, konflik antara dua pihak yang secara
potensial dan praktis/operasional dapat saling
menghambat.
• Kedua, konflik karena ada suatu sasaran yang sama-
sama dikejar oleh kedua pihak, namun hanya salah satu
pihak yang mungkin akan mencapainya.
Ω Problem Statement Ω Strategic Direction ►►► Conclusion ►►► Solution
Consequences of Conflict
https://www.slideshare.net/KenKanaidi/consequences-of-conflict-at-
the-work-place-materi-training-manajemen-konflik
Positive Consequences of conflict
+
• increased creativity
• It forces people to clarify their views
• It can produce constructive
social change
• It gives people the
opportunity to test
their capacities
• Development of group and organization
cohesion
Kita SIMAK
Video ini …
NEGATIVE Consequences of conflict
(-)
Violence
(Kekerasan)
Breakdown of relationships
polarization of views into static positions
X
A breakdown of
collaborative ventures
destruction of
communication
• Groupthink is a tendency for strong conformity pressures
within groups to lead to the breakdown of critical thinking
and encourage premature acceptance of questionable
decisions
Groupthink
Negative Effects of
conflict
• Stress
• Absenteeism
• Staff turnover
• De-motivation
• Non-productivity
Organizational Conflict Outcomes
• Dysfunctional outcomes
– Diverts energy and resources
– Encourages organizational politics
– Encourages stereotyping
– Weakens knowledge management
• Potential benefits
– Improves decision making
– Strengthens team dynamics
Nasikun (1993) mengidentifikasi
pengendalian konflik melalui tiga cara, yaitu
dengan:
• Konsiliasi (conciliation),
• Mediasi (mediation), dan
• Perwasitan (arbitration).
Pengendalian Konflik
tentang Aset
Pengendalian Konflik Dengan Cara
Konsiliasi (Conciliation)
• Pengendalian konflik dengan cara konsiliasi,
terwujud melalui lembaga-lembaga tertentu
yang memungkinkan tumbuhnya pola diskusi
dan pengambilan keputusan di antara pihak-
pihak yang berkonflik.
• Lembaga yang dimaksud diharapkan berfungsi
secara efektif, yang sedikitnya memenuhi empat
hal:
Konsiliasi …
• Lembaga yang dimaksud diharapkan berfungsi
secara efektif, yang sedikitnya memenuhi empat hal:
(1) harus mampu mengambil keputusan secara
otonom, tanpa campur tangan dari badan-badan
lain;
(2) lembaga harus bersifat monopolistis, dalam arti
hanya lembaga itulah yang berfungsi demikian;
(3) lembaga harus mampu mengikat kepentingan
bagi pihak-pihak yang berkonflik; dan
(4) lembaga tersebut harus bersifat demokratis.
Tanpa keempat hal tersebut, konflik yang terjadi
di antara beberapa kekuatan sosial, akan muncul
ke bawah permukaan, yang pada saatnya akan
meledak kembali dalam bentuk kekerasan.
Pengendalian Konflik Dengan Cara
Mediasi (Mediation)
• Pengendalian konflik dengan cara mediasi,
dengan maksud bahwa pihak-pihak yang
berkonflik bersepakat untuk menunjuk pihak
ketiga yang akan memberikan nasihat-nasihat,
berkaitan dengan penyelesaian terbaik terhadap
konflik yang mereka alami
Pengendalian Konflik Dengan Cara
Perwasitan (Arbitration)
• Pengendalian konflik dengan cara perwasitan,
dimaksudkan bahwa pihak-pihak yang berkonflik
bersepakat untuk menerima pihak ketiga, yang
akan berperan untuk memberikan keputusan-
keputusan, dalam rangka menyelesaikan yang
ada.
• Berbeda dengan mediasi, cara perwasitan
mengharuskan pihak-pihak yang berkonflik
untuk menerima keputusan yang diambil oleh
pihak wasit.
Model Penyelesaian Konflik
• Competition (win-lose situation)
• Accommodation (win-win situation)
• Avoidance (lose-lose situation)
• Compromise (lose-lose situation)
• Collaboration (win-win situation)
TINGKATAN KERJASAMA
KERJASAMA SANGAT ERAT
TIDAK ADA KERJASAMA
TINGKAT
KETEGASAN
KURANG
TEGAS
SANGAT
TEGAS
HINDAR
KOMPETISI
AKOMODASI
KOLABORASI
SUMBER: K. THOMAS “ ”
GAYA DALAM NEGOSIASI
DAN ORIENTASI PEMECAHAN KONFLIK
KOMPROMI
Que
DIMENSI HUBUNGAN DAN KETEGASAN DALAM KONFLIK
1. Kompetisi, dimana tingkat ketegasan
sangat tinggi tetapi kerjasama sangat
kurang. Perilaku ini disebut sebagai
Gaya Ikan Hiu. Ikan hiu senang
menaklukkan lawan dengan
memaksanya menerima solusi konflik
yang ia sodorkan. Baginya,
tercapainya tujuan pribadi adalah
yang utama sedangkan hubungan
dengan pihak lain tidak terlalu penting.
Baginya, konflik harus dipecahkan
dengan cara satu pihak menang dan
pihak lainnya kalah. Dalam
pewayangan, sikap ini kiranya dapat
kita temukan dalam figure
Duryudana
DIMENSI HUBUNGAN DAN KETEGASAN DALAM KONFLIK
2. Kolaborasi, yaitu kondisi dimana tingkat
ketegasan sangat tinggi dan tingkat kerjasama sangat
tinggi pula. Perilaku seperti ini dapat dikatakan
sebagai Gaya Burung Hantu. Burung hantu sangat
mengutamakan tujuan-tujuan pribadinya sekaligus
hubungannya dengan pihak lain. Baginya, konflik
merupakan masalah yang harus dicari
pemecahannya dan pemecahan itu harus sejalan
dengan tujuan-tujuan pribadinya maupun tujuan-
tujuan pribadi lawannya. Baginya, konflik bermanfaat
menigkatkan hubungan dengan cara mengurangi
ketegangan yang terjadi diantara dua pihak yang
berhubungan. Menghadapi konflik, burung hantu akan
selalu berusaha mencari penyelesaian yang
memuaskan kedua belah pihak dan yang mampu
menghilangkan ketegangan serta perasaan negatif
lain yang mungkin muncul di dalam diri kedua pihak
akibat konflik itu. Dalam dunia pewayangan, sikap ini
kiranya dapat kita temukan dalam figure Kresna.
DIMENSI HUBUNGAN DAN KETEGASAN DALAM KONFLIK
3. Kompromi, yaitu kombinasi
yang seimbang (setengah-
setengah) antara tingkat ketegasan
dan tingkat kerjasama. Perilaku ini
disebut sebagai Gaya Rubah.
Rubah senang mencari kompromi.
Baginya, baik tercapainya tujuan-
tujuan pribadi maupun hubungan
baik dengan pihak lain sama-sama
cukup penting. Ia mau
mengorbankan sedikit tujuan-
tujuannya dan hubungannya
dengan pihak lain demi tercapainya
kepentingan dan kebaikan
bersama ini figur dari Prabu Salya
4. Hindar, dimana baik tingkat
ketagasan dan tingkat kerjasama
berada pada titik terendah. Perilaku ini
dapat disebut sebagai Gaya Kura-
kura. Konon, kura-kura lebih senang
menarik diri bersembunyi di balik
tempurung badannya untuk
menghindari konflik. Mereka
cenderung menghindar dari pokok-
pokok soal maupun dari orang-orang
yang dapat menimbulkan konflik.
Mereka percaya bahwa setiap usaha
memecahkan konflik hanya akan sia-
sia. Lebih mudah menarik diri, secara
fisik maupun psikologis, dari konflik
daripada menghadapinya. Dalam
pewayangan, sikap semacam ini
kiranya dapat kita temukan dalam
figur Baladewa.
DIMENSI HUBUNGAN DAN KETEGASAN DALAM KONFLIK
5. Akomodasi, yaitu kondisi dimana tingkat
ketegasan sangat rendah, tetapi tingkat
kerjasama berada pada titik tertinggi.
Perilaku ini dapat dikategorikan sebagai
Gaya Kancil. Seekor kancil sangat
mengutamakan hubungan dan kurang
mementingkan tujuan-tujuan pribadinya. Ia
ingin diterima dan disukai oleh binatang lain.
Ia berkeyakinan bahwa konflik harus
dihindari, demi kerukunan. Setiap konflik
tidak mungkin dipecahkan tanpa merusak
hubungan. Konflik harus didamaikan bukan
dipecahkan agar hubungan tidak menjadi
rusak. Dalam dunia pewayangan, sikap ini
kiranya dapat kita temukan dalam diri tokoh
Puntadewa.
DIMENSI HUBUNGAN DAN KETEGASAN DALAM KONFLIK
TINGKATAN KERJASAMA
KERJASAMA SANGAT ERAT
TIDAK ADA KERJASAMA
TINGKAT
KETEGASAN
KURANG
TEGAS
SANGAT
TEGAS
HINDAR
KOMPETISI
AKOMODASI
KOLABORASI
SUMBER: K. THOMAS “ CONFLICT AND CONFLICT MANAGEMENT ”
KOMPROMI
Manakah yang Lebih baik dari
INTERPERSONAL STYLE tersebut?
Manakah GAYA yang Lebih baik dari
INTERPERSONAL STYLE tersebut?
Maturity
Diktator
Partisifatif
Hindar
Diktator
Games PENYEGARAN Lagi
Kompak yoo ….
SENGKETA TANAH….
Win-Win
• Dalam melaksanakan teknik negosiasi, pendekatan yang
paling efektif adalah teknik Win-win Solution, dimana
kedua belah pihak sama-sama memperoleh manfaat.
`
www.slideshare.net/kenkanaidi
(Narasumber)
www.ken-spektakuler.blogspot.com
Pemateri Training
e-mail: kanaidi63@gmail.com
Fax. 022-4267749 HP. 0812 2353 284
YouTube : Kanaidi Ken WA.0877 5871 1905
Facebook : Kanaidi Ken & Kanaidi Ken Part II
Istagram: kanaidi63 LinkedIn: Kanaidi ken
1 sur 44

Recommandé

Mengatasi Konflik tentang Aset par
Mengatasi Konflik tentang AsetMengatasi Konflik tentang Aset
Mengatasi Konflik tentang AsetKanaidi ken
107 vues41 diapositives
Resolving Conflict Technique_Materi Training "The Power of LEADERSHIP" par
Resolving Conflict Technique_Materi Training "The Power of LEADERSHIP"Resolving Conflict Technique_Materi Training "The Power of LEADERSHIP"
Resolving Conflict Technique_Materi Training "The Power of LEADERSHIP"Kanaidi ken
61 vues24 diapositives
Musni Umar: Manajemen Konflik Cara Mengatasi Konflik di DKI par
Musni Umar: Manajemen Konflik Cara Mengatasi Konflik di DKI Musni Umar: Manajemen Konflik Cara Mengatasi Konflik di DKI
Musni Umar: Manajemen Konflik Cara Mengatasi Konflik di DKI musniumar
8K vues26 diapositives
Resolving Conflict Technique in Negotiation _ Materi Training "NEGOTIATION SK... par
Resolving Conflict Technique in Negotiation _ Materi Training "NEGOTIATION SK...Resolving Conflict Technique in Negotiation _ Materi Training "NEGOTIATION SK...
Resolving Conflict Technique in Negotiation _ Materi Training "NEGOTIATION SK...Kanaidi ken
73 vues31 diapositives
Conflict Management Technique-TRAINING par
Conflict Management Technique-TRAININGConflict Management Technique-TRAINING
Conflict Management Technique-TRAININGKanaidi ken
913 vues21 diapositives
Konflik Pemasaran par
Konflik PemasaranKonflik Pemasaran
Konflik Pemasarandewantimega
11.6K vues30 diapositives

Contenu connexe

Similaire à Mengatasi Konflik _"SUSTAINABLE PROCUREMENT (Pengadaan Berkelanjutan)" Training .

Kelompok 5_PPT_Konflik dan Manajamene Konflik.pptx par
Kelompok 5_PPT_Konflik dan Manajamene Konflik.pptxKelompok 5_PPT_Konflik dan Manajamene Konflik.pptx
Kelompok 5_PPT_Konflik dan Manajamene Konflik.pptx012CicikWudiati
18 vues15 diapositives
Conflict and negotiation par
Conflict and negotiation Conflict and negotiation
Conflict and negotiation NCPA Advisory
2.5K vues34 diapositives
Manajemen Konflik par
Manajemen KonflikManajemen Konflik
Manajemen KonflikBudi Eko Siswoyo
41.7K vues15 diapositives
Yuyunnnnn par
YuyunnnnnYuyunnnnn
YuyunnnnnYuyun Indotec Kolaka
2.1K vues4 diapositives
Management conflict par
Management conflictManagement conflict
Management conflictIchlasIbrahiem
30 vues17 diapositives
Hubungan Manajemen konflik Dan Manajemen Kinerja par
Hubungan Manajemen konflik Dan Manajemen KinerjaHubungan Manajemen konflik Dan Manajemen Kinerja
Hubungan Manajemen konflik Dan Manajemen KinerjaLailliyaNurjana
570 vues14 diapositives

Similaire à Mengatasi Konflik _"SUSTAINABLE PROCUREMENT (Pengadaan Berkelanjutan)" Training .(20)

Kelompok 5_PPT_Konflik dan Manajamene Konflik.pptx par 012CicikWudiati
Kelompok 5_PPT_Konflik dan Manajamene Konflik.pptxKelompok 5_PPT_Konflik dan Manajamene Konflik.pptx
Kelompok 5_PPT_Konflik dan Manajamene Konflik.pptx
012CicikWudiati18 vues
Conflict and negotiation par NCPA Advisory
Conflict and negotiation Conflict and negotiation
Conflict and negotiation
NCPA Advisory2.5K vues
Hubungan Manajemen konflik Dan Manajemen Kinerja par LailliyaNurjana
Hubungan Manajemen konflik Dan Manajemen KinerjaHubungan Manajemen konflik Dan Manajemen Kinerja
Hubungan Manajemen konflik Dan Manajemen Kinerja
LailliyaNurjana570 vues
Change Management and Handling Conflict par DianKurniawatii
Change Management and Handling ConflictChange Management and Handling Conflict
Change Management and Handling Conflict
DianKurniawatii378 vues
Makalah mengatasi dan menyelesaikan konflik dalam perusahaan par jamal bae
Makalah mengatasi dan menyelesaikan konflik dalam perusahaanMakalah mengatasi dan menyelesaikan konflik dalam perusahaan
Makalah mengatasi dan menyelesaikan konflik dalam perusahaan
jamal bae3.8K vues
Psikologi Industri dan Organisasi (Tipe-tipe Konflik) par Theresia Maryani
Psikologi Industri dan Organisasi (Tipe-tipe Konflik)Psikologi Industri dan Organisasi (Tipe-tipe Konflik)
Psikologi Industri dan Organisasi (Tipe-tipe Konflik)
Theresia Maryani3.2K vues
Manajemen Konflik (dalam organisasi) par afnianisa
Manajemen Konflik (dalam organisasi)Manajemen Konflik (dalam organisasi)
Manajemen Konflik (dalam organisasi)
afnianisa73 vues

Plus de Kanaidi ken

RENCANA & Link2 MATERI Training _"SERVICE EXCELLENCE" _di Rumah Sakit. par
RENCANA & Link2 MATERI Training _"SERVICE EXCELLENCE" _di Rumah Sakit.RENCANA & Link2 MATERI Training _"SERVICE EXCELLENCE" _di Rumah Sakit.
RENCANA & Link2 MATERI Training _"SERVICE EXCELLENCE" _di Rumah Sakit.Kanaidi ken
23 vues64 diapositives
Link2 MATERI & RENCANA Training _"Effective LEADERSHIP"di OMAZAKI BSD City - ... par
Link2 MATERI & RENCANA Training _"Effective LEADERSHIP"di OMAZAKI BSD City - ...Link2 MATERI & RENCANA Training _"Effective LEADERSHIP"di OMAZAKI BSD City - ...
Link2 MATERI & RENCANA Training _"Effective LEADERSHIP"di OMAZAKI BSD City - ...Kanaidi ken
26 vues70 diapositives
Fundamental of Leadership & Peran Leadership _Training "Effective Leadership... par
Fundamental of  Leadership & Peran Leadership _Training "Effective Leadership...Fundamental of  Leadership & Peran Leadership _Training "Effective Leadership...
Fundamental of Leadership & Peran Leadership _Training "Effective Leadership...Kanaidi ken
6 vues18 diapositives
Leadership Communication Skills _Training "Effective Leadership and Superviso... par
Leadership Communication Skills _Training "Effective Leadership and Superviso...Leadership Communication Skills _Training "Effective Leadership and Superviso...
Leadership Communication Skills _Training "Effective Leadership and Superviso...Kanaidi ken
4 vues30 diapositives
Tahapan Leaderhip dalam Mengatur Bawahan _Training "Effective Leadership and ... par
Tahapan Leaderhip dalam Mengatur Bawahan _Training "Effective Leadership and ...Tahapan Leaderhip dalam Mengatur Bawahan _Training "Effective Leadership and ...
Tahapan Leaderhip dalam Mengatur Bawahan _Training "Effective Leadership and ...Kanaidi ken
6 vues33 diapositives
Sumber Daya Kekuatan Pemimpin _Training "Effective Leadership and Supervisory... par
Sumber Daya Kekuatan Pemimpin _Training "Effective Leadership and Supervisory...Sumber Daya Kekuatan Pemimpin _Training "Effective Leadership and Supervisory...
Sumber Daya Kekuatan Pemimpin _Training "Effective Leadership and Supervisory...Kanaidi ken
3 vues46 diapositives

Plus de Kanaidi ken(20)

RENCANA & Link2 MATERI Training _"SERVICE EXCELLENCE" _di Rumah Sakit. par Kanaidi ken
RENCANA & Link2 MATERI Training _"SERVICE EXCELLENCE" _di Rumah Sakit.RENCANA & Link2 MATERI Training _"SERVICE EXCELLENCE" _di Rumah Sakit.
RENCANA & Link2 MATERI Training _"SERVICE EXCELLENCE" _di Rumah Sakit.
Kanaidi ken23 vues
Link2 MATERI & RENCANA Training _"Effective LEADERSHIP"di OMAZAKI BSD City - ... par Kanaidi ken
Link2 MATERI & RENCANA Training _"Effective LEADERSHIP"di OMAZAKI BSD City - ...Link2 MATERI & RENCANA Training _"Effective LEADERSHIP"di OMAZAKI BSD City - ...
Link2 MATERI & RENCANA Training _"Effective LEADERSHIP"di OMAZAKI BSD City - ...
Kanaidi ken26 vues
Fundamental of Leadership & Peran Leadership _Training "Effective Leadership... par Kanaidi ken
Fundamental of  Leadership & Peran Leadership _Training "Effective Leadership...Fundamental of  Leadership & Peran Leadership _Training "Effective Leadership...
Fundamental of Leadership & Peran Leadership _Training "Effective Leadership...
Kanaidi ken6 vues
Leadership Communication Skills _Training "Effective Leadership and Superviso... par Kanaidi ken
Leadership Communication Skills _Training "Effective Leadership and Superviso...Leadership Communication Skills _Training "Effective Leadership and Superviso...
Leadership Communication Skills _Training "Effective Leadership and Superviso...
Kanaidi ken4 vues
Tahapan Leaderhip dalam Mengatur Bawahan _Training "Effective Leadership and ... par Kanaidi ken
Tahapan Leaderhip dalam Mengatur Bawahan _Training "Effective Leadership and ...Tahapan Leaderhip dalam Mengatur Bawahan _Training "Effective Leadership and ...
Tahapan Leaderhip dalam Mengatur Bawahan _Training "Effective Leadership and ...
Kanaidi ken6 vues
Sumber Daya Kekuatan Pemimpin _Training "Effective Leadership and Supervisory... par Kanaidi ken
Sumber Daya Kekuatan Pemimpin _Training "Effective Leadership and Supervisory...Sumber Daya Kekuatan Pemimpin _Training "Effective Leadership and Supervisory...
Sumber Daya Kekuatan Pemimpin _Training "Effective Leadership and Supervisory...
Kanaidi ken3 vues
Employee & Subordinate Motivating _Training "Effective Leadership and Supervi... par Kanaidi ken
Employee & Subordinate Motivating _Training "Effective Leadership and Supervi...Employee & Subordinate Motivating _Training "Effective Leadership and Supervi...
Employee & Subordinate Motivating _Training "Effective Leadership and Supervi...
Kanaidi ken4 vues
PELAKSANAAN & Link2 MATERI Workshop _"Pembangunan SDM_INDONESIA EMAS 2045". par Kanaidi ken
PELAKSANAAN  & Link2 MATERI Workshop _"Pembangunan SDM_INDONESIA EMAS 2045".PELAKSANAAN  & Link2 MATERI Workshop _"Pembangunan SDM_INDONESIA EMAS 2045".
PELAKSANAAN & Link2 MATERI Workshop _"Pembangunan SDM_INDONESIA EMAS 2045".
Kanaidi ken83 vues
Silabus WORKSHOP Nasional _"Menyongsong INDONESIA EMAS (2045) & Pembangunan S... par Kanaidi ken
Silabus WORKSHOP Nasional _"Menyongsong INDONESIA EMAS (2045) & Pembangunan S...Silabus WORKSHOP Nasional _"Menyongsong INDONESIA EMAS (2045) & Pembangunan S...
Silabus WORKSHOP Nasional _"Menyongsong INDONESIA EMAS (2045) & Pembangunan S...
Kanaidi ken3 vues
RENCANA & Link2 MATERI Workshop _"Implementasi Ide Pembangunan SDM_INDONESIA... par Kanaidi ken
RENCANA & Link2 MATERI Workshop _"Implementasi  Ide Pembangunan SDM_INDONESIA...RENCANA & Link2 MATERI Workshop _"Implementasi  Ide Pembangunan SDM_INDONESIA...
RENCANA & Link2 MATERI Workshop _"Implementasi Ide Pembangunan SDM_INDONESIA...
Kanaidi ken12 vues
PELAKSANAAN & Link2 MATERI Training _"TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)". par Kanaidi ken
PELAKSANAAN & Link2 MATERI Training _"TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".PELAKSANAAN & Link2 MATERI Training _"TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".
PELAKSANAAN & Link2 MATERI Training _"TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".
Kanaidi ken16 vues
Perhitungan OEE (Overall Equipment Effectiveness) _Training "TOTAL PRODUCTIV... par Kanaidi ken
Perhitungan  OEE (Overall Equipment Effectiveness) _Training "TOTAL PRODUCTIV...Perhitungan  OEE (Overall Equipment Effectiveness) _Training "TOTAL PRODUCTIV...
Perhitungan OEE (Overall Equipment Effectiveness) _Training "TOTAL PRODUCTIV...
Kanaidi ken14 vues
Siklus PDCA pada TPM _Training "TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)". par Kanaidi ken
Siklus  PDCA pada TPM _Training "TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".Siklus  PDCA pada TPM _Training "TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".
Siklus PDCA pada TPM _Training "TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".
Kanaidi ken13 vues
Studi Kasus-1_Equivalent Annual Cost Comparisons (EAC) _Training "TOTAL PROD... par Kanaidi ken
Studi Kasus-1_Equivalent Annual Cost Comparisons (EAC)  _Training "TOTAL PROD...Studi Kasus-1_Equivalent Annual Cost Comparisons (EAC)  _Training "TOTAL PROD...
Studi Kasus-1_Equivalent Annual Cost Comparisons (EAC) _Training "TOTAL PROD...
Kanaidi ken11 vues
Studi Kasus-2_DELTA (Delapan Langkah Tujuh Alat) _Training "TOTAL PRODUCTIVE ... par Kanaidi ken
Studi Kasus-2_DELTA (Delapan Langkah Tujuh Alat) _Training "TOTAL PRODUCTIVE ...Studi Kasus-2_DELTA (Delapan Langkah Tujuh Alat) _Training "TOTAL PRODUCTIVE ...
Studi Kasus-2_DELTA (Delapan Langkah Tujuh Alat) _Training "TOTAL PRODUCTIVE ...
Kanaidi ken5 vues
PELAKSANAAN & Link2 MATERI Training_"Effective INVENTORY CONTROL & WAREHOUSIN... par Kanaidi ken
PELAKSANAAN & Link2 MATERI Training_"Effective INVENTORY CONTROL & WAREHOUSIN...PELAKSANAAN & Link2 MATERI Training_"Effective INVENTORY CONTROL & WAREHOUSIN...
PELAKSANAAN & Link2 MATERI Training_"Effective INVENTORY CONTROL & WAREHOUSIN...
Kanaidi ken26 vues
Link MATERI & RENCANA Training _"TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)". par Kanaidi ken
Link MATERI & RENCANA Training _"TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".Link MATERI & RENCANA Training _"TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".
Link MATERI & RENCANA Training _"TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".
Kanaidi ken17 vues
PELAKSANAAN & Link2 MATERI Training "Harmonisasi PROGRAM CSR/TJSL + Analisis... par Kanaidi ken
PELAKSANAAN  & Link2 MATERI Training "Harmonisasi PROGRAM CSR/TJSL + Analisis...PELAKSANAAN  & Link2 MATERI Training "Harmonisasi PROGRAM CSR/TJSL + Analisis...
PELAKSANAAN & Link2 MATERI Training "Harmonisasi PROGRAM CSR/TJSL + Analisis...
Kanaidi ken9 vues
Konsep Dasar TPM (Total Productive Maintenance) _Training "TOTAL PRODUCTIVE M... par Kanaidi ken
Konsep Dasar TPM (Total Productive Maintenance) _Training "TOTAL PRODUCTIVE M...Konsep Dasar TPM (Total Productive Maintenance) _Training "TOTAL PRODUCTIVE M...
Konsep Dasar TPM (Total Productive Maintenance) _Training "TOTAL PRODUCTIVE M...
Kanaidi ken11 vues
Fungsi & Manfaat Penerapan TPM _Training "TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)". par Kanaidi ken
Fungsi & Manfaat Penerapan TPM _Training "TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".Fungsi & Manfaat Penerapan TPM _Training "TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".
Fungsi & Manfaat Penerapan TPM _Training "TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)".
Kanaidi ken5 vues

Dernier

LEMBAGA JASA KEUANGAN.pptx par
LEMBAGA JASA KEUANGAN.pptxLEMBAGA JASA KEUANGAN.pptx
LEMBAGA JASA KEUANGAN.pptxDelviaAndrini1
26 vues19 diapositives
Edukasi dan Peran Aktif dalam Pencegahan.pdf par
Edukasi dan Peran Aktif dalam Pencegahan.pdfEdukasi dan Peran Aktif dalam Pencegahan.pdf
Edukasi dan Peran Aktif dalam Pencegahan.pdfIrawan Setyabudi
31 vues35 diapositives
3. LKPD STATISTIKA.pdf par
3. LKPD STATISTIKA.pdf3. LKPD STATISTIKA.pdf
3. LKPD STATISTIKA.pdfazizdesi
14 vues30 diapositives
Bimtek Paralegal.pdf par
Bimtek Paralegal.pdfBimtek Paralegal.pdf
Bimtek Paralegal.pdfIrawan Setyabudi
28 vues28 diapositives
Public Relations - Menentukan Masalah par
Public Relations - Menentukan MasalahPublic Relations - Menentukan Masalah
Public Relations - Menentukan MasalahAdePutraTunggali
97 vues23 diapositives
Royyan A. Dzakiy - Be an Inspiring Student Leader in The Digital Era [22 Aug ... par
Royyan A. Dzakiy - Be an Inspiring Student Leader in The Digital Era [22 Aug ...Royyan A. Dzakiy - Be an Inspiring Student Leader in The Digital Era [22 Aug ...
Royyan A. Dzakiy - Be an Inspiring Student Leader in The Digital Era [22 Aug ...razakroy
22 vues86 diapositives

Dernier(20)

Edukasi dan Peran Aktif dalam Pencegahan.pdf par Irawan Setyabudi
Edukasi dan Peran Aktif dalam Pencegahan.pdfEdukasi dan Peran Aktif dalam Pencegahan.pdf
Edukasi dan Peran Aktif dalam Pencegahan.pdf
3. LKPD STATISTIKA.pdf par azizdesi
3. LKPD STATISTIKA.pdf3. LKPD STATISTIKA.pdf
3. LKPD STATISTIKA.pdf
azizdesi14 vues
Royyan A. Dzakiy - Be an Inspiring Student Leader in The Digital Era [22 Aug ... par razakroy
Royyan A. Dzakiy - Be an Inspiring Student Leader in The Digital Era [22 Aug ...Royyan A. Dzakiy - Be an Inspiring Student Leader in The Digital Era [22 Aug ...
Royyan A. Dzakiy - Be an Inspiring Student Leader in The Digital Era [22 Aug ...
razakroy22 vues
Bimtek Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga.pdf par Irawan Setyabudi
Bimtek Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga.pdfBimtek Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga.pdf
Bimtek Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga.pdf
ppt biologi katabolisme lemak dan protein pptx par raraksm12
ppt biologi katabolisme  lemak dan protein pptxppt biologi katabolisme  lemak dan protein pptx
ppt biologi katabolisme lemak dan protein pptx
raraksm1269 vues
Latihan 6_ Aldy 085.pptx par justneptun
Latihan 6_ Aldy 085.pptxLatihan 6_ Aldy 085.pptx
Latihan 6_ Aldy 085.pptx
justneptun13 vues
LAPORAN BEST PRACTICE ok.pdf par AdeSuryadi21
LAPORAN BEST PRACTICE ok.pdfLAPORAN BEST PRACTICE ok.pdf
LAPORAN BEST PRACTICE ok.pdf
AdeSuryadi2125 vues
4. Modul Ajar Pancasila Pertemuan 5-6 (Peluang dan tantangan Penerapan Pancas... par Hesan Santoso
4. Modul Ajar Pancasila Pertemuan 5-6 (Peluang dan tantangan Penerapan Pancas...4. Modul Ajar Pancasila Pertemuan 5-6 (Peluang dan tantangan Penerapan Pancas...
4. Modul Ajar Pancasila Pertemuan 5-6 (Peluang dan tantangan Penerapan Pancas...
Hesan Santoso21 vues
PAS Mtk Kls 7,8,9 Ganjil 2023.pdf par ssuser29a952
PAS Mtk Kls 7,8,9 Ganjil 2023.pdfPAS Mtk Kls 7,8,9 Ganjil 2023.pdf
PAS Mtk Kls 7,8,9 Ganjil 2023.pdf
ssuser29a952151 vues
MENGATASI SISWA BOLOS SEKOLAH SMP NEGERI 2 KEDUNGREJA par SukesihSukarso
MENGATASI SISWA BOLOS SEKOLAH SMP NEGERI 2 KEDUNGREJAMENGATASI SISWA BOLOS SEKOLAH SMP NEGERI 2 KEDUNGREJA
MENGATASI SISWA BOLOS SEKOLAH SMP NEGERI 2 KEDUNGREJA
SukesihSukarso21 vues
LATIHAN7_DWIHANA GRACE MARSHELLA_E1G021095.pptx par gracemarsela01
LATIHAN7_DWIHANA GRACE MARSHELLA_E1G021095.pptxLATIHAN7_DWIHANA GRACE MARSHELLA_E1G021095.pptx
LATIHAN7_DWIHANA GRACE MARSHELLA_E1G021095.pptx
gracemarsela0126 vues

Mengatasi Konflik _"SUSTAINABLE PROCUREMENT (Pengadaan Berkelanjutan)" Training .

  • 2. Conflict Defined The process in which one party perceives that its interests are being opposed or negatively affected by another party. J. Tomaselli, Chicago Tribune Proses di mana satu pihak merasa bahwa kepentingannya ditentang atau dipengaruhi secara negatif oleh pihak lain.
  • 3. “The difference between the right word and the almost right word is the difference between lightning and a lightning bug” (Mark Twain) "Perbedaan antara kata yang tepat dan kata yang hampir tepat adalah perbedaan antara petir dan serangan petir“
  • 4. Conflict • One party perceives its interests are being opposed or set back by another party Satu pihak merasa kepentingannya ditentang atau terlalu diatur oleh pihak lain
  • 5. Organization as coalition of diverse stakeholders  Coalition of multiple goals Organisasi adalah jaringan orang-orang dengan kepentingan berbeda, yang bergabung untuk mendapat manfaat bersama. Organisasi sebagai koalisi pemangku kepentingan yang beragam (Gabungan berbagai tujuan)
  • 6. Pandangan Mengenai Konflik Konflik harus dihindari Konflik adalah alamiah & tdk dapat dihindari Konflik bukanlah hal positif tetapi diperlukan
  • 7. Konflik dapat mempengaruhi Kepemimpinan dan Organisasi . . . Konflik: Pertentangan kekuatan yang menimbulkan ketegangan, yang disebut konflik. Terjadi ketika dua pihak atau lebih mencari tujuan, nilai yang saling bertentangan. Masing-masing pihak percaya bahwa apa yang diinginkannya tidak cocok dengan keinginan pihak lain. • Terlalu sedikit konflik mungkin membuat kita berpuas diri. Tetapi, konflik yang terus-menerus akan merusak, mengganggu konsentrasi, dan menghambat kemajuan • Konflik yang tidak perlu • Konflik yang dapat diselesaikan
  • 8. The Conflict Process Manifest Conflict • Conflict style • Decisions • Over behaviors Conflict Outcomes Positive : • Decisions • Cohesiveness Negative : • Turn over • Politics • Stress Conflict Perceptions Conflict Emotions Sources of Conflict • Goals •Values •Tasks •Resources •Rules •Communication
  • 9. • Conflicts may originate from a number of different sources, including: •Differences in information, beliefs, values, interests, or desires. •A scarcity of some resource. •Rivalries in which one person or group competes with another. Sources of Conflict
  • 10. TERJADINYA KONFLIK • Pertama, konflik antara dua pihak yang secara potensial dan praktis/operasional dapat saling menghambat. • Kedua, konflik karena ada suatu sasaran yang sama- sama dikejar oleh kedua pihak, namun hanya salah satu pihak yang mungkin akan mencapainya. Ω Problem Statement Ω Strategic Direction ►►► Conclusion ►►► Solution
  • 14. • It forces people to clarify their views
  • 15. • It can produce constructive social change
  • 16. • It gives people the opportunity to test their capacities
  • 17. • Development of group and organization cohesion
  • 19. NEGATIVE Consequences of conflict (-)
  • 22. polarization of views into static positions X
  • 25. • Groupthink is a tendency for strong conformity pressures within groups to lead to the breakdown of critical thinking and encourage premature acceptance of questionable decisions Groupthink
  • 26. Negative Effects of conflict • Stress • Absenteeism • Staff turnover • De-motivation • Non-productivity
  • 27. Organizational Conflict Outcomes • Dysfunctional outcomes – Diverts energy and resources – Encourages organizational politics – Encourages stereotyping – Weakens knowledge management • Potential benefits – Improves decision making – Strengthens team dynamics
  • 28. Nasikun (1993) mengidentifikasi pengendalian konflik melalui tiga cara, yaitu dengan: • Konsiliasi (conciliation), • Mediasi (mediation), dan • Perwasitan (arbitration). Pengendalian Konflik tentang Aset
  • 29. Pengendalian Konflik Dengan Cara Konsiliasi (Conciliation) • Pengendalian konflik dengan cara konsiliasi, terwujud melalui lembaga-lembaga tertentu yang memungkinkan tumbuhnya pola diskusi dan pengambilan keputusan di antara pihak- pihak yang berkonflik. • Lembaga yang dimaksud diharapkan berfungsi secara efektif, yang sedikitnya memenuhi empat hal:
  • 30. Konsiliasi … • Lembaga yang dimaksud diharapkan berfungsi secara efektif, yang sedikitnya memenuhi empat hal: (1) harus mampu mengambil keputusan secara otonom, tanpa campur tangan dari badan-badan lain; (2) lembaga harus bersifat monopolistis, dalam arti hanya lembaga itulah yang berfungsi demikian; (3) lembaga harus mampu mengikat kepentingan bagi pihak-pihak yang berkonflik; dan (4) lembaga tersebut harus bersifat demokratis. Tanpa keempat hal tersebut, konflik yang terjadi di antara beberapa kekuatan sosial, akan muncul ke bawah permukaan, yang pada saatnya akan meledak kembali dalam bentuk kekerasan.
  • 31. Pengendalian Konflik Dengan Cara Mediasi (Mediation) • Pengendalian konflik dengan cara mediasi, dengan maksud bahwa pihak-pihak yang berkonflik bersepakat untuk menunjuk pihak ketiga yang akan memberikan nasihat-nasihat, berkaitan dengan penyelesaian terbaik terhadap konflik yang mereka alami
  • 32. Pengendalian Konflik Dengan Cara Perwasitan (Arbitration) • Pengendalian konflik dengan cara perwasitan, dimaksudkan bahwa pihak-pihak yang berkonflik bersepakat untuk menerima pihak ketiga, yang akan berperan untuk memberikan keputusan- keputusan, dalam rangka menyelesaikan yang ada. • Berbeda dengan mediasi, cara perwasitan mengharuskan pihak-pihak yang berkonflik untuk menerima keputusan yang diambil oleh pihak wasit.
  • 33. Model Penyelesaian Konflik • Competition (win-lose situation) • Accommodation (win-win situation) • Avoidance (lose-lose situation) • Compromise (lose-lose situation) • Collaboration (win-win situation)
  • 34. TINGKATAN KERJASAMA KERJASAMA SANGAT ERAT TIDAK ADA KERJASAMA TINGKAT KETEGASAN KURANG TEGAS SANGAT TEGAS HINDAR KOMPETISI AKOMODASI KOLABORASI SUMBER: K. THOMAS “ ” GAYA DALAM NEGOSIASI DAN ORIENTASI PEMECAHAN KONFLIK KOMPROMI Que
  • 35. DIMENSI HUBUNGAN DAN KETEGASAN DALAM KONFLIK 1. Kompetisi, dimana tingkat ketegasan sangat tinggi tetapi kerjasama sangat kurang. Perilaku ini disebut sebagai Gaya Ikan Hiu. Ikan hiu senang menaklukkan lawan dengan memaksanya menerima solusi konflik yang ia sodorkan. Baginya, tercapainya tujuan pribadi adalah yang utama sedangkan hubungan dengan pihak lain tidak terlalu penting. Baginya, konflik harus dipecahkan dengan cara satu pihak menang dan pihak lainnya kalah. Dalam pewayangan, sikap ini kiranya dapat kita temukan dalam figure Duryudana
  • 36. DIMENSI HUBUNGAN DAN KETEGASAN DALAM KONFLIK 2. Kolaborasi, yaitu kondisi dimana tingkat ketegasan sangat tinggi dan tingkat kerjasama sangat tinggi pula. Perilaku seperti ini dapat dikatakan sebagai Gaya Burung Hantu. Burung hantu sangat mengutamakan tujuan-tujuan pribadinya sekaligus hubungannya dengan pihak lain. Baginya, konflik merupakan masalah yang harus dicari pemecahannya dan pemecahan itu harus sejalan dengan tujuan-tujuan pribadinya maupun tujuan- tujuan pribadi lawannya. Baginya, konflik bermanfaat menigkatkan hubungan dengan cara mengurangi ketegangan yang terjadi diantara dua pihak yang berhubungan. Menghadapi konflik, burung hantu akan selalu berusaha mencari penyelesaian yang memuaskan kedua belah pihak dan yang mampu menghilangkan ketegangan serta perasaan negatif lain yang mungkin muncul di dalam diri kedua pihak akibat konflik itu. Dalam dunia pewayangan, sikap ini kiranya dapat kita temukan dalam figure Kresna.
  • 37. DIMENSI HUBUNGAN DAN KETEGASAN DALAM KONFLIK 3. Kompromi, yaitu kombinasi yang seimbang (setengah- setengah) antara tingkat ketegasan dan tingkat kerjasama. Perilaku ini disebut sebagai Gaya Rubah. Rubah senang mencari kompromi. Baginya, baik tercapainya tujuan- tujuan pribadi maupun hubungan baik dengan pihak lain sama-sama cukup penting. Ia mau mengorbankan sedikit tujuan- tujuannya dan hubungannya dengan pihak lain demi tercapainya kepentingan dan kebaikan bersama ini figur dari Prabu Salya
  • 38. 4. Hindar, dimana baik tingkat ketagasan dan tingkat kerjasama berada pada titik terendah. Perilaku ini dapat disebut sebagai Gaya Kura- kura. Konon, kura-kura lebih senang menarik diri bersembunyi di balik tempurung badannya untuk menghindari konflik. Mereka cenderung menghindar dari pokok- pokok soal maupun dari orang-orang yang dapat menimbulkan konflik. Mereka percaya bahwa setiap usaha memecahkan konflik hanya akan sia- sia. Lebih mudah menarik diri, secara fisik maupun psikologis, dari konflik daripada menghadapinya. Dalam pewayangan, sikap semacam ini kiranya dapat kita temukan dalam figur Baladewa. DIMENSI HUBUNGAN DAN KETEGASAN DALAM KONFLIK
  • 39. 5. Akomodasi, yaitu kondisi dimana tingkat ketegasan sangat rendah, tetapi tingkat kerjasama berada pada titik tertinggi. Perilaku ini dapat dikategorikan sebagai Gaya Kancil. Seekor kancil sangat mengutamakan hubungan dan kurang mementingkan tujuan-tujuan pribadinya. Ia ingin diterima dan disukai oleh binatang lain. Ia berkeyakinan bahwa konflik harus dihindari, demi kerukunan. Setiap konflik tidak mungkin dipecahkan tanpa merusak hubungan. Konflik harus didamaikan bukan dipecahkan agar hubungan tidak menjadi rusak. Dalam dunia pewayangan, sikap ini kiranya dapat kita temukan dalam diri tokoh Puntadewa. DIMENSI HUBUNGAN DAN KETEGASAN DALAM KONFLIK
  • 40. TINGKATAN KERJASAMA KERJASAMA SANGAT ERAT TIDAK ADA KERJASAMA TINGKAT KETEGASAN KURANG TEGAS SANGAT TEGAS HINDAR KOMPETISI AKOMODASI KOLABORASI SUMBER: K. THOMAS “ CONFLICT AND CONFLICT MANAGEMENT ” KOMPROMI Manakah yang Lebih baik dari INTERPERSONAL STYLE tersebut?
  • 41. Manakah GAYA yang Lebih baik dari INTERPERSONAL STYLE tersebut? Maturity Diktator Partisifatif Hindar Diktator
  • 42. Games PENYEGARAN Lagi Kompak yoo …. SENGKETA TANAH….
  • 43. Win-Win • Dalam melaksanakan teknik negosiasi, pendekatan yang paling efektif adalah teknik Win-win Solution, dimana kedua belah pihak sama-sama memperoleh manfaat.
  • 44. ` www.slideshare.net/kenkanaidi (Narasumber) www.ken-spektakuler.blogspot.com Pemateri Training e-mail: kanaidi63@gmail.com Fax. 022-4267749 HP. 0812 2353 284 YouTube : Kanaidi Ken WA.0877 5871 1905 Facebook : Kanaidi Ken & Kanaidi Ken Part II Istagram: kanaidi63 LinkedIn: Kanaidi ken