Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.
Tips dan Trik Menjadikan
Gudang ++
By : Kanaidi, SE., M.Si , cSAP
kanaidi963@gmail.com ..08122353284
PTPRI
MA YASA E
DUKA
Tips Mak Erot Perbesar Picking
Kalau bicara memperbesar, pasti sebagian besar pria di Bandung tahu siapa Mak
Erot, si ahli...
Tips Mak Erot Perbesar Picking
Dengan kata lain, kalau kita dapat
memperbesar produktifitas
picking 10% saja, maka dengan
...
1. Secara umum, dengan meningkatnya tingkat order barang
akan semakin menambah tingkat kesulitan picking. Padahal
dengan m...
Tips MAK E R O T
Mak Erot terbagi dalam 5 tips yaitu
MAK, E, R, O dan T.
Tips I: MAK – Maksimalkan skedul order.
MAKsimalk...
Tips II: E – Efisiensi
Efisiensi disini bisa dipilah-pilah lagi menjadi 3 kelompok untuk
lebih memudahkan dalam implementa...
Tips II: E - Efisiensi
• Picking dari penyimpanan
Picking per pallet tidak bisa diterapkan untuk
semua industri dan untuk ...
Tips II: E - Efisiensi
• Batch picking
Kombinasi dari keduanya adalah dengan
melakukan ‘pengepulan’ picking. Picking
dilak...
Tips III: R – Ratio picking area
Ratio picking area harus diseimbangkan dengan jumlah picker yang
ada dan juga peralatan y...
Tips III: R – Ratio picking area
Penghitungan ratio ini memang agak rumit, tidak semata-
mata menentukan A-G di area I, H-...
Tips IV: O – Organisasi.
Organisasi disini diantaranya membahas mengenai
penyederhanaan tugas seorang picker. Mungkin ada ...
Tips V: T – Technology Support.
Technology support yang diperlukan
adalah kemampuan picking list memberikan
acuan dilokasi...
DETEKSI DINI GUDANG SAKIT
Deteksi I : MULUT - GOODS RECEIVING
XX
Deteksi II : PERUT - STORAGE AREA
Deteksi III : KAMAR BEL...
DETEKSI DINI GUDANG SAKIT
Deteksi I : MULUT - GOODS RECEIVING
Pepatah di Gudang :
Jika yang masuk barang bagus, akan ada
k...
DETEKSI DINI GUDANG SAKIT
Jika ditemukan minimal satu dari deteksi
kerusakan :
MULUT GUDANG SUDAH TERSERANG
SARIAWAN, RADA...
DETEKSI DINI GUDANG SAKIT
TIPS PENCEGAHAN :
• Terapkan jadwal kedatangan vendor
bekerjasama dengan purchasing (masa
berlak...
DETEKSI DINI GUDANG SAKIT
Deteksi II : PERUT - STORAGE AREA
Barang masuk terus tetapi
pengeluarannya tersendat
PERUT KEMBU...
DETEKSI DINI GUDANG SAKIT
ANALISIS & SOLUSI :
1. Banyak lokasi tidak sesuai dengan sistem. Gejalanya pada
saat penempatan ...
DETEKSI DINI GUDANG SAKIT
3. Banyak barang yang rusak (pecah, jatuh, tertabrak
forklift). Solusi : tempatkan barang-barang...
DETEKSI DINI GUDANG SAKIT
Deteksi III : KAMAR BELAKANG –
DELIVERY AREA
JIKA INGIN MENGETAHUI SUHU TUBUH
YANG PALING AKURAT...
DETEKSI DINI GUDANG SAKIT
1. GUDANG DIARE. Pengeluaran barang lebih
cepat daripada pemrosesan dokumen, akan
menyebabkan ke...
DETEKSI DINI GUDANG SAKIT
2. GUDANG SEMBELIT. Seluruh dokumen
sudah lengkap terproses tapi pengeluaran
barang sangat lamba...
DETEKSI DINI GUDANG SAKIT
Deteksi IV : DAMAGE AREA
PERTANYAAN : berapa m2 kah area yang paling
tepat untuk barang-barang r...
PTPRI
MA YASA E
DUKA
Prochain SlideShare
Chargement dans…5
×

Tips dan Trik menjadikan Gudang ++_Materi Pelatihan "INVENTORY CONTROL & WAREHOUSING"

723 vues

Publié le

Contact (Pemateri): Kanaidi, SE., M.Si., cSAP
HP. +62 812 2353 284, +62 878 2298 4716 Telp/Fax : +62 22-4267749
WA. : 0812 2353 284 Pin BB : 79D6107F
e-mail : kanaidi963@gmail.com atau kanaidi@yahoo.com

Publié dans : Formation
  • Soyez le premier à commenter

Tips dan Trik menjadikan Gudang ++_Materi Pelatihan "INVENTORY CONTROL & WAREHOUSING"

  1. 1. Tips dan Trik Menjadikan Gudang ++ By : Kanaidi, SE., M.Si , cSAP kanaidi963@gmail.com ..08122353284 PTPRI MA YASA E DUKA
  2. 2. Tips Mak Erot Perbesar Picking Kalau bicara memperbesar, pasti sebagian besar pria di Bandung tahu siapa Mak Erot, si ahli yang mampu membuat yang kecil menjadi besar dan yang sebentar menjadi lama. Tapi kalau berbicara masalah gudang, Picking ternyata menjadi aktifitas digudang yang paling besar waktu prosesnya. Beberapa data ilmiah menyatakan tidak kurang dari 50% aktifitas pergudangan adalah Picking Almarhumah Mak Erot
  3. 3. Tips Mak Erot Perbesar Picking Dengan kata lain, kalau kita dapat memperbesar produktifitas picking 10% saja, maka dengan perhitungan matematika kita sudah dapat meninggikan produktifitas gudang 5%. Lha kalau produktifitas gudang naik 5%, artinya akan ada kecepatan yang naiknya setara dengan itu atau akan ada penurunan biaya di gudang yang identik dengan angka tadi. Yang pasti, untuk memperbesar produktifitas picking, ayo kita mencari Mak Erot !
  4. 4. 1. Secara umum, dengan meningkatnya tingkat order barang akan semakin menambah tingkat kesulitan picking. Padahal dengan meningkatnya order picking tsb maka perusahaan secara kuantitas akan lebih baik. 2. Semakin banyaknya barang yang ada, semakin komplek tingkat kesulitan dalam picking. Bayangkan jika barangnya beraneka ragam, ada yang karton dan yang pecahan, ada yang besar dan ada yang kecil, maka akan munculah masalah bagaimana memisahkan yang kecil dan yang besar, yang berat dan yang ringan atau yang murah dan yang mahal. 3. Semakin luasnya gudang, semakin memperpanjang waktu yang dibutuhkan oleh picker dalam menyediakan barang. Padahal, semakin luas gudang, itu pertanda semakin banyak barang yang ditangani dan artinya semakin besar ‘tingkat kesejahteraan’ gudang itu sendiri. Tantangan Di Picking
  5. 5. Tips MAK E R O T Mak Erot terbagi dalam 5 tips yaitu MAK, E, R, O dan T. Tips I: MAK – Maksimalkan skedul order. MAKsimalkan skedul order. Dengan menganalisa tipe-tipe konsumen atau toko yang harus dikirimkan barangnya, buatlah suatu skedul order yang optimal. Kelompokan mereka dalam kategori harian, 2 harian atau mingguan. Pengelompokan ini berguna untuk memaksimalkan pengambilan picking dalam satu periode ‘putaran’ didalam gudang. Dengan memaksimalkan skedul order, maka akan diperoleh maksimalisasi pengiriman dan bagi gudang, mengambil 1 pcs dan 1 karton adalah sama biaya dan waktunya. Artinya dengan meningkatkan jumlah pengambilan dari 1pcs menjadi 6pcs misalnya, akan diperoleh dampak biaya yang 6 kali lebih hemat untuk barang tsb.
  6. 6. Tips II: E – Efisiensi Efisiensi disini bisa dipilah-pilah lagi menjadi 3 kelompok untuk lebih memudahkan dalam implementasinya. • Picking per pallet Seperti disinggung di tips I, picking yang dilakukan dalam kuantitas besar pasti memiliki dampak penghematan yang besar pula. Apalagi jika picking tsb dilakukan per pallet, waktu yang diperlukan akan sama dengan jika picker melakukan picking untuk 1pcs. Jika satu pallet berisi 40 karton, maka produktifitas picker tadi adalah 40x dari biasanya. Mak Erot terbagi dalam 5 tips yaitu MAK, E, R, O dan T. Tips MAK E R O T
  7. 7. Tips II: E - Efisiensi • Picking dari penyimpanan Picking per pallet tidak bisa diterapkan untuk semua industri dan untuk semua jenis barang. Barang yang slow moving misalnya, sangat sulit menerapkan tips ini. Picker tidak perlu melakukan replenishment atau picking dari lokasi picking, tetapi untuk barang yang slow moving dapat dilakukan langsung dari lokasi penyimpanannya. Dengan menghemat waktu replenishment dan juga tidak memerlukan lokasi picking (pick face), maka waktu yang dibutuhkan picker akan semakin pendek. Matematikanya, dengan picking kuantitas yang tetap tetapi dilakukan dengan waktu yang lebih pendek, maka produktifitasnya (pick kuantiti/waktu) akan semakin besar. Mak Erot terbagi dalam 5 tips yaitu MAK, E, R, O dan T. Tips MAK E R O T
  8. 8. Tips II: E - Efisiensi • Batch picking Kombinasi dari keduanya adalah dengan melakukan ‘pengepulan’ picking. Picking dilakukan jika dari 5 konsumen sudah digabungkan dan diambil secara bersamaan dari lokasi picking untuk jenis barang yang sama. Artinya dengan waktu 1x saja, maka akan terambil minimal 5pcs barang untuk 5 konsumen yang pesan. Bayangkan, dengan melakukan batch picking ini, kecepatan yang dapat dibesarkan adalah 5x lipat. Mak Erot terbagi dalam 5 tips yaitu MAK, E, R, O dan T. Tips MAK E R O T
  9. 9. Tips III: R – Ratio picking area Ratio picking area harus diseimbangkan dengan jumlah picker yang ada dan juga peralatan yang mendukung. Bayangkan jika luas gudang adalah 30,000 m2 dan harus dilakukan picking kesemua lokasi seluas itu, --bisa sih bisa-- tetapi mungkin akan menghabiskan waktu yang cukup lama. Oleh karenanya ada 2 ide yang dapat dipelajari disini yaitu: • Pengumpulan order, hampir mirip batch order. Bedanya order dapat dilakukan per konsumen atau per jenis barang. • Zone picking, picking dilakukan per zone oleh staff picking tertentu. Si A hanya mengambil dry goods, si B mengambil Soft line dan si C dikhususkan di Hard line. Tips MAK E R O T Mak Erot terbagi dalam 5 tips yaitu MAK, E, R, O dan T.
  10. 10. Tips III: R – Ratio picking area Penghitungan ratio ini memang agak rumit, tidak semata- mata menentukan A-G di area I, H-K di area II dan seterusnya, tetapi lebih cenderung dilakukan berdasarkan tingkat kelakukan (movement level) dari product yang dikelolanya. Contoh sederhana, barang yang sangat fast moving, sebaiknya jangan diletakan dibagian paling belakang atau paling jauh dari meja admin/kasir. Tips MAK E R O T Mak Erot terbagi dalam 5 tips yaitu MAK, E, R, O dan T.
  11. 11. Tips IV: O – Organisasi. Organisasi disini diantaranya membahas mengenai penyederhanaan tugas seorang picker. Mungkin ada baiknya picker tidak harus melakukan pengecekan atau pengepakan, tetapi hanya melakukan tugas pengambilan barang sesuai dengan dokumen dan meletakanya di area keberangkatan. Picker mungkin tidak harus mencatat waktu setiap kali pengambilan barang, menghitung jumlah label yang tersisa atau melakukan down load terhadap hasil scanner yang dilakukannya. Penghilangan aktifitas-aktifitas tsb diatas dijamin akan memperlancar pekerjaan seorang picker dan akan berdampak langsung pada ‘pembesaran’ producktifitas picking. Tips MAK E R O T Mak Erot terbagi dalam 5 tips yaitu MAK, E, R, O dan T.
  12. 12. Tips V: T – Technology Support. Technology support yang diperlukan adalah kemampuan picking list memberikan acuan dilokasi mana yang harus dilakukan picking dengan urutan antar lokasi yang benar. Mulai dari mana si Picker melakukan picking sehingga tidak ada Tantangan picking berjalan bolak-balik. Technology yang handal juga akan menyebabkan paperless work, misalnya melalui scanner. Dengan penerapan technologi canggih ini, minimal akan diperoleh kecepatan proses dan penghematan biaya administrasi. Mak Erot terbagi dalam 5 tips yaitu MAK, E, R, O dan T. Tips MAK E R O T
  13. 13. DETEKSI DINI GUDANG SAKIT Deteksi I : MULUT - GOODS RECEIVING XX Deteksi II : PERUT - STORAGE AREA Deteksi III : KAMAR BELAKANG – DELIVERY AREA Deteksi IV : DAMAGE AREA
  14. 14. DETEKSI DINI GUDANG SAKIT Deteksi I : MULUT - GOODS RECEIVING Pepatah di Gudang : Jika yang masuk barang bagus, akan ada kemungkinan menjadi rusak. Apalagi kalau yang masuk barang yang sudah rusak, pasti dijamin akan lebih rusak. Pengertian barang rusak : • Dokumen “rusak” • Cara pengecekan rusak • Cara penurunan barang dari truk rusak • Budaya kong kali kong di areal, ini yang rusak XX
  15. 15. DETEKSI DINI GUDANG SAKIT Jika ditemukan minimal satu dari deteksi kerusakan : MULUT GUDANG SUDAH TERSERANG SARIAWAN, RADANG GIGI ATAU BAHKAN SAKIT GIGI AKUT
  16. 16. DETEKSI DINI GUDANG SAKIT TIPS PENCEGAHAN : • Terapkan jadwal kedatangan vendor bekerjasama dengan purchasing (masa berlaku PO & window unloading time / wut) • Berikan standar waktu bongkar barang (satuan yang gampang : ½ jam, 1 jam,..)
  17. 17. DETEKSI DINI GUDANG SAKIT Deteksi II : PERUT - STORAGE AREA Barang masuk terus tetapi pengeluarannya tersendat PERUT KEMBUNG
  18. 18. DETEKSI DINI GUDANG SAKIT ANALISIS & SOLUSI : 1. Banyak lokasi tidak sesuai dengan sistem. Gejalanya pada saat penempatan barang terjadi tabrakan antar lokasi. Solusi : tempatkan barang sesuai dengan yang diminta sistem, turunkan barang yang bertabrakan & realokasikan kembali ke lokasi yang benar-benar kosong. Jangka menengah, lakukan integrity check per lokasi untuk menjamin keakuranatn lokasi & barang. Jangka panjang lakukan stock take minimal 1 bulan sekali. 2. Sistem over flow. Gejalanya sistem pengalokasian tidak mampu memberikan alternatif lokasi. Solusi : alokasikan barang-barang yang fast moving dilokasi tertentu tdk. perlu dilokasi sebenarnya dengan cara merevisi sistemnya, atau menyediakan gudang sementara, atau menyimpan barang di gudang vendor dulu.
  19. 19. DETEKSI DINI GUDANG SAKIT 3. Banyak barang yang rusak (pecah, jatuh, tertabrak forklift). Solusi : tempatkan barang-barang yang beresiko tinggi rusak pada tempat yang tepat & berikan reward dan penalti bagi pengelola lokasi terbaik, tetapkan standar % kerusakan ( misal : 0,005% dari nilai barang terkirim).
  20. 20. DETEKSI DINI GUDANG SAKIT Deteksi III : KAMAR BELAKANG – DELIVERY AREA JIKA INGIN MENGETAHUI SUHU TUBUH YANG PALING AKURAT ADALAH DI KAMAR BELAKANG (ANUS)
  21. 21. DETEKSI DINI GUDANG SAKIT 1. GUDANG DIARE. Pengeluaran barang lebih cepat daripada pemrosesan dokumen, akan menyebabkan kehilangan barang yang mutlak. Solusi : memperkuat tim checker. Pastikan bahwa tanpa adanya dokumen “haram” hukumnya barang tsb. keluar, dan sanksi keras dikenakan kepada siapa saja yang mengeluarkan barang tanpa dokumen.
  22. 22. DETEKSI DINI GUDANG SAKIT 2. GUDANG SEMBELIT. Seluruh dokumen sudah lengkap terproses tapi pengeluaran barang sangat lambat. Solusi : pastikan seluruh barang ditempatkan dilokasi yang teridentifikasi baik per tujuan maupun per lokasi gudang, dan pastikan lokasi tersebut tertera pada kertas kerja untuk proses pengiriman sehingga barang akan dengan mudah diambil pada saat dokumen dan truk sudah disiapkan.
  23. 23. DETEKSI DINI GUDANG SAKIT Deteksi IV : DAMAGE AREA PERTANYAAN : berapa m2 kah area yang paling tepat untuk barang-barang rusak sehingga gudang dikategorikan sehat ? JAWABANNYA : 0 m2 Lalu dimanakah menyimpan barang rusak ? Diletakkan di atas pallet dan diproses maksimum 1x24 jam
  24. 24. PTPRI MA YASA E DUKA

×