30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)
Prochain SlideShare
30 001-1-pelatihan cbt otomotif power train (3)30 001-1-pelatihan cbt otomotif power train (3)
Chargement dans ... 3
1 sur 12

Contenu connexe

30 001-2-pelatihan cbt otomotif power train (3)

  1. BAHAN PELATIHAN NASIONAL OTOMOTIF KENDARAAN RINGAN POWER TRAIN KOMPONEN KOPLING DAN FUNGSINYA OTO.KR30.001.01 MODUL 2 DARI 2 BUKU INFORMASI
  2. Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Power Train Daftar Isi Halaman Bagian - 1 2 Pendahuluan 2 Definisi Pelatih, Peserta Pelatihan dan Pelatihan 2 Disain Modul 2 Isi Modul 3 Pelaksanaan Modul 3 Definisi istilah-istilah yang digunakan dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) 4 Hasil Pelatihan 5 Pengenalan 5 Prasyarat 5 Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC) 5 Keselamatan Kerja 6 Bagian - 2 7 Prosedur Komponen kopling dan Fungsinya 7 • Kopling (Clutch) 7 • Pemeriksaan Kerusakan Komponen Kopling (Clutch) 10 Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia OTO.KR03.001.01 Komponen Kopling dan Fungsinya OTO.KR30.001.01 Buku Informasi 2/11
  3. Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Power Train Bagian - 1 Pendahuluan Modul ini terdiri dari tiga buku petunjuk yaitu Buku Informasi, Buku Kerja dan Buku Penilaian. Ketiga buku tersebut saling berhubungan dan menjadi referensi Modul Pelatihan. Berikut ini adalah Buku Informasi. Modul Pelatihan ini menggunakan Pelatihan Berbasis Kompetensi sebagai pendekatan untuk mendapatkan keterampilan yang sesuai di tempat kerja. Pelatihan Berbasis Kompetensi memfokuskan pada keterampilan seseorang yang harus dimilki di tempat kerja. Fokusnya adalah pada pencapaian keterampilan dan bukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengikuti pelatihan. Modul Pelatihan ini berdasarkan pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah pernyataan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diakui secara nasional yang diperlukan untuk penanganan perbaikan disektor otomotif. Modul Pelatihan ini terutama digunakan sebagai Kriteria Penilaian terhadap Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) OTO.KR03.001.01 Definisi Pelatih, Peserta Pelatihan dan Pelatihan Pada modul Pelatihan ini, seseorang yang menyampaikan materi pelatihan lebih dikenal sebagai Pelatih. Di sekolah-sekolah, institusi-institusi dan pusat-pusat pelatihan, orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan guru, instruktur, pembimbing atau sebutan lainnya. Berkaitan dengan keterangan di atas, seseorang yang berusaha mencapai kemampuan disebut sebagai Peserta Pelatihan. Pada sekolah-sekolah, institusi- institusi dan pusat-pusat pelatihan, orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan siswa, murid, pelajar, peserta, atau sebutan lainnya. Pelatihan adalah proses pengajaran yang berlangsung di sekolah, institusi ataupun Balai Latihan Kerja. Disain Modul Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri : • Pelatihan Klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih. • Pelatihan Individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih. Komponen Kopling dan Fungsinya OTO.KR30.001.01 Buku Informasi 3/11
  4. Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Power Train Isi Modul Buku Informasi Buku Informasi ini adalah sumber untuk pelatih dan peserta pelatihan yang berisi : • informasi yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan sebelum melaksanakan praktek kerja. Buku Kerja Buku Kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktek baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual/mandiri. Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi: • kegiatan-kegiatan akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi • kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan. • kegiatan penilaian untuk menilai pengetahuan peserta pelatihan • kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktek kerja. Buku Penilaian Buku Penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi : • kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan • metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan • sumber-sumber yang dapat digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan • semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja • petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktek • catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan. Pelaksanaan modul Pada Pelatihan Klasikal, pelatih akan : • menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan • menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan • menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan • memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban/tanggapan dan menuliskan hasil tugas prakteknya pada Buku Kerja • menggunakan Buku Penilaian untuk menilai jawaban/tanggapan dan hasil-hasil peserta pelatihan pada Buku Kerja. Pada Pelatihan Individual/mandiri, peserta pelatihan akan : Komponen Kopling dan Fungsinya OTO.KR30.001.01 Buku Informasi 4/11
  5. Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Power Train • menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan • menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada Buku Kerja • memberikan jawaban pada Buku Kerja • mengisikan hasil tugas praktek pada Buku Kerja • memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh Pelatih. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Prasyarat Kompetensi yang dibutuhkan sebelum memulai suatu kompetensi tertentu. Elemen Kompetensi Tugas-tugas yang harus dilakukan untuk mencapai suatu keterampilan. Kriteria Unjuk Kerja Kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk menunjukkan keterampilan pada setiap elemen. Batasan Variabel Ruang lingkup materi dan persyaratan yang memenuhi kriteria unjuk kerja yang ditetapkan. Panduan Penilaian Merupakan petunjuk bagaimana peserta pelatihan dinilai berdasarkan kriteria unjuk kerja. Konteks Merupakan penjelasan tentang dari mana, bagaimana dan metode penilaian apa yang seharusnya digunakan. Aspek-aspek yang diperlukan Menentukan kegiatan inti yang harus dinilai. Persyaratan Level Literasi dan Numerasi Persyaratan Modul Literasi Level 1 dan Numerasi Level 1 Level Literasi 1 Kemampuan untuk membaca, memahami dan menghasilkan teks dasar. 2 Kemampuan untuk memahami hubungan yang kompleks pada teks dan memahami informasi lisan dan tulisan yang diberikan. 3 Kemampuan untuk menulis, menganalisa kritik dan mengevaluasi teks. Level Numerasi 1 Kemampuan untuk menggunakan simbul-simbul dasar, diagram, istilah secara matematik dan dapat memahami konteks serta dapat mengkomunikasikan secara matematik. 2 Kemampuan untuk menguji, memahami dan menggunakan konsep matematik yang kompleks pada batasan konteks. 3 Kemampuan untuk menganalisa kritik, mengevaluasi dan menggunakan Komponen Kopling dan Fungsinya OTO.KR30.001.01 Buku Informasi 5/11
  6. Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Power Train simbol-simbol matematik, diagram, chart dan teori-teori yang kompleks. Hasil Pelatihan Peserta pelatihan harus diberikan sumber informasi dan pada akhir pelajaran teoridan praktek kerja dapat menyebutkan secara detil komponen-komponen kopling pada kendaraan ringan, kemudian dapat mendeskripsikan fungsi-fungsinya. 1. Menyebutkan peranan kopling pada suatu kendaraan ringan. 2. Mengetahui letak kopling pada kendaraan ringan : a) Berpenggerak roda depan b) Berpenggerak roda belakang 3. Mendetailkan Komponen-komponen utama dari kopling 4. Menyebutkan alternatif nama dari komponen-komponen kopling. 5. Menerangkan arti “kopling set” (clutch Assembly). 6. Mengetahui setiap tipe-tipe kopling set dengan menggambarkan ilustrasi yang relevan a) kopling dengan pelat ganda (twin plate) b) kopling diapraghma tunggal (single plate diapraghma) c) kopling dengan penekan (pull type) d) kopling multiplat dan kopling sentrifugal Pengenalan Anda harus menggunakan Buku Informasi ini sebagai sumber dalam praktek kerja anda. Buku ini juga sebagai dasar dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam Buku Kerja. Buku teks penting lain yang anda harus pelajari adalah : Automative Mechanics-Fundamentals, Gregory’s Automotive Publications, ISBN 0855666269. Molinaro, Gary A, Counterman’s Gude toParts and Service Management, Delmer Publisher Inc, 1989. May, E & Crouse, WH, Automotive Mechanics Volume I, 6 th Edition, McGraw-Hill, 1992. Prasyarat Sebelum memulai modul ini, anda harus sudah menyelesaikan modul-modul di bawah ini : • OTO.KR01.001.01 Pelaksanaan Pemeliharaan/Servis Komponen • OTO.KR01.016.01 Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja • OTO.KR01.017.01 Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC) Komponen Kopling dan Fungsinya OTO.KR30.001.01 Buku Informasi 6/11
  7. Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Power Train Jika seorang peserta menyatakan dia mampu/cakap dalam menyelesaikan tugas- tugas yang ditentukan pada hasil pelatihan, dia harus dapat membuktikan kemampuannya kepada pelatih. Keselamatan Kerja Umum OTO.KR01.016.01 - Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan OTO.KR01.017.01 - Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja yang memberikan informasi umum keselamatan dalam linkungan kerja. Selalu patuhi hal tersebut di atas pada saat melakukan kegiatan dalam modul ini. Pribadi Patuhi tindakan pencegahan yang tertulis pada OTO.KR01.016.01 modul 4 mengenai keselamatan personal dalam lingkungan engineering. Komponen Kopling dan Fungsinya OTO.KR30.001.01 Buku Informasi 7/11
  8. Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Power Train Bagian - 2 Prosedur Komponen Kopling dan Fungsinya Kopling (Clutch) Apakah Kopling (clutch) itu? Kopling adalah suatu alat yang hanya dapat ditemukan pada kendaraan dengan transmisi manual. Kopling terletak antara bagian belakang mesin dengan ujung depan transmisi. Apakah fungsi Kopling tersebut? Kopling mengatur transfer gaya putar/torsi dari mesin ke pemindah daya. Jika pedal kopling ditekan/diinjak, tidak ada gaya putar yang ditransfer dari mesin ke komponen yang lain dari pemindah daya. Jika pedal kopling dilepas, gaya putar/torsi dari mesin ditransfer oleh pemindah daya ke roda penggerak. Seperti yang akan diterangkan pada modul ini, terdapat perbedaan mekanisme yang digunakan antara transmisi otomatis dengan manual dalam mentransfer torsi dari mesin ke pemindah daya. Bagaimana kopling bekerja? Prinsip dasar bagaimana kopling bekerja seperti yang diilustrasikan pada gambar berikut ini. Jika pedal kopling ditekan (diinjak) Seperti yang ditunjukkan pada gambar 1, poros engkol (crank saft) memutar drive disc dalam kopling. Selama disc yang lain (driven disc) tidak berhubungan dengan drive disc, maka tidak ada torsi yang ditransfer dari mesing ke pemindah daya. Gambar 1. Crank saft memutar drive disc di sebelah kiri. Driven disc tidak bersinggungan dengan drive disc, maka tidak ada daya yang ditransfer. Komponen Kopling dan Fungsinya OTO.KR30.001.01 Buku Informasi 8/11
  9. Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Power Train Jika pedal kopling dilepas Drive disc dan driven disc bersinggungan. Drive disc pada saat ini dapat memutar driven disc yang berhubungan dengan poros input transmisi. Sebagai hasilnya, torsi/gaya putar dari mesin ditransfer melalui kopling ke pemindah daya. (Lihat gambar 2 berikut ini). Gambar 2. Dua piringan (disc) ditekan bersama. Gaya gesekan menyebabkan Crank saft disc memutar disc yang dihubungkan ke poros input transmisi, maka daya ditransfer melalui kopling. Rangkuman operasi kopling Pengoperasian pedal kopling dapat memasang atau melepas gaya klem(kempitan) di dalam suatu rangkaian kopling/kopling set (clutch assembly). Memasang gaya kelem (pedal kopling dilepas/tidak diinjak), memasang gaya putar(torsi) dari poros engkol mesin dilanjutkan ke pemindah daya. Melepaskan gaya kelem (pedal kopling diinjak) mencegah gaya putar (torsi) dari mesin diteruskan ke pemindah daya. Komponen-komponen dari Kopling (Clutch) Komponen utama dari kopling mulai dari roda gila (flywheel) adalah sebagai berikut : • Driven plate (juga dikenal sebagai piringan kopling, pelat kopling atau friction disc/piringan gesek) • Clutch pressure plate (plat penekan) dan covernya • Clutch release atau throwout bearing • Clutch release fork Komponen-komponen kopling secara bersamaan membentuk rangkaian kopling/kopling set (clutch assembly). Komponen Kopling dan Fungsinya OTO.KR30.001.01 Buku Informasi 9/11
  10. Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Power Train Gambar 3. Kopling set (clutch assembly) Komponen utama kopling dan fungsinya Clutch release mechanism Mekanisme Pembebas kopling (Kabel, hubungan atau hidrolik) Memungkinkan pengendara mengkopling dengan pedal kaki. Clutch fork Tuas/garpu kopling Adalah tuas yang memberi gaya bearing pembebas melawan plat penekan Pressure Plate Plat penekan Plat yang ditekan dengan spring(per) memberi gaya plat kopling melawan roda gila (flywheel) Clutch disc Pelat kopling Piringan gesek yang dipasangkan ke poros input transmisi. Memuat permukaan gesek(kasar) antara roda gila dengan plat penekan. Flywheel Roda gila Memberikan suatu permukaan gesek (kasar) pada plat kopling Pilot bearing (ring atau bearing) Mendukung/menyangga bagian ujung depan dari poros input transmisi Terdapat bervariasi desain dan bentuk dari komponen-komponen ini, akan tetapi fungsi dari masing-masing adalah sama. Dua model yang umum dari kopling adalah : • Singgle plate clutch (Kopling plat tunggal). Seperti yang ditunjukkan pada gambar 3 halaman 6. Tipe kopling ini umum digunakan pada kendaraan ringan, termasuk kendaraan ringan komersial. • Multy plate clutch (kopling multiplat). Digunakan pada kendaraan-kendaraan berat. Komponen Kopling dan Fungsinya OTO.KR30.001.01 Buku Informasi 10/11
  11. Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Power Train Nama-nama lain/alternatif untuk komponen-komponen kopling. Beberapa komponen kopling dan nama lainnya adalah sebagai berikut : Clutch housing…………..Bell housing……………………Rumah kopling Clutch thrust bearing……Clutch throwout bearing………Bearing pembebas kopling Clutch plate………………Clutch driven plate…………….Plat kopling Pemeriksaan Kerusakan Komponen Kopling (Clutch) Ketidakberesan kopling – gejala-gejala yang mungkin timbul Gejala-gejala berikut ini menandakan bahwa terjadi kesalahan pada rangkaian kopling/kopling set (clutch assembly) : • Kopling selip pada saat dibebani • Bergetar • Gerakan kendaraan yang mengejut • Suara berisik yang tidak lazim • Tidak ada gerakan • Suara berisik pada saat pemindahan gigi Masalah-masalah di lapangan Pada beberapa kasus pemilik kendaraan berharap hanya mengganti satu atau dua komponen kopling dalam rangka memperbaiki suatu kerusakan. Walaupun demikian, beberapa pabrik komponen membuat komponen kopling dalam bentuk kopling satu set yang berisi seluruh komponen kopling. Jika pada situasi ini seluruh komponen dalam kopling set lebih baik diganti dari pada mengganti hanya satu bagian saja. Suatu hal yang sangat penting secara hati-hati menerangkan hal ini kepada pemilik kendaraan karena mungkin mereka akan mengeluarkan beaya yang lebih banyak untuk mengganti satu set daripada mengganti satu bagian saja. Walaupun hal ini suatu hal yang kurang menguntungkan dari segi ekonomi akan tetapi membeli dan mengganti satu set kopling akan menghasilkan penghematan di masa depan. Komponen-komponen yang berkorelasi dan item umum dalam perbaikan Komponen yang biasa berhubungan dalam penggantian kopling adalah sebagai berikut : • Pilot bearing (sampai dengan bagian belakang poros engkol mesin) • Clutch release atau throwout fork (garpu pembebas kopling) • Adjustment rods (tangkai penyesuai/penyetel) • Clutch cable (kabel kopling) • Clutch pedal pad (injakan pedal kopling) dan clips (jepitan) Komponen Kopling dan Fungsinya OTO.KR30.001.01 Buku Informasi 11/11
  12. Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Power Train • Clutch pedal pivots (tangkai pedak kopling) dan bushes • Tabung hidrolis • Oli/cairan hidrolis • Pipa/selang hidrolis • Buku manual servis • Peralatan servis Penyetelan kopling Pelanggan/pemilik kendaraan dapat mencari informasi tentang penyetelan kopling. Sumber yang sesuai mengenai informasi ini tersedia pada buku spesifikasi dan prosedur meliputi : • Buku manual bengkel kerja (fotokopi pada halaman yang relevan) • Bengkel kerja pada tempat kerja anda • Pengalaman pribadi anda • Petunjuk dari pabrik atau agen dealernya Komponen Kopling dan Fungsinya OTO.KR30.001.01 Buku Informasi 12/11