Ce diaporama a bien été signalé.
Le téléchargement de votre SlideShare est en cours. ×

Oki kel 6

Prochain SlideShare
Organisasi konferensi islam
Organisasi konferensi islam
Chargement dans…3
×

Consultez-les par la suite

1 sur 23
1 sur 23

Plus De Contenu Connexe

Oki kel 6

  1. 1. 321
  2. 2. PENGERTIAN DAN SEJARAH TUJUAN DAN PRINSIP ORGANISASI NEGARA ANGGOTA PERANAN INDONESIA DALAM OKI KI “Kalau mau saling mengerti, lakukan saja setelah membuat lawan mengalami hal yang sama”
  3. 3. PENGERTIAN DAN SEJARAH ►Pada Konf er ensi Ti ngkat Ment er i Luar Neger i OKI ke-38 di Kazakhst an pada 29- 30 Jul i 2011 yang l al u, Konf er ensi ber sepakat unt uk mengubah l ogo OKI dan kepanj angan dar i OKI . ►Unt uk nama, awal nya OI C mer upakan si ngkat an dar i Or gani zat i on of t he I sl ami c Conf er ence, pada KTM ke-38 i ni , kepanj angan di gant i menj adi Or gani zat i on of t he I sl ami c Cooper at i on.
  4. 4. PENGERTIAN DAN SEJARAH OKI adalah Organisasi Kerjasama Islam yang didirikan di Rabat, Maroko pada tangal 25 September 1969, dan berkantor pusat di Jeddah, Arab Saudi. Dipicu oleh peristiwa pembakaran Mesjid Al Aqsha yang terletak di kota Al Quds (Jerusalem) pada tanggal 21 Agustus 1969 telah menimbulkan reaksi keras dunia, terutama dari kalangan umat Islam. Saat itu dirasakan adanya kebutuhan yang mendesak untuk mengorganisir dan menggalang kekuatan dunia Islam serta mematangkan sikap dalam rangka mengusahakan pembebasan Al Quds. KTT OKI ke 12 mengambil tema “The Muslim World’ New Challenges and Expanding Oppurtunities”.
  5. 5. PENGERTIAN DAN SEJARAH Atas prakarsa Raja Faisal dari Arab Saudi dan Raja Hassan II dari Maroko,dengan Panitia Persiapan yang terdiri dari Iran, Malaysia, Niger, Pakistan,Somalia, Arab Saudi dan Maroko, terselenggara Konferensi Tingkat Tinggi(KTT) Islam yang pertama pada tanggal 22-25 September 1969 di Rabat,Maroko. Konferensi ini merupakan titik awal bagi pembentukan Organisasi Konferensi Islam (OKI). Presiden SBY Akan ke Mesir menghadiri KTTuntuk Dukung Kemerdekaan Palestina.
  6. 6. • Secara umum latar belakang terbentuknya OKI sebagai berikut : • 1) Tahun 1964 : Pada KTT Arab di Mogadishu timbul suatu ide untuk menghimpun kekuatan Islam dalam suatu wadah internasional. • 2) Tahun 1965 : Diselenggarakan Sidang Liga Arab sedunia di Jeddah Saudi Arabia yang mencetuskan ide untuk menjadikan umat Islam sebagai suatu kekuatan yang menonjol dan untuk menggalang solidaritas Islamiyah dalam usaha melindungi umat Islam dari zionisme khususnya. • 3) Tahun 1967 : Pecah Perang Timur Tengah melawan Israel. Oleh karenanya solidaritas Islam di negara-negara Timur Tengah meningkat. LATAR BELAKANG Sekjen OKI: Ahmadinejad Sangat Cerdas
  7. 7. • 4) Tahun 1968 : Raja Faisal dari Saudi Arabia mengadakan kunjungan ke beberapa negara Islam dalam rangka penjajagan lebih lanjut untuk membentuk suatu Organisasi Islam Internasional. • 5) Tahun 1969 : Tanggal 21 Agustus 1969 Israel merusak Mesjid Al Agsha. Peristiwa tersebut menyebabkan memuncaknya kemarahan umat Islam terhadap Zionis Israel.
  8. 8.  Memel i har a dan meni ngkat kan sol i dar i t as di ant ar a negar a-negar a anggot a dal am bi dang ekonomi , sosi al , budaya, i l mu penget ahuan pol i t i k dan per t ahanan keamanan.  Mengkoor di nasi kan usaha-usaha unt uk mel i ndungi t empat -t empat suci .  Membant u dan beker j asama dal am memper j uangkan kemer dekaan r akyat Pal est i na.  Ber upaya mel enyapkan per bedaan r asi al , di skr i mi nasi , kol oni al i sme dal am segal a bent uk.  Memper kuat per j uangan umat I sl am dal am mel i ndungi mar t abat umat , dan hak masi ng-masi ng negar a I sl am.  Menci pt akan hubungan ker j asama yang har moni s, sal i ng penger t i an ant ar negar a OKI dan Negar a- negar a l ai n. TUJUAN DAN PRINSIP ORGANISASI OKI akan Kirim Tim Pencari Fakta ke Myanmar.
  9. 9. TUJUAN DAN PRINSIP ORGANISASI Untuk mencapai tujuan diatas, negara-negara anggota menetapkan 5 prinsip,yaitu : a.Persamaan mutlak antara negara- negara anggota b.Menghormati hak menentukan nasib sendiri, tidak campur tangan atasurusan dalam negeri negara lain. c.Menghormati kemerdekaan, kedaulatan dan integritas wilayah setiapnegara. d.Penyelesaian setiap sengketa yang mungkin timbul melalui cara-
  10. 10. NEGARA ANGGOTA
  11. 11. NEGARA ANGGOTA
  12. 12.  Keanggotaan OKI juga menjadi permasalahan tersendiri. Sebagaimana dimaklumi, OKI menetapkan negara-negara berpenduduk muslim sebagai syarat utama menjadi anggota tetapnya. Bukan aliran atau sekte. Hingga saat ini, sudah 57 negara berpenduduk muslim yang bergabung dengan OKI.
  13. 13. PERANAN Pertama, Kedua,
  14. 14. INDONESIA DALAM OKI Pada KTT III tahun 1972 di Jeddah, Saudi Arabia, Indonesia secara resmi menjadi anggota OKI dan turut menandatangani piagam OKI. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Indonesia termasuk salah satu negara anggota OKI pemula. Bahkan di dalam pertemuan- pertemuan resmi, Indonesia dianggap telah menjadi anggota OKI sejak tahun 1969.Bagi Indonesia keterlibatannya didalam OKI merupakan kesempatan yang baik dalam rangka pengembangan ekonomi/ perdagangan diantara sesama negara-negara OKI terutama dalam kaitannya dengan kepentingan pembangunan yang sedang berlangsung di Indonesia, khususnya dalam peningkatan ekspor non migas. Mursi Calonkan Iyad Madani Sebagai Sekjen OKI
  15. 15. INDONESIA DALAM OKI Beberapa alasan masuknya Indonesia di dalam OKI, antara lain : a.Secara obyektif, Indonesia ingin mendapatkan hasil yang positif bagi kepentingan nasional Indonesia. b.Indonesia merupakan negara yang sebagian besar penduduknya beragama Islam meskipun secara konstitusional tidak merupakan negara Islam. c.Dari segi jumlah penduduk yang beragama Islam, maka jumlahnya merupakan jumlah penduduk beragama Islam terbesar di dunia. d.Indonesia menganut politik luar negeri yang bebas dan aktif sehingga dapat diterapkan dalam organisasi-organisasi internasional termasuk OKI sejauh tidak menyimpang dari kepentingan nasional Indonesia. Terdapat kesamaan pandangan antara OKI dan Indonesia, yaitu sama-sama memperjuangkan perdamaian dunia berdasarkan kemanusiaan yang adil dan beradab, disamping kepentingan dalam bidang perekonomian dan perdagangan.
  16. 16. INDONESIA DALAM OKI a.Menyangkut masalah politis dimana Indonesia sebagai salah satu negara berkembang berpijak pada politik luar negeri yang bebas dan aktif. b.Sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, ikut menggalang solidaritas Islamiyah. c.Menarik manfaat bagi kepentingan pembang unan Indonesia, khususnya dalam kerjasama ekonomi dan perdagangan di antara negara- negara anggota OKI. KTT OKI Putuskan Membekukan Keanggotaan Suriah
  17. 17. • Perkembangan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Sebagai organisasi internasional yang pada awalnya lebih banyak menekankan pada masalah politik, terutama masalah Palestina, dalam perkembangannya OKI menjelma sebagai suatu organisasi internasional yang menjadi wadah kerjasama di berbagai bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan ilmu pengetahuan antar negara-negara muslim di seluruh dunia. KTT OKI: Waduh! Presiden Palestina Nyaris Salah Sebut Nama Presiden Mesir!!
  18. 18. IV. Kiprah OKI dalam Dunia Internasional • Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi yang juga menjabat sebagai Ketua Organisasi Kerjasama Islam berpendapat, kekuatan ekonomi negara-negara anggota OKI, menjadi salah faktor utama yang akan menentukan posisi OKI di dunia internasional. Kekuatan ekonomi negara-negara anggotanya yang akan menambah kekuatan OKI dan membuat suara OKI lebih berpengaruh dalam pergaulan dunia internasional. KTT OKI: Pemimpin Negara Islam Serukan Negosiasi Akhiri Konflik di Suriah
  19. 19. • Disatu sisi, OKI tidak berbeda dari lembaga-lembaga politik berkelas dunia seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau Liga Arab. Perbedaannya, OKI membatasi diri untuk negara- negara berpenduduk Islam. Di sisi lain, OKI telah menjadikan Islam sebagai kekuatan seperti gerakan Islamis lainnya selama ini. OKI mendukung peran ASEAN dalam membantu Myanmar dalam proses reformasi dan demokrasinya termasuk dalam mengatasi permasalahan etnis Rohingya.

Notes de l'éditeur

  • me

×