Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

GELEGAR_PesTa_2

  • Identifiez-vous pour voir les commentaires

  • Soyez le premier à aimer ceci

GELEGAR_PesTa_2

  1. 1. Jurnal Pesona Ta’aruf Universitas Islam Indonesiaredaksi@lpmprofesi.com Universitas Hari ke 2 PESTA Ramadhan Universitas Islam Indonesia 2011 Oleh : Annisa & Meita Minggu 7 agustus 2011, merupakan hari terakhir orientasi mahasiswa baru Universitas Islam Indonesia (UII). Terlihat maba/miba yang masih bersemangat, datang memasuki kampus ter- padu UII, dengan disambut aba-aba dari para panitia pemandu barisan. Para panitia pun tetap masih semangat, dengan hasil evaluasi kegiatan mereka di hari sebelumnya (6/7). Apakah ada kendala-kendala yang mereka dapati? Menurut Anjasmara, selaku ketua OC pelaksanaan PESTA hari ini sudah terkoordinir(Organizing Comittee) PESTA (Pesona Ta’aruf), dengan baik, meskipun agak molor beberapadalam pelaksanaan PESTA menit. Anjasmara berharaphari pertama tidak ada ken- pelaksanaan PESTA tahundala yang berarti. “Tidak ada depan agar maba/miba bisakendala yang berarti dalam hadir semua dan terlibatpelaksanaan PESTA tahun dalam kegiatan PESTA. Danini. Serta bersyukur sekali suatu keistimewaan tersend-karena komunikasi dan koor- iri baginya menjadi ketua OCdinasi antar panitia berjalan PESTA di bulan Ramadhan.dengan baik” Anjasmara Sedangkan lain hal-menambahkan. nya dengan keterangan dari Hanya di dalam Ketua SC PESTA, Muhammadpelaksanaan kegiatan ada Najihuddin. Kendala yangsedikit perubahan jadwal dihadapi pada hari pertamakegiatan seperti FGD (Fo- setidaknya ada tiga, yaitucus Group Discussion) yang perpindahan maba/miba,seharusnya dilaksanakan sound system di Gedungkemarin, diganti ke hari ini 7/7 dikarenakan Kahar Muzakkir, dan kultum dari takmir masjidfaktor pengkondisian tempat. Sedangkan untuk yang diluar kesepakatan dan perencanaan. Dari Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 2011 1
  2. 2. ketiga kendala tersebut, setidaknya para panita takmir masjid. Sedangkan untuk pengeras suaratelah mencoba untuk membenahinya sehingga di Kahar panitia telah melakukan perubahandiharapkan PESTA pada hari terakhir ini dapat semaksimal mungkin sehingga maba/miba yangberjalan dengan sukses. Untuk masalah perpin- tidak tertampung di Gedung Kahar Muzakkirdahan tempat maba-miba, solusi yang dicoba masih dapat mendengar suara dari pembicara.adalah pengkoordinasian yang lebih efektif Kesan-kesan yang di rasakan para pani-dari sebelumnya antara pemandu dengan PB tia PESTA juga berbeda-beda, seperti Yandi,(Pemandu Barisan). panitia pemandu barisan, misalnya, momen Tidak hanya itu saja permasalahan juga seperti buka bersama yang merupakan momenmuncul saat takmir masjid memberikan kultum spesial yang tidak di miliki di ospek-ospek haritanpa ada kesepakatan terlebih dahulu dengan biasa, walau pemandu barisan harus menahanpanitia PESTA. Saat pemberian kultum tersebut emosinya di saat mengkoordinasikan barisantakmir terlalu lama memberikan ceramahnya maba/miba. Selain panitia, maba/miba jugasehingga mengganggu run down acara yang telah memiliki kesannya tersendiri tentang PESTA didisusun. Dalam hal ini panitia bukan bermaksud hari pertama. Seorang maba dari jamaah Al-menghalangi maba/miba untuk mengingaat AL- Waliyy, Husaini Anwar Fauzan, menyukai acara-LAH tapi melainkan acara tersebut merupakan acara di PESTA walaupun ia sempat merasakanada kesepakatan antara panitia dengan pihak kejenuhan pada acara Studium Generale ke- Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 20112
  3. 3. marin karena ia tidak memilikikesempatan untuk bertanyadengan Bapak Eko Prasetyo SEGENAPselaku pemateri. Hal tersebutsangat disayangkan oleh maba ANGGOTA LPM PROFESI MENGUCAPKANasal Garut ini karena baginyamemiliki kebanggaan tersendiri SELAMAT DATANGjika ia bisa langsung bertatapmuka dengan Bapak Eko. Tidak DI KAMPUS PERJUANGANberbeda jauh Anwar, seorangmiba bernama Putri Chasiati DANdari jamaah Muhyi’ mengata-kan bahwa PESTA hari pertama SELAMAT MENUNAIKANtidak seluruhnya membosankantetapi juga ada keseruan dan IBADAH PUASAkesenangan. Tepian Redaksi Assalamualaikum wr. wb. Alhamdulillah, akhirnya kami dapat menyelesaikan produk kami, Gelegar edisi kedua untuk Pesona Ta’aruf (PESTA) 2011 UII. Kami mengucapkan terima kasih pada mahasiswa dan mahasiswi baru yang tetap bersemangat mengikuti jalannya PESTA meskipun kegiatan ini bertepatan den- gan bulan Ramadhan. Gelegar edisi ini mengangkat evaluasi yang tentunya sangat berkaitan dengan jalannya acara PESTA 2011. Dirubrik lainnya kami juga mengangkat tentang acara Bakti Sosial mahasiswa baru. Hingga kisah yang patut dipublikasikan seperti curha- tan wali jamaah, cerita dari pos kesehatan, dan beberapa lainnya. Tidak lupa kami menunggu saran maupun kritik yang membangun agar ter- ciptanya produk Gelegar yang lebih baik di waktu yang akan datang. Dari dapur redaksi kami ucapkan selamat membaca. Wassalamualaikum wr. wb. Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 2011 3
  4. 4. BAKTI SOSIAL, pelaksanaannya, pihaknya be- lum tahu, karena masih harus bekerja sama dengan dua lem- WUJUD KEPEDULIAN MAHASISWA BARU baga tersebut. Untuk total baksos,yang berhasil dikumpulkan pada hari pertama sendiri berjumlah sekitar 85% dari 4500 maba dan miba yang ada. Sedang- kan untuk hari kedua pihaknya belum bisa memberi keteran- gan dikarenakan masih dalam proses penghitungan oleh pihak panitia. Diperkirakan baksos hari kedua ini akan berjum- lah lebih sedikit dibanding hari pertama. Ini disebabkan jumlah maba dan miba yang mengikuti PESTA hari kedua lebih sedikit dibandingkan dengan hari pertama.FOTO : PROFESI/KUN Ditambahkan Bam- bang, kegiatan ini bertujuan untuk memupuk kepekaan terhadap sesama di bulan ra- madhan. “Apalagi ini di bulan ramadhan, daripada disuruh bawa yang enggak-enggak, lebih baik bawa yang berman- Halaman depan Kahar Muzakir dua hari ini dipenuhi den- faat bagi orang lain”, jawab- gan tumpukan kantong plastik yang berisi barang bawaan bakti nya ketika diwawancara oleh sosial ( baksos ). Ini dikarenakan salah satu agenda PESTA 2011 PROFESI. adalah baksos. Maba dan miba diharuskan mengumpulkan sejum- Kegiatan mulia ini ten- lah barang bawaan yang telah ditentukan panitia sebelumnya tu tidak luput dari kendala, untuk kemudian didistribusikan kepada sejumlah desa binaan. ada diantara maba-miba yang Ditemui disela-sela kesibukannya, Bambang Hartoyo dari lupa membawa beberapa ba- Panitia Komisi B PESTA 2011 menjelaskan bahwa kegiatan baksos rang bawaan wajib mereka. ini mengharuskan maba dan miba membawa sejumlah barang Ditambah kondisi cuaca yang bawaan seperti beras, gula, mie instan, buku tulis, pensil, bee panas menjadi kendala bagi jelly dan jus madu. Dalam penyerahan, antara maba dan panitia panitia untuk mengumpulkan dilaksanakan secara simbolik. Sedangkan penyerahan baksos serta mengkategorikan barang sendiri, pihak panitia bekerja sama dengan Mapala Unisi dan bawaan dari peserta. ( Kun, Bidang Pengabdian Masyarakat LEM UII. Untuk tempat dan waktu Anung ) Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 2011 4
  5. 5. sendiri berlangsung sampaiSekilas Cerita sore. Divisi kesehatan sendiri terbagi kedalam pos-pos yang Dari terpencar ke penjuru area PESTA. Ketika pihak kesehatanPos Kesehatan sudah tidak mampu menan- gani peserta disinilah TBMM berperan. “Kalo kemampuan kita kurang mampu gitu lho mending langsung kita giring Hari kedua PESTA dim- ke anak anak TBMM-nya aja”,ulai, semua panitia bersiap ujar Edi - salah satu staff kes-pada posisi masing-masing ehatan - ketika ditanyai peranmenekuni jobdesk nya. Divisi serta TBMM.kesehatan mulai disibukkan Sampai saat ini darimenggiring beberapa peserta pihak TBMM dan Kesehatanyang kesehatannya sedang benar-benar masih kelimpun-tidak baik ke ruang perawatan gan menangani peserta yangyang berada di lantai dua ge- satu per satu tumbang, apalagidung Kahar Muzakir. Sedangkan peserta tersebut mengidappersonel TBMM (tim bantuan asma. Mereka mengakui pelati-medis mahasiswa) yang meru- han yang sudah mereka jalanipakan mahasiswa dari Fakultas sangat membantu tetapi tetapKedokteran UII bersiap untuk tidak mengurangi ketakutanmenangani maba miba yang menghadapi peserta yang as-diantar oleh divisi kesehatan. manya kambuh bahkan adaKerja sama antara TBMM dan yang sampai pingsan. Apalagidivisi kesehatan telah terbagi, bila penanganan maksimaldivisi kesehatan lebih dite- sudah dilakukan mulai darikankan penanganan langsung tindakan medis (memberikan FOTO : PROFESI/KUNkondisi yang terjadi di lapan- aksi manuver dan oxycan) dangan, seperti kram mendadak. pemberian obat tetap tidakSedangkan TBMM sendiri me- membuat keadaan membaik,nangani kondisi peserta yang maka pihak TBMM dan Keseha-butuh perawatan lebih lanjut tan akan melakukan tindakanseperti memberikan obat dan terakhir dengan merujuk kemendampingi peserta selama Rumah Sakit terdekat. “Saatberistirahat. Beranggotakan napasnya masih nggak pu-20 personel, mereka mem- lih langsung kita rujuk aja”,bagi kerja menjadi dua shift tambah Tita dari pihak TBMM.dikarenakan pelaksanaan Pesta (Olip, Hanum) Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 2011 5
  6. 6. AKSI “SI SLAYER MERAH” Acara PESTA (Pesona Ta’aruf) Universitas IslamIndonesia telah memasuki hari kedua. Akan tetapi an-tusiasme para maba dan miba tidak berkurang, merekatetap bersemangat mengikuti sampai hari terakhir FOTO : PROFESI/RIZKYacara PESTA 2011 ini digelar. Satu hal yang masih sajaterjadi meski sudah menginjak hari kedua digelarnyaPESTA 2011, yaitu masih cukup banyaknya maba-mibayang terlihat bermasalah dengan atributnya. Hal itudapat dilihat dengan banyaknya para maba miba yangterpaksa ditertibkan oleh para pemandu barisan karenamelakukan berbagai macam pelanggaran. Sekilas tentang aksi para pemandu barisan, mereka adalah bagian dari panitia yang meng-gunakan jas almamater dan slayer berwarna merah terikat dilengan. Mereka bertugas menertibkanbarisan para maba-miba sebelum memasuki arena acara Pesta 2011. Sebagian besar para maba-miba sudah mengenal adanya pemandu barisan (PB), ada yangmerasa takut, tetapi ada juga yang justru senang dengan adanya PB. Salah satu pengakuan berasaldari seorang maba bernama Satria. Maba asal Ternate yang mengaku sangat bangga masuk TeknikSipil UII ini mengaku takut dengan para Pemandu barisan. Tetapi ketakutannya lebih kearah “se-gan” kepada sosok berslayer merah itu. Dia mengaku maklum dengan adanya pemandu barisanyang hobinya membentak-bentak. Karena dengan adanya pemandu barisan dapat membantu mabadan miba untuk ontime dalam setiap kegiatan, sehingga jadwal acara tidak kacau. “Sebenarnyasaya sedikit takut, tetapi saya setuju kok kalo ada pemandu barisan, biar disiplin”, ujar Satriaketika ditanya tentang pendapatnya mengenai pemandu barisan. Apa yang diungkapkan oleh Satria diamini oleh Maftuhi Firdaus. Maba asal Serang ini me-nilai adanya PB justru sangat bagus untuk membentuk kepribadian dan membangun kedisiplinanpara maba miba. ”Saya sangat setuju dengan adanya para PB, karena kalau tidak ada PB barisanpara maba miba tidak akan bisa disiplin dan bertanggung jawab”, jelas maba Jurusan Manajemenini ketika diwawancarai PROFESI. Menanggapi hal itu, Ana selaku salah seorang pemandu barisan ikut angkat bicara. Ia men-gaku tugas pemandu barisan hanya untuk menertibkan para maba-miba sebelum memasuki arenaPESTA. “Tapi kalo maba mibanya bandel mungkin para pemandu barisan terpancing emosinyasehingga bentakan yang tadinya bertujuan untuk menegaskan menjadi menakutkan”, ungkap Anaketika ditanya masalah bentakan para pemandu barisan. Khilaf menurutnya juga menjadi salahsatu faktor penyebabnya. ”Kalo para maba miba merasa takut mungkin ada temen kita yang khilafdan ngomongnya keterlaluan tetapi sebenarnya maksudnya baik kok”, tambahnya. Selain itu Ana juga menambahkan pesan-pesannya untuk para maba miba agar mening-katkan kedisiplinan dan patuh terhadap panitia. ”Saya mintanya para maba-miba itu patuh kalodisuruh sama panitia, kalo enak diatur kan kerja kita juga tidak terlalu berat”, ujarnya. (Riszki,Ganang) Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 20116
  7. 7. Karena Telat Datang, mendapat hukuman. Menyanyi, melafalkan surat surat pendek, adzan sampai berjoget pun jadiKena Cegat Pemandu Barisan hukuman yang dijatuhkan pada maba miba yang melanggar peraturan. Salah satu contohnya adalah Gumilar. Ia menjadi satu dari sekian banyak maba yang melanggar aturan di hari kedua pelaksanaan PESTA. Maba Teknik Mesin ini memakai celana jeans disela-sela temannya yang menggunakan celana kain warna hitam. Tak pelak ia pun lang- sung mendapat hukuman dari para pemandu barisan untuk menyanyi di depan gedung Kahar Mudzakir. Dengan memegang gulungan koran yang dianggap seolah seperti sebuah mic, ia menyanyikan lagu “Not with me” didepan para pemandu barisan. Ia tidak merasa tertekan ataupun kehilangan kepercayaan diri. “EnjoyFOTO : PROFESI/ANGGI aja, buat pengalaman”, kata Gumilang. Tindakan yang sama diterima oleh Muhammad Bayu, maba Jurusan Akuntansi ini juga kena hukuman karena terlambat. “Bangun kesiangan kak, tadi shalat subuh trus ketiduran lagi jam 7 baru bangun”,ujarnya. Hasilnya, ia pun dikerjai dengan menuliskan ‘Ingin seperti Morgan SMASH, I love Morgan’ di kolom motivasi dalam cocardnya.Selain itu, ia juga diberikan hukuman untuk menyanyikan lagu dari boy- band SM*SH di depan gedung Kahar Mudzakir. Akan tetapi ia menolak untuk melakukannya karena ia mengaku tidak hafal lagu tersebut. “Gak apal”,serunya kental dengan logat khas Meski PESTA (Pesona Ta’aruf) 2011 su- Banyumasan.dah memasuki hari kedua, masih cukup banyak Putri, salah satu pemandu barisanmaba miba yang melanggar aturan yang ditetap- dari Fakultas Kedokteran 2009 pun mengatakankan oleh panitia. Sama seperti hari sebelumnya, bahwa memang masih banyak maba-miba yangkesalahan seperti tidak memakai sepatu warna melanggar aturan di hari kedua PESTA. Tapihitam, mengenakan celana jeans, salah format terkadang saat ia memberi hukuman, ada sajapembuatan cocard, tidak membawa cocard dan maba-miba yang justru bertingkah lucu. “Kaloyang paling banyak adalah terlambat datang. lagi dimarahin jawabnya ngapak,kan lucu bangetSeharusnya, maba miba paling lambat datang tuh”, ungkapnya. Ada juga maba yang terburu-pukul 07.00 WIB tetapi masih ada yang datang buru karena terlambat dan takut dhukum seh-lebih dari jam 07.00 WIB. Akibatnya,banyak dari ingga ia lupa menutup resleting celananya.mereka yang dicegat oleh pemandu barisan dan (Maryonid, Nisa, Anggi) Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 2011 7
  8. 8. cair. Peserta ditunjuk satu per-satu untuk menyampaikan aspirasi atau sekedar berbagi pengalaman. Bahkan secara HARI TERAKHIR PESTA tidak langsung juga dapat mengenal anggota jamaah satu sama lain. “Acaranya asik, bisa ACARA LEBIH ATRAKTIF nambah pengalaman, nambah teman juga”, ujar Yoga Akhmad Zulfikar, maba dari jamaah Ar’raafi. Kegiatan di hari kedua PESTA juga ditanggapi positif oleh Rezki, salah seorang maba dari jamaah Al Basith. Dia Atmosfer PESTA 2011 Tetapi di hari kedua mengaku menikmati kegiatan hari kedua terasa berbeda. acara PESTA terkesan lebih yang diselenggarakan panitia Setidaknya itu yang dirasakan atraktif. Selain disambut den- di hari kedua, terutama FGD oleh Satria A. Syah dari jamaah gan acara senam pagi, peserta yang menjadi salah satu acara Assalam ketika diwawancarai PESTA kemudian disuguhi salah favoritnya. “Ketika ditunjuk oleh kru PROFESI. Maba jurusan satu acara utama yaitu Focus sempat grogi tetapi setelah teknik sipil ini mengaku bahwa Group Discusssion (FGD). FGD bicara tidak lagi”, tegas maba ia lebih menikmati PESTA hari sendiri menjadi acara utama di asal Purwokerto ini. kedua dibandingkan dengan hari kedua yang menggantikan Berbeda dengan hari hari pertama. Di hari pertama peran Simulasi Aksi yang tahun sebelumnya, di hari kedua ini ia justru merasa jenuh karena ini ditiadakan. FGD pula yang para peserta PESTA bahkan hanya mendengarkan informasi menjadi media komunikatif berani untuk maju dan tampil dari pengisi acara baik dari MC bagi maba-miba untuk mem- kepanggung. “Aku tertawa maupun pembicara lainnya. buat suasana menjadi lebih lihat tingkah MC dan peserta di panggung, sangat lucu”, ujar Rezki saat ditanya perihal tanggapannya mengenai PESTA hari kedua. Sikap malu-malu yang ditunjukkan peserta agaknya sudah mulai berkurang diband-FOTO : PROFESI/RIZKY ing dengan hari pertama. Se- cara tidak langsung, kemajuan itu menjadi hiburan tersendiri bagi maba-miba agar tidak merasa tertekan menjalani rangkaian acara PESTA 2011. (Agung, Imam, Radit) Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 2011 8
  9. 9. Curhatan Wali Jamaah Menginjak hari terakh- gasnya pada ospek PESTA 2011 Rahim, asal Fakultas Teknologiir berlangsungnya PESTA 2011, kali ini pasti ada kendala- Industri. Menurutnya, maba-para panitia tetap sibuk dengan kendala dan suka-duka dalam miba yang didampinginya se-tanggung jawabnya masing- menjalaninya. Seperti apa mua merasa senang dan enjoymasing. Salah satunya adalah yang dituturkan oleh Pras, wali mengikuti acara PESTA. “Akuwali jamaah yang harus total jamaah Assalam. Mahasiswa enggak merasa terbebani tuh,dalam mengurus jamaahnya. FPSB UII ini mengemukakan jadi wali jamaah, soalnya mer-Pada PESTA tahun ini terdapat bahwa kendala yang dihadap- eka (maba-miba) juga merasa162 wali jamaah happy ikut acarauntuk memandu ini”, tandasnya. Ma-81 nama jamaah hasiswi yang pernahyang diambil dari menjadi pemandunama Asmaul tahun lalu itu jugaHusna. Setiap selalu mengajakjamaah didamp- jamaahnya untukingi oleh dua wali selalu aktif dalamjamaah, laki-laki setiap kegiatan os-dan perempuan. pek kali ini.Fungsi dari wali Berbedajamaah sendiri lagi dengan penu-adalah untuk turan wali jamaahmenyambut para lainnya. Banyakmaba-miba dan dari mereka yangmengatur serta memandu ja- inya adalah sulitnya mengatur menjadikan rasa lelah danmaahnya dalam melakukan maba-miba berbaris. “Karena kantuk sebagai kendala utamakegiatan-kegiatan PESTA. Diba- terlalu banyak mahasiswanya saat pelaksanaan ospek tahunlik kelancaran kegiatan PESTA jadi kami sedikit kerepotan ini. Terlebih ospek tahun inikali ini, wali jamaah mempu- dalam mengatur mereka”, diadakan bertepatan pada bu-nyai peranan yang sangat pent- ungkapnya. Maba-miba yang lan Ramadhan. Meski begitu,ing dalam memandu mahasiswa dipandu oleh Pras sendiri ber- hal tersebut tidak membuatbaru yang berjumlah lebih dari jumlah 50 orang. konsistensi mereka menurun4000 orang. Lain halnya dengan dalam menjalankan tanggung Dalam melakukan tu- Femi Mayarani, wali jamaah Ar- jawabnya. (Manggala, Rizky) Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 2011 9
  10. 10. PERNAK PERNIK Polling Laput Nama: Fariz Agung W (Hukum) Jamaah :Ar-Rodiq Pesan dan Kesan: PESTA selama da hari cukup mengesankan. walaupun d laksanakan dengan sederhana namun cukup berkesan. Nama: Zulpan . E (Ekonomi Islam) Jamaah: Al-Afuww Pesan dan Kesan: Walaupun capek, letih dan lelah, tapi sangat banyak manfaatnya. Nama : Rian Fauziah (Psikologi) Jamaah : Al-Huqsith Pesan dan kesan : Awal-awalnya bor- ing... pas tengah tengah Asyik.! sayang panas...! dan kurang teratur. Nama : Gumilar (T.Mesin) Jamaah : Al-Mughni Pesan dan kesan : Seneng bisa dapet temen baru. Hari pertama bosen, pas siang-siangnya ga asik. Pematerinya menarik. Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 201110
  11. 11. KRU PROFESI: Pemimpin Umum: Semiaji Galih P. Sekretaris Umum: Alfian Anung A. Wasekum: Aulianita RF. Bendahara Umum: Annisa Amelia Hanifa Waben- dum: Tubagus Faisal A.E Pemimpin Redaksi: Tony Kurniawan. Wapemred: Meita Rianita. Staf Redaksi: Muttabik F.L, Maryonid Visi, Agung Budi R., PSDM: Kun Rochmani, Febi Regina S., Ganang N., Gilang S., Rizky Cahya D., Riset dan Pustaka: Ghazi Muwaffaq, Rofi Abul H., Danar Iwan M., Aditya Eka T., Nurul M.E.P. Sirkulasi dan Usaha: Esha TW, Fachrudin GD., Putri Dwi Anisa, Muhammad Syaiful B., Meilia Hanum Rahmadyah. Jaringan Kerja: Randi T., Raditya Aprialdi, Rayindha P., Imam, Riszki Maulana. Rancang Grafis dan Fotografi: M.Zulfariansyah, Mayki Nofri- anto, Manggala Pramuditya W., Aphytodia A.P Yuliardhi Anggi Permana. ., Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 2011 11
  12. 12. Edisi II / Gelegar Universitas / 7 Agustus 201112

×