Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.
K.F. Isherwood 1998.
Fertilizer Use and the
Environment

Ringkasan Buku Bagian 5
10 Desember 2013
Bismillah..
Chapter 14 : Kesehatan Manusia


Nitrate
◦ Nitrate dalam minuman dianggap sebagai masalah
kesehatan masyarakat karena nit...
Chapter 14 :Kesehatan Manusia


Kualitas Produk
◦ Beberapa pendapat tentang pertumbuhan
tanaman dengan pupuk buatan memil...
Chapter 15 : Keragaman Hayati










Komunitas tumbuhan dan binatang dapat dipengaruhi
secara langsung dari lingku...
Chapter 15 : Keragaman Hayati


Urbanisasi meningkatkan emisi karbon dimana tanaman
menghisap carbon. Mannion (1997) menc...
Prochain SlideShare
Chargement dans…5
×

0

Partager

Télécharger pour lire hors ligne

Ringkasan buku 1 k.f. isherwood. fertilizer use and the environment 5

Télécharger pour lire hors ligne

Livres associés

Gratuit avec un essai de 30 jours de Scribd

Tout voir
  • Soyez le premier à aimer ceci

Ringkasan buku 1 k.f. isherwood. fertilizer use and the environment 5

  1. 1. K.F. Isherwood 1998. Fertilizer Use and the Environment Ringkasan Buku Bagian 5 10 Desember 2013 Bismillah..
  2. 2. Chapter 14 : Kesehatan Manusia  Nitrate ◦ Nitrate dalam minuman dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat karena nitrate dengan cepat tereduksi menjadi nitrit di dalam tubuh. Nitrit mengalami oksidasi pada haemoglobin darah yang menyebabkan ketidakmampuan untuk mentransfer oksigen pada jaringan. Hal ini menyebabkan sindrom pada bayi hingga usia enam bulan. Biasanya dikarenakan konversi mikroba nitrat menjadi nitrit pada botol minuman yang kurang steril. Kemunculan sindrom ini sangat langka sekarang, meskipun dalam beberapa kasus tetap terjadi di Hungary dan Romania ◦ Kekhawatiran lain adalah nitrat dapat bereaksi dengan senyawa di dalam perut untuk menghasilkan senyawa NNitroso, seperti nitrosamines yang telah diuji positive dalam percobaan karsinogenik binatang. Nitrat yang tercerna dihisap dengan cepat dari organ – organ pencernaan makanan dan berakhir di dalam urin. Sekitar 25% nitrat dalam darah dihasilkan oleh kelenjar ludah dan mikroba flora akan mereduksinya menjadi nitrit. ◦ Berdasarkan fakta, terdapat bukti bahwa beberapa nitrat menguntungkan. Beberapa pathogen rentan pada nitrat dibawah kondisi asam. Kalium dan fosfat tidak diketahui efeknya pada kesehatan manusia. Kedua elemen ini berperan penting dalam mahkluk hidup. Berbeda dari jumlah kalium yang terhisap dalam jumlah besar dapat menimbulkan efek yang negative, namun dapat memberikan hasil yang menguntungkan dengan mengurangi penyakit darah tinggi. <Ringkasan Buku K.F. Isherwook>
  3. 3. Chapter 14 :Kesehatan Manusia  Kualitas Produk ◦ Beberapa pendapat tentang pertumbuhan tanaman dengan pupuk buatan memiliki kualitas dan keamanan lingkungan yang lebih rendah dibandingkan yang lain, sebagai contoh produksi tanaman organic. Faktanya adalah tanaman tidak membedakan sumber nutrisinya baik mineral atau organic. Semua diserap dalam bentuk senyawa kimia yang sama. ◦ Meskipun begitu, berdasarkan literature yang ditulis oleh K.Woese et al (1995), produksi secara konvensional atau sayur hasil pemupukan memiliki tingkat kandungan nitrat yang tinggi dibandingkan dengan organic atau sayur tanpa pemupukan, terutama sayuran hijau dan berakar yang nitrofilik. Sayuran organic juga cenderung memiliki masalah tingkat kekeringan lebih tinggi. Sebagai catatan perbedaan diantara dua sistem ini tidak signifikan atau hasilnya bertentangan sehingga kesimpulan tidak bisa diambil <Ringkasan Buku K.F. Isherwook>
  4. 4. Chapter 15 : Keragaman Hayati      Komunitas tumbuhan dan binatang dapat dipengaruhi secara langsung dari lingkungan karena adanya perbedaan kualitas air, udara, tanah dan endapan , temperature udara dan perubahan dalam vegetasi penutup lahan. Perubahan – peruban seperti ini memberikan efek pada lingkungan biologi, seperti habitat, makanan dan suplai nutrisi, wilayah reproduksi, jalur migrasi, keberadaan predator atau perubahan rute kelompok herbivore yang mengakibatkan efek pada predator. Gangguan tanah dan hilangnya vegetasi serta intensitas erosi dan siltasi juga memiliki peran dan dapat mengakibatkan ketidakseimbangan nutrisi dan hara serta aktivitas mikroba di dalam tanah. Di Indonesia, penyelesaian permasalahan lahan melibatkan penebangan hutan hujan tropis, yang mengakibatkan tanah – tanah mengalami penurunan kualitas dengan cepat. dengan pemupunan dan metode management yang baik, hal ini telah menunjukkan bahwa lahan tersebut dapat dipulihkan, kemudian untuk menghindari kebutuhan pada hutan hujan tropis dan mencegah erosi dan degradasi tanah lebih jauh. Penggembalaan besar-besaran adalah penyebab utama erosi tanah dan peningkatan populasi peternakan. Peningkatan produksi makanan ternak dengan metode pemupukan yang sesuai adalah cara terjitu untuk mengurangi tekanan peternakan di lahan penggembalaan. <Ringkasan Buku K.F. Isherwood>
  5. 5. Chapter 15 : Keragaman Hayati  Urbanisasi meningkatkan emisi karbon dimana tanaman menghisap carbon. Mannion (1997) mencatat, meskipun dengan intensifikasi, area pertanian semakin berkurang di Negara berkembang dengan melihat peningkatan area perhutanan. Hal ini menggambarkan peningkatan jumlah karbon yang dikeluarkan. Tapi di Negara berkembang, area pertanian menindkat, hutan tropis diubah menjadi lahan pertanian dan lahan pertanian menjadi untuk kepeningan urbanisasi.  Pengembangan ini secara jelas mengurangi pembuangan karbon dari tanaman sebagai hasil hilangnya keragaman hayati dan sumber genetik  Proses yang sedang berlangsung di berbagai wilayah dunia mengimplementasikan keragamanan dari metode pertanian yang ramah lingkungan dalam konservasi tanah, produksi dari area marginal, pemahaman kimia dan nutrisi, pemuliaan varietas tanaman yang secara genetic tahan terhadap hama, penyakit dan stress abiotik  Di Amerika Serikat, tahun 1996 Farm Act membuat program baru seperti program insentif kualitas lingkungan, insentif habitat satwa liar dan perlindungan lahan pertanian. Sejumlah pilihan kebijakan diajukan untuk memacu ketahanan di berbagai bidang terapan. Di tahun 1996, Agri 36 program EU terhitung mencapai lebih dari 2 milyar ECU atau 1,8 milyar US dollar. <Ringkasan Buku K.F. Isherwood>

Vues

Nombre de vues

562

Sur Slideshare

0

À partir des intégrations

0

Nombre d'intégrations

1

Actions

Téléchargements

2

Partages

0

Commentaires

0

Mentions J'aime

0

×