Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Wakaf

305 vues

Publié le

pengertian waqaf, unsur-unsur waqaf ( seperti nadzir, waqif dll ) dan prosedur waqaf adalah kontennya.

Publié dans : Formation
  • Soyez le premier à commenter

Wakaf

  1. 1. Wakaf
  2. 2. 1. Adriansyah Bagus Aryanto ( 02 ) 2. Muhamad Fahdi Bintang B. ( 21 ) 3. Muhammad Miftah M. ( 23 ) 4. Rizki Mahjati Prie Husna ( 32 ) 5. Vira Rizqi Rahmawati ( 36 ) 6. Wahyu Pamungkas ( 37 )
  3. 3. Secara bahasa, wakaf berasal dari bahasa Arab yang artinya menahan (alhabs) dan mencegah (al- man’u). Wakaf menurut istilah syar’i adalah suatu ungkapan yang mengandung penahanan harta miliknya kepada orang lain atau lembaga dengan cara menyerahkan suatu benda yang kekal zatnya untuk diambil manfaatnya oleh masyarakat.
  4. 4. Perilaku Sahabat Tentang Wakaf
  5. 5. Kisah Abu Thalhah dan kebun Bairuha Ketika Allah menurunkan firman-Nya yaitu surat Ali-Imron : 92, Abu Thalhah mendengar ayat ini. Beliaupun menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menyampaikan hajatnya, “Ya Rasulullah, Allah berfirman, ‘Kalian tidak akan mendapatkan kebaikan, sampai kalian menginfakkan apa yang kalian cintai’. Sementara harta yang paling aku cintai adalah kebun Bairuha. Ini saya sedekahkan untuk Allah. Saya berharap dapat pahala dan menjadi simpananku di sisi Allah. Silahkan manfaatkan untuk kemaslahatan umat.”
  6. 6. Wakaf Umar untuk tanah Khaibar Ibnu Umar menceritakan, bahwa ayahnya Umar bin Khatab, mendapatkan jatah bagian kebun di Khaibar. Beliaupun melaporkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ya Rasulullah, saya mendapatkan kebun di Khaibar. Saya tidak memiliki harta yang lebih berharga dari pada itu. Apa yang anda perintahkan untukku?” Saran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Jika mau, kamu bisa wakafkan, abadikan kebun itu, dan hasilnya kamu sedekahkan. Kemudian Umar mewakafkannya.
  7. 7. Wakaf Sumur oleh Utsman Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, tidak ada air yang rasanya lebih segar dari pada air sumur ‘rumah’. Rumah ini nama sumur, dalam bahasa arab. Ketika itu, sumur ini milik orang yahudi. Setiap muslim yang mengambil air, dia harus bayar. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengumumkan “Siapa yang sanggup membeli sumur Rumah, dan dia letakkan gayungnya bersama gayung kaum muslimin.” Kemudian Utsman membelinya dari harta pribadinya.
  8. 8. Syarat Wakaf
  9. 9. Wahbah al- Zuhaily menyebutkan syarat wakif itu ada 4 macam: Wakif Merdeka, tidak sah wakaf seorang budak karena ia tidak mempunyai milik/harta. Berakal, tidak sah wakaf orang gila, tidak sah pula wakaf orang yang kurang akalnya. Baligh, tidak sah wakaf anak kecil, baik ia sudah mumayiz atau belum Cerdas, cakap bertindak hukum (mukallaf) Orang yang wakaf
  10. 10. Mauquf (Harta wakaf) Menurut Badran Abu Al-Ainainy, syarat-syarat harta yang diwakafkan ada 4 syarat: Benda/harta itu mempunyai nilai, maka tidak sah wakaf manfaat dan hak-hak dan tidak pula sah wakaf sesuatu. yang tidak mungkin diambil manfaatnya atau mungkin diambil manfaatnya akan tetapi dilarang oleh syara’. Harta itu hendaklah dikenal serta diketahui secara sempurna di waktu mewakafkan supaya jangan membawa perbantahan dan me nimbulkan keraguan. Harta atau benda yang diwakafkan adalah milik sempurna si wakif. Harta yang diwakafkan itu tidak bercampur dengan harta yang lain
  11. 11. Benda yang tidak bergerak contohnya tanah dan bangunan Benda yang bergerak contohnya uang, kendaraan, dan logam mulia. Harta benda wakaf terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak.
  12. 12. Mauquf Alaih / Nadzir (Orang yang diberi wakaf) Mauquf alaih disyaratkan: 1. Hadir sewaktu penyerahan wakaf, 2. Ahli untuk memiliki harta yang diwakafkan, 3. Tidak orang yang durhaka terhadap Allah, dan 4. Orang yang menerima wakaf itu harus jelas, tidak dikeragui kebenarannya. 5. Cakap dalam memiliki waqaf
  13. 13. Sighat ( Ikrar wakaf ) Sighat adalah pernyataan wakif sebagai tanda penyerahan barang atau benda yang diwakafkan itu. Sighat dapat dilakukan dengan lisan maupun melalui tulisan.
  14. 14. Sighat itu mempunyai syarat tertentu pula, yaitu: sighat itu tidak digantungkan, jelas dan terang, tidak menunjukkan atas waktu tertentu atau terbatas, tidak mengandung pengertian untuk mencabut kembali terhadap wakaf yang telah diberikan.
  15. 15. Menurut Sayyid Sabiq, wakaf itu sah dan diakadkan dengan salah satu dari dua cara yaitu: Perbuatan yang menunjukkan terjadinya wakaf seperti membangun sebuah mesjid dan mengizinkan orang shalat padanya. Perkataan, yang terdiri dari sharih dan kinayah. Adapan sharih contohnya: “Aku jadikan untuk jalan Allah”, “aku wakafkan”, “aku tahan manfaatnya”, “aku kekalkan”, lafaz kinayah seperti: kata si wakif, aku sedekahkan, tetapi dia berniat wakaf
  16. 16. Macam-Macam Wakaf
  17. 17. Wakaf Langsung Wakaf yang pokok barangnya digunakan untuk mencapai tujuannya seperti mesjid untuk shalat, sekolah untuk kegiatan belajar mengajar, rumah sakit untuk mengobati orang sakit dan sebagainya.
  18. 18. Wakaf Produktif Wakaf yang pokok barangnya digunakan untuk kegiatan produksi dan hasilnya diberikan sesuai dengan tujuan wakaf.
  19. 19. Prosedur Wakaf Sebuah Keluarga bermusyawarah terlebih dahulu untuk mewakafkan tanah miliknya. Wakif bersama Nazhir dan saksi datang ke KUA menghadap Kepala KUA selaku PPAIW. PPAIW memeriksa persyaratan Wakaf dan selanjutnya mengesahkan Nazhir. Wakif mengucapkan Ikrar Wakaf dihadapan saksi-saksi dan PPAIW, Wakif, Nazhir dan saksi pulang dengan membawa AIW ( Akta Ikrar Wakaf ) PPAIW atas nama Nazhir menuju ke BPN Kab/Kota dengan membawa berkas permohonan pendaftaran Tanah Wakaf. Kantor Pertanahan memproses sertifikat Tanah Wakaf. Kepala BPN menyerahkan sertifikat tanah wakaf kpd Nazhir, dan ditunjukkan kpd PPAIW utk dicatat pada daftar AIW

×