Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.
UNTUK:
TACTIC TAX BREVET PAJAK TERPADU
Jalan Wastukencana. Bandung
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI
Disampaikan Oleh : Wahyu Sumanj...
1
PENDAHULUAN
2
3
4
5
PENGUSAHA KENA PAJAK
6
BARANG KENA PAJAK
7
JASA KENA PAJAK
8
PENGENAAN PPN ATAS BKP
9
PENGENAAN PPN ATAS JKP
10
PPN ATAS KEG. MEMBANGUN SENDIRI
PPN TERUTANG
11
12
13
14
TARIF PPN
SAAT TERUTANG
15
TEMPAT TERUTANG
FAKTUR PAJAK
16
17
18
19
NOTA RETUR
20
NOTA PEMBATALAN
21
SOAL DAN PEMBAHASAN
1. Rumah Sakit “MARITENAN” mengimpor peralatan rontgen dari Jepang ...
a. Dikenakan PPN meskipun un...
22
3. Hotel Polaris menyewakan ruangan untuk resepsi perkawinan …
a. Dikenakan PPN karena termasuk kelompok persewaan bara...
23
8. Kardiman selaku industri sepatu rumahan (home industry) dan sudah dikukuhkan sebagai
PKP, pada tanggal 23 April 2013...
24
13. Faktur Pajak adalah bukti pungutan pajak yang dibuat PKP sehubungan dengan
penyerahan BKP atau JKP, sehingga PKP ya...
25
a. Tuan Ramli wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP sejak 1 Januari
2008
b. Tuan Ramli boleh memilih u...
26
b. Tuan Boni wajib memungut PPN sebesar Rp 10.000.000 dan membuat faktur pajak
standar
c. Tuan Boni wajib memungut PPN ...
27
PEMBELIAN/PEROLEHAN/PEMANFAATAN BKP/JKP
Tgl. 5 Mengimpor sejumlah produk alat rumah tangga dari Natural Co
denganperinc...
Prochain SlideShare
Chargement dans…5
×

SEQUEL MODUL PPN ::: Ditambah Pertanyaan-Pertanyaan Singkat Pajak Pertambahan Nilai

2 713 vues

Publié le

SEQUEL MODUL PPN ::: Ditambah Pertanyaan-Pertanyaan Singkat Pajak Pertambahan Nilai
SEQUEL MODUL PPN ::: Ditambah Pertanyaan-Pertanyaan Singkat Pajak Pertambahan Nilai
SEQUEL MODUL PPN ::: Ditambah Pertanyaan-Pertanyaan Singkat Pajak Pertambahan Nilai
SEQUEL MODUL PPN ::: Ditambah Pertanyaan-Pertanyaan Singkat Pajak Pertambahan Nilai

  • Soyez le premier à commenter

SEQUEL MODUL PPN ::: Ditambah Pertanyaan-Pertanyaan Singkat Pajak Pertambahan Nilai

  1. 1. UNTUK: TACTIC TAX BREVET PAJAK TERPADU Jalan Wastukencana. Bandung PAJAK PERTAMBAHAN NILAI Disampaikan Oleh : Wahyu Sumanjaya
  2. 2. 1 PENDAHULUAN
  3. 3. 2
  4. 4. 3
  5. 5. 4
  6. 6. 5 PENGUSAHA KENA PAJAK
  7. 7. 6 BARANG KENA PAJAK
  8. 8. 7 JASA KENA PAJAK
  9. 9. 8 PENGENAAN PPN ATAS BKP
  10. 10. 9 PENGENAAN PPN ATAS JKP
  11. 11. 10 PPN ATAS KEG. MEMBANGUN SENDIRI PPN TERUTANG
  12. 12. 11
  13. 13. 12
  14. 14. 13
  15. 15. 14 TARIF PPN SAAT TERUTANG
  16. 16. 15 TEMPAT TERUTANG FAKTUR PAJAK
  17. 17. 16
  18. 18. 17
  19. 19. 18
  20. 20. 19 NOTA RETUR
  21. 21. 20 NOTA PEMBATALAN
  22. 22. 21 SOAL DAN PEMBAHASAN 1. Rumah Sakit “MARITENAN” mengimpor peralatan rontgen dari Jepang ... a. Dikenakan PPN meskipun untuk pelayanan kesehatan medik b. Tidak dikenakan PPN karena untuk pelayanan kesehatan medik c. Dibebaskan dari pengenaan PPN d. Dikenakan PPN karena yang diimpor merupakan BKP 2. Dalam bulan Januari 2014 Sitorus karyawan sebuah perusahaan swasta sedang membangun rumah seluas 300 m2. Jumlah uang yang dibayarkan dalam bulan Januari 2014:  Membeli bahan bangunan sebesar Rp58.500. 000,- termasuk PPN sebesar Rp5.200.000,-  Membayar ongkos tukang sebesar Rp2.500.000,- Atas kegiatan membangun sendiri ini, untuk bulan April 2010 ini : a. Tidak dikenakan PPN karena Sitorus bukan PKP b. Dikenakan PPN sebesar 10%X40%XRp58.500.000,00 meskipun Sitorus bukan PKP c. Dikenakan PPN sebesar 10%X40%XRp53.300.000,00 meskipun Sitorus bukan PKP d. Dikenakan PPN sebesar 10%X40%XRp61.000.000,00 meskipun Sitorus bukan PKP
  23. 23. 22 3. Hotel Polaris menyewakan ruangan untuk resepsi perkawinan … a. Dikenakan PPN karena termasuk kelompok persewaan barang tak bergerak b. Tidak Dikenakan PPN karena tidak termasuk JKP c. Dibebaskan dari pengenaan PPN d. Tidak dikenakan PPN karena Hotel Polaris bukan PKP 4. Ken Umang mengelola sebuah usaha perdagangan kendaraan bermotor bekas pengukuhan PKP-nya dicabut oleh Kepala KPP setempat pada awal tahun 2010. Berkat Promosi yang semakin gencar, dari bulan Januari sampai dengan 16 Agustus 2014 memperoleh jumlah peredaran bruto Rp 4.801.000.000,00, Ken Umang wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP ... a. Paling Lambat 30 September 2014 b. Paling Lambat 31 Oktober 2014 c. Paling Lambat 30 Nopember 2014 d. Paling Lambat 31 Desember 2014 5. Sandiman yang mengelola sebuah mini market dan sudah dikukuhkan sebagai PKP, ketika menyerahkan sejumlah barang dagangannya kepada konsumen akhir ,maka berdasarkan Pasal 17 PER-13/PJ/2010 … a. Boleh membuat Faktur Pajak Gabungan b. Tidak Wajib membuat Faktur Pajak c. Wajib membuat Faktur Pajak Khusus d. Dapat membuat Faktur Pajak dengan kode dan Nomor Seri Khusus 6. Tejakusuma selaku pengusaha tahu sumedang yang dalam tahun buku 2014 (s.d. bulan Nopember) memperoleh jumlah peredaran bruto Rp 4.800.000.000,- … a. Memenuhi syarat sebagai PKP sehingga wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP b. Masih sebagai Pengusaha Kecil sehingga tidak perlu melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP c. Memenuhi syarat sebagai PKP sehingga dapat dikukuhkan menjadi PKP d. Masih sebagai Pengusaha Kecil sehingga dapat melaporkan usahanya untuk dikukuhkan menjadi PKP 7. Ketika Herman Soleh selaku PKP bengkel kendaraan bermotor menjual mesin bubutnya yang sebelumnya merupakan bagian dari aktiva yang digunakan untuk menjalankan kegiatan usahanya ... a. Dikenakan PPN karena merupakan aktiva yang menurut tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan b. Dikenakan PPN karena mesin bubut adalah barang kena pajak c. Tidak dikenakan PPN karena mesin bubut yang dijual adalah Barang Bekas sehingga tidak ada nilai tambahnya d. Tidak dikenakan PPN karena tidak memenuhi syarat yang disebut dalam pasal 16D UU PPN 1984
  24. 24. 23 8. Kardiman selaku industri sepatu rumahan (home industry) dan sudah dikukuhkan sebagai PKP, pada tanggal 23 April 2013 menyerahkan sejumlah sepatu secara konsinyasi kepada Yulham pemilik toko sepatu “Sederhana” yang sudah diketahui memiliki NPWP/PKP, dengan harga jual Rp 66.000.000,- wajib membuat Faktur Pajak ... a. Paling lambat tanggal 30 April 2010 dengan PPN Rp 6.000.000,00 b. Paling Lambat tanggal 30 April 2010 dengan PPN Rp 6.600.000,00 c. Paling Lambat tanggal 23 April 2010 dengan PPN Rp 6.000.000,00 d. Paling Lambat tanggal 23 April 2010 dengan PPN Rp 6.600.000,00 9. Atas penyerahan mebel dengan Harga Jual Rp 33.000.000,00 yang dilakukan oleh Rustam selaku pengusaha mebel (PKP) kepada Kanwil Departemen Koperasi & UKM pada tanggal 24 Februari 2013 wajib membuat Faktur Pajak ... a. Untuk mengenakan PPN Rp 3.000.000,00 paling lambat pada saat penagihan b. Untuk mengenakan PPN Rp 3.300.000,00 paling lambat pada saat penagihan c. Untuk mengenakan PPN Rp 3.000.000,00 paling lambat pada saat pembayaran d. Untuk mengenakan PPN Rp 3.300.000,00 paling lambat pada saat pembayaran 10. Pengusaha sebuah salon kecantikan yang sudah dikukuhkan sebagai PKP, ketika menyerahkan jasa perawatan kecantikan kepada pelanggannya, PPN yang terutang dihitung dari ... a. Harga Penyerahan b. Harga Jual c. Harga Pokok d. Penggantian 11. Suparman selaku pemborong dan sudah dikukuhkan sebagai PKP telah selesai merenovasi gedung milik Departemen Sosial pada tanggal 12 Nopember 2010 dengan harga kontrak Rp 40.000.000,00. Surat penagihan disampaikan kepada Bendaharawan yang bersangkutan pada tanggal 28 Desember 2010, namun pembayarannya baru diterima pada tanggal 2 Februari 2011, sehingga Suparman wajib ... a. Membuat Faktur Pajak paling lambat pada tanggal 30 Nopember 2010 b. Membuat Faktur Pajak paling lambat pada tanggal 28 Desember 2010 c. Membuat Faktur Pajak paling lambat pada tanggal 31 Desember 2010 d. Membuat Faktur Pajak paling lambat pada tanggal 2 Februari 2010 12. Pengusaha Kena Pajak wajib menyampaikan pemberitahuan secara tertulis nama pejabat yang berhak menandatangani Faktur Pajak beserta contoh tanda-tangannya kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak Paling Lama … a. Sebelum Faktur Pajak Ditanda-tangani b. Seminggu setelah Faktur Pajak ditanda-tangani c. Setiap Akhir Bulan bersangkutan d. Pada akhir bulan berikutnya sejak pejabat tersebut mulai melakukan penandatangan faktur pajak
  25. 25. 24 13. Faktur Pajak adalah bukti pungutan pajak yang dibuat PKP sehubungan dengan penyerahan BKP atau JKP, sehingga PKP yang melakukan penyerahan BKP atau JKP.. a. Wajib membuat Faktur Pajak setelah membuat invoice b. Membuat Faktur Pajak untuk mendampingi invoice c. Tidak membuat Faktur Pajak apabila tidak ada invoice d. Wajib membuat faktur pajak meskipun tidak ada invoice 14. Kesalahan dalam pengisian faktur pajak standar, dibetulkan dengan cara ... a. Mencoret bagian yang salah kemudian dituliskan kalimat yan seharusnya dan dibubuhi paraf b. Menyobek Faktur Pajak yang salah, kemudian mengetik ulang Faktur Pajak Standar baru c. Membuat Faktur Pajak Standar pengganti d. Menghapus bagian yang salah kemudian pada tempat tersebut diketik ulang kalimat atau angka yang seharusnya 15. Berdasarkan UUPPN 1984, sejak 1 Januari 1995 Pengusaha dibawah ini pada dasarnya termasuk PKP ... a. Pedagang besar beras b. Pengusaha dibidang Asuransi c. Pengusaha restoran dan Diskotik d. Pedagang Pengumpul Barang Bekas 16. Pada tanggal 4 Mei 2010 Sulaeman selaku dealer kendaraan bermotor bekas yang sudah dikukuhkan sebagai PKP menjual satu unit pickup yang semula digunakan untuk mengangkut suku cadang untuk memperbaiki mobil bekas barang dagangannya dengan harga jual Rp 30.000.000,00 ... a. Dikenakan PPN Rp 3.000.000,00 berdasarkan Pasal 16 D UU PPN 1984 b. Dikenakan PPN Rp 300.000,00 berdasarkan Pasal 4 huruf a UU PPN 1984 c. Tidak dikenakan PPN karena Pajak Masukan atas perolehan pick up tidak dapat dikreditkan d. Tidak dikenakan PPN karena pick up bekas bukan BKP sehingga tidak terhutang PPN 17. Nyonya Sekarwangi yang membudidayakan tanaman bunga anggrek dan sudah dikukuhkan sebagai PKP, ketika mengekspor bunga anggrek hasil budidayanya ... a. Dibebaskan dari pengenaan PPN karena bunga anggrek adalah barang hasil pertanian b. Tidak dikenakan PPN karena barang hasil pertanian bukan BKP c. Dikenakan PPN dengan tarif 0% d. PPN-nya ditanggung pemerintah 18. Tuan Ramli menjalankan usaha budi daya tanaman hias dan kios peralatan perkebunan sejak 1 Januari 2007. Omzet penjualan tanaman hias tahun 2007 sebesar Rp 400.000.000,- sedangkan omzet penjualan peralatan perkebunan sebesar Rp 500.000.000,- Manakan pernyataan yang benar ?
  26. 26. 25 a. Tuan Ramli wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP sejak 1 Januari 2008 b. Tuan Ramli boleh memilih untuk tidak dikukuhkan sebagai PKP c. Tuan Ramli menjual barang strategis yang dibebaskan PPN, sehingga tidak perlu dikukuhkan sebagai PKP d. Tidak ada jawaban yang benar 19. Tuan Sigit dikukuhkan sebagai PKP Pada tanggal 31 Maret 2008 melakukan penyerahan BKP. Faktur Pajak yang telah dibuat pada tanggal 2 April 2010 namun terdapat kesalahan dalam penulisan. Kesalahan tersebut baru diketahui pada tanggal 5 Juli 2010. Manakah pernyataan yang benar ? a. Tuan Sigit wajib membuat nota retur pada tanggal 5 Juli 2010, dan melaporkannya pada SPT Masa Juli 2008 b. Tuan Sigit wajib membuat faktur pajak pengganti dengan menggunakan nomor dan tanggal yang sama dengan faktur pajak sebelumnya, dan melaporkannya pada SPT Masa April 2010. c. Tuan Sigit wajib membuat faktur pajak pengganti dengan menggunakan nomor baru dan melaporkannya pada SPT Masa April dan Mei 2010 d. Tidak ada jawaban yang benar 20. Pada bulan Agustus 2010 PT Sejahtera (PKP) menyerahkan 2 unit Mobil sedan @ Rp 80.000.000,- kepada dealer mobil bekas PT Layak Enak (PKP). Kendaran tersebut sebelumnya digunakan sebagai kendaraan operasional manager dan dibeli dibulan yang sama dengan saat pengukuhan PKP PT Sejahtera. Atas transaksi tersebut … a. Tidak terutang PPN b. Terutang PPN sebesar Rp1.600.000,- c. Terutang PPN sebesar Rp16.000.000,- d. Terutang PPN sebesar Rp8.000.000,- 21. Terkait dengan soal no. 20 diatas, jika pada bulan September 2010 PT Layak Enak menjual kedua mobil tersebut dengan harga masing-masing Rp100.000.000,- berapa PPN yang harus disetorkan ke Kas Negara oleh PT Layak Enak … a. Rp 0 b. Rp20.000.000,- c. Rp2.000.000,- d. Rp400.000,- 22. Tuan Boni (PKP) melakukan pertukaran harta dengan Tuan Zaky (PKP). Tuan Boni merupakan pengusaha persewaan mobil dan Tuan Zaky merupakan pengusaha produk garmen. Nilai pasar harta tuan Boni berupa 2 Unit kendaraan sedan (ex mobil sewaan) adalah Rp 600 juta sedangkan Nilai pasar harta tuan Zaky berupa 1 unit rumah (ex mess karyawan) adalah Rp 500 juta. Dalam pertukaran harta tersebut tidak terjadi pembayaran antar kedua belah pihak. Atas transaksi tersebut … a. Tidak terutang
  27. 27. 26 b. Tuan Boni wajib memungut PPN sebesar Rp 10.000.000 dan membuat faktur pajak standar c. Tuan Boni wajib memungut PPN sebesar Rp 60.000.000,- dan membuat faktur pajak , sedangkan Tuan Zaky wajib memungut PPN sebesar Rp 50.000.000,- dan membuat faktur pajak. d. Tuan Boni wajib memungut PPN sebesar Rp 60.000.000 dan membuat faktur pajak standar, sedangkan tuan Zaky tidak berkewajiban untuk memungut PPN. 23. Pada tanggal 1 Juli 2010 Andre (PKP) menerima peralatan kantor dari PT Sukoco (PKP) senilai Rp 30.000.000,- . Karena pembayaran Andre baru dapat diselesaikan pada tanggal 2 September 2010, PT Sukoco juga baru mau menerbitkan faktur pajak yang dibuat sesuai tanggal pelunasan. Atas transaksi tersebut … a. PT Sukoco terlambat membuat faktur pajak , sehingga PPN yang tercantum didalam faktur pajak bukan merupakan pajak masukan bagi Andre b. PT Sukoco terlambat membuat faktur pajak, namun PPN yang tercantum didalam faktur pajak tetap merupakan pajak masukan bagi Andre c. PT Sukoco harus membuat faktur pajak pada tanggal 1 Juli 2010 karena telah terjadi penyerahan BKP d. Tidak ada jawaban yang benar Perhitungan Pajak Pertambahan Nilai PT. ANEKA RETAIL memiliki usaha Penjualan Aneka Produk Kebutuhan Rumah Tangga , dan sudah dikukuhkan sebagai PKP di KPP Bogor. Pada tanggal 30 Januari 2003. Berikut Kutipan transaksi yang terjadi selama Bulan Januari 2014 lalu : PENJUALAN / PENYERAHAN BKP/JKP Tgl. 4 Dijual sejumlah, deterjen, sabun mandi, shampo dan kopi serbuk kepadapelanggan tetap PD. GROSIR , seharga RP. 12.000.000,-. Tgl. 5 Menerima pembayaran Royalti atas penggunaan Merk ”Mini Store” dari Tn. Amir di Bandung untuk jangka waktu 1 (satu) tahun mendatang sebesar Rp 75.000.000,- Tgl. 6 Mengekspor sejumlah produk senilai Rp 120.000.000,- kepada Gusmao Corp.(Timor Timur). Tgl. 7 diserahkan kepada karyawan sejumlah hadiah awal tahun, sejumlah makanandalam kaleng, dan deterjen seharga Rp. 5.836.200,00. Harga tersebut termasuk unsur Laba kotor didalamnya sebesar 20%. Tgl. 8 Diserahkan sample product detergen kepada PT. Rumah Idaman dengan harga jual Rp. 1.200.000,00 termasuk laba 20%. Tgl. 9 Dijual dua unit kendaraan untuk menambah likuiditas perusahan masing- masing berupa Truk– Rp 48.000.00 (dibeli : Des 2002) dan Mobil Box - Rp 65.000.000,-(dibeli : Peb2003), keduanya sesuai harga pasar wajarnya.
  28. 28. 27 PEMBELIAN/PEROLEHAN/PEMANFAATAN BKP/JKP Tgl. 5 Mengimpor sejumlah produk alat rumah tangga dari Natural Co denganperincian nilai CIF Rp 54.000.000,- , bea Masuk 10 % dari CIF , dan Bea Masuk Tambahan Rp 3.000.000,-. Tgl. 6 Membeli sejumlah produk dari PT Unilever Indonesia senilai Rp 60.000.000,- Tgl. 7 Membayar fee sebesar Rp 50.000.000,- kepada UTAMA Consult atas Jasa AuditPembukuan dan Pelaporan Perpajakan Tahun 2007. Tgl. 8 Membayar Tagihan sehubungan pengiriman Paket Sample Produk kepadaperusahaan pengriman paket ” Cepat Express ” sebesar Rp 4.000.000,- Tgl. 9 Sehubungan dengan rencana Perusahaan untuk menjamu Tamunya, telahdibayar sebesar Rp 20.000.000,- kepada Biro Pariwisata ”Happy Holiday” atas satu Paket Wisata ke Bali Akhir Januari mendatang. Tgl. 10 Perusahaan membeli sebuah kendaraan niaga (bekas) Toyota Kijang untukmendukung operasional perusahaan sebesar Rp 87.000.000,- dari perusahaan penjualan kendaraan bekas PT Argo Transport. KEGIATAN MEMBANGUN SENDIRI Telah dikeluarkan biaya selama bulan Januari 2014 Rp 42.000.000,- sehubungan kegiatan membangun sendiri , perluasan Bangunan Pabrik seluas 300 m2

×