Ce diaporama a bien été signalé.
Le téléchargement de votre SlideShare est en cours. ×

Sekolah Sabat - Triwulan 4 2022 - Pelajaran 7

Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Chargement dans…3
×

Consultez-les par la suite

1 sur 12 Publicité

Plus De Contenu Connexe

Plus par Adam Hiola (20)

Plus récents (20)

Publicité

Sekolah Sabat - Triwulan 4 2022 - Pelajaran 7

  1. 1. Lesson 7 for November 12, 2022
  2. 2. Wahyu 1:17, 18
  3. 3. Kebangkitan Yesus: Hambatannya Kemenangan Para saksi: Mereka yang dibangkitkan bersamaNya Mereka yang melihat Dia Pentingnya kebangkitan: “Jika Kristus tidak dibangkitkan…” Kematian Yesus di kayu salib adalah dasar penebusan kita (Kol 1:14). Namun, Juruselamat yang mati tidak dapat menyelamatkan siapa pun, itu sebabnya Kristus telah bangkit! Kebangkitan Yesus menandai kemenangan terakhir atas dosa dan kematian. Itu juga menjamin kebangkitan kita sendiri.
  4. 4. Sebuah batu, meterai, dan beberapa tentara Romawi ditempatkan untuk mencegah murid-murid Yesus mencuri tubuh-Nya (Mat 27:62-66). Namun, murid-murid Yesus hanyalah beberapa orang Galilea yang penakut. Mereka melarikan diri ketika Yesus ditangkap, dan mereka bersembunyi di suatu tempat di Yerusalem “karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi” (Yoh 20:19). Para imam dan orang-orang Farisi tidak takut kepada para murid. Mereka takut kepada Yesus. Setan mendorong mereka untuk mencegah Yesus keluar dari kuburNya.
  5. 5. “Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya.” (Matius 28:2) Batu, meterai, dan para penjaga gemetar di hadapan salah satu malaikat Tuhan. Ketika Bapa memanggil-Nya, Anak mengambil kembali kehidupan yang telah Dia serahkan (Kisah 2:24; Yoh 10:17-18). Para tua-tua menyuap para penjaga agar orang-orang percaya akan hal yang mustahil: Bahwa para prajurit telah tertidur, dan bahwa para murid telah memindahkan batu yang berat dan berisik itu, serta membawa tubuh Yesus bersama mereka (Mat 28:11-15). Upaya yang gagal untuk mencegah kemenangan Yesus hanya berhasil membuat beberapa prajurit yang ketakutan menyatakan bahwa Yesus telah dibangkitkan. “Kristus keluar dari kubur dalam keadaan dipermuliakan, dan pengawal Roma melihat Dia.”(EGW, DA 780)
  6. 6. Batu-batu yang menutupi makam beberapa orang kudus terbuka oleh gempa bumi. Mereka tetap di kuburan mereka sampai gempa bumi kedua menandai kebangkitan Yesus dan mereka. Orang-orang ini dibangkitkan dalam keadaan tidak fana dan naik ke Surga bersama Yesus (Ef 4:8), tidak seperti orang lain yang dibangkitkan untuk mati lagi (seperti Lazarus atau putri Yairus). Sebelum naik, mereka menampakkan diri kepada banyak orang di Yerusalem dan bersaksi tentang kebangkitan Yesus.
  7. 7. “Kata mereka itu: "Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon.” (Lukas 24:34) Seperti yang tertulis dalam Perjanjian Baru, banyak orang melihat Yesus dibangkitkan dan menjadi saksi kebangkitan-Nya (Kisah 2:32). Sekelompok wanita (Mat 28:8-10) Para pengawal Romawi (Mat 28:11) Maria Magdalena (Mar 16:9; Yoh 20:16-18) Murid-murid Emaus (Luk 24:13- 15; Mar 16:12) Petrus (Luk 24:34; 1Kor 15:5) Mereka yang berkumpul di ruang atas (Mar 16:14; Yoh 20:19) Thomas (Yoh 20:24- 26) Lebih dari 500 orang (1Kor 15:6; Mat 28:16-17) Yakobus, saudara Yesus (1Kor 15:7) Paulus (1Kor 15:8) Kita juga menjadi saksi kebangkitan-Nya oleh iman (Yoh 20:29).
  8. 8. Buah sulung adalah persembahan kepada Tuhan. Buah pertama dan terbaik dari sebuah ladang dipersembahkan (Ul 26:1-11). Itu mewakili seluruh panen. Menurut 1 Korintus 15, jika Yesus tidak dibangkitkan, iman kita sia-sia. Sejak Yesus bangkit: • Khotbah kita masuk akal ay 14 • Kita bersaksi bahwa Tuhan itu benar ay 15 • Kita percaya bahwa kita juga akan dibangkitkan ay 16 • Kita memiliki iman bahwa dosa-dosa kita diampuni ay 17 • Kita akan melihat lagi mereka yang telah mati ay 18 • Kita memiliki harapan dalam kehidupan yang lebih baik ay 19 Akhirnya, kebangkitan Yesus menjamin bahwa musuh terakhir (kematian) akan dikalahkan (1Kor 15:26, 54-55)
  9. 9. “Kristus bangkit dari antara orang mati sebagai buah sulung dari mereka yang tidur. Ialah yang dilambangkan dengan berkas yang diunjuk dan kebangkitan-Nya terjadi tepat pada hari ketika berkas yang diunjuk itu dipersembahkan di hadapan Tuhan. Selama lebih dari seribu tahun upacara simbolis ini telah diadakan […] Berkas yang dipersembahkan kepada Allah melambangkan panen. Demikian juga Kristus, buah sulung itu, melambangkan panen rohani yang besar yang akan dikumpulkan untuk kerajaan Allan Kebangkitan-Nya melambangkan dan menjamin kebangkitan segala orang benar yang sudah mati “Karena jika kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.” 1 Tes. 4:14.” E. G. W. (The Desire of Ages, cp. 81, p. 785)

×