Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

150627 market outlook juli 2015

912 vues

Publié le

Market Outlook Bursa Efek Indonesia untuk bulan Juli 2015

Publié dans : Économie & finance
  • Soyez le premier à commenter

150627 market outlook juli 2015

  1. 1. MARKET OUTLOOK JULI 2015: LEBARAN SEBENTAR LAGI
  2. 2. TIDAK BANYAKTIDAK BANYAK PERUBAHAN DARI MARKET OUTLOOK JUNI
  3. 3. Puasa dan Lebaran  Puasa identik dengan penurunan volume perdagangan  Tekanan jual dari pemodal asing terhenti sebelum awal puasa, tapi belum terlihat adanya arah yang jelas dari aliran dana asing setelah itu.  Arah IHSG dari awal Puasa hingga Lebaran: Tidak Arah IHSG dari awal Puasa hingga Lebaran: Tidak pasti naik atau turun  Konsumsi naik  THR, Gaji ke 13 Pegawai Negeri  Inflasi naik  Sejauh ini kita tidak melihat adanya kelangkaan barang, ledakan harga
  4. 4. Pemerintah sudah melakukan apa yang bisa dilakukan • Pertumbuhan Konsumsi • Inflasi • Neraca Perdagangan Puasa/ Lebaran Pertumbuhan Ekonomi Kuartal 2 2015 Lebaran
  5. 5. Target IHSG tahun 2015 batal Selama suport di 4913 masih bertahan, IHSG adalah wave 3 dengan potensi kenaikan 6300 – 7200 dalam 2 – 3 tahun.
  6. 6. Medium Term: IHSG berada dalam trend turun Jika suport 4913 tembus, skenario yang kemungkinan terjadi adalah wave 2 perpanjangan dengan arah 4550 – 4600.
  7. 7. Akan tetapi… IHSG Sedang Berada Di Suport Kuat IHSG tertahan oleh skenario A-B-C (???). IHSG tertahan oleh suport dari trend channel Inverted H&S (?)
  8. 8. KONDISI TERAKHIR BURSA EFEK INDONESIA
  9. 9. Market Wait And See Selama Puasa  Nilai transaksi turun selama Ramadhan  Pasar juga menanti data pertumbuhan ekonomi kuartal II 2015  Sekitar 15 Juli  hari terakhir bursa sebelum libur lebaran.bursa sebelum libur lebaran.  Regional juga sedang jelek  Krisis Yunani  Menanti kenaikan suku bunga The Fed  Inflasi diperkirakan masih tinggi. BI : 0,6% (?)
  10. 10. Aliran Dana Asing Jokowi Effect 2015
  11. 11. Kinerja Perbankan April
  12. 12. Pemerintah (sebenarnya) sudah melakukan langkah yang Benar  Mendekatkan BBM kepada harga keekonomian  pengurangan subsidi secara masif  Pemerintah melakukan penundaan kenaikan BBM selama Ramadhan dan Lebaran  Pembangunan Infrastruktur  Percepatan anggaran infrastrukturinfrastruktur  Pelonggaran aturan Loan To Value (LTV) untuk kredit pemilikan rumah, kepemilikan asing untuk Apartemen  Menjaga neraca perdagangan stabil positif  Usaha untuk mempertahankan swasembada beras  Usaha untuk mencapai swasembada pangan  Reshuffle? Paket Kebijakan?
  13. 13. Kelemahan Pemerintah  Komunikasi yang buruk  Rakyat yang belum bersatu  The New KMP  PDIP dan Megawati PDIP dan Megawati  Bank Indonesia yang kurang kooperatif  Liberalisme yang kebablasan  Pemerintah menanan Bom Waktu dengan menunda kenaikan BBM selama Ramadhan - Lebaran
  14. 14. PEMERINTAH MERASA SUDAH MELAKUAN SEGALANYA…
  15. 15. MARI KITA TUNGGU HASILNYA…
  16. 16. Lebaran yang ‘mengasyikkan’  Lebaran berlangsung tanggal 17 – 18 Juli  Tanggal 16 Juli, Bursa Efek Indonesia cuti bersama  Data ekonomi yang dipublikasikan pada tanggal 15 Juli:15 Juli:  Neraca Perdagangan Juni  Angka Pertumbuhan Ekonomi 2Q2015  Terbuka peluang bahwa setelah libur lebaran, IHSG akan rally. Rally ke atas? Rally ke bawah?
  17. 17. Siklus Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
  18. 18. Pasar akan terus memperhatikan pertumbuhan ekspor dan impor
  19. 19. Fenomena Batu Akik  Fenomena Batu Akik adalah fenomena yang muncul ketika ekonomi tidak berjalan  Orang mencari ‘kegiatan ekonomi yang bisa menghasilkan uang’.menghasilkan uang’.  Orang menemukan Monkey Business  Buble pada batu akik mulai berlangsung  Orang mulai melakukan barter, bukan lagi jual-beli
  20. 20. Fenomena ‘Batu Akik’ dalam Sejarah Pasar Modal Indonesia  BUMI Resources (2003 – 2008)  2003: BUMI Resources (was BUMI Modern) membeli KPC dan Arutmin, perusahaan yang beroperasi berdasarkan kontrak Perjanjian Karya Pengusaha Batubara (PKP2B) senilai US$ 500 juta dengan menggunakan hutang.  Harga saham BUMI mengalami Booming pada tahun 2003 – 2008.  Praktek Bakrie ‘me too’ masih berlangsung hingga saat ini  Repo  Preemptive Right Issue MYRX (1997 – 1999) MYRX (1997 – 1999)  Ketika itu, suasana krisis 1998 masih terasa. MYRX yang merupakan eksportir textile mendapat sentimen positif dari pelemahan Rupiah.  Pada tahun 1997 – 1999, MYRX bergerak dari harga 25 ke 2000 hingga 2 kali (25 – 2000 – 25 – 2000 – 25)  LPLI dan LPPS  LPLI dan LPPS adalah saham yang bergerak bersama dengan MYRX pada periode 1997 – 1999.  Harga saham melejit ketika Dot Com Burst 2000.  Hingga saat ini, tidak pernah ada situs penjualan online yang dimiliki oleh Grup Lippo.  Grup Lippo masih terkenal sebagai emiten yang paling kreatif dalam melakukan aksi korporasi.
  21. 21. Konsensus IHSG  Kami mencoba menghitung konsensus IHSG berdasarkan 20 saham (BBCA, UNVR, TLKM, ASII, BBRI, BMRI, PGAS, BBNI, GGRM, KLBF, INTP, ICBP, UNTR, SMGR, INDF, CPIN, JSMR, AALI, BSDE, EXCL).  Hasilnya:  Target IHSG median: 5576 Target IHSG median: 5576  Target IHSG bullish: 6802  Target IHSG bearish 4008  Dalam 12 bulan, secara market masih terlihat bullish dengan potensi kenaikan sebesar 13,3%  Kesimpulan: Secara fundamental, IHSG sebenarnya belum terlalu jelek, masih memungkinkan untuk restesting rekor.
  22. 22. Potensi Kenaikan Saham dalam Konsensus
  23. 23. STRATEGI TRADING KETIKA MARKET KONSOLIDASI
  24. 24. Ketika Market Konsolidasi  Konsolidasi adalah suatu keadaan ketika market memasuki short term atau medium term bearish dengan long term masih tetap bullish.  Konsolidasi adalah bearish market ditengah bullish Konsolidasi adalah bearish market ditengah bullish market.
  25. 25. Trading Berbeda dengan Investasi
  26. 26. Dalam Trend Turun, Rasa Takut adalah Lawan Utama
  27. 27. Padahal…  Dalam trend turun, volume perdagangan memang berkurang. Ini yang membuat harga bergerak lebih volatile.  Dalam trend turun, suport tetap suport, resisten Dalam trend turun, suport tetap suport, resisten tetap resisten.  Semua hukum teknikal tetap sama.  Semua hukum pergerakan saham tetap sama.
  28. 28. Tips untuk Trading dalam Konsolidasi  Trading berdasarkan Prediksi Harga Jangka Pendek  Trading pada saham yang berkinerja bagus.  Beli ketika mau naik, Jual ketika mau turun Beli ketika mau naik, Jual ketika mau turun  Disiplin  No Regret  Hasil Harus Positif
  29. 29. Summary  IHSG sedang dalam trend turun dengan potensi koreksi hingga kisaran 4500-4600.  Akan tetapi, untuk jangka pendek, terdapat peluang kenaikan hingga kisaran 5100-5150.peluang kenaikan hingga kisaran 5100-5150.  Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal 2 adalah sebuah momen yang sangat penting dengan publikasi 1 hari sebelum libur Lebaran.  Pemodal sebaiknya bisa bereaksi dengan benar untuk menghindari ‘dugem’ selama Libur Lebaran
  30. 30. TERIMA KASIH www.universalbroker.co.id

×