Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.
MEKANISME REWARD & PUNISHMENT 1
CORPORATE
RULES :
• Peraturan
Depnaker
• Peraturan
Perusahaan
• Kebijakan
Direksi
• KM
SEL...
PUNISHMENT
(sesuai Peraturan Perusahaan)
2
DISIPLIN KARYAWAN
(Peraturan Perusahaan KD.1255/PS000/TA-00/2014 tgl. 30 juni 2014)
Pasal 42 Tata Tertib Perusahaan
Ayat-3...
Pasal 45 Tingkatan pelanggaran disiplin
Ayat-1 Pelanggaran ringan  pelanggaran disiplin tingkat-1
(….. , tidak bekerja de...
KATEGORI PELANGGARAN TINGKAT-1 5
1. Tidak mentaati jam kerja
2. Tidak mentaati perinntah atasan yang berkaitan dengan kepe...
6KATEGORI PELANGGARAN TINGKAT-2
1. Bersikap atau bertingkahlaku tidak sopan terhadap sesama karyawan dan
atasannya, serta ...
7KATEGORI PELANGGARAN TINGKAT-3
1. Tidak mentaati dan tidak melaksanakan
kebijakan/ketentuan/peraturan/prosedur Perusahaan...
1. Perusahaan berhak memutuskan hubungan kerja kepada karyawan yang terbukti melakukan hal-hal
sebagai berikut:
a) Menyala...
9KETENTUAN LAIN TERKAIT PEMBERIAN SANGSI
1. Karyawan yang sedang menjalani masa pembinaan tidak
mendapat kesempatan untuk ...
Prochain SlideShare
Chargement dans…5
×

7b. summary peraturan perusahaan_ptta

1 101 vues

Publié le

7b. summary peraturan perusahaan_ptta

Publié dans : Business
  • Soyez le premier à commenter

7b. summary peraturan perusahaan_ptta

  1. 1. MEKANISME REWARD & PUNISHMENT 1 CORPORATE RULES : • Peraturan Depnaker • Peraturan Perusahaan • Kebijakan Direksi • KM SELAMA PEKERJAAN BERLANGSUNG Unit Spv. Mgt, IA & Consulting Unit HR, Manager Lini PEKERJAAN SELESAI Komite Kinerja Komite Kinerja REWARD PUNISH MENT 1. Mekanisme Reward & Punishment diimplementasikan berdasarkan Peraturan Perusahaan yang berlaku 2. Mekanisme Reward & Punishment diimplementasikan setelah disosialisasikan melalui media(formal) komunikasi internal Perusahaan 3. Efektifitas Punishment dan Sangsi yang diberikan harus bersifat positive re-inforcement dan positive punishment dan mengedepankan terciptanya suasana kerja yang kondusif KARYAWAN Sosialisasi : • Formal Letter • Formal Meeting • SP135 • Telco/Vicon Kewajiban / Tanggungjawab PENUGASAN
  2. 2. PUNISHMENT (sesuai Peraturan Perusahaan) 2
  3. 3. DISIPLIN KARYAWAN (Peraturan Perusahaan KD.1255/PS000/TA-00/2014 tgl. 30 juni 2014) Pasal 42 Tata Tertib Perusahaan Ayat-3 Setiap karyawan wajib melaksanakan penugasan, pengabaian terhadap penugasan merupakan pelanggaran peraturan disiplin perusahaan Pasal 43 Kewajiban karyawan Ayat-1 Melaksanakan segala ketentuan perusahaan baik langsung maupun tidak langsung menyangkut tugas kedinasannya. Mematuhi peraturan perusahaan yang berlaku. Ayat-2 Karyawan yang tidak melaksanakan kewajiban dapat dikenakan hukuman disiplin sesuai dengan jenis dan tingkat pelanggaran. Pasal 44 Pelanggaran yang berakibat pemutusan hubungan kerja Ayat-1 Menyalahgunakan wewenang atau jabatan yang berakibat merugikan perusahaan , antara lain mengeluarkan barang tanpa dokumen yang sah dan sejenisnya. Merusak, membeli, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan, atau meminjamkan barang, dokumen atau surat-surat berharga perusahaan secara tidak sah yang dapat merugikan perusahaan
  4. 4. Pasal 45 Tingkatan pelanggaran disiplin Ayat-1 Pelanggaran ringan  pelanggaran disiplin tingkat-1 (….. , tidak bekerja dengan tertib dan cermat untuk kepentingan perusahaan, …..) Pelanggaran sedang  pelanggaran disiplin tingkat-2 (……. , menggunakan informasi secara tidak sah untuk kepentingan pribadi atau pihak lain, melakukan sharing password untuk melakukan akses informasi, tdk menggunakan alat pelindung diri …….) Pelanggaran berat  pelanggaran disiplin tingkat-3 (tidak mentaati dan tidak melaksanakan kebijakan/ketentuan/peraturan/prosedur perusahaan atas keputusan direksi atau peraturan terulis lainnya) Pasal 43 Jenis dan tingkat hukuman disiplin Ayat-1 Hukuman disiplin ringan : diberikan SP-1, masa pembinaan 1 bulan Hukuman disiplin sedang : diberikan SP-2, masa pembinaan 3 bulan Hukuman disiplin berat : diberikan SP-3, masa pembinaan 6 bulan atau PHK Ayat-2 Karyawan yang menjalani pembinaan tidak diberikan kesempatan pelatihan, pendidikan dan promosi DISIPLIN KARYAWAN (Peraturan Perusahaan KD.1255/PS000/TA-00/2014 tgl. 30 juni 2014)
  5. 5. KATEGORI PELANGGARAN TINGKAT-1 5 1. Tidak mentaati jam kerja 2. Tidak mentaati perinntah atasan yang berkaitan dengan kepentingan Perusahaan 3. Tidak mentaati ketentuan pakaian kerja beserta kelengkapannya pada waktu dan tempat yang telah ditetapkan, termasuk alat pelindung diri yang diwajibkan bagi karyawan yang bekerja pada unit tertentu 4. Tidak mengikuti kegiatan Perusahaan yang diwajibkan tanpa ada ijin dari atasannya 5. Tidak menjaga ketertiban , keamanan dan kebersihan lingkungan kerja 6. Mengganggu ketenangan suasana kerja 7. Tidak bekerja dengan tertib dan cermat untuk kepentingan Perusahaan 8. Mangkir selama 1-2 (satu sd dua) hari kerja 9. Tidak melaporkan kepada atasan/pejabat yang berwenang ketika melihat, mendengar atau mengetahui adanya perbuatan yang bertentangan atau tidak sesuai dengan perundang-udangan atau Peraturan Perusahaan yang berlaku . SANGSI terhadap PELANGGARAN TINGKAT-1 • Teguran tertulis dari atasan langsung (Surat Peringatan I / SP-I), bila karyawan terbukti melakukan planggaran tingkat-1 . Masa pembinaan 1 (satu) bulan
  6. 6. 6KATEGORI PELANGGARAN TINGKAT-2 1. Bersikap atau bertingkahlaku tidak sopan terhadap sesama karyawan dan atasannya, serta pihak-pihak yang mempunyai kepentingan terhadap Perusahaan (stake holder Perusahaan) 2. Mengutamakan kepentingan pribadi dan atau golongan yang merugikan kepentingan Perusahaan 3. Menimbulkan keresahan di lingkungan karyawan 4. Tidak melaksanakan ketentuan Perusahaan yang menyangkut tugas dan kedinasannya dengan sebaik-baiknya 5. Mangkir selama 3-4 (tida sd empat) hari kerja 6. Tidak memenuhi panggilan dengar keterangan terkait kasus disiplin 7. Menggunakan secara tidak sah informasi Perusahaan untuk kepentingan pribadi atau pihak lain 8. Melakukan sharing password untuk melakukan akses terhadap sistem informasi Perusahaan secara tidak syah. 9. Tidak Menggunakan APD yang diwajibkan ssi ketentuan K3 perusahaan 10. Melakukan pelanggaran Tingkat I dan pernah diberikan SP1 SANGSI terhadap PELANGGARAN TINGKAT- 2 • Pernyataan tidak puas dari atasan langsung (SP-II), atau tidak dibayar tunjangan posisi/ kompetensi selama 3 bulan bila karyawan terbukti melakukan pelanggaran tingkat-2. Masa pembinaan 3 (tiga) bulan
  7. 7. 7KATEGORI PELANGGARAN TINGKAT-3 1. Tidak mentaati dan tidak melaksanakan kebijakan/ketentuan/peraturan/prosedur Perusahaan, berupa keputusan Direksi atau Peraturan Tertulis lainnya yang ditetapkan oleh Direksi atau pejabat berwenang lainnya 2. Menjadi Direksi atau Pejabat atau Komisaris atau Anggota Organissi/Badan Usaha yang dapat menimbulkan benturan kepentingan, kecuali mendapatkan ijin dari Direksi Perusahaan 3. Menggunakan fasilitas Perusahaan untuk kepentingan pribadi atau pihak lain tanpa seijin Pimpinan Unit atau Manager Lini 4. Mangkir selama lebih dari 4 (empat) hari kerja 5. Mengakses informasi yang bukan menjadi hak nya 6. Melakukan pelanggaran Tingkat 1 atau 2 dan telah diberikan SP-2 SANGSI terhadap PELANGGARAN TINGKAT-3 • Demosi / Turun Tingkat/BP dengan masa pembinaan 6 bulan atau Pemutusan Hubungan kerja. Masa pembinaan 6 (enam) bulan
  8. 8. 1. Perusahaan berhak memutuskan hubungan kerja kepada karyawan yang terbukti melakukan hal-hal sebagai berikut: a) Menyalahgunakan wewenang atau jabatan yang berakibat merugikan perusahaan, antara lain mengeluarkan barang gudang tanpa dokumen yang sah dan sejenisnya b) Melakukan perbuatan yang merugikan perusahaan, antara lain penggelapan aset/barang perusahaan, manipulasi pertanggungan, pembelian fiktif, mark up harga dan sejenisnya; c) Melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran nama naik perusahaan atau menjatuhkan kepercayaan tenant/customer/publik terhadap perusahaan sebagai akibat perbuatan yang mempunyai hubungan kedinasan, antara lain melakukan pungutan secara tidak sah dengan maksud untuk mendapat keuntungan pribadi/pihak lain sehingga merugikan tenant/calon tenant/customer dan citra perusahaan; d) Merusak, memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan atau meminjamkan barang- barang, dokumen atau surat-surat berharga milik perusahaan secara tidak sah yang berakibat merugikan perusahaan e) Melakukan penganiayaan, penghinaan secara kasar, tindak kekerasan, mengancam pimpinan perusahaan atau karyawan beserta keluarganya; f) Menyuruh, membujuk dan/atau ikut serta melakukan perbuatan yang melanggar hukum/norma kesusilaan terhadap pimpinan perusahaan atau karyawan beserta keluarganya; g) Memberikan keterangan palsu pada saat proses penerimaan karyawan h) Berjudi, melakukan perbuatan asusila, minum-minuman keras dan atau mabuk, madat, menyalahgunakan obat-obatan terlarang (narkotika) di tempat kerja. 2. Pemutusan hubungan kerja dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. 8PELANGGARAN YANG BERAKIBAT PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
  9. 9. 9KETENTUAN LAIN TERKAIT PEMBERIAN SANGSI 1. Karyawan yang sedang menjalani masa pembinaan tidak mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan, pendidikan dan promosi 2. Karyawan yang melakukan pelanggaran disiplin/ditahan pihak berwajib atas tindak pidana dalam 3. ….

×