Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Abad pertengahan

1 016 vues

Publié le

hhh

Publié dans : Formation
  • Soyez le premier à commenter

Abad pertengahan

  1. 1. Kelompok 4 Amira Adliah Shoiqhan Nazzah Demvi Vebiani M.Iqbal Tawakal A. Chatrin Eza Cantika Rizki Bagio
  2. 2.  Abad Pertengahan Abad Pertengahan adalah periode sejarah di Eropa sejak bersatunya kembali daerah bekas kekuasaan Kekaisaran Romawi Barat di bawah prakarsa raja Charlemagne pada abad 5 hingga munculnya monarkhi-monarkhi nasional, dimulainya penjelajahan samudra, kebangkitan humanisme, serta Reformasi Protestan dengan dimulainya renaisans pada tahun 1517.
  3. 3. Abad Pertengahan Awal Pertengahan Awal adalah periode dalam sejarah Eropa yang berlangsung dari abad ke-5 hingga abad ke-10. Periode ini dimulai setelah kemunduran Kekaisaran Romawi dan digantikan oleh Abad Pertengahan Tinggi (1001–1300).
  4. 4.  Abad Pertengahan Akhir Abad Pertengahan Akhir atau Zaman Pertengahan Akhir adalah sebuah zaman dari sejarah Eropa yang utamanya meliputi abad ke-14 sampai ke-15 (sekitar 1301–1500). Abad Pertengahan Akhir menggantikan Abad Pertengahan Tinggi dan digantikan oleh zaman modern awal (dan, di kebanyakan wilayah Eropa, Renaisans).
  5. 5.  Abad Pertengahan Tinggi Abad Pertengahan Tinggi adalah periode dalam sejarah Eropa untuk masa sekitar abad ke-11, 12, dan 13 M (sek. tahun 1000–1300). Abad Pertengahan Tinggi didahului oleh Abad Pertengahan Awal dan dilanjutkan oleh Abad Pertengahan Akhir, yang berakhir sekitar tahun 1500-an.
  6. 6.  Kondisi Sosial Saat itu kehidupan masyarakat Eropa sangat terikat pada doktrin gereja. Segala kegiatan kehidupan ditujukan untuk akhirat. Masyarakat kehilangan kebebasan untuk menentukan pribadinya, dan kehilangan harga dirinya. Kehidupan manusia tidak tenteram karena senantiasa diintip oleh intelijen gereja, sehingga menimbulkan sikap saling mencurigai dalam masyarakat.
  7. 7.  Kondisi Budaya Terjadi pembatasan kebebasan seni dalam arti bahwa seni hanya tentang tokoh-tokoh Injil dan kehebatan gereja. Semua kreasi seni ditujukan kepada kehidupan akhirat sehingga budaya tidak berkembang. Demikian pula dalam bidang ilmu pengetahuan karena segala kebenaran hanya kebenaran gereja.
  8. 8.  Kondisi Politik Raja yang secara teoritis merupakan pusat kekuasaan politik dalam negara, kenyataannya hanya menjadi juru damai. Kekuasaan politik ada pada kelompok bangsawan dan kelompok gereja. Keduanya memiliki pasukan militer yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk melancarkan ambisinya. Adakalanya kekuatan militer kaum bangsawan dan kaum gereja lebih kuat dari kekuatan militer milik raja.
  9. 9.  Kondisi Ekonomi Berlaku sistem ekonomi tertutup, yang menguasai perekonomian hanya golongan penguasa. Kondisi-kondisi di atas menyebabkan masyarakat Eropa terkungkung dan tidak memiliki harga diri yang layak sebagai manusia. Oleh karena itu timbullah upaya-upaya untuk keluar dari keadaan tersebut.
  10. 10.   WASALAMUALIKUM WR WB TERIMA KASIH

×