Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Leaflet asi eksklusif new

6 077 vues

Publié le

Leaflet asi eksklusif new

  1. 1. PENGERTIAN 5. ASI Eksklusif adalah memberikan ASI saja tanpa makanan dan minuman lain kepada bayi sejak Menyebabkan pertumbuhan yang baik (lemak ikatan panjang). Anatara lain 6. Mengurangi kejadian maloklusi omega 3 (EPA dan DHA), omega 6 (AA) 7. Salah satu penyebab maloklusi rahang lahir sampai usia 6 bulan. adalah kebiasaan lidah yang mendorong ke depan akibat menyusu dengan botol dan dot. Mengurangi pertumbuhan otak. 2. Protein, terbentuk dari 60% dan 40% whey dan casein sehingga terbentuk  Manfaat untuk ibu : 1. yang merupakan komponen penting untuk gumpalan kecil halus yang memudahkan perdarahan setelah proses penyerapan dalam tubuh bayi, melahirkan. 2. Mengurangi anemia. mengandung protein Casein yang lebih 3. Menjarangkan kehamilan. sulit 4. Mengecilkan rahim lebih cepat mempunyai jenis asam amino yang lebih 5. MANFAAT sedangkan Mengurangi  Manfaat untuk bayi : 1. ideal dengan komposisi yang seimbang dan dengan terjadinya dicerna sapi oleh lebih usus banyak bayi. ASI lengkap dibandingkan susu sapi. Asam kanker ASI sebagai nutrisi, sumber gizi yang sangat disesuaikan kemungkinan susu kebutuhan amino taurin diperkirakan mempunyai 6. Lebih ekonomis dan murah peran pada perkembangan otak. 7. Hemat waktu, portabel dan praktis 8. Memberikan kepuasan bagi ibu pertumbuhan bayi. 2. ASI meningkatkan daya tahan tubuh 3. ASI meningkatkan kecerdasan 4. ASI meningkatkan jalinan kasih sayang 3. Karbohidrat, Karbohidrat utama ASI adalah laktosa. Gunanya untuk pertumbuhan otak, meningkatkan KANDUNGAN ASI 1. Lemak, sekitar 80% lemak ASI berjenis long chain polyunsaturrated fatty acid penyerapan kalsium, meningkatkan pertumbuhan bakteri usus yang baik yaitu lactobasilus bifidus,
  2. 2. menghambat pertumbuhan bakteri yang berbahaya. diantaranya adalah hipertermi, obesitas, ASI EKSKLUSIF enterokolitis nekrotikans. 4. Vitamin dan Mineral 2. Kontaminasi mikroorganisme ASI mengandaung vitamin dan mineral yang 3. Menyebabkan alergi lengkap. Hampir semua vitamin dan mineral Gejala alergi susu formula berupa gejala dalam ASI diserap tubuh bayi. gastrointestinal seperti muntah, kolik, diare, 5. Kolesterol, manfaat kolesterol dalam ASI antara lain untuk meningkatkan pertumbuhan otak. Selain itu kolesterol beerfungsi dalam pembentukan metabolisme kolesterol. akan mengendalikan dikemudian hari enzim Metabolisme kadar sehingga perdarahan gastrointestinal, enterokolitis, konstipasi dan kembung serta gejala sistem lain seperti rinorea, urtikaria, dan renjatan. 4. Tidak mempunyai manfaat seperti ASI. itu kolesterol mencegah serangan jantung. KERUGIAN SUSU FORMULA 1. Pengenceran yang salah Pengenceran yang salah dapat diartikan dengan melarutkan susu formula lebih encer atau lebih pekat dari seharusnya. Keduanya akan menimbulkan masalah pada bayi, Sumber : Euis Vevi Ismayawati Roesli, U.( 2000). Mengenal ASI eksklusif, Jakarta: Tubagus Agriwidya TEKNIK MEMERAH ASI
  3. 3. e. Duduk dengan nyaman dan pegang wadah Indikasi a. b. h. Tidak boleh ada rasa sakit, bila ada rasa di dekat payudara. Pembengkakan payudara Bayi sakit dan beresiko yang memerlukan f. sakit berarti tekniknya salah. Tempatkan ibu jari di bagian atas payudara i. Mungkin awalnya tidak ada ASI yang pada tepi areola (jam 12) dan jari telunjuk asupan alternatif c. Ibu tidak hadir untuk menyusui dan ASI keluar, tapi menekan beberapa kali ASI di bawah payudara pada tepi areola (jam akan mulai menetes. 6). Jari-jari yang lain menyangga payudara. harus disimpan j. Ulangi dengan pola yang teratur, tekan Memerah ASI dengan tangan pada bagian payudara yang berbeda untuk a. Mencuci tangan sampai bersih dengan mengosongkan semua sinus. k. sabun b. Jika mungkin, perah ASI di tempat yang tenang dan menyenangkan santai. Pikirkan mengenai bayi dada, kemudian ke arah depan ke arah anda. telunjuk akan membantu refleks pengeluaarn ASI laktoferus yang lebih baik. areola.kadang-kadang sinus dapat teraba c. Berikan kompres hangat dan lembab pada selama 3-5 menit l. puting tanpa jari-jari bergeser. Ibu jari dan Kemampuan anda untuk meras asantai payudara payudara. Gerakan jari harus memutar. g. Tekan ke arah belakang ke arah dinding hal sebelum ibu harus yang ada menekan di Hindari memerah puting. Menekan atau memenarik puting tidak akan membuat ASI keluar. Hal ini juga terjadi apabila bayi sinus hanya mengisap puting. belakang m. Perah setiap payudara selama 3-5 menit sampai aliran makin sedikit kemudian seperti biji kacang. Bila ibu dapat meraba perah payudara yang satu lagi, kemudian sinus ini, ibu dapat menekan di atasnya. ulangi pada kedua payudara. mengeluarkan ASI. d. Pijat payudara dengan gerakan melingkar, Hindari menggosok dengan jari di atas kulit n. Masukan ASI yang sudah diperah langsung ikuti dengan pijatan lembut pad payudara ke dalam wadah yang bersih (gunakan dari sisi luar ke arah puting. gelas kaca atau plastik keras).
  4. 4. o. Setiap kali memerah ASI, mungkin jumlah ASI yang keluar akan berbeda. p. Setelah selesai, oleskan beberapa tetes ASI pada setiap puting dan biarkan kering sendiri q. Tampilan ASI berubah selama pemerahan. Pada beberapa sendok pertama, ASI akan terlihat bening dan kemudian ASI akan menjadi putih susu. Beberapa obat, makanan, vitamin, mungkin akan sedikit Sumber : merubah warna ASI. Lemak ASI akan naik Purwanti, S. (2004). Konsep penerapan ASI eksklusif : Buku saku untuk bidan, Jakarta: EGC ke atas apabila disimpan. r. Memerah ASI perlu waktu 20-30 menit terutama pada beberapa hari pertama apabila hanya sedikit ASI yang diproduksi. Depkes RI. (2007). Pelatihan konseling menyusui. Jakarta: Direktorat Bina Gizi Masyarakat Tidak memerah untuk waktu yang lebih pendek. s. EUIS VEVI ISMAYAWATI CARA MENYIMPAN ASI TEKNIK ASI dikeluarkan dapat disimpan untuk beberapa ASI yang disimpan harus tertutup rapat dan diberi label bertuliskan tanggal, waktu dan jumlah. Kemudian segera dinginkan atau bekukan. MEMERAH ASI saat dengan syarat:
  5. 5. a. Simpan dalam jumlah yang sama dengan yang bisa dihabiskan neonatus dalam satu kali minum. b. Disimpan di udara bebas dalam tempat yang c. ASI yang disimpan dalam lemari es (tidak dibekukan) harus diberikan dalam 2 x 24 jam ASI tersebut dikeluarkan dari Waktu Colostrum (suhu kamar) 12 jam membawa ASI ke rumah sakit atau pulang ke rumah. Disarankan untuk menjaga ASI sedini mungkin tanpa membekukannya dan Suhu ruangan 16ᵒ C 24 jam 10 jam hanya membekukannya ketika ASI sudah 4-6 jam sampai di tempat tujuan akhir. Jangan Suhu ruangan 26ᵒ C Suhu ruangan 30-38ᵒ C 4 jam Lemari es (4-5ᵒ C) 5 hari Freezer di lemari es satu pintu Freezer di lemari es dua pintu payudara. d. Metode penyimpanan penyimpanan Suhu ruangan 19-22ᵒ C bersih selama 6 - 8 jam. sejak dianjurkan. Pertimbangan ini berlaku saat Waktu penyimpanan ASI Untuk disimpan lama, harus dibekukan pada 2 minggu 3-6 bulan menggunakan kembali bagian ASI yang tidak habis di botol karena mungkin telah terkontaminasi oleh air liur neonatus. (-18--20ᵒ C) temperatur pendingin sampai 18 C dapat disimpan sampai 6 bulan. Pada penyimpanan dengan cara dibekukan tidak berpengaruh terhadap komponen kekebalan yang dikandungnya. Apabila ASI akan diberikan pada bayi setelah didinginkan tidak boleh merusak dipanaskan kualitas karena khususnya akan unsur kekebalan, ASI cukup didiamkan beberapa Membekukan kembali ASI yang telah saat dalam suhu kamar agar tidak terlalu dicairkan atau dicairkan setengah tidak dingin. Cara mencairkan ASI Cara membekukan kembali a. Cairkan ASI beku dengan memindahkan ASI beku tersebut dari
  6. 6. freezer ke lemari es (refrigerator) CARA MENYIMPAN, selama satu malam. MEMBEKUKAN b. Rendam susu sambil diputar-putar DAN MENCAIRKAN ASI dalam mangkuk berisi air hangat. Panas berlebihan akan merubah atau menghancurkan enzim dan protein. c. Cairkan seluruhnya karena lemak terpisah saat proses pembekuan. d. Jangan pernah microwave untuk menggunakan mencairkan atau menghangatkan. e. Setelah dicairkan, ASI digunakan dalam waktu 24 jam. harus Sumber : Depkes RI. (2007). Pelatihan konseling menyusui. Jakarta: Direktorat Bina Gizi Masyarakat EUIS VEVI ISMAYAWATI

×