Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Memulai jadi murabbi

4 032 vues

Publié le

Publié dans : Mode de vie
  • Soyez le premier à commenter

Memulai jadi murabbi

  1. 1. a. alasan menjadi murabbi alasan apapun Anda mulai menjadi murabbi, tidak perlu dipersoalkan . Anda tidak dituntut untuk untuk memiliki alasan ideal, alasan yang layak dibanggakan. Itu bukan syarat bagi anda untuk memulai usaha membina kelompok baru. 0 Terpaksa “… bagi saya, penolakan antum untuk menjadi murabbi adalah keterputusan mata rantai dakwah!” Surah at-Taubah ayat 41: infiruu khifaafan wa tsiqaalan. Berangkatlah kalian (untuk berjihad) dalam keadaan ringan ataupun berat.
  2. 2. Continue…. 0 melanjutkan kelompok taklim tampaknya, ini alternative mengawali diri jadi murabbi dengan soft, karena didahului fase penyesuaian 0 ingin jadi murabbi bagi anda yang belum memiliki binaan, jangan menutup diri dari upaya-upaya memupuk keinginan menjadi murabbi. 0 tradisi angkatan 0 butuh penerus 0 panggilan dakwah
  3. 3. b. mendapatkan binaan 0 - jangan tunda Persoalannya adalah bahwa menjaga niatan agar tetap kuat terkadang lebih sulit daripada merealisasikan niatan itu sendiri. 0 -banyak cara mendapatkan binaan merekrut sendiri, titipan/ rekomendasi ikhwah, membuat aktivitas recruitment, follow up taklim, limpahan halaqoh.
  4. 4. c. Beberapa kisah murabbi pemula 0 dinamika forum mendinamisir forum sehingga menjadi menarik adalah tantangan bagi murabbi. Forum mesti dinamis, tanpa harus kehilangan arah dan tujuan dari materi yang disampaikan. 0 Binaanku masih anak-anak 0 Adikku binaanku 0 Akhwat heroic …Dimanapun kita berada, kita harus mencari kader, dan harus berfikir bahwa setiap orang yang kita temui bisa menjadi kader…
  5. 5. Kunci untuk senantiasa bersikap positif tersimpul dalam 3 hal: 0 Ikhlas : saat kita menjadi murabbi, kita sadarr kita sedang bekerja untuk Allah. Allahlah yang akan memberikan balasan pekerjaan kita 0 Lapang dada: easy going, mudah memaklumi sesuatu, pemaaf dan tidak pendendam 0 Husnudzan: positive thinking, berprasangka baik 0 Tidak patah arang Inget kisahnya Rosulullah dengan penduduk Thaif? …Kalaulah perpisahan terjadi, biarlah mereka yang meninggalkan ita, bukan sebaliknya, kita yang meninggalkan mereka…
  6. 6. 0 Tidak patah arang Inget kisahnya Rosulullah dengan penduduk Thaif? …Kalaulah perpisahan terjadi, biarlah mereka yang meninggalkan ita, bukan sebaliknya, kita yang meninggalkan mereka… 0 Bersikap tenang Inget kisahnya Muh’ab bin Umair? 0 Bijak menyikapi realitas binaan -Kita tidak bisa berasumsi bahwa dengan halaqoh beberapa kali, seseorang sudah harus baik semuanya, sudah layak dimarahi dan dihukum karena perbuatannya yang tidak islami. -(al-imran:159) -Kita menjadi seperti sekarang pun tidak dengan tiba-tiba. Semuanya dengan prose
  7. 7. a.Menyiapkan materi halaqah 0 kita perlu merencanakan materi apa yang akan kita sampaikan. Agar lebih sistematis, kita bisa meyiapkannya sekaligus untuk halaqoh sebulan atau empat kali pertemuan. 0 Terus memperkaya dan memperdalam materi tarbiyah.
  8. 8. b. Perangkat pendukung 0 perangkat murabbi -al-Qur’an dan terjemahnya, hadits Arba’in, terjemah Riyadhus Shalihin, buku tentang Fiqh Sunnah, dan buku Sirah Nabawiyah -buku catatan perkembangan binaan 0 perangkat binaan mushaf pribadi, Al-Qur’an terjemahan, catatan, dan mintalah untuk memiliki Hadits arba’in, terjemah Riyadus Shalihin, buku fiqh, buku sirah.
  9. 9. 0 ikhwah flash disk sebagai murabbi di halaqoh pemula, biasakan anda menulis dipapan tulis, dan mintalah binaan mencatatnya, di satu buku khusus tertentu.
  10. 10. c. gaya penyampaian 0gaya tekstual: membaca teks uraian materi. Mengcopy teks materi, dibagikan kebinaan dan dibaca bergantian diantara mereka, sehingga semua peserta terlibat dalam penyajian materi.
  11. 11. 0 gaya multimedia anda bisa menjanjikan memberikan copy filefile materi itu, dengan syarat setelah mereka memberi anda ‘cucu’, sehingga menjadi motivasi bagi mereka untuk lebih produktif dan segera punya binaan.
  12. 12. 0gaya mengkaji kitab 0gaya paparan dalam konteks menjadi murabbi, proses diawali dengan niteni, nirokke, nambahi, nemoke.
  13. 13. d. daya tarik halaqah 0daya tarik materi materi adalah daya tarik. Terutama untuk halaqoh pemula. Namun kedepan, seiring pemahaman yang terbangun, jangan biarkan materi menjadi orientasi utama
  14. 14. 0Attachment (lampiran) Konsumsi, kesempatan untuk curhat, dll 0In group 0Pesona Murabbi 0Halaqah yang heroic
  15. 15. e. pesona murabbi 0kafaah syar’i 0ketenangan dan ketawadhuan 0wawasan luas
  16. 16. 0figure harapan 0pengakuan eksistensi 0pesona adalah misteri
  17. 17. 0Membangun ikatan hati 0Memahami binaan 0Memahami karakter 0Memahami latar belakang keluarga 0Memahami potensi
  18. 18. 0Potensi diluar hobi dan bidang studi 0Menyikapi potensi negative 0Potensi dan mihwar dakwah 0Potensi dan amanah dakwah 0Menyikapi ledakan semangat dan perilaku tidak proporsional
  19. 19. 0Menambah wawasan 0Koleksi file 0Menjadi murabbi berwawasan luas
  20. 20. 0Bahagia rasanya menyaksikan perubahanperubahan positif dalam diri mereka 0Bahagia rasanya menjaksikan mereka menjadi pribadi-pribadi istimewa, melebihi harapan kita
  21. 21. 0Kalaulah ada diantara halaqoh kita yang bubar, atau diantara binaan kita yang bikin ulah dan bermasalah, itu bukan alasan untuk berlarut dalam kesedihan. Toh yang namanya hidayah adalah milik Allah. Tugas kita hanyalah membersamai mereka dan berusaha bersama-sama meraih hidayah dan kebaikan
  22. 22. 0Bahagiakan diri anda dengan membina. Bahagian diri dengan menjadi murabbi.

×