1. REVOLUSI CHINA
KELOMPOK 4 :
Amir Safruddin ( XI IPS 1 / 05 )
Dian Ismadi Putri ( XI IPS 1 / 13 )
Dyan Nisuo Gayatry ( XI IPS 1 / 15 )
Muhammad Rizal Effendi ( XI IPS 1 / 26 )
Nonik Nugrahaini ( XI IPS 1 / 27 )
Regina Danisha Mutiara ( XI IPS 1 / 30 )
2. LATAR
BELAKANG
Revolusi Cina 1911 dan China dalam perang dunia I
terjadi karena timbulnya nasionalisme China. Dengan adanya
penyelewengan dan kelemahan dinasti Manchu. Dinasti
Manchu merupakan pemerintahan asing sebab bangsa
Manchu bukan penduduk asli China. Dinasti Manchu
memerintah secara feodal, memperbudak rakyat Cina.
Sesudah kaisar besar dari Manchu meninggal dunia, lenyap
pulalah masa kemakmuran China. Dengan terjadinya
perebutan kekuasaan diantara putra-putra kaisar.
Adanya kekacauan di China terwujud dalam
peperangan dan diahkiri dengan perjanjian-perjanjian yang
banyak merugikan China. Sebagai tokoh pahlawan nasional
nama Sun Yat Sen tercatat dalam sejarah dan sekaligus
pemimpin revolusi China.
3. Sebab-sebab timbulnya nasionalisme Cina adalah sebagai berikut:
1) Lenyapnya kepercayaan rakyat Cina terhadap Dinasti Manchu.
Dinasti
2) Pemerintahan Manchu dianggap kolot dan telah bobrok.
3) Adanya korupsi dan pemborosan yang merajalela, terutama di
kalangan Istana Manchu.
4) Kekalahan Cina dalam Perang Cina–Jepang I.
5) Munculnya kaum intelektual Cina. Mereka telah mengenal
pahampaham Barat, seperti liberalisme, nasionalisme, dan demokrasi.
4. Jalannya Revolusi
1. Perang Candu 1 ( 1839-1842)
Perang Candu 1 terjadi ketika 20.000ton Candu milik orang Inggris di Kanton-Cina dibakar
orang-orang Cina atas perintah Mansyu. Inggris marah dan meyerbu Kanton. Mansyu tak mampu
menghadapi seranan Inggris dan Cina menyerah pada Inggris. Perang diakhiri perjanjian Nanking 1842
yan berisi ketentuan sebagai berikut.
a. Inggris berhak mendapatkan Hongkong.
b. Inggris mendapatkan hak Ekstratorial.
c. Lima pelabuhan Cina dibuka untuk bangsa asing.
d. Cina membayar kerugian perang.
Dampak perang Candu 1 adalah Cina terbuka lebar untuk bangsa asing dan kedaulatan Cina diinjak-
injak bangsa asing.
6. 2. Perang Candu 2 (1856-1880)
Merupakan bagian dari perang Candu 1 yang penyelesaiannya dirasa tidak adil, terutama bagi pihak
Cina. Sebab perang Candu 2.
a. Kapal Tiongkok berbendera Inggris ditahan pihak Cina
b. Padri Perancis di Kwangsi di bunuh karena tidak memiliki surat ijin masuk ke Cina.
Perang dengan mudah dimenangkan pihak Inggris dan diakhiri perjanjian Peing 1860 yang isinya
sebagai berikut.
a. Sebelas pelabuhan Cina dibuka lagi untuk bangsa asing.
b. Jawatan Bea Cukai Cina dipegang badan internasional yang terdiri atas Inggris, Perancis,dan AS.
c. Di Istana Kaisar di peking ditempatkan Dubes Inggris.
d. Cina terbuka bagi bangsa asing .
7. 3. Pemberontakan Taiping (1850-1864)
Pemberontakan Taiping terjadi karena:
a. Mansyu dianggap lemah terhadap bangsa asing yang makin merajalela di Cina. Ini
sebagai dampak pembukaan Cina setelah kalah dalam perang Candu 1 dan 2
b. Timbulnya penderitaan dan kesengsaraan rakyat akibat pemerintahan feodal mansyu.
c. Timbulnya keinginan rakyat untuk membangun masyarakat baru yang bahagia, sama
rasa, dan sama rata.
Pemberontakan Talpin dipimpin oleh Hung Siu Tsjawan, seorang Masehi
yang berpaham sosialis. Pemberontakan Talping berhasil dipadamkan tentara asing dan
Masyu.
9. 4. Pemberontakan Boxer (1900-1901)
Pemberontakan ini terjadi karena rakyat Cina merasa tidak puas terhadap keadaan yang terjadi di
Cina. Pimpinannya adalah ratu Tze Sji. Disebut pemberontakan Boxer karena para prajuritnya dibekali dengan
kemahiran bertinju. Pemberontakan Boxer dapat ditumpas dengan kejam oleh tentara asing di Cina dipimpin
oleh jendral von Waldersee dan diakhiri dengan perjanjian protokol yang isinya Cina harus membayar
rampasan perang. Pemberontakan Boxer yang hampir saj meruntuhkan kekuasaan asing di Cina berakibat:
a. Tiongkok jatuh ke tangan bangsa asing, bahkan bangsa asing akan membagi tiongkok di antara
mereka sendiri.
b. Ratu Tze Sji sadar bahwa bangsa tidak bisa dilawan dengan kekerasan, untuk membebaskan diri dari
bangsa asing rakyat. Tiongkok harus maju, belajar, dan memodernisasi negaranya seperti jepang.
11. Proses Terjadinya Revolusi
1. Pada waktu China masih berperang melawan Jepang (1894-1895) kesempatan ini digunakan oleh
Dr,Sun Yat Sen untuk mengadakan gerakan yang merampas canton untuk dijadikan pusat revolusi
tetapi upaya ini gagal.
2. Pada waktu China sedang terjadi pemberontakan Boxers (1900 M) . Pemberontakan ini meletus
dan berkobar di Peking . pada saat meletusnya pemberontakan itu seorang duta besar Jerman
terbunuh sedangkan kedaulatan-kedaulatan asing lainnya diserang, namun tentara bangsa asing
di bawah pimpinan Jendral Von Waldersee berhasil menindas pemberontakan boxers dan
menduduki Peking. Ratu Tzu Hsi menyerah dan menandatangani protocol boxers (the boxers
protocol 7 September 1901).
3. Pada 27 April 1911 M dibawah pimpinan Huan Hsing , kaum revolusioner dan anggota-anggota
Tung Meng Hui melakukan pemberontakan di Canton. Pemberontakan ini mengalami kegagalan
lagi , meskipun demikian semangat revolusi tidak berhenti sampai disini.
12. 4. Pada 9 0ktober 1911 M meledaklah bom di salah satu gudang rahasia milik
perkumpulan Tung Meng Hui di provinsi Hupeh. Banyak prajurit ditangkap ,
dokumen-dokumen rahasia kaum revolusioner dirampas oleh raja muda di
Hupeh yaitu Jui Chang.
5. Pertempuran yang hebat terjadi ketika merebut kota Wuchang pada 10
Oktober 1911, yang sering disebut dengan istilah “Wuchang Day, Doble Ten
Nineteen Eleven”.
13. 6. Pada 12 Oktober 1911 provinsi-provinsi , satu persatu direbut oleh pasukan revolusi.
Akibatnya dari 18 provinsi tinggal 2 provinsi saja yang masih dapat dipertahankan oleh
tentara Manchu, yaitu propinsi Honan dan Chihli. Dalam suasana yang sudah terpojok ,
pemerintah manchu mengangkat kembali bekas opsirna yaitu Yuan Shih k’ai sebagai
raja muda.
7. Selanjutnya pemerintah Manchu bersidang dan mengambil keputusan bahwa:
Adanya kekacauan dan peperangan adalah kesalahan pemerintah Manchu .
a. Undang-undang dasar negara harus disusun untuk memperbaiki keadaan.
b. Kabinet baru harus disusun dan tidak perlu mengikutsertakan keluarga kaisar atau
para bangsawan karena hal ini tidak sesuai dengan keinginan rakyat.
c. Akan mengadakan pengampunan (amnesti) kepada orang-orang bekas
pemberontak.
14. 8. Pada 11 November 1911 M pasukan revolusioner menuntut agar kaisar
Manchu terakhir yang masih kanak-kanak untuk turun tahta. Sebagai
reaksi di pihak manchu ialah mengngkat Yuan Shih K’ai sebagai
pemimpin sipil dan militer tertinggi di China Utara.
9. Pada Desember 1911 M pertempuran boleh dikatakan sudah berakhir
dengan kemenangan-kemenangan bagi pihak “kaum revolusioner”.Pada
29 Desember 1911 M kaum Revolusioner mengangkat Dr. Sun Yat Sen
sebagai presiden pemerintah sementara Republik China.
15. 10.Pada 1 Januari 1912 M Dr. Sun Yat Sen dilantik sebagai presiden China di
Nanking. Tanggal 1 Januari selanjutnya dinyatakan sebagai tanggal
berdirinya Republik China. Sedangkan tanggal 10 Oktober yakni
meletusnya Revolusi di Wuchang, menjadi hari kemerdekaan China.
Selanjutnya, Dr. Sun Yat Sen menyatakan bahwa dasar negara adalah
rakyat. Oleh karena itu maka semua suku bangsa yang ada di negara
China (=5 suku bangsa) dipersatukan sebagai satu bangsa
(nation).Persatuan dilambangkan dengan bendera Republik China yang
terdiri dari 5 warna (merah, kuning, biru,putih dan hitam ).
16. Jadi tanggal 12 Februari 1912 M adalah merupakan tanggal
peyerahan kedaulatan dari tangan pemerintah Manchu kepada bangsa
China. Dinasti Manchu yang memerintah sejak 1644 M berakhir sudah.
Perihal penyerahan kedaulatan, dan beberapa permintaan dar bekas
pemerintah Manchu disampaikan oleh Yuan Shih Kai kepada Dr, Sun Yat
Sen. Hal ini disambut dengan gembira oleh Dr, Sun Yat Sen.
Untuk menghindarkan kemungkinan terjadinya perpecahan, Dr. Sun
Yat Sen mengundurkan diri dari jabatan sebagai presiden sementara Reublik
China dan menyerahkannya kepada Yuan Shih Kai secara resmi pada
tanggal 15 Februari 1912 M. Yuan Shih K’ai selanjutnya diangkat sebagai
presiden republik Cina dan Li Yuan Hung sebagai wakil presiden.
18. Akhir Revolusi
Revolusi China 1911 dan Cina dalam perang dunia I terjadi
karena timbulnya nasionalisme China. Dengan adanya penyelewengan
dan kelemahan dinasti Manchu. Dengan terjadinya perebutan kekuasaan
diantara putra-putra kaisar. Ketidakpuasan bangsa China terhadap
pemerintahan Dinasti Qing terus memuncak sejak kekalahan China
dalam perang candu tahun 1842. Pihak oposisi melaksanakan Revolusi
China pada 1911 dan meruntuhkan pemerintahan Dinasti Manchu.
Kemudian bersatulah 5 suku yang berada di China (nasionalisme) dan
berdirilah negara China.
19. PENGARUH BAGI DUNIA
Melahirkan golongan terpelajar
Adanya golongan nasionalis dan komunis
Runtuhnya Dinasti Asing
Demokrasi menyebar
20. NILAI NILAI
AKHIR
PERJUANGAN
1. Perjuangan China yang tidak sia-sia, yaitu
berhasil mengusir penguasa asing dari China.
2. Revolusi China akhirnya memunculkan
nasionalisme di seluruh China.
3. Berjuang sampai tirik darah penghabisan.
4. Rela Berkorban
5. Saling Membantu
6. Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan
dan teknologi untuk membangun bangsa.
7. Membuat pemerintahan yang adil dan jujur.