Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Pengumpulan data resiko, presentaion

479 vues

Publié le

an Indonesian language presentation on Risk Assessment data collection

  • Soyez le premier à commenter

Pengumpulan data resiko, presentaion

  1. 1. Pengumpulan Data Resiko Renee Picasso Manoppo Diakonie Katastrophenhilfe Project Office - Indonesia
  2. 2. Penilaian Resiko Berbasis Komunitas Kegiatan penilaian yang menggunakan metode penilaian secara partisipatif dengan memberikan peran kepada masyarakat dalam melakukan penilaian, perencanaan, perancangan, dan evaluasi terhadap kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengurangi resiko bencana, baik yang ada diperkotaan maupun pedesaan. ! salah satu upaya yang sangat penting dalam kegiatan pengurarangan resiko bencana, karena masyarakat yang terdampak dapat berkontribusi pada penilaian risiko dan proses perencanaan.
  3. 3. metodologi 1. FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD)/Diskusi Kelompok yang terfokus. PENGUMPULAN DATA DAN DISKUSI TENTANG DEMOGRAFI, ANCAMAN, SEJARAH DESA, KALENDER MUSIM DAN LAIN-LAIN. BIASA DILAKUKAN DENGAN cara MENGUMPULKAN TUA-TUA KAMPUNG, TOKOH MASYARAKAT, WAKIL MASYARAKAT DAN WAKIL PEMERINTAH desa. ! 2. Observasi/Pengamatan Langsung. PENGAMATAN LANGSUNG PADA DAERAH-DAERAH YANG RENTAN TERHADAP ANCAMAN. ! 3. Wawancara, DILAKUKAN DENGAN CARA MENDATANGI SETIAP RESPONDEN (RUMAH).
  4. 4. 1. FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) Dalam FGD ini informasi yang dikumpulkan meliputi • Sejarah bencana yang pernah terjadi. • identifikasi ancaman yang ada. • kalender musim. • kapasitas yang ada. • informasi lainnya yang dirasa penting dan terkait topik.
  5. 5. alat-alat
  6. 6. garis waktu v UNTUK MEMPELAJARI KEJADIAN-KEJADIAN PENTING DI MASYARAKAT/DESA BERDASARKAN SEJARAH v MEMBANTU MENGANALISA KEJADIAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KELOMPOK RENTAN v MEMBANGUN PEMAHAMAN MENGENAI TINGKAT KERENTANAN DIMASYARAKAT v MEMBANTU MEMAHAMI SISTEM TRADISIONAL UNTUK MENGATASI KEJADIAN SERTA PERUBAHAN YANG TERJADI DI MASYARAKAT. KEJADIAN 1960 1977 1982 2000 Gunung Meletus ***** ** *** * Kebakaran ** banjir ***** *** hama **** * dll
  7. 7. garis waktu • UNTUK MEMPELAJARI MEGENAI BERBAGAI FAKTOR BERDASARKAN MUSIM – TENAGA KERJA, PENGELUARAN, TABUNGAN, KEGIATAN PERTANIAN, HARI-HARI BESAR, KETERSEDIAAN AIR, PENYAKIT, DSB. •MEMPELAJARI HUBUNGAN BERBAGAI FAKTOR/KEGIATAN • UNTUK MERENCANAKAN ALTERNATIF KEGIATAN MATA PENCAHARIAN serta KEGIATAN LAINNYA BERDASARKAN MUSIM. •ANALISA KECENDERUNGAN BERDASARKAN MUSIM TERHADAP KERENTANAN DAN DAMPAKNYA.
  8. 8. diagram venn dan peta mobilitas DIAGRAM VENN Diagram venn dan peta mobilitas dapat membantu dalam memberikan pengertian terhadap akses dan peran berbagai sumber daya yang berbeda dan lembaga disuatu masyarakat/ daerah.
  9. 9. peta mobilitas MEMBANTU MEMFASILITASI DISKUSI TERHADAP ISU DAN GAP/”JARAK” MENGENAI PELAYANAN DARI PEMERINTAH TERHADAP HARAPAN MASYARAKAT DARI BERBAGAI PIHAK TERKAIT.
  10. 10. matriks mata pencaharian matriks mata pencaharian dapat membantu dalam menganalisa kelompok-kelompok mata pencaharian yang rentan terhadap suatu ancaman pada suatu wilayah.
  11. 11. observasi ➡MULTI RISK TRANSECT Dengan cara berjalan melalui suatu pemukiman atau tempat yang telah ditetapkan untuk mengamati kondisi fisik tertentu yang dapat meningkatkan resiko atau malah mengurangi resiko , kegiatan ini sebaiknya dipandu oleh salah satu wakil masyarakat yang sangat mengerti dan mengetahui kondisi daerah tersebut setidak-tidaknya satu orang wakil dalam setiap kelompok. Hal ini membantu untuk mengintegrasikan masukan pada tiga atau empat risiko secara simultan pada saat kegiatan berlangsung.
  12. 12. wawancara ✓ wawancara dilakukan dengan pendekatan 2 arah dan langsung bertemu dengan kepala keluarga. ! ✓ mengisi form isian (kuistioner) yang telah ditentukan serta berpatokan pada parameter yang ada.

×