Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.
HORMON
KELENJAR ADRENAL
Di Susun Oleh :
Rolly Iswanto (G2L1 14 001)
Ima Ismail (G2L1 14 003)
Darmawati (G2L1 14 004)
Under...
HORMON
HORMON Hormaein
memacu
Artinya:
berfungsi:
Protein Dihasilkan olehHORMO
N
Berasal
dari kata
menggiatkan
merangsang
...
SIFAT-SIFAT UMUM HORMON
1. Suatu chemical mesengger yang dihasilkan oleh
kelenjar endokrin
2. Disekresikan langsung ke dal...
KELENJAR
KELENJA
R
Eksokrin
Endokrin
Pineal
Pituttary
Thyroid
Parathyroid
Thymus
Adrenal
Ventriculus
Usus
Pankreas
Kelamin...
LOKASI
LOKASI
- zona glomerulosa Mineralokortikoid
(Aldosteron)
- zona fasikulata  Glukokortikoid
(Kortisol)
- zona retikularis  Andr...
HORMON & LOKASI
HORMON
KORTEKS ADRENAL
Mineralkortikoid
(ALDOSTERON)
Glukokortikoid
(KORTISOL)
HORMON aldosteron
(Mineralkortikoid)
MINERALKORTIKOID
ALDOSTERON
MINERALOKORTIKOID
ZONA
GLOMEROLUSA
KORTEKS KELENJAR
ADRENAL
1953
ALDOSTERON (MINERALKORTIKOID)
- Aldosterone merupakan hormone utama
dari mineralkortikoid, di keluarkan oleh
kelenjar adre...
STRUKTUR ALDOSTERON
SINTESIS ALDOSTERON
- Aldosteron memodulasi konsentrasi
garam darah dengan mengaktivasi
pencerap mineralokortikoid pada tublas
distal didalam ...
RAA SISTEM
Sekresi renin dirangsang oleh
- Penurunan tekanan darah
- Plasma Na yang rendah
- Plasma K yang tinggi
Angioten...
- Vasokonstriksi ke seluruh tubuh terutama diarteriol yang
meningkatkan tahanan perifor total sehingga terjadi
peningkatan...
HORMON kortisol
(Glukokortikoid)
GLUKOKORTIKOID (KORTISOL)
- Glukokortikoid adalah kortikosteroid yang
fungsi utamanya menyimpan glikogen hepar
(hati) dan ...
STRUKTUR KORTISOL
11,​17,​21-​trihydroxypregn-​4-​ene-​3,​20-
​dione
C21H30O5
362.460
SINTESIS KORTISOL
- Kolesterol → pregnelonon→ 17-OH pregnenolon →
17-OH progesteron→ 11-deoksikortisol→
KORTISOL
SINTESIS KORTISOL
- Sintesis memerlukan 3 enzim hidroksilase
pada C17, C21, dan C11, yakni :
- 17à-hidroksilase
- 21-hidro...
SINTESIS KORTISOL
- 17à-hidroksilase = enzim RE halus yang bekerja
pada progesteron atau lebih sering pada
pregnenolon.
- ...
SINTESIS KORTISOL
SEKRESI KORTISOL
- Hormon steroid setelah dibuat, akan
dilepaskan ke plasma.
- Kortisol disekresi secara berkala diatur ol...
SEKRESI KORTISOL
- Sekresi kortisol diatur oleh ACTH yang
dirangsang oleh CRH
- Hormon-hormon ini berhubungan melalui
ling...
UMPAN BALIK NEGATIF
TRANSPOR KORTISOL
- Kortisol beredar dlm plasma
dlam bentuk terikat
protein
dalam bentuk bebas
Trans-Kortin / CBG
(Cortoco...
METABOLISME KORTISOL
- Kortisol dan metabolitnya membentuk sekitar
80% jmlah 17-hidroksikortikoid dalam plasma &
20% sisan...
METABOLISME KORTISOL
- Manusia : steroid terkonjugasi memasuki
intestinum lewat ekskresi bilier akan
diabsorpsi kembali me...
EFEK KORTISOL
- Efek terhadap metabolisme
- Efek terhadap mekanisme pertahanan
- Efek Lain
- Efek terhadap metabolisme
1. Meningkatkan produksi glukosa hati, dangan
cara :
- Meningkatkan pengangkutan asam amino da...
EFEK TERHADAP MEKANISME PERTAHANAN
- Supresi respon imun : hormon kortisol
menyebabkan lisis limfosit spesifik, menurut
ti...
EFEK LAIN
- Penting untuk mempertahankan tekanan
darah dan curah jantung normal
- Bersama dengan hormon medula adrenal,
me...
MEKANISME KERJA KORTISOL
PATOFISIOLOGI
1. Kekurangan : penyakit addison
- Memperlihatkan hipoglikemia
- Sensitivitas terhadap insulin
- Intoleransi...
HORMON
MEDULA ADRENAL
HORMON ADRENALIN
HORMON ADRENALIN
 Biosintesis Adrenalin/Epinefrin
1) Hidroksilasi cincin
Tirosin diubah menjadi dihidroksifenilalanin (do...
Biosintesis Adrenalin/Epinefrin
2) Dekarboksilasi
Dopa mengalami konversi menjadi 3,4-
dihidroksifeniletilamin (dopamin) d...
Biosintesis Adrenalin/Epinefrin
3) Hidroksilasi rantai samping
Dopamin mengalami konversi menjadi norepinefrin
melalui per...
Biosintesis Adrenalin/Epinefrin
4) N-metilasi
Reaksi N-metilasi yang dialami oleh norepinefrin
dikatalisis oleh enzim feni...
Biosintesis Adrenalin/Epinefrin
OH
NH2
OHO
tirosin hidroksilase
OH
OH
NH2
OHO
dopa dekarboksilase
OH
OH
NH2
OH
OH
HO
NH2
d...
Fungsi hormon epinefrin
1. Memacu aktivitas cor/jantung.
2. Menaikkan tekanan darah.
3. Mengerutkan otot polos pada arteri...
Regulasi hormon adrenalin
1. Di bawah pengendalian sistem saraf simpatis.
2. Terjadi dgn meningkatkan sistem pernafasan
3. Aliran darah di kulit ber...
epinefrin
metanefrin
Asam
dihidroksimandelat
OH
OH
HO
HN
CH3
Katekol-O-
metiltransferase
Monoamin oksidase
Monoamin oksida...
HORMON ADRENALIN
 Reseptor
• Sel target sekresi epinefrin adalah sel saraf dari semua
reseptor simpatis di dalam tubuh.
•...
HORMON ADRENALIN
HORMON ADRENALIN
Pathoendokrinologi
1. Palpitasi
2. Tachichardia
3. Sakit kepala
4. Tremor
5. Hipertensi
6. Edema paru-paru akut
7. Alergi
REFERENSI
Hernawati, Sistem renin-angiotensin-aldosteron :
perannya dalam pengaturan tekanan darah dan
hipertensi. FPMIPA ...
REFERENCE
http://kolominspirasi.wordpress.com/2009/04/05/hormon-
epinefrinadrenaln/
http://oryza-sativa135rsh.blogspot.com...
Hormon kelenjar adrenalin
Prochain SlideShare
Chargement dans…5
×

Hormon kelenjar adrenalin

S2 KIMIA UNIVERSITAS HALUOLOE KENDARI

  • Identifiez-vous pour voir les commentaires

Hormon kelenjar adrenalin

  1. 1. HORMON KELENJAR ADRENAL Di Susun Oleh : Rolly Iswanto (G2L1 14 001) Ima Ismail (G2L1 14 003) Darmawati (G2L1 14 004) Under the guidance of Dr. Prima Endang, M.Si Dept.of Chemical Post Graduate Universitas Halu Oleo kortisol aldosteron
  2. 2. HORMON HORMON Hormaein memacu Artinya: berfungsi: Protein Dihasilkan olehHORMO N Berasal dari kata menggiatkan merangsang berupa Kelenjar Memacu/menggiatkan proses metabolisme tubuh
  3. 3. SIFAT-SIFAT UMUM HORMON 1. Suatu chemical mesengger yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin 2. Disekresikan langsung ke dalam aliran darah 3. Fungsi sebagai katalisator reaksi kimia dalam tubuh dan kontrol berbagai proses metabolisme (reproduksi; pertumbuhan dan perkembangan; mempertahankan homeostatis; pengadaan, penggunaan dan penyimpanan energi) 4. Kadarnya dalam sirkulasi darah dapat menggambarkan aktifitas dari kel endokrin 5. Memiliki organ/jaringan target tertentu 6. Berbentuk: amine, polipeptide/protein, steroid
  4. 4. KELENJAR KELENJA R Eksokrin Endokrin Pineal Pituttary Thyroid Parathyroid Thymus Adrenal Ventriculus Usus Pankreas Kelamin Korteks Medula Endrogen Adrenalin/ Epinefrin Korteks mineralkortikoid glukokortikoid Medula
  5. 5. LOKASI
  6. 6. LOKASI
  7. 7. - zona glomerulosa Mineralokortikoid (Aldosteron) - zona fasikulata  Glukokortikoid (Kortisol) - zona retikularis  Androgen HORMON & LOKASI
  8. 8. HORMON & LOKASI
  9. 9. HORMON KORTEKS ADRENAL Mineralkortikoid (ALDOSTERON) Glukokortikoid (KORTISOL)
  10. 10. HORMON aldosteron (Mineralkortikoid)
  11. 11. MINERALKORTIKOID ALDOSTERON MINERALOKORTIKOID ZONA GLOMEROLUSA KORTEKS KELENJAR ADRENAL 1953
  12. 12. ALDOSTERON (MINERALKORTIKOID) - Aldosterone merupakan hormone utama dari mineralkortikoid, di keluarkan oleh kelenjar adrenal bagian yang disebut dengan korteks adrenal. - Aldosterone termasuk dalam hormone steroid karena struktur utamanya yang terdiri dari unsur kolesterol.
  13. 13. STRUKTUR ALDOSTERON
  14. 14. SINTESIS ALDOSTERON
  15. 15. - Aldosteron memodulasi konsentrasi garam darah dengan mengaktivasi pencerap mineralokortikoid pada tublas distal didalam membran ginjal sehingga menyebabkan peningkatan permeabilitas membran aspiral. - Fungsi Aldosteran : 1. meningkatkan volume tekanan darah 2. meningkatkan aktivas sodium/potasium- adenosina trifosfatase pada membaran serosal. - Aldoseteron merupakan bagian sistim MEKANISME ALDOSTERON
  16. 16. RAA SISTEM Sekresi renin dirangsang oleh - Penurunan tekanan darah - Plasma Na yang rendah - Plasma K yang tinggi Angiotensinogen renin Angiotensin I ACE Angiotensin II retensi Na & cairan, sekresi aldosteron
  17. 17. - Vasokonstriksi ke seluruh tubuh terutama diarteriol yang meningkatkan tahanan perifor total sehingga terjadi peningkatan arteri. - Menurunkan ektresi garam dan air sehingga meningkatkan volume ekstra sel yang menyebabkan peningkatan arteri - Merangsang sekresi aldosteron dikelenjar adrenal yang meningkatkan reabsorpsi garam dan air oleh tubulus ginjal. - Merangsang sentral nervous system untuk menjadi halus sehingga kelenjar pituitary posterior mengeluarkan hormon vasopresin (ADH). Yang akan menstimulasi reabsorpsi air di ductus collectivus dan peningkatan tonus simpatis dan meningkatkan cardiac output. MEKANISME ALDOSTERON
  18. 18. HORMON kortisol (Glukokortikoid)
  19. 19. GLUKOKORTIKOID (KORTISOL) - Glukokortikoid adalah kortikosteroid yang fungsi utamanya menyimpan glikogen hepar (hati) dan berkhasiat nyata sebagai anti-- inflamasi (anti radang). Sedangkan pengaruhnya pada keseimbangan air dan elektrolit kecil atau tidak berarti.
  20. 20. STRUKTUR KORTISOL 11,​17,​21-​trihydroxypregn-​4-​ene-​3,​20- ​dione C21H30O5 362.460
  21. 21. SINTESIS KORTISOL - Kolesterol → pregnelonon→ 17-OH pregnenolon → 17-OH progesteron→ 11-deoksikortisol→ KORTISOL
  22. 22. SINTESIS KORTISOL - Sintesis memerlukan 3 enzim hidroksilase pada C17, C21, dan C11, yakni : - 17à-hidroksilase - 21-hidroksilase - 11ß-hiroksilase
  23. 23. SINTESIS KORTISOL - 17à-hidroksilase = enzim RE halus yang bekerja pada progesteron atau lebih sering pada pregnenolon. - 21-hidroksilase = enzim RE halus - 11ß-hiroksilase = enzim mitokondria 17à-hidroksiprogesteron 11-deoksikortisol hidroksilasi Kortisol
  24. 24. SINTESIS KORTISOL
  25. 25. SEKRESI KORTISOL - Hormon steroid setelah dibuat, akan dilepaskan ke plasma. - Kortisol disekresi secara berkala diatur oleh irama diurnal pelepasan ACTH - Konsekuensinya kortisol akan mencapai nilai tinggi pada pagi hari, dan rendah pada sore harinya/awal malam hari
  26. 26. SEKRESI KORTISOL - Sekresi kortisol diatur oleh ACTH yang dirangsang oleh CRH - Hormon-hormon ini berhubungan melalui lingkaran umpan balik negatif
  27. 27. UMPAN BALIK NEGATIF
  28. 28. TRANSPOR KORTISOL - Kortisol beredar dlm plasma dlam bentuk terikat protein dalam bentuk bebas Trans-Kortin / CBG (Cortocosteroid- Binding-Globulin) Ditemukan hanya 8%
  29. 29. METABOLISME KORTISOL - Kortisol dan metabolitnya membentuk sekitar 80% jmlah 17-hidroksikortikoid dalam plasma & 20% sisanya terdiri atas kortison dan 11- deoksikortisol - Senyawa tersebut dimodifikasi dengan konjugasi glukuronida dan sebagian kecilnya dengan sulfat. - Modifikasi berlangsung dihati & membuat molekul steroid yang lipofilik bisa larut di air dan dapat diekskresikan
  30. 30. METABOLISME KORTISOL - Manusia : steroid terkonjugasi memasuki intestinum lewat ekskresi bilier akan diabsorpsi kembali melalui sirkulasi enterohepatik. - Sekitar 70% steroid terkonjugasi diekskresikan ke urine, dan 20% dalam feses, sisanya melalui kulit.
  31. 31. EFEK KORTISOL - Efek terhadap metabolisme - Efek terhadap mekanisme pertahanan - Efek Lain
  32. 32. - Efek terhadap metabolisme 1. Meningkatkan produksi glukosa hati, dangan cara : - Meningkatkan pengangkutan asam amino dari jaringan perifer - Meningkatkan laju glukoneogenesis melalui peningkatan jumlah (dan aktivitas) beberapa enzim - Memungkinkan berlangsungnya reaksi metabolik penting lainnya pada laju reaksi optimal 2. Meningkatkan deposisi glikogen hepatik dengan meningkatkan aktivasi enzim glikogen sintetase 3. Mendorong metabolisme protein dan RNA
  33. 33. EFEK TERHADAP MEKANISME PERTAHANAN - Supresi respon imun : hormon kortisol menyebabkan lisis limfosit spesifik, menurut tipe sel dan spesiesnya : - Supresi respon inflamasi dengan cara : - Menurunkan jumlah lekosit yang beredar dalam darah dan migrasi lekosit jaringan - Menghambat proliferasi fibroblas - Menumpulkan produksi molekul-molekul anti imflamasi :prostaglandin dan leukotrien
  34. 34. EFEK LAIN - Penting untuk mempertahankan tekanan darah dan curah jantung normal - Bersama dengan hormon medula adrenal, merespon terhadap stres
  35. 35. MEKANISME KERJA KORTISOL
  36. 36. PATOFISIOLOGI 1. Kekurangan : penyakit addison - Memperlihatkan hipoglikemia - Sensitivitas terhadap insulin - Intoleransi terhadap stres 2. Kelebihan : - sindrom cushingadenoma hipofisis mnsekresi ACTH - hiperglikemia glukoneogenesis - Efek katabolik (pemecahan protein)berat
  37. 37. HORMON MEDULA ADRENAL HORMON ADRENALIN
  38. 38. HORMON ADRENALIN  Biosintesis Adrenalin/Epinefrin 1) Hidroksilasi cincin Tirosin diubah menjadi dihidroksifenilalanin (dopa) dengan bantuan enzim tirosin hidroksilase.
  39. 39. Biosintesis Adrenalin/Epinefrin 2) Dekarboksilasi Dopa mengalami konversi menjadi 3,4- dihidroksifeniletilamin (dopamin) dengan bantuan enzim dopa dekarboksilase dan piridoksal fosfat.
  40. 40. Biosintesis Adrenalin/Epinefrin 3) Hidroksilasi rantai samping Dopamin mengalami konversi menjadi norepinefrin melalui peran dopamin - hidroksilase (DBH)
  41. 41. Biosintesis Adrenalin/Epinefrin 4) N-metilasi Reaksi N-metilasi yang dialami oleh norepinefrin dikatalisis oleh enzim feniletanolamin N- metiltransferase (PNMT), membentuk epinefrin
  42. 42. Biosintesis Adrenalin/Epinefrin OH NH2 OHO tirosin hidroksilase OH OH NH2 OHO dopa dekarboksilase OH OH NH2 OH OH HO NH2 dopamin--hydroxilase H2OO2 Aromatic-L-amino acid decarboxylase CO2 Tyrosin Dyhydroksiphenylalanine (DOPA) Dopamine Norepinefrin Epinefrin H2OO2 S-adenosyl methionine Homocysteine OH OH HO HN CH3
  43. 43. Fungsi hormon epinefrin 1. Memacu aktivitas cor/jantung. 2. Menaikkan tekanan darah. 3. Mengerutkan otot polos pada arteri. 4. Mengendurkan otot polos bronchiolus 5. Mempercepat glikolisis. 6. Pengeluaran keringat dingin. 7. Rasa keterkejutan. 8. Mengatur metabolisme glukosa saat stress. 9. Memengaruhi otak. 10. Mencegah efek penuaan dini.
  44. 44. Regulasi hormon adrenalin
  45. 45. 1. Di bawah pengendalian sistem saraf simpatis. 2. Terjadi dgn meningkatkan sistem pernafasan 3. Aliran darah di kulit berkurang. 4. Menaikkan konsentrasi gula darah 5. Menyebar ke seluruh bagian tubuh Faktor yang berperan dlm mengatur sekresi adrenalin  Mekanisme pengaturan sekresi 1. Faktor saraf 2. Faktor kimia
  46. 46. epinefrin metanefrin Asam dihidroksimandelat OH OH HO HN CH3 Katekol-O- metiltransferase Monoamin oksidase Monoamin oksidase  Metabolisme Epinefrin
  47. 47. HORMON ADRENALIN  Reseptor • Sel target sekresi epinefrin adalah sel saraf dari semua reseptor simpatis di dalam tubuh. • Epinefrin terikat dan mengaktifkan baik reseptor -adrenergik maupun -adrenergik. Aktivitas yang diperantarai reseptor adrenergik 1 2 1 2 • Peningkatan glikogenolisis • Relaksasi otot polos pembuluh darah, traktus genitourinarius •Kontraksi otot polos traktus gastraintestinal •Kontraksi otot polos sebagian vaskular •Inhibisi dari lipofisis pelepasan renin •Stimulasi lipolisis •Kontraksi miokardium, peningkatan laju, peningkatan kekuatan •Peningkatan glukoneogenesis hepatik •Peningkatan glikogenolisis hepatik •Peningkatan glikogenolisis otot •Peningkatan pelepasan insulin •Relaksasi otot polos bronkus, pembuluh
  48. 48. HORMON ADRENALIN
  49. 49. HORMON ADRENALIN
  50. 50. Pathoendokrinologi 1. Palpitasi 2. Tachichardia 3. Sakit kepala 4. Tremor 5. Hipertensi 6. Edema paru-paru akut 7. Alergi
  51. 51. REFERENSI Hernawati, Sistem renin-angiotensin-aldosteron : perannya dalam pengaturan tekanan darah dan hipertensi. FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia. Artikel tidak dipublikasi. Montain SJ,Laird JE. 1997. Aldosterone and vasopressin responses in the heat: hydration level and exercise intensity effects. Med Sci Sports Exerc. 29(5):661-8. Buono MJ. Yeager JE.1991. Increases in aldosterone precede those of cortisol during graded exercise. J. sports Med Phys Fitness. https://www.harunyahya.com/indo/buku/hormon/
  52. 52. REFERENCE http://kolominspirasi.wordpress.com/2009/04/05/hormon- epinefrinadrenaln/ http://oryza-sativa135rsh.blogspot.com/2010/06/struktur-dan-fungsi- hormon.html http://www.mediamedika.net/modules.php.name=jurnal&name2=jurn al%20kedokteran&file=index&file2=jurnal%20kedokteran&a1=jurn al&a2=277 http://www.info@harunyahya.com http://4.bp.blogspot.com/_UrJKIId8/Se7K5GEPbEI/AAAAAAAAAH4/ WeCqSAyRnHM/s400/sistem+hormon+BLOGimage_Image_9_jp g

×