Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.
Dr. Alexon, M.Pd.
ORIENTASI KURIKULUM

      TRANSMISI                 TRANSAKSI        TRANSFORMASI

       ANALITIK                PRAGMAT...
SISTEM PENDIDIKAN
PENGERTIAN
NO   ASPEK          KONSEP                                                    PAKAR
1.   Lama-Baru      Lama (t...
IDE


  IDEAL/                             Hidden Kurikulum
POTENSIAL
   KUR.




            RENCANA             IMPLEMEN...
KONTINUM KURIKULUM
          DAN PEMBELAJARAN

Umum-Jangka Panjang    Khusus-Jangka Pendek



   KURIKULUM                ...
PENGERTIAN PELATIHAN
 SETIAP USAHA UNTUK MEMPERBAIKI
  PRESTASI KERJA PADA SUATU PEKERJAAN
  TERTENTU YANG SEDANG MENJADI...
TUJUAN PELATIHAN
                          (Moekijat, 1991)


 MENGEMBANGKAN KEAHLIAN SEHINGGA
  PEKERJAAN DAPAT DISELESA...
MANFAAT PELATIHAN
                         (Soeprihanto (1997))




 Meningkatkan produktivitas
 Kenaikan moral kerja
 ...
ALASAN PENTINGNYA PELATIHAN
                    (Hariandja, 2002)




KARYAWAN BARU BELUM MEMAHAMI BENAR BAGAIMANA
 MELAK...
MODEL-MODEL PERENCANAAN PROGRAM
           PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
 NO   MODEL PERENCANAAN                          URAIA...
METODE-METODE PERENCANAAN PROGRAM
              PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

NO       METODE                               UR...
PERBANDINGAN PENDIDIKAN
             DAN PELATIHAN
NO ASPEK           PENDIDIKAN                      PELATIHAN
1   Pengem...
ASAS-ASAS KURIKULUM
ASAS FILOSOFIS
ASAS PSIKOLOGIS
 PSIKOLOGI BELAJAR
 PSIKOLOGI
   PERKEMBANGAN
ASAS SOSIOLOGIS
ASA...
PERANAN DAN FUNGSI KURIKULUM


PERANAN (Hamalik)                                            FUNGSI (Alexander Inglis).
• K...
KOMPONEN KURIKULUM


             TUJUAN




EVALUASI                  MATERI



              PROSES
           PEMBELAJA...
PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN
KURIKULUM

PRINSIP UMUM
 Relevansi (internal-eksternal).
 Fleksibilitas
 Kontinuitas
 Pr...
PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN
KURIKULUM (Prinsip Khusus)       (Syaodih 2005 : 153)




PERUMUSAN TUJUAN
PEMILIHAN MATERI...
PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN
TUJUAN PENDIDIKAN

TUJUAN JANGKA PANJANG, MENENGAH DAN PENDEK
PERUMUSAN TUJUAN BERSUMBER PA...
PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN
MATERI/ISI

PERLU PENJABARAN TUJUAN KE DALAM
 BENTUK PERBUATAN HASIL BELAJAR YANG
 KHUSUS DA...
PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN
PROSES PEMBELAJARAN
STRATEGI YANG DIPILIH SESUAI DENGAN
 KARAKTERISTIK MATERI.
MEMBERIKAN K...
PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN
MEDIA DAN ALAT PEMBELAJARAN

SESUAIKAN DENGAN TUJUAN, KEBUTUHAN, MATERI,
 BIAYA, WAKTU DAN K...
PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN
KEGIATAN PENILAIAN

PROSES DAN HASIL
ORIENTASI PENCAPAIAN TUJUAN
VALIDITAS
RELIABILITAS

...
PENDEKATAN PENGEMBANGAN
KURIKULUM


PENDEKATAN ADMINISTRATIVE
 (Administrative Approach).
PENDEKATAN AKAR RUMPUT
 (Grass...
MODEL PENGEMBANGAN
KURIKULUM
MODEL TYLER
 (Menekankan rancangan kurikulum yang disesuaikan dengan tujuan dan misi suatu
 ...
PROSEDUR UMUM PENGEMBANGAN
KURIKULUM
ANALISIS DAN DIAGNOSIS KEBUTUHAN
PERUMUSAN TUJUAN
PEMILIHAN DAN PENGORGANISASIAN
 ...
PROSEDUR UMUM PENGEMBANGAN
KURIKULUM PENDIDIKAN DAN LATIHAN
ANALISIS DAN DIAGNOSIS KEBUTUHAN
PERUMUSAN TUJUAN
PERENCANA...
SPESIFIKASI DARI PENGETAHUAN, KETERAMPILAN
 DAN SIKAP YANG DIMILIKI SESEORANG SERTA
 PENERAPANNYA DI DALAM PEKERJAAN SESU...
KETERAMPILAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN
 (Task Skill).
KETERAMPILAN MENGELOLA PEKERJAAN
 (Task Management Skill).
KETERAMPI...
Berdasarkan standar kompetensi.
Isi pelatihan diorientasikan pada kemampuan
 yang dibutuhkan untuk melakukan tugas terte...
STANDAR       PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN YANG
                     DIBUTUHKAN UNTUK MELAKUKAN SUATU
      KOMPETENSI
   ...
PENILAI DI TEMPAT
                        KERJA UNTUK
                           MENILAI              PERSONAL DI DEPT.
AS...
KOGNITIF
PEMBELAJARAN                KOMPETENSI
   TUNTTAS                    UNTUK
  (MASTERY      AFEKTIF     MENDUKUNG
...
LEARNING BY DOING         Belajar melalui aktivitas/kegiatan
                          nyata yang memberikan
             ...
4 JENIS PENGUJIAN :
PENGUJIAN KERJA NYATA        SKEMA
PENGUJIAN SIMULASI KERJA   PENGUJIAN
PENGUJIAN TERTULIS         ...
PENGUJIAN
                   KETERAMPILAN PRAKTEK                PENGETAHUAN
                        DIUJI MELALUI        ...
1   Menentukan Standar Kompetensi (SK) yang menjadi tujuan pembelajaran.
2   Mengidentifikasi pengetahuabn, keterampilan d...
KONSEP MODEL PELATIHAN SEBAGAI
  SUATU PROSES YANG INTEGRAL
                        PROSES
                      PENGKAJIA...
PROSES PENGKAJIAN
      KEBUTUHAN PELATIHAN


   MENGKAJI ADANYA KESENJANGAN ANTARA
  STANDAR KINERJA DENGAN TINGKAT KINER...
PROSES PERUMUSAN
           TUJUAN PELATIHAN

MERUMUSKAN SECARA TEPAT DAN BENAR
 KESENJANGAN KINERJA YANG TERJADI.
MENET...
PROSES MERANCANG PROGRAM
         PELATIHAN

URAIKAN KOMPETENSI YANG TELAH DITETAPKAN DALAM KEGIATAN
 OPERASIONAL YANG DA...
PROSES PELAKSANAAN
           PROGRAM PELATIHAN
TERDIRI DARI RANGKAIAN KEGIATAN PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN
YANG BERPEDO...
PROSES EVALUASI
             PROGRAM PELATIHAN

MERUPAKAN KEGIATAN PENILAIAN TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM
PELATIHAN YANG M...
KEDUDUKAN KURIKULUM DAN
MODUL DALAM PROSES PELATIHAN

KURIKULUM MERUPAKAN OUTPUT DARI TRAINING NEEDS ASSESSMENT
KURIKULU...
PERGESERAN PARADIGMA PELATIHAN
       PARADIGMA TRAINING                       PARADIGMA LEARNING
Berorientasi pada fasili...
RANCANGAN KURIKULUM PELATIHAN
      BERORIENTASI PEMBELAJARAN
  CIRI-CIRI
DIRANCANG BERBASIS KOMPETENSI (Competency Based ...
RANCANGAN KURIKULUM PELATIHAN
      BERORIENTASI PEMBELAJARAN
Latar Belakang (Analisis Kebutuhan).
Filosofi yang menekan...
PARADIGMA
         RANCANGAN KURIKULUM PELATIHAN


                         -Latar Belakang
   CBT                    (Ana...
PROSES PENGEMBANGAN
                             KURIKULUM PELATIHAN
                         ANALISIS SWOT               ...
RUMUSKAN KOMPETENSI



 TRAINING NEED
  ASSESSMENT
                    KOMPETENSI YANG
                    AKAN DICAPAI :
...
RUMUSKAN TUJUAN PELATIHAN


TETAPKAN TUJUAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI
PERUMUSAN TUJUAN MELIBATKAN TIM YANG TERDIRI
 ...
KEMBANGKAN KURIKULUM DENGAN
  KERANGKA SEBAGAI BERIKUT :
I. Judul Pelatihan
II. Pendahuluan
   A.   Latar Belakang (Analis...
I. JUDUL KURIKULUM


PELATIHAN ………………………………………?
II. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang/Analisis Kebutuhan
   Uraikan hal-hal yang melatarbelakangi
   mengapa pelatihan perlu d...
III. KOMPETENSI




Jabarkan kompetensi yang harus dicapai
melalui pelatihan sesuai hasil TNA atau
cara lain yang dipilih ...
IV. TUJUAN PELATIHAN

PERUMUSAN TUJUAN PELATIHAN MEMPERTIMBANGKAN :
Tujuan dirumuskan dengan menjabarkan kemampuan
  atau...
V. PESERTA

A. PESERTA DITENTUKAN BERDASARKAN KRITERIA :
   1. Kesesuaian dengan tugas pokoknya.
   2. Latar belakang pend...
VI. STRUKTUR PROGRAM
                                                      Hal. 30-33
A. Materi
B. Alokasi Waktu
C. Deskri...
Komposisi Materi
NO MATERI URAIAN                                  Metode            PERSENTA
                            ...
B. ALOKASI WAKTU
TEORI (T)                  : 40%
PRAKTEK (P)                : 60%

40% WAKTU UNTUK TEORI DIORIENTASIKA...
VII. DIAGRAM ALIR PROSES PEMBELAJARAN
                                      PEMBUKAAN

                                   ...
VIII. GARIS-GARIS BESAR PROGRAM
                 PEMBELAJARAN (GBPP)

TPU        TPK      MATE-   POKOK   SUB     METO- ME...
IX. EVALUASI PELATIHAN

    EVALUASI TERHADAP PESERTA
         Evaluasi Formatif (pada saat kelas berakhir untuk perbaik...
X. SERTIFIKASI

JELASKAN SERTIFIKASI YANG AKAN DIBERIKAN
 KEPADA PESERTA YANG TELAH MENGIKUTI
 PELATIHAN YANG TERAKREDITA...
PENGEMB ANGAN KURIKULUM
PELATIHAN SEBAIKNYA DIIKUTI
  DENGAN PENGEMBANGAN
MODUL PELATIHAN


                        Lihat ...
TUGAS
LAKUKAN ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN PADA
 INSTANSI TEMPAT SAUDARA BEKERJA
TENTUKAN PRIORITAS PELATIHAN YANG DIBUT...
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Vous avez terminé ce document.
Télécharger et lire hors ligne.
Prochain SlideShare
Teknik mendesain modul diklat
Suivant
Prochain SlideShare
Teknik mendesain modul diklat
Suivant
Télécharger pour lire hors ligne et voir en mode plein écran

8

Partager

Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014

Télécharger pour lire hors ligne

www.tofindtheword.blogspot.com

Livres associés

Gratuit avec un essai de 30 jours de Scribd

Tout voir

Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014

  1. 1. Dr. Alexon, M.Pd.
  2. 2. ORIENTASI KURIKULUM TRANSMISI TRANSAKSI TRANSFORMASI ANALITIK PRAGMATISME EKOLOGIKAL POSITIVISTIK EKSPERIENSIAL PSIKOLOGI HUMANISTIK BEHAVIORISTIK PERKEMBANGAN TEORI TEORI PEND. TEORI TEK. TEORI PEND. PEND. PRIBADI PENDIDIKAN INTERAKSIONAL KLASIK MODEL KUR. MODEL KUR. MODEL KUR. MODEL KUR. SUBJEK REKONSTRUKSI KOMPETENSI HUMANISTIK AKADEMIK SOSIAL SUBBJECT BERBASIS PROBLEM SOLVING CHILD CENTRE CENTRE KOMPETENSI CENTRE KURIKULUM PELATIHAN ?
  3. 3. SISTEM PENDIDIKAN
  4. 4. PENGERTIAN NO ASPEK KONSEP PAKAR 1. Lama-Baru Lama (tradisional) : Nasution Sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh siswa untuk mendapatkan ijazah/sertifikat. Baru (moderen) : Segala usaha sekolah untuk mempengaruhi anak belajar. 2. Dimensi Kurikulum sebagai ide Hamid Hasan Kurikulum sebagai rencana Kurikulum sebagai kegiatan/proses Kurikulum sebagai hasil 3. Konsep Kurikulum adalah rencana pendidikan atau Beauchamp pembelajaran (mencakup rencana maupun pelaksanaan Kurikukum vs pembelajaran). Pembelajaran Zais Kurikulum mencakup dokumen tertulis (curriculum document) dan pelaksanaan fungsinya di kelas (functioning, live or operative curriculum). Perbedaan kurikulum dan pembelajaran bukan terletak Hilda Taba pada implementasinya, tapi keluasan cakupannya.
  5. 5. IDE IDEAL/ Hidden Kurikulum POTENSIAL KUR. RENCANA IMPLEMENTASI HASIL AKTUAL/REAL KUR. (PBM) DIMENSI KURIKULUM
  6. 6. KONTINUM KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN Umum-Jangka Panjang Khusus-Jangka Pendek KURIKULUM PEMBELAJARAN
  7. 7. PENGERTIAN PELATIHAN  SETIAP USAHA UNTUK MEMPERBAIKI PRESTASI KERJA PADA SUATU PEKERJAAN TERTENTU YANG SEDANG MENJADI TANGGUNG JAWABNYA (Gomes, 1997).  SERANGKAIAN AKTIVITAS YANG MEMBERIKAN KESEMPATAN UNTUK MENDAPATKAN DAN MENINGKATKAN KETERAMPILAN YANG BERKAITAN DENGAN PEKERJAAN (Schermerhorn, 1999). Alexon, File : PTK PLPG 9
  8. 8. TUJUAN PELATIHAN (Moekijat, 1991)  MENGEMBANGKAN KEAHLIAN SEHINGGA PEKERJAAN DAPAT DISELESAIKAN LEBIH CEPAT DAN EFEKTIF. (Kemampuan Teknis).  MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN SEHINGGA PEKERJAAN DAPAT DISELESAIKAN SECARA RASIONAL. (Kemampuan Konseptual).  MENGEMBANGKAN SIKAP SEHINGGA MENIMBULKAN KERJASAMA DENGAN TEMAN-TEMAN PEGAWAI DAN PIMPINAN. (Kemampuan Sosial). Alexon, File : PTK PLPG 10
  9. 9. MANFAAT PELATIHAN (Soeprihanto (1997))  Meningkatkan produktivitas  Kenaikan moral kerja  Menghindarkan pekerja dari kesalahan dan kecelakaan  Kenaikan stabilitas dan fleksibilitas tenaga kerja  Mengembangkan kemampuan pribadi Alexon, File : PTK PLPG 11
  10. 10. ALASAN PENTINGNYA PELATIHAN (Hariandja, 2002) KARYAWAN BARU BELUM MEMAHAMI BENAR BAGAIMANA MELAKUKAN PEKERJAAN. PERUBAHAN-PERUBAHAN LINGKUNGAN KERJA DAN TENAGA KERJA. (Teknologi dan Metode Baru, perbedaan latar belakang pekerja). Meningkatkan daya saing perusahaan dan memperbaiki produktivitas. Menyesuaikan dengan peraturan-peraturan baru.
  11. 11. MODEL-MODEL PERENCANAAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN NO MODEL PERENCANAAN URAIAN 1. Komprehensif Perencanaan yang berfungsi untuk menjawab masalah yang terjadi karena adanya perubahan- perubahan dalam sistem. Model perencanaan ini menghasilkan rencana komprehensif yang harus dijabarkan lagi dalam bentuk rencana-rencana yang lebih spesifik. 2. Target Setting Model ini diperlukan dalam upaya memenuhi proyeksi suatu kebutuhan jenis tertentu pada waktu tertentu dengan mempertimbangkan perkembangan pada kurun waktu tertentu. 3. Efisiensi Biaya Diterapkan apabila dukungan pembiayaan terbatas. Diklat tidak lepas dari pembiayaan. Program tidak dapat dilaksanakan sepenuhnya, ada pengurangan bagian-bagian tertentu. 4. Planning Programming Perencanaan, penyusunan program dan Budgeting System penganggaran dipandang sebagai suatu sistem (PPBS) yang tidak terpisahkan (baik untuk jangka pendek, menengah maupun jangka panjang).
  12. 12. METODE-METODE PERENCANAAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN NO METODE URAIAN PERENCANAAN 1. INPUT-OUTPUT Mengutamakan pengkajian terhadap interelasi dan PROSES interdependensi berbagai masukan yang ada dan keluaran yang akan dihasilkan. Biasanya diterapkan pada proses transformasi suatu program baik bersifat program baru maupun program peningkatan. 2. ECONOMETRIC Banyak menggunakan data dan fakta yang valid dan realistik ANALYSIS sehingga dapat memperkirakan perubahan-perubahan yang akan terjadi dalam kaitannya dengan faktor ekonomi. 3. VALUE ADDED Dilaksanakan berdasarkan keberhasilan pelayanan (jasa). ANALYSIS Keberhasilan program pelayanan disuatu tempat digunakan sebagai bahan untuk merancang program serupa di tempat lain.
  13. 13. PERBANDINGAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN NO ASPEK PENDIDIKAN PELATIHAN 1 Pengembangan Menyeluruh (Overall) Khusus (spesifik) Kemampuan 2 Area Kognitif, Afektif, Psikomotor Psikomotor Kemampuan 3 Jangka Waktu Jangka Panjang (Long Term) Jangka Pendek (Short Term) Pelaksanaan 4 Materi Lebih Umum Lebih Khusus 5 Penggunaan Konvensional Inkonvensional Metode Pembelajaran 6 Penghargaan Gelar (degree) Sertifikat (non-degree) Akhir
  14. 14. ASAS-ASAS KURIKULUM ASAS FILOSOFIS ASAS PSIKOLOGIS PSIKOLOGI BELAJAR PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ASAS SOSIOLOGIS ASAS ORGANISATORIS
  15. 15. PERANAN DAN FUNGSI KURIKULUM PERANAN (Hamalik) FUNGSI (Alexander Inglis). • Konservatif (pewarisan nilai). • Penyesuaian (anak-lingkungan). • Kreatif (kurikulum harus mampu mengembangkan • Integrasi (anak pribadi utuh). sesuatu yang baru sesuai dengan perkemb. dan kebutuhan . masya.) • Diferensiasi (perbedaan individu). • Kritis dan Evaluatif (pewarisan nilai selalu • Persiapan (menyiapkan siswa untuk eksis. disesuaikan dengan kondisi terkini). • Pemilihan (kesempatan siswa utk memilih program belajar yang sesuai). • Diagnostik (mengarahkan siswa utk memahami kekuatan dan kelemahan diri).
  16. 16. KOMPONEN KURIKULUM TUJUAN EVALUASI MATERI PROSES PEMBELAJARAN
  17. 17. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM PRINSIP UMUM Relevansi (internal-eksternal). Fleksibilitas Kontinuitas Praktis Efektivitas Alexon, File : PTK PLPG 19
  18. 18. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM (Prinsip Khusus) (Syaodih 2005 : 153) PERUMUSAN TUJUAN PEMILIHAN MATERI/ISI PEMILIHAN PBM PEMILIHAN MEDIA PEMILIHAN KEGIATAN PENILAIAN Alexon, File : PTK PLPG 20
  19. 19. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN TUJUAN PENDIDIKAN TUJUAN JANGKA PANJANG, MENENGAH DAN PENDEK PERUMUSAN TUJUAN BERSUMBER PADA : KEBIJAKAN PEMERINTAH SURVEI KEBUTUHAN MASYARAKAT TEORI /AHLI PENGALAMAN NEGARA-NEGARA LAIN RISET Alexon, File : PTK PLPG 21
  20. 20. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN MATERI/ISI PERLU PENJABARAN TUJUAN KE DALAM BENTUK PERBUATAN HASIL BELAJAR YANG KHUSUS DAN SEDERHANA. MELIPUTI PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN. DISUSUN DALAM URUTAN YANG LOGIS SISTEMATIS. Alexon, File : PTK PLPG 22
  21. 21. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN PROSES PEMBELAJARAN STRATEGI YANG DIPILIH SESUAI DENGAN KARAKTERISTIK MATERI. MEMBERIKAN KEGIATAN YANG VARIATIF SEHINGGA MELAYANI PERBEDAAN INDIVIDUAL. MEMUNGKINKAN TERCAPAINYA TUJUAN KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTORIK. MENGAKTIFKAN SISWA MENDORONG BERKEMBANGNYA KEMAMPUAN BARU. MENDRONG PENGGUNAAN SUMBER BERVARIASI MENEKANKAN LEARNING BY DOING. Alexon, File : PTK PLPG 23
  22. 22. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN MEDIA DAN ALAT PEMBELAJARAN SESUAIKAN DENGAN TUJUAN, KEBUTUHAN, MATERI, BIAYA, WAKTU DAN KARAKTERISTIK ANAK. GURU MAMPU MENGGUNAKAN DAN MENGINTEGRASIKANNYA DALAM KESELURUHAN KEGIATAN PEMBELAJARAN. JIKA MUNGKIN, GUNAKAN MULTIMEDIA. Alexon, File : PTK PLPG 24
  23. 23. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN KEGIATAN PENILAIAN PROSES DAN HASIL ORIENTASI PENCAPAIAN TUJUAN VALIDITAS RELIABILITAS Alexon, File : PTK PLPG 25
  24. 24. PENDEKATAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDEKATAN ADMINISTRATIVE (Administrative Approach). PENDEKATAN AKAR RUMPUT (Grassroots Approach). Alexon, File : PTK PLPG 26
  25. 25. MODEL PENGEMBANGAN KURIKULUM MODEL TYLER (Menekankan rancangan kurikulum yang disesuaikan dengan tujuan dan misi suatu institusi pendidikan) : RUMUSKAN TUJUAN KEMBANGKAN PENGALAMAN- PENGALAMAN BELAJAR SISWA SESUAI DENGAN TUJUAN YANG TELAH DITENTUKAN (materi/isi). KEMBANGKAN ORGANISASI PENGALAMAN- PENGALAMAN BELAJAR (proses pembelajaran). EVALUASI EFEKTIVITAS PENGALAMAN- PENGALAMAN BELAJARPTK PLPG Alexon, File : SESUAI TUJUAN. 27
  26. 26. PROSEDUR UMUM PENGEMBANGAN KURIKULUM ANALISIS DAN DIAGNOSIS KEBUTUHAN PERUMUSAN TUJUAN PEMILIHAN DAN PENGORGANISASIAN MATERI PEMILIHAN DAN PENGORGANISASIAN PENGALAMAN BELAJAR PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI Alexon, File : PTK PLPG 28
  27. 27. PROSEDUR UMUM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN DAN LATIHAN ANALISIS DAN DIAGNOSIS KEBUTUHAN PERUMUSAN TUJUAN PERENCANAAN PENGEMBANGAN PROGRAM PELAKSANAAN PROGRAM Aspek Penyelenggaraan Aspek Pendanaan ASPEK SUBSTANSI ASPEK PESERTA ASPEK TEKNIS DIKLAT Berdasarkan Tempat Latihan Pelatihan di Kelas (Contoh : Pelatihan Teknik Komputer). Pelatihan di Luar Kelas (Contoh : Out Bond). Pelatihan di Kelas dan di Luar Kelas (Contoh : Pelatihan Pendataan/Pelatihan yang Menggunakan Praktek Lapangan). Bentuk Pelatihan : Orientasi; Magang; Seminar; Lokakarya; Konsultasi; Bimbingan Teknis; Pelatihan; Semi Likakarya). ASPEK EVALUASI DAN TINDAK LANJUT. PTK PLPG Alexon, File : 29
  28. 28. SPESIFIKASI DARI PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP YANG DIMILIKI SESEORANG SERTA PENERAPANNYA DI DALAM PEKERJAAN SESUAI DENGAN STANDAR KINERJA DI INDUSTRI. PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP YANG DIBUTUHKAN SESEORANG UNTUK MELAKUKAN SUATU PEKERJAAN DI TEMPAT KERJA SESUAI DENGAN TUNTUTAN STANDAR YANG BERLAKU.
  29. 29. KETERAMPILAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN (Task Skill). KETERAMPILAN MENGELOLA PEKERJAAN (Task Management Skill). KETERAMPILAN MENGELOLA KEMUNGKINAN KEJADIAN DALAM PEKERJAAN (Contingency Management Skill). KETERAMPILAN MENGELOLA LINGKUNGAN PEKERJAAN TERMASUK BEKERJA DENGAN ORANG LAIN.
  30. 30. Berdasarkan standar kompetensi. Isi pelatihan diorientasikan pada kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan tugas tertentu. Pelatihan dapat berupa on-job, off-job atau kombinasi keduanya. Adanya fleksibilitas waktu untuk mencapai suatu kompetensi. Adanya pengakuan terhadap kompetensi mutakhir/ yang dimiliki saat ini. Pengujian berdasarkan kriteria tertentu. Pengujian dilakukan jika peserta pelatihan sudah siap. Menekankan pada kesanggupan untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan pada situasi baru.
  31. 31. STANDAR PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN YANG DIBUTUHKAN UNTUK MELAKUKAN SUATU KOMPETENSI PEKERJAAN PROSES UNTUK MENILAI APAKAH PENGUJIAN SESEORANG MEMILIKI PENGETAHUAN DAN CBT KETERAMPILAN YANG DIBUTUHKAN MATERI dan BAGAIMANA CARA SESEORANG STRATEGI MENDAPATKAN PENGETAHUAN DAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN SISTEM UNTUK PENGAKUAN KERANGKA PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN YANG KUALIFIKASI DIKUASAI
  32. 32. PENILAI DI TEMPAT KERJA UNTUK MENILAI PERSONAL DI DEPT. ASOSIASI INDUSTRI SDM UNTUK UNTUK AKREDITASI KOMPETENSI MERANCANG DESKRIPSI TUGAS STANDAR KOMPETENSI PENGEMBANG SUMBER ORGANISASI PELATIHAN DAYA PADA SAAT UNTUK MENGEMBANGKAN MENGEMBANGKAN PROGRAM PELATIHAN PROGRAM
  33. 33. KOGNITIF PEMBELAJARAN KOMPETENSI TUNTTAS UNTUK (MASTERY AFEKTIF MENDUKUNG LEARNING) PROFESI PSIKOMOTOR
  34. 34. LEARNING BY DOING Belajar melalui aktivitas/kegiatan nyata yang memberikan pengalaman belajar bermakna. Pembelajaran berbasis produk. INDIVIDUALIZED LEARNING Pembelajaran yang memperhatikan keunikan setiap individu. Pada umumnya diimplementasikan dalam sistem modular.
  35. 35. 4 JENIS PENGUJIAN : PENGUJIAN KERJA NYATA SKEMA PENGUJIAN SIMULASI KERJA PENGUJIAN PENGUJIAN TERTULIS CBT PENGUJIAN LISAN
  36. 36. PENGUJIAN KETERAMPILAN PRAKTEK PENGETAHUAN DIUJI MELALUI DIUJI MELALUI PEKERJAAN NYATA SIMULASI KERJA TULISAN LISAN (sebenarnya) (Peniruan) Pengamatan Pengamatan Pilihan dengan ceklis. dengan Pertanyaan lisan. Jawaban Proyek. menggunakan Bermain peran. singkat. Penggunaan alat ceklis. Interview. Penugasan. bantu kerja. Proyek. Presentasi. Proyek. Proyek dengan Penugasan. Diskusi Essai. keterlibatan dalam Bermain peran. kelompok. B/S tim. Latihan Di luar tempat Di tempat kerja & di Di tempat kerja & di Di tempat kerja. kerja. luar tempat kerja. luar tempat kerja.
  37. 37. 1 Menentukan Standar Kompetensi (SK) yang menjadi tujuan pembelajaran. 2 Mengidentifikasi pengetahuabn, keterampilan dan sikap kerja yang diperlukan pada sebuah kompetensi. 3 Menentukan strategi pembelajaran untuk mencapai kompetensi yang menjadi tujuan. 4 Menyiapkan bahan ajar, media, alat, bahan dan tempat pembelajaran. 5 Menentukan metode dan menyiapkan perangkat pengujian/penilaian. 6 Menentukan instruktur yang kompeten. 7 Menyiapkan jadwal pembelajaran. 8 Melaksanakan proses pembelajaran. 9 Melaksanakan pengujian / penilaian. 10 Memberikan sertifikasi atas kompetensi yang telah dikuasai.
  38. 38. KONSEP MODEL PELATIHAN SEBAGAI SUATU PROSES YANG INTEGRAL PROSES PENGKAJIAN KEBUTUHAN PELATIHAN PROSES EVALUASI PROSES PROGRAM PERUMUSAN PELATIHAN TUJUAN PELATIHAN PROSES PROSES PELAKSANAA MERANCANG N PROGRAM PROGRAM PELATIHAN PELATIHAN
  39. 39. PROSES PENGKAJIAN KEBUTUHAN PELATIHAN MENGKAJI ADANYA KESENJANGAN ANTARA STANDAR KINERJA DENGAN TINGKAT KINERJA YANG DICAPAI ATAU DIMILIKI. PENGKAJIAN YANG BENAR AKAN MENGARAHKAN PELATIHAN YANG BERORIENTASI PADA KEBUTUHAN ANALISIS SWOT ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN
  40. 40. PROSES PERUMUSAN TUJUAN PELATIHAN MERUMUSKAN SECARA TEPAT DAN BENAR KESENJANGAN KINERJA YANG TERJADI. MENETAPKAN DENGAN JELAS KEMAMPUAN YANG HARUS DITINGKATKAN. RUMUSKAN TUJUAN DALAM BENTUK KOMPETENSI YANG HARUS DIMILIKI OLEH PESERTA LATIH SEUSAI PELATIHAN. RUMUSAN HARUS JELAS, TERUKUR DAN DAPAT DICAPAI.
  41. 41. PROSES MERANCANG PROGRAM PELATIHAN URAIKAN KOMPETENSI YANG TELAH DITETAPKAN DALAM KEGIATAN OPERASIONAL YANG DAPAT DIUKUR. PROSES PERANCANGAN MENGHASILKAN : Kurikulum Berbasis Kompetensi yang diuraikan dalam : Materi pelatihan. Metode penyampaian. Proses pembelajaran setiap materi. Proporsi dan alokasi waktu. Metode Penyelenggaraan Pelatihan (dalam kelas, lokakarya, pembelajaran jarak jauh, ataupun magang). Rancangan alur proses pelatihan.
  42. 42. PROSES PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN TERDIRI DARI RANGKAIAN KEGIATAN PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN YANG BERPEDOMAN PADA KURIKULUM, METODE PENYELENGGARAAN, DAN RANCANGAN ALUR PELATIHAN. PROSES INI DIDAHULUI DENGAN PERSIAPAN YANG MENGHASILKAN KOMPONEN-KOMPONEN SEBAGAI BERIKUT : KERANGKA ACUAN JADWAL PELATIHAN PELATIH YANG SESUAI DENGAN KRITERIA KELENGKAPAN SARANA DAN PRASARANA PELATIHAN MAUPUN PENUNJANGNYA MASTER OF TRAINING SELAMA PROSES PELAKSANAAN, DILAKUKAN KEGIATAN PEMANTAUAN DAN PENGENDALIAN UNTUK MEMINIMALISASI PENYIMPANGAN
  43. 43. PROSES EVALUASI PROGRAM PELATIHAN MERUPAKAN KEGIATAN PENILAIAN TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN YANG MELIPUTI : PENILAIAN TERHADAP PESERTA PENILAIAN TERHADAP PELATIH PENILAIAN TERHADAP PENYELENGGARA PENILAIAN PENCAPAIAN TUJUAN PELATIHAN BERDASARKAN PENTAHAPAN, ADA 3 TAHAP EVALUASI PELATIHAN : 1. PENILAIAN TAHAP PRA-PELATIHAN (komponen peserta, kurikulum. pelatih, dan institusi penyelenggara). 2. PENILAIAN TAHAP SELAMA PELATIHAN (mencakup input, proses, output). 3. PENILAIAN TAHAP PASCA PELATIHAN (hasil pelatihan, dampak pelatihan).
  44. 44. KEDUDUKAN KURIKULUM DAN MODUL DALAM PROSES PELATIHAN KURIKULUM MERUPAKAN OUTPUT DARI TRAINING NEEDS ASSESSMENT KURIKULUM MERUPAKAN INPUT UNTUK PROSES PENYELENGGARAAN PELATIHAN (training implementation) DAN EVALUASI PELATIHAN (training evaluation). MODUL ADALAH BAHAN UTAMA DALAM PROSES PENYELENGGARAAN PELATIHAN YANG INTINYA ADALAH PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN.
  45. 45. PERGESERAN PARADIGMA PELATIHAN PARADIGMA TRAINING PARADIGMA LEARNING Berorientasi pada fasilitator/pelatih, Berorientasi pada peserta, ciri-ciri : ciri-ciri : Pelatih lebih utama dari peserta. Keterlibatan penuh peserta Pelatih berkuasa atas (peserta sebagai subjek). berlangsungnya proses. Menekankan kemandirian Peserta pasif (mendengar, Kerjasama mencatat, bertanya). Variasi metode dan sumber Ekspositori. Motivasi internal Belajar dengan gembira dan senang. Integrasi belajar yang menyeluruh dalam segenap kehidupan organisasi. PELATIHAN BERORIENTASI PEMBELAJARAN
  46. 46. RANCANGAN KURIKULUM PELATIHAN BERORIENTASI PEMBELAJARAN CIRI-CIRI DIRANCANG BERBASIS KOMPETENSI (Competency Based Training/CBT). MATERI YANG DIBAHAS BERORIENTASI PENCAPAIAN KOMPETENSI. PROPORSI WAKTU DENGAN PERSENTASE WAKTU TERBESAR UNTUK AKTIVITAS PESERTA LATIH. PEMBELAJARAN AKTIF. Diskusi interaktif antar peserta, peserta dengan pelatih, peserta dengan sumber, studi kasus, permainan peran, simulasi, latihan/praktik untuk penguasaan kompetensi. PELATIH MERANGSANG DISKUSI DENGAN PERTANYAAN TERBUKA, MENGEMBANGKAN BERBAGAI SKENARIO PEMBELAJARAN DENGAN BERBAGAI ALTERNATIF METODE.
  47. 47. RANCANGAN KURIKULUM PELATIHAN BERORIENTASI PEMBELAJARAN Latar Belakang (Analisis Kebutuhan). Filosofi yang menekankan pada hak-hak peserta. Kompetensi yang harus dimiliki peserta. Tujuan pelatihan yang menggambarkan kompetensi SDM setelah pelatihan. Jumlah dan kriteria peserta. Struktur program yang berisikan materi dan alokasi waktu serta deskripsi singkat setiap materi. Diagram alir pembelajaran mulai dari pembukaan sampai penutupan. GBPP yang terdiri atas (1) tujuan pembelajaran; (2) judul materi; (3) pokok bahasan; (4) sub-pokok bahasan; (5) metode; (6) media; (7) alat bantu; (8) waktu; dan (9) referensi. Evaluasi untuk mengukur keberhasilan dan pencapaian tujuan pelatihan yang ditetapkan. Sertifikasi yang menjelaskan persyaratan untuk memperoleh sertifikat.
  48. 48. PARADIGMA RANCANGAN KURIKULUM PELATIHAN -Latar Belakang CBT (Analisis Kebh.) -Filosofi. -Kompetensi. Ko -Tujuan Variasi mp KURIKULUM -Jumlah dan kriteria peserta Metode ete PELATIHAN -Struktur Pembel. nsi Program -Diagram Alir PEMBELAJAR -GBPP AKTIF -Evaluasi -Sertifikasi
  49. 49. PROSES PENGEMBANGAN KURIKULUM PELATIHAN ANALISIS SWOT TRAINING NEED ASSESSMENT KEMAMPUAN INSTITUSI ANALISIS TUPOKSI 1. PENDAHULUAN 2. KOMPETENSI RUMUSKAN KOMPETENSI 3. TUJUAN PELATIHAN SETELAH MENGIKUTI PELATIHAN 4. PESERTA 5. STRUKTUR PROGRAM RUMUSKAN TUJUAN 6. DIAGRAM ALIR PELATIHAN PEMBELAJARAN 7. GBPP 8. EVALUASI KERANGKA KURIKULUM 9. SERTIFIKASI BERORIENTASI PEMBELAJARAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 IMPLEMENTASI
  50. 50. RUMUSKAN KOMPETENSI TRAINING NEED ASSESSMENT KOMPETENSI YANG AKAN DICAPAI : JOB REQUIREMENT/ ANALISIS TUPOKSI
  51. 51. RUMUSKAN TUJUAN PELATIHAN TETAPKAN TUJUAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI PERUMUSAN TUJUAN MELIBATKAN TIM YANG TERDIRI ATAS : PEMBUAT KEBIJAKAN PENULIS SUBSTANSI/PAKAR PENGEMBANG KURIKULUM KOORDINATOR PELATIHAN AHLI PEMBELAJARAN
  52. 52. KEMBANGKAN KURIKULUM DENGAN KERANGKA SEBAGAI BERIKUT : I. Judul Pelatihan II. Pendahuluan A. Latar Belakang (Analisis Kebutuhan) B. Filosofi Pelatihan III. Kompetensi IV. Tujuan Pelatihan : A. Tujuan Umum B. Tujuan Khusus V. Peserta (Jumlah dan Kriteria Peserta) VI. Struktur Kurikulum VII. Diagram Alir Proses Pembelajaran VIII.GBPP IX. Evaluasi X. Sertifikasi
  53. 53. I. JUDUL KURIKULUM PELATIHAN ………………………………………?
  54. 54. II. PENDAHULUAN A. Latar Belakang/Analisis Kebutuhan Uraikan hal-hal yang melatarbelakangi mengapa pelatihan perlu dilaksanakan (Analisis Kebutuhan). (Lihat Uraian Hal 25). B. Filosofi Pelatihan Uraikan hak-hak peserta yang dapat diperoleh selama proses pembelajaran, antara lain :  Cara memandang peserta.  Apa yang harus dilakukan fasilitator/pelatih.  Apa yang akan diperoleh peserta.  Proses pembelajaran yang akan dilaksanakan.  Metode pembelajaran yang digunakan.  Evaluasi yang akan dilaksanakan. (Lihat Uraian Hal 26-27).
  55. 55. III. KOMPETENSI Jabarkan kompetensi yang harus dicapai melalui pelatihan sesuai hasil TNA atau cara lain yang dipilih meliputi Pengetahuan, keterampilan dan sikap. (Lihat Uraian Hal. 27)
  56. 56. IV. TUJUAN PELATIHAN PERUMUSAN TUJUAN PELATIHAN MEMPERTIMBANGKAN : Tujuan dirumuskan dengan menjabarkan kemampuan atau kompetensi yang akan dicapai peserta setelah mengikuti pelatihan. Kompetensi yang akan dicapai meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap yang berkaitan dengan tugas yang dimiliki peserta. Rumusan Tujuan Pelatihan Terdiri atas : Tujuan Umum : Menggambarkan tujuan yang ingin dicapai pada akhir pelatihan. Tujuan Khusus : Menjabarkan kompetensi yang dirumuskan pada tujuan umum dalam tahapan kompetensi yang lebih spesifik dan terukur. (Lihat Uraian Hal. 29)
  57. 57. V. PESERTA A. PESERTA DITENTUKAN BERDASARKAN KRITERIA : 1. Kesesuaian dengan tugas pokoknya. 2. Latar belakang pendidikan (syarat minimal pendidikan untuk menjadi peserta. 3. Pengalaman bekerja yang relevan. 4. Kriteria lain yang perlu dan spesifik untuk pelatihan tersebut. B. JUMLAH PESERTA Ditentukan berdasarkan tujuan pelatihan : 1. Aspek menejemen : 30 orang 2. Aspek teknis : Max. 15 orang 3. 1 fasilitator memandu penuh per 5 peserta latih. (Lihat Uraian Hal. 30)
  58. 58. VI. STRUKTUR PROGRAM Hal. 30-33 A. Materi B. Alokasi Waktu C. Deskripsi Singkat Materi WAKTU NO MATERI TEORI PRAKTEK PRAKTEK JUMLAH LAP. A. Materi Dasar : 1. ……dst B. Materi Inti : 1. ……dst C. Materi Penunjang : 1. …..dst Jumlah Total
  59. 59. Komposisi Materi NO MATERI URAIAN Metode PERSENTA Penyampaian SE 1. Dasar Materi yang sebaiknya diketahui Interaktif dan 15-20% oleh peserta, misalnya kebijakan, eksploratif. keseluruh peraturan, keputusan dsb. Pada an materi umumnya bersifat kognitif. pelatihan. 2. Inti Materi yang harus dikuasai Variatif, 60-70% peserta karena berorientasi pada berorientasi materi. penguasaan kompetensi yang eksperimentasi Porsi akan dicapai. dan eksplorasi. praktek > teori. 3. Penunja Materi untuk mendukung materi Studi kasus, 15-20% ng inti. Misalnya, Building Learning latihan atau materi. Comitment (BLC), Rencana Tindak metode lain yang Lanjut (RTL), dan PKL. relevan.
  60. 60. B. ALOKASI WAKTU TEORI (T) : 40% PRAKTEK (P) : 60% 40% WAKTU UNTUK TEORI DIORIENTASIKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE YANG MAMPU MEMBANGKITKAN PARTISIPASI AKTIF PESERTA. (lihat Uraian Hal. 31-33)
  61. 61. VII. DIAGRAM ALIR PROSES PEMBELAJARAN PEMBUKAAN PERKENALAN DAN HARAPAN Building Learning Comitment KETERAMPILAN WAWASAN Relevan dengan Kehijakan, Peraturan materi pelajaran METODE METODE Peserta Aktif Peserta Akltif PRAKTEK KERJA LAPANGAN RENCANA (Lihat Uraian Hal. 34-36) TINDAK LANJUT EVALUASI PENUTUPAN
  62. 62. VIII. GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP) TPU TPK MATE- POKOK SUB METO- ME- ALAT WAK- SUM- RI BHS POKOK DE DIA BANTU TU BER BHS Lihat hal. 37-45 Jelaskan TPU-TPK hal 37-38
  63. 63. IX. EVALUASI PELATIHAN EVALUASI TERHADAP PESERTA Evaluasi Formatif (pada saat kelas berakhir untuk perbaikan) Evaluasi Sumatif (Pada akhir sesi pelatihan, untuk menentukan peringkat, sertifikasi, kemajuan atau penilaian terhadap efektivitas kurikulum dan perencanaan pelatihan). Evaluasi Portofolio (Catatan, kumpulan hasil karya peserta yang didokumentasikan secara baik dan teratur). EVALUASI TERHADAP FASILITATOR/PELATIH (mengetahui kemampuan fasilitator/pelatih dalam . menyampaikan materi sesuai dengan tujuan) EVALUASI TERHADAP PENYELENGGARA (mengetahui pelaksanaan administrasi pelatihan). Lihat hal. 46-47. Masing-masing beri contoh instrumen sederhana (lihat hal. 47)
  64. 64. X. SERTIFIKASI JELASKAN SERTIFIKASI YANG AKAN DIBERIKAN KEPADA PESERTA YANG TELAH MENGIKUTI PELATIHAN YANG TERAKREDITASI SERTA MEMENUHI KETENTUAN YANG BERLAKU. CONTOH : Peserta yang telah mengikuti pelatihan sekurang-kurangnya 90% dari alokasi waktu pelatihan serta dinyatakan berhasil berdasarkan hasil evaluasi belajar, maka mendapatkan 2 (dua) angka kredit. Lihat hal. 48.
  65. 65. PENGEMB ANGAN KURIKULUM PELATIHAN SEBAIKNYA DIIKUTI DENGAN PENGEMBANGAN MODUL PELATIHAN Lihat hal. 49-54.
  66. 66. TUGAS LAKUKAN ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN PADA INSTANSI TEMPAT SAUDARA BEKERJA TENTUKAN PRIORITAS PELATIHAN YANG DIBUTUHKAN KEMBANGKAN KURIKULUM PELATIHAN YANG MENJADI PRIORITAS UTAMA IKUTI PROSEDUR PENGEMBANGAN SEBAGAIMANA DIBAHAS DALAM PERKULIAHAN INI SUSUN KURIKULUM DALAM BENTUK DOKUMEN TERTULIS DAN DIJILID. PRESENTASIKAN KURIKULUM YANG DIKEMBANGKAN DENGAN POWER POINT
  • Sudartiendang

    Sep. 24, 2020
  • Colek10

    Mar. 21, 2018
  • DimasArifin1

    Aug. 3, 2017
  • samsularifin52

    Jul. 31, 2017
  • IndahMustikaRini1

    Mar. 26, 2017
  • tripangwahyu

    Oct. 24, 2014
  • AzharSamawa

    May. 20, 2013
  • sarvirawanwanto

    May. 8, 2013

www.tofindtheword.blogspot.com

Vues

Nombre de vues

14 240

Sur Slideshare

0

À partir des intégrations

0

Nombre d'intégrations

350

Actions

Téléchargements

617

Partages

0

Commentaires

0

Mentions J'aime

8

×