Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Konsep penyebab penyakit bag.7

4 961 vues

Publié le

  • Soyez le premier à commenter

Konsep penyebab penyakit bag.7

  1. 1. KONSEP PENYEBAB PENYAKIT NUGROHO TRISTYANTO.S.Si., MM
  2. 2. Konsep penyebab Kejadian A Kejadian B Sebab Akibat = Sebuah peristiwa, kondisi, karakteristik/kombinasi dari faktor2 tersebut yang memegang peranan penting dalam timbulnya penyakit Penyebab itu harus mendahului Akibat (mis. penyakit)
  3. 3. Penyebab: Suffisien (memadai)  Mengawali terjadinya suatu penyakit Necessary (perlu) Suatu penyakit tidak dapat berkembang tanpa kehadirannya
  4. 4. Penyakit • Gold Medical Dictionary: Penyakit adalah kegagalan dari mekanisme adaptasi suatu organisme untuk bereaksi secara tepat terhadap rangsangan atau tekanan sehingga timbul gangguan pada fungsi atau struktur dari organisasi atau sistem tubuh.
  5. 5. Pengertian Penyakit Kegagalan dari mekanisme adaptasi suatu organisme untuk bereaksi secara tepat terhadap rangsangan / tekanan sehingga timbul pada gangguan pada sistem / fungsi dari tubuh
  6. 6. Pengertian Penyakit Suatu keadaan dimana proses kehidupan tidak lagi teratur / terganggu perjalanannya Suatu keadaan dimana tdp gangguan terhadap bentuk dan fungsi tubuh sehingga berada dalam keadaan yang tidak normal (Azwar, 1988)
  7. 7. TEORI PENYEBAB PENYAKIT 1. Teori Contagion 2. Teori Hippocrates 3. Teori Humoral 4. Teori Miasma 5. Teori Jasad Renik 6. Teori Ekologi Lingkungan
  8. 8. Teori Contagion • Penyakit terjadi akibat kontak antara satu orang dengan orang lain • Berawal dari pengamatan terhadap penyakit kusta di Mesir
  9. 9. TEORI HIPPOCRATES • Penyakit timbul akibat pengaruh lingkungan (air, udara, tanah, cuaca, dll) • Tidak dijelaskan kedudukan manusia dalam interaksi tersebut • Tidak dijelaskan faktor lingkungan bagaimana yang dapat menimbulkan penyakit
  10. 10. TEORI HUMORAL • Penyakit timbul akibat gangguan dari keseimbangan cairan dalam tubuh.  Tubuh terdiri dari 4 cairan (putih, kuning, merah dan hitam)  Bila terjadi ketidak keseimbangan, timbul penyakit. Jenis penyakit tergantung pada jenis cairan yang dominan. • Berkembang dari Cina
  11. 11. TEORI MIASMA • Penyakit timbul akibat sisa makhluk hidup yang mengalami pembusukan sehingga menyebabkan pengotoran udara dan lingkungan sekitarnya.
  12. 12. TEORI JASAD RENIK • Penyakit disebabkan oleh jasad renik. • Pada teori ini jasad renik (germ) dianggap sebagai penyebab tunggal penyakit. • Berkembang setelah ditemukannya mikroskop.
  13. 13. TEORI EKOLOGI LINGKUNGAN • Manusia berinteraksi dengan berbagai faktor penyebab dalam lingkungan tertentu. Pada keadaan tertentu akan menimbulkan penyakit.
  14. 14. KONSEP DASAR TIMBULNYA PENYAKIT 1. Segitiga Epidemiologi (Epidemiologic Triangle) 2. Roda (Wheel) 3. Jaring-jaring sebab akibat (The Web of causation)
  15. 15. Segitiga Epidemiologi (Epidemiologic Triangle) • Komponen: host, agent, environment • Perubahan pada salah satu faktor/komponen akan mengubah keseimbangan • Hubungan ketiga komponen digambarkan sebagai tuas dalam timbangan:environment sebagai penumpu
  16. 16. Segitiga Epidemiologi HOST (Induk Semang, Pejamu) ENVIRONMENT AGENT (Lingkungan) (Bibit penyakit)
  17. 17. Host Agent Environment
  18. 18. Agent • Suatu substansi atau elemen makhluk hidup/bukan makhluk hidup yang kehadirannya /ketidakhadirannya dapat menimbulkan /mempengaruhi perjalanan suatu penyakit • Jenis: »Nutrien »Kimia »Biologik »Fisik »Mekanik
  19. 19. Host • Semua faktor yang ada pada diri manusia yang dapat mempengaruhi timbulnya serta perjalanan penyakit. Misalnya: • Keturunan • Umur • Jenis kelamin • Ras • Status perkawinan • Pekerjaan • Kebiasaan hidup
  20. 20. Agen kimia • Pestisida • Food-additives • Obat-obatan • Zat yang diproduksi oleh tubuh manusia – L-triptofan  sindrom eosinofilia- mialgia – Ureum  uremia – Benda-benda keton  asidosis 6/7/2014 Triad epidemiologik
  21. 21. Agen kimia • Asbes • Logam berat – Merkuri – Kadmium – Timbal – Uranium • Minuman keras • Bahan-bahan kosmetik • Obat-obatan, alergen 6/7/2014 Triad epidemiologik
  22. 22. Agen nutrisi • Karbohidrat: berlebihan  obesitas • Lemak: berlebihan  hiperlipidemia • Protein: kekurangan  protein energi malnutrisi • Vitamin: – Defisiensi vitamin A  rabun senja – Defisiensi vitamin C  skorbut 6/7/2014 Triad epidemiologik
  23. 23. Agen nutrisi • Mineral – Cu – Zn – Mg – Fe • Air 6/7/2014 Triad epidemiologik
  24. 24. Agen mekanik • Friksi yang kronik – Pemakaian sepatu yang sempit  verucca vulgaris (kutil) • Kompresi atau daya mekanik menekan atau memutar – Menimbulkan carpal tunnel syndrom 6/7/2014 Triad epidemiologik
  25. 25. Agen fisika • Radiasi – Dapat menyebabkan kanker kulit • Suhu udara – Dingin: menimbulkan frost bite – Panas: menimbulkan dehidrasi, heat stroke • Kelembaban – Rendah: hiperhidrosis • Intensitas suara – Bising, frekuensi tinggi: Gangguan pendengaran – Vibrasi 6/7/2014 Triad epidemiologik
  26. 26. Agen fisika • Panas – menimbulkan luka bakar • Terang cahaya – Gangguan daya lihat mata • Objek – Air, makanan, tanah, udara 6/7/2014 Triad epidemiologik
  27. 27. Agent (lanjutan) • Agen biologis mempunyai sifat: 1. Patogenesiti 2. Virulensi 3. Antigenesiti 4. Invektiviti
  28. 28. Karakter agen biologik • Patogenisitas – Kemampuan menimbulkan reaksi pada pejamu. Subklinis dan klinis – Proporsi orang yang terinfeksi berkembang menjadi penyakit klinis 6/7/2014 Triad epidemiologik
  29. 29. Karakter agen biologik • Virulensi – Derajat berat ringannya reaksi yang ditimbulkan oleh agen biologik – Proporsi orang dengan penyakit klinis menjadi sakit yang berat atau mati – Contoh: – Virus Hepatitis A (ptogenisitas rendah dan virulensi yang rendah) – Campak (patogenisitas tinggi, tetapi virulensi rendah) – Rabies (patogenisitas tinggi, virulensi tinggi) 6/7/2014 Triad epidemiologik
  30. 30. Karakter agen biologik • Antigenisitas – Kemampuan menimbulkan atau menstimulasi mekanisme pertahanan pejamu (antibodi) 6/7/2014 Triad epidemiologik
  31. 31. Karakter agen biologik • Infektivitas – Kemampuan menginfeksi pejamu • Proporsi orang terpajan yang menjadi terinfeksi 6/7/2014 Triad epidemiologik
  32. 32. environment • Agregat dari seluruh kondisi dan pengaruh luar yang mempengaruhi kehidupan dan perkembangan organisme. • Macam: –Fisik –Biologik –Sosial ekonomi
  33. 33. Roda (Wheel) • Memerlukan identifikasi dari berbagai faktor yang berperan dalam timbulnya penyakit dengan tidak mementingkan pentingnya agent. • Besarnya peran dari masing- masing faktor bergantung pada penyakit yang bersangkutan
  34. 34. RODA (the Wheel) Lingk sosial host Inti genetik Lingk fisik lingk biologis
  35. 35. Penjelasan roda - Peranan lingkungan sosial lebih besar dari yang lainnya pada stress mental - Peranan lingkungan fisik lebih besar dari yang lainnya pada sunburn - Peranan lingkungan biologis lebih besar dari yang lainnya pada penyakit malaria - Peranan inti genetik lebih besar dari yang lainnya pada penyakit keturunan
  36. 36. Jaring-jaring sebab akibat (The Web of causation) • Suatu penyakit tidak tergantung pada satu sebab yang berdiri sendiri melainkan sebagai akibat dari serangkaian proses sebab-akibat  penyakit dapat dicegah dengan memotong rantai pada berbagai titik.
  37. 37. • JARING – JARING SEBAB AKIBAT (The Web Of Causations) Contoh: Pendidikan Pengetahuan rendah Konsumsi makanan KE Tidak memadai PENYAKIT MIS Produksi Bahan GIZI KURANG KIN Makanan Rendah AN Daya Beli Rendah Daya Tahan Tubuh & Penyerapan Fas.Kes Kesehatan Kurang zat Gizi terganggu Kurang
  38. 38. PENGERTIAN SEHAT DAN SAKIT SEHAT Menurut WHO Keadaan kesempurnaan fisik, mental, dan kehidupan sosial dan bukan berarti hanya bebas dari penyakit atau kelainan/cacat (WHO) SAKIT Suatu penyimpangan dari status penampilan yang optimal
  39. 39. Peralihan sehat Sakit (timb. peny.) Proses, diawali dengan kead. keterpaparan dan penjamu harus dlm kead kerentanan ttt dapat memproses penyakit.
  40. 40. keterpaparan dan kerentanan • Sehat  sakit mempunyai batas tidak jelas. Melalui proses yang didahului oleh keterpaparan terhadap suatu unsur tertentu serta host dalam kondisi kerentanan tertentu untuk menjadi sakit
  41. 41. keterpaparan • Suatu keadaan dimana host berada pada pengaruh atau berinteraksi dengan unsur penyebab primer maupun sekunder atau dengan unsur lingkungan yang dapat mendorong proses terjadinya penyakit
  42. 42. KERENTANAN • Suatu keadaan dimana host mempunyai kondisi yang mudah dipengaruhi atau berinteraksi dengan unsur penyebab sehingga memungkinkan timbulnya penyakit

×