Ce diaporama a bien été signalé.
Le téléchargement de votre SlideShare est en cours. ×

Leadership Mindset

Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Prochain SlideShare
Urgensi Dakwah Kampus
Urgensi Dakwah Kampus
Chargement dans…3
×

Consultez-les par la suite

1 sur 22 Publicité

Plus De Contenu Connexe

Similaire à Leadership Mindset (20)

Plus par Tri Widodo W. UTOMO (20)

Publicité

Plus récents (20)

Leadership Mindset

  1. 1. Dr. Tri Widodo W. Utomo, MA Deputi Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara LAN-RI PEDULI INOVATIF INTEGRITAS PROFESIONAL
  2. 2. Everything is about MINDSET
  3. 3. Leadership is also about MINDSET
  4. 4. Untuk Apa Menjadi Pemimpin? Seorang pemimpin bukanlah PEKERJA yang mengerjakan pekerjaan RUTIN seperti ROBOT. Pemimpin adalah mereka yang berpikir & berbuat untuk memberikan PENINGGALAN yang baik bagi orang lain sejak pertama diangkat sebagai pemimpin. USIA kepemimpinan tidak sama dengan MASA TUGAS sebagai pegawai. LEGACY yang baik akan terus memberikan MAKNA meskipun seseorang tidak lagi menduduki jabatan.
  5. 5. Mindset of Leadership: 3H
  6. 6. Mindset of Leadership: 3H 1. Self-Discovery: Know who you are 2. Openness: Share the real you with others 1. Ambition: Develop an appetite for what’s next 2. Curiosity: Keep learning 3. Passion: Love what you do 4. Innovation: Stay current, creative, and engaged 5. Inspiration: Nurture a vision for a better tomorrow 6. Bravery: Take calculated risks H ungry H ungry H ungry H ungry H ustle H ustle H ustle H ustle H um ble H um ble H um ble H um ble 3. Meekness: Remember it’s not about you 4. Conviction: Stick to your principles 5. Faith: Prioritize your day so God is first 6. Assignment: Live out your calling 1. Excellence: Set standards that scare you 2. Stick-with-it-ness: Take the long view 3. Execution: Commit to completion 4. Team Building: Create an environment that attracts and retains the best and brightest 5. Partnership: Collaborate with colleagues and competitors 6. Margin: Nurture healthier rhythms 7. Generosity: Leave the world a better place 8. Succession: Find power in passing the baton
  7. 7. https://leadershipinsight.org/
  8. 8. Self Leadership (Personal Mastery) All human beings are self-leaders; however, not all self-leaders are effective at self-leading (Manz, 1983). That is the bad news. The good news is that self-leaders can become better at leading themselves. Self-leadership is about constantly developing the 'inner game' (mindset) and the ‘outer game’ (action). The inner game consists of Intention, Self- awareness, Self-confidence, and Self-efficacy (self-belief) to achieve Personal Mastery, whilst the outer game consists of influence and impact. "Self-leadership is having a developed sense of who you are, what you can do, where you are going coupled with the ability to influence your communication, emotions and behavior on the way to getting there." (Bryant, Kazan 2012). In this current disruptive age, organizational learning has become the only sustainable advantage. Senge noted the link between self-leadership and organizational learning: "Organizations learn only through individuals who learn. Individual learning does not guarantee organizational learning. But without it, no organizational learning occurs." - Peter Senge https://www.selfleadership.com/what-is-self-leadership#
  9. 9. Self Leadership (Personal Mastery) https://mainstreamcorporatetraining.com/defining-self-leadership/
  10. 10. Self Leadership
  11. 11. Self Leadership Malala dibesarkan di barat laut Pakistan, di mana Taliban sering melarang anak perempuan bersekolah. Dia menjadi pendukung vokal pendidikan bagi perempuan. Seorang pria bersenjata Taliban menembaknya tiga kali di kepala dalam upaya pembunuhan. Dia selamat, dan serangan itu memicu kemarahan di seluruh dunia Di Pakistan, peristiwa itu menyebabkan ratifikasi UU Hak atas Pendidikan. Sejak kesembuhannya, Malala menjadi orang termuda yang menerima Nobel Perdamaian, berpidato di depan PBB, bertemu dengan para pemimpin dunia, dan mendirikan Yayasan Malala.
  12. 12. Mindset of Leadership: Start with Why! Sumber: Simon Sinek, “Golden Circle” (TEDx Puget Sound, 2009) WHY HOW WHY WHAT Outside In Inside Out
  13. 13. Leaders & Followers “Seorang pemimpin bukanlah mereka yang hebat karena dukungan pengikutnya. Pemimpin yang hebat adalah mereka yang bisa menghebatkan para pengikutnya”
  14. 14. Leading with Love 6. Love and Leverage 5. Reciprocation, Collaboration & Service 4. Social/Emotional/Political Intelligence 3. Priorities, Planning & Execution 2. Vision, Strategy & Alignment 7. Renewal and Sustainability 1. Initiatives & Influence
  15. 15. Leading with Love
  16. 16. Leading with Love Pada 1980-an, AIDS mengguncang dunia. Ini adalah penyakit baru yang tidak ada obatnya sehingga menimbulkan ketakutan global. Ada anggapan bahwa seseorang dapat tertular AIDS hanya dari menyentuh seseorang yang mengidapnya, atau bahkan duduk di kursi toilet yang sama. Penderita dijauhi, dan hingga 50% orang yang disurvei di AS percaya bahwa mereka yang mengidap AIDS harus dikarantina. Pada 19 April 1987, Putri Diana membuka unit layanan pertama di Inggris yang didedikasikan untuk merawat penderita HIV dan AIDS. Selama kunjungannya, beliau menjabat tangan seorang pasien tanpa mengenakan sarung tangan, dan ini mengubah persepsi orang tentang penyakit itu selamanya !!
  17. 17. Intentional Leadership
  18. 18. Intentional Leadership Pada tahun 2010, tambang tembaga-emas San Jose di Chili Utara runtuh dan menjebak 33 orang, pada kedalaman 700 m di bawah tanah. Mandor Luis Urza menyadari keseriusan kecelakaan itu dan segera mengambil alih situasi, mengatur orang-orang untuk bertahan hidup jangka Panjang, serta membantu mereka mengatasi tetap tenang secara mental. Dia membuat peta rinci daerah tersebut untuk membantu upaya penyelamatan dan berkoordinasi erat dengan para insinyur di permukaan. Dia adalah orang terakhir yang diselamatkan dan tetap tenang di bawah tekanan. Dia hanya berkomentar: “Sudah agak lama mendapat giliran shift dibawah tanah” …
  19. 19. Servant Leadership Servant leadership is a leadership theory and practice that began in 1970 as a result of Robert K. Greenleaf exploring how organizations and individuals could better support one another in the workplace. He defines servant leadership as “the natural feeling that one wants to serve … [making sure] that other people’s highest priority needs are being served.”
  20. 20. Servant Leadership
  21. 21. Epilog  Banyak konsep kepemimpinan yang memiliki irisan satu dengan yang lain. Bukan konsepnya yang penting, namun bagaimana values yang bisa diadopsi untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan seseorang.  Setiap orang bisa menjadi pemimpin dalam kategori atau konsep manapun, sesuai ekspektasi dan visinya untuk dirinya sendiri (lihat gambar sebelah).  Jadilah pemimpin yang baik minimal untuk diri kita sendiri, baru berpikirlah bagaimana menjadi pemimpin bagi orang lain.
  22. 22. PEDULI INOVATIF INTEGRITAS PROFESIONAL

×