Ce diaporama a bien été signalé.
Le téléchargement de votre SlideShare est en cours. ×

Metabolisme dan peranan enzim pada tumbuhan

Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Publicité
Prochain SlideShare
Enzim
Enzim
Chargement dans…3
×

Consultez-les par la suite

1 sur 20 Publicité
Publicité

Plus De Contenu Connexe

Publicité

Plus par aufia w (20)

Publicité

Plus récents (20)

Metabolisme dan peranan enzim pada tumbuhan

  1. 1. O proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup/sel. O disebut juga reaksi enzimatis karena selalu menggunakan katalisator
  2. 2. O Biokatalisator organik yang dihasilkan oleh organisme hidup didalam protoplasma O Biokatalisator  zat yang dapat mempercepat laju reaksi dan ikut beraksi didalamnya sedang pada saat akhir proses enzim akan melepaskan diri seolah – olah tidak ikut bereaksi dalam proses tersebut.
  3. 3. Enzim sederhana  Apoenzim • Komponen Protein (apoenzim) sifat termo labil Enzim kompleks  holoenzim • Apoenzim • Komponen non Protein  gugus protektif berupa logam
  4. 4. O Terpengaruh oleh pH dan suhu O Berupa koloid O Bekerja pda satu substrat (spesifik) O Reversible (bolak-balik)  tidak menentukan arah reaksi O Bereaksi pada substrat asam dan basa O Diperlukan dalam jumlah sedikit O Digunakan berulang-ulang sebelum rusak
  5. 5. Teori Gembok dan Kunci Teori Ketepatan Induksi
  6. 6. O Katalis untuk proses biokimia yang terjadi dalam sel maupun luar sel makhluk hidup.
  7. 7. suhu pH Konsentrasi subtrat Konsentrasi enzim Adanya aktifaktor Adanya inhibitor
  8. 8. Inhibitor kompetitif Inhibitor non kompetitf
  9. 9. Enzim pada proses anabolisme • fotosintesis Enzim pada proses katabolisme • Glikolisis • Siklus krebs • Transport elektron
  10. 10. O NADP reduktase yang merupakan koenzim O Berperan penting dalam kegiatan oksidasi reduksi O Banyak terdapat pada sel hidup.
  11. 11. O Koenzim A Siklus krebs

Notes de l'éditeur

  • Termo labi  tdk tahan panas
  • Teory ini dikemukakan oleh  Fischer(1898). Menurutnya enzim bersifat spesifik diumpamakan sebagai gembok, sedangkan substrat diumpamakan sebagai kunci. Substrat dapat beriakatan dengan enzim jika enzim memiliki sisi aktif sebagai tempat melekat substrat.
  • oleh Daniel Koshland. Menurutnya, sisi aktif enzim bersifat fleksible. Akibatnya, sisi aktif enzim dapat berubah bentuk menyesuaikan bentuk substrat

×