Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.
Pengantar Ilmu Komunikasi
Hans Hermang Mintana, S.Sos, M.A.
Komunikasi Interpersonal
• Komunikasi yang dilakukan kepada pihak lain
untuk mendapatkan umpan balik, baik secara
langsung...
Komunikasi Interpersonal
Fungsi Komunikasi interpersonal sebagai berikut:
• Untuk mendapatkan respon/ umpan balik
Respon m...
Komunikasi Interpersonal
Elemen-elemen dalam Komunikasi Interpersonal :
• Sensasi, proses menangkap stimulus (pesan/inform...
Hambatan yang sering muncul dalam
komunikasi Interpersonal :
• Komunikator;
Hambatan biologis, misalnya komunikator gagap....
Komunikasi Intrapersonal
• Gail E. Myers dan Michelle Tolela Myers dalam buku
The Dynamics of Human Communication a Labora...
Komunikasi Intrapersonal
• Penggunaan bahasa atau pikiran yang terjadi
di dalam diri komunikator sendiri.
• Komunikasi int...
Komunikasi Intrapersonal
• Apabila seseorang mampu berdialog dengan
dirinya sendiri berarti ia mampu mengenal diri
sendiri...
Komunikasi Intrapersonal
• Aktivitas dari komunikasi intrapersonal adalah:
berpikir, mengambil keputusan, melamun,
instros...
Teori Komunikasi Intrapersonal
• The Decay Theory (Teori Peluruhan)
Teori Peluruhan menyatakan bahwa memori memudar karena...
Komunikasi Kelompok
• Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang
berlangsung antara beberapa orang dalam suatu
kelompok “k...
Komunikasi Kelompok
• B. Curtis, James J.Floyd, dan Jerril L. Winsor
(2005, h. 149) menyatakan komunikasi
kelompok terjani...
Komunikasi Kelompok
Sifat-sifat komunikasi kelompok sebagai berikut:
• Kelompok berkomunikasi melalui tatap muka;
• Kelomp...
Komunikasi Kelompok
Klasifikasi Komunikasi Kelompok :
• Kelompok primer dan sekunder
Kelompok primer adalah suatu kelompok...
Pengaruh Kelompok pada Perilaku
Komunikasi
Konformitas.
• Konformitas adalah suatu jenis pengaruh sosial ketika seseorang
...
Faktor-faktor yang mempengaruhi
keefektifan kelompok
Jalaluddin Rakhmat (2004) meyakini bahwa faktor-faktor
keefektifan ke...
Teori-teori Komunikasi Kelompok
• Teori Perbandingan Sosial (Social Comoarison Theory)
Tindak komunikasi dalam kelompok be...
Komunikasi massa
• Komunikasi massa adalah suatu proses
melalui mana komunikator-komunikator
menggunakan media untuk menye...
Komunikasi massa
Karakteristik KOMUNIKASI MASSA (Konsep Klasik) :
• Ditujukan ke khalayak luas, heterogeen, tersebar, anon...
Komunikasi massa
Konsepsi Komunikasi Massa Klasik :
Hanya mencakup 5 media massa :
(the big five of mass media)
• SURATKAB...
Komunikasi massa
Komunikator dalam komunikasi massa adalah:
• Pihak yang mengandalkan media massa dengan teknologi
komunik...
Komponen-komponen penting dalam
komunikasi massa yaitu :
• Nara sumber sebagai sumber-sumber informasi bagi media massa.
•...
Bentuk-bentuk Komunikasi
1. Komunikasi Interpersonal (Antarpribadi)
Komunikasi interpersonal menunjuk kepada komunikasi de...
Bentuk-bentuk Komunikasi
2. Komunikasi Intrapersonal/Komunikasi
Intrapribadi
Komunikasi intrapersonal adalah proses komuni...
Bentuk-bentuk Komunikasi
3. Komunikasi Massa (Mass Communication)
Komunikasi Massa (Mass Communication) adalah komunikasi ...
Bentuk-bentuk Komunikasi
4. Komunikasi Kelompok (Group Communication)
Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang berlangsu...
Prochain SlideShare
Chargement dans…5
×

Komunikasi intker, intrapersonal, kelompok dan massa

10 768 vues

Publié le

RAGAM KOMUNIKASI

Publié dans : Formation
  • Identifiez-vous pour voir les commentaires

Komunikasi intker, intrapersonal, kelompok dan massa

  1. 1. Pengantar Ilmu Komunikasi Hans Hermang Mintana, S.Sos, M.A.
  2. 2. Komunikasi Interpersonal • Komunikasi yang dilakukan kepada pihak lain untuk mendapatkan umpan balik, baik secara langsung (face to face) maupun dengan media. • Berdasarkan definisi ini maka terdapat kelompok maya atau faktual (Burgon & Huffner, 2002) • Suatu proses komunikasi yang bersetting pada objek-objek sosial untuk mengetahui pemaknaan suatu stimulus (dalam hal ini: informasi/pesan) (McDavid & Harari)
  3. 3. Komunikasi Interpersonal Fungsi Komunikasi interpersonal sebagai berikut: • Untuk mendapatkan respon/ umpan balik Respon merupakan tanda efektivitas proses komunikasi. Bayangkan bagaimana kalau tidak ada respon, saat Anda berkomunikasi dengan orang lain. • Untuk melakukan antisipasi setelah mengevaluasi respon/ umpan balik Contohnya, setelah apa yang akan kita lakukan setelah mengetahui lawan bicara kita kurang nyaman diajak berbincang. • Untuk melakukan kontrol terhadap lingkungan sosial Yaitu kita dapat melakukan modifikasi perilaku orang lain dengan cara persuasi. Misalnya, iklan yang arahnya membujuk orang lain.
  4. 4. Komunikasi Interpersonal Elemen-elemen dalam Komunikasi Interpersonal : • Sensasi, proses menangkap stimulus (pesan/informasi verbal maupun non verbal). Pada saat berada pada proses sensasi ini maka panca indera manusia sangat dibutuhkan, khususnya mata dan telinga. • Persepsi, yaitu proses memberikan makna terhadap informasi yang ditangkap oleh sensasi. Pemberian makna ini melibatkan unsur subyektif. Contohnya, evaluasi komunikan terhadap proses komunikasi, nyaman tidakkah proses komunikasi dengan orang tersebut? • Memori, yaitu proses penyimpanan informasi dan evaluasinya dalam kognitif individu. Kemudian informasi dan evaluasi komunikasi tersebut akan dikeluarkan atau diingat kembali pada suatu saat, baik sadar maupun tidak sadar. Proses pengingatan kembali ini yang disebut sebagai recalling. • Berpikir, yaitu proses mengolah dan memanipulasi informasi untuk memenuhi kebutuhan atau menyelesaikan masalah. Proses ini meliputi pengambilan keputusan, pemecahan masalah dan berfikir kreatif. Setelah mendapatkan evaluasi terhadap proses komunikasi interpersonal maka ada antisipasi terhadap proses komunikasi yang selanjutnya. Contohnya, jika kita merasa tidak nyaman berkomunikasi dengan dosen maka kita mempunyai cara untuk antisipasi agar komunikasi di kemudian hari menjadi lancar.
  5. 5. Hambatan yang sering muncul dalam komunikasi Interpersonal : • Komunikator; Hambatan biologis, misalnya komunikator gagap. Hambatan psikologis, misalnya komunikator yang gugup. Hambatan gender, misalnya perempuan tidak bersedia terbuka terhadap lawan bicaranya yang laki-laki. • Media; Hambatan teknis, misalnya masalah pada teknologi komunikasi Hambatan geografis, misalnya blank spot pada daerah tertentu sehingga signal HP tidak dapat ditangkap. Hambatan simbol/ bahasa, yaitu perbedaan bahasa yang digunakan pada komunitas tertentu. Hambatan budaya, yaitu perbedaan budaya yang mempengaruhi proses komunikasi. • Komunikan; Hambatan biologis, misalnya komunikan yang tuli. Hambatan psikologis, misalnya komunikan yang tidak berkonsentrasi dengan pembicaraan. Hambatan gender, misalnya seorang perempuan akan tersipu malu jika membicarakan masalah seksual dengan seorang lelaki.
  6. 6. Komunikasi Intrapersonal • Gail E. Myers dan Michelle Tolela Myers dalam buku The Dynamics of Human Communication a Laboratory Approach (1992) menyatakan bahwa apa yang terjadi dalam diri manusia, seperti apa yang mereka pikirkan, rasakan, nilai-nilai yang di anut, reaksi, khayalan, mimpi, dan lain-lain merupakan dimensi dari intrapersonal. • Ronald L. Applbaum dalam buku Fundamental Concept in Human Communication mendefinisikan komunikasi intrapersonal sebagai komunikasi yang berlangsung dalam diri kita, ia meliputi kegiatan berbicara kepada diri sendiri dan kegiatan-kegiatan mengamati dan memberikan makna (intelektual dan emosional) kepada lingkungan kita (Uchayana, 1993).
  7. 7. Komunikasi Intrapersonal • Penggunaan bahasa atau pikiran yang terjadi di dalam diri komunikator sendiri. • Komunikasi intrapersonal merupakan keterlibatan internal secara aktif dari individu dalam pemrosesan simbolik dari pesan-pesan. • Seorang individu menjadi pengirim sekaligus penerima pesan, memberikan umpan balik bagi dirinya sendiri dalam proses internal yang berkelanjutan.
  8. 8. Komunikasi Intrapersonal • Apabila seseorang mampu berdialog dengan dirinya sendiri berarti ia mampu mengenal diri sendiri. Tanpa memahami diri sendiri akan sulit memahami orang lain. Belajar diri sendiri berarti belajar bagaimana berpikir, berasa, dan bagaimana mengamati, menginterpretasikan, dan mereaksi lingkungan.
  9. 9. Komunikasi Intrapersonal • Aktivitas dari komunikasi intrapersonal adalah: berpikir, mengambil keputusan, melamun, instrospeksi diri dengan meninjau perbuatan kita dan reaksi hati nurani kita, mendayagunakan kehendak bebas, dan berimajinasi secara kreatif. • Pemahaman diri pribadi ini berkembang sejalan dengan perubahan perubahan yang terjadi dalam hidup kita. Kita tidak terlahir dengan pemahaman akan siapa diri kita, tetapi perilaku kita selama ini memainkan peranan penting bagaimana kita membangun pemahaman diri pribadi.
  10. 10. Teori Komunikasi Intrapersonal • The Decay Theory (Teori Peluruhan) Teori Peluruhan menyatakan bahwa memori memudar karena berlalunya waktu. • Teori Pengolahan Informasi (Information Processing Theory) Menurut teori pengolahan informasi, memori melalui proses encoding (proses meletakan informasi dalam memori), storage (proses menyimpan informasi dalam memori), dan retrieval (proses menemukan kembali informasi yang disimpan dalam memori). • Teori Interferensi (Interference Theory) Teori interferensi adalah sebuah teori yang menyatakan bahwa manusia lupa bukan karena kehilangan memori tetapi karena informasi lainnya menghalangi hal yang ingin diingat.
  11. 11. Komunikasi Kelompok • Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang berlangsung antara beberapa orang dalam suatu kelompok “kecil” seperti dalam rapat, pertemuan, konperensi dan sebagainya (Anwar Arifin, 1984). • Michael Burgoon (dalam Wiryanto, 2005) mendefinisikan komunikasi kelompok sebagai interaksi secara tatap muka antara tiga orang atau lebih, dengan tujuan yang telah diketahui, seperti berbagi informasi, menjaga diri, pemecahan masalah, yang mana anggota-anggotanya dapat mengingat karakteristik pribadi anggota-anggota yang lain secara tepat.
  12. 12. Komunikasi Kelompok • B. Curtis, James J.Floyd, dan Jerril L. Winsor (2005, h. 149) menyatakan komunikasi kelompok terjani ketika tiga orang atau lebih bertatap muka, biasanya di bawah pengarahan seorang pemimpin untuk mencapai tujuan atau sasaran bersama dan mempengaruhi satu sama lain.
  13. 13. Komunikasi Kelompok Sifat-sifat komunikasi kelompok sebagai berikut: • Kelompok berkomunikasi melalui tatap muka; • Kelompok memiliki sedikit partisipan; • Kelompok bekerja di bawah arahan seseorang pemimpin; • Kelompok membagi tujuan atau sasaran bersama; • Anggota kelompok memiliki pengaruh atas satu sama lain.
  14. 14. Komunikasi Kelompok Klasifikasi Komunikasi Kelompok : • Kelompok primer dan sekunder Kelompok primer adalah suatu kelompok yang anggota-anggotanya berhubungan akrab, personal, dan menyentuh hati dalam asosiasi dan kerja sama. Sedangkan kelompok sekunder adalah kelompok yang anggota-anggotanya berhubungan tidak akrab, tidak personal, dan tidak menyentuh hati kita. • Kelompok keanggotaan dan kelompok rujukan Kelompok keanggotaan adalah kelompok yang anggota-anggotanya secara administratif dan fisik menjadi anggota kelompok itu. Sedangkan kelompok rujukan adalah kelompok yang digunakan sebagai alat ukur (standard) untuk menilai diri sendiri atau untuk membentuk sikap • Kelompok deskriptif dan kelompok preskriptif Kategori deskriptif menunjukkan klasifikasi kelompok dengan melihat proses pembentukannya secara alamiah. Kelompok preskriptif, mengacu pada langkah- langkah yang harus ditempuh anggota kelompok dalam mencapai tujuan kelompok.
  15. 15. Pengaruh Kelompok pada Perilaku Komunikasi Konformitas. • Konformitas adalah suatu jenis pengaruh sosial ketika seseorang mengubah sikap dan tingkah laku mereka agar sesuai dengan norma sosial yang ada. Fasilitasi sosial. • Fasilitasi menunjukkan kelancaran atau peningkatan kualitas kerja karena ditonton kelompok. Kelompok mempengaruhi pekerjaan sehingga menjadi lebih mudah. Robert Zajonz (1965) menjelaskan bahwa kehadiran orang lain-dianggap-menimbulkan efek pembangkit energi pada perilaku individu. Efek ini terjadi pada berbagai situasi sosial, bukan hanya didepan orang yang menggairahkan kita. Energi yang meningkat akan mempertingi kemungkinan dikeluarkannya respon yang dominan. Polarisasi. • Polarisasi adalah kecenderungan ke arah posisi yang ekstrem.
  16. 16. Faktor-faktor yang mempengaruhi keefektifan kelompok Jalaluddin Rakhmat (2004) meyakini bahwa faktor-faktor keefektifan kelompok dapat dilacak pada karakteristik kelompok, yaitu: 1. Faktor situasional karakteristik kelompok: a. Ukuran kelompok. b. Jaringan komunikasi. c. Kohesi kelompok. d. Kepemimpinan. 2. Faktor personal karakteristik kelompok: a. Kebutuhan interpersonal b. Tindak komunikasi c. Peranan
  17. 17. Teori-teori Komunikasi Kelompok • Teori Perbandingan Sosial (Social Comoarison Theory) Tindak komunikasi dalam kelompok berlangsung karena adanya kebutuhan-kebutuhan dari individu untuk membandingkan sikap, pendapat dan kemampuannya dengan individu-individu lainnya • Teori Kepribadian Kelompok (Group Syntality Theori) Teori kepribadian merupakan studi mengenai interaksi kelompok pada basis dimensi kelompok dan dinamika kepribadian • Teori Percakapan Kelompok (Group Achievement Theory) berkaitan dengan produktivitas kelompok atau upaya-upaya untuk mencapainya melalui pemeriksaaan masukan dari anggota (member input), variable-variabel perantara (mediating variables), dan keluaran dari kelompok (group output). • Teori Pertukaran Sosial (Socual Exchange Theory) Teori pertukaran sosial ini didasarkan pada pemikiran bahwa seseorang dapat mencapai satu pengertian mengenai sifat kompleks dari kelompok dengan mengkaji hubungan di antara dua orang (dydic relationship).
  18. 18. Komunikasi massa • Komunikasi massa adalah suatu proses melalui mana komunikator-komunikator menggunakan media untuk menyebarluaskan pesan-pesan secara luas dan terus menerus menciptakan makna-makna serta diharapkan dapat mempengaruhi khalayak yang besar dan beragam dengan melalui berbagai cara. (DeFleur & McQuail, 1985, McQuail, 2000).
  19. 19. Komunikasi massa Karakteristik KOMUNIKASI MASSA (Konsep Klasik) : • Ditujukan ke khalayak luas, heterogeen, tersebar, anonim serta tidak mengenal batas geografis dan kultural. • Bersifat umum bukan perorangan. • Penyampaian pesan berjalan secara cepat dan mampu menjangkau khalayak yang luas dalam waktu yang relatif singkat (messages multiplier) • Penyampaian pesan cenderung berjalan satu arah • Kegiatan komunikasi dilakukan secara terencana, terjadwal dan terorganisir. • Kegiatan komunikasi dilakukan secara berkala tidak bersifat temporer. • Isi pesan mencakup berbagai aspek kehidupan (sosial, ekonomi, politik, budaya, dll.)
  20. 20. Komunikasi massa Konsepsi Komunikasi Massa Klasik : Hanya mencakup 5 media massa : (the big five of mass media) • SURATKABAR • MAJALAH • RADIO • TELEVISI • FILM
  21. 21. Komunikasi massa Komunikator dalam komunikasi massa adalah: • Pihak yang mengandalkan media massa dengan teknologi komunikasi modern, sehingga dapat dengan cepat diakses oleh publik. • Pihak yang berusaha memberikan jasa melalui penyebaran informasi dan sekaligus menjadi agen perubahan dalam pemahaman, wawasan dan solusi-solusi dengan jutaan massa yang tersebar dimanapun tanpa diketahui dengan jelas keberadaan mereka. • Pihak yang menjadi sumber informasi atau pemberitaan yang mewakili institusi formal yang sifatnya mencari keuntungan dari penyebaran informasi itu.
  22. 22. Komponen-komponen penting dalam komunikasi massa yaitu : • Nara sumber sebagai sumber-sumber informasi bagi media massa. • Publik yang mengkonsumsi media massa. • Media massa meliputi, organisasinya, sumber daya manusia, fasilitas produksi, distribusi, kebijakan yang ditempuh, ideologi yang diperjuangkan, dsb. • Aturan hukum dan perundang-undangan, norma-norma dan nilai-nilai, serta kode etik yang mengatur pelaksanaan semua stakeholder komunikasi massa. • Institusi pendukung yang tumbuh untuk memberikan kontribusi terhadap kegiatan komunikasi massa, seperti percetakan, periklanan, production house, dll. • Pihak-pihak yang mengendalikan berlangsungnya komunikasi massa, permodalan, penguasa, kekuatan politik, maupun kelompok kepentingan. • Unsur-unsur penunjang lain yang memungkinkan berlangsungnya kegiatan komunikasi massa. Contohnya perusahaan penghasil teknologi komunikasi, kondisi sosial, ekonomi, politik, kondisi global internasional dan percaturan politik dunia.
  23. 23. Bentuk-bentuk Komunikasi 1. Komunikasi Interpersonal (Antarpribadi) Komunikasi interpersonal menunjuk kepada komunikasi dengan orang lain. Komunikasi Antar Pribadi (Interpersonal Communication) yaitu komunikasi yang terjadi di antara satu individu dengan individu yang lain (Littlejohn, 1999). Hal ini dapat mencakup semua aspek komunikasi seperti mendengarkan, membujuk, menegaskan, komunikasi nonverbal, dan banyak lagi. Ciri-ciri Komunikasi Interpersonal : Berada dalam jarak yang dekat. Mengirim dan menerima pesan secara simultan dan spontan, baik secara verbal maupun nonverbal. Informal Tanpa terencana penambahan wawasan, pengetahuan,
  24. 24. Bentuk-bentuk Komunikasi 2. Komunikasi Intrapersonal/Komunikasi Intrapribadi Komunikasi intrapersonal adalah proses komunikasi yang berlangsung dalam diri seseorang. Komunikasi intrapersonal merupakan keterlibatan internal secara aktif dari individu dalam pemrosesan simbolik dari pesan-pesan. Seorang individu menjadi pengirim sekaligus penerima pesan, memberikan umpan balik bagi dirinya sendiri dalam proses internal yang berkelanjutan.
  25. 25. Bentuk-bentuk Komunikasi 3. Komunikasi Massa (Mass Communication) Komunikasi Massa (Mass Communication) adalah komunikasi yang menggunakan media massa, baik cetak (Surat Kabar, Majalah) atau elektronik (radio, televisi). Ciri-ciri komunikasi massa : Menggunakan media masa dengan organisasi (lembaga media) yang jelas. Komunikator memiliki keahlian tertentu. Pesan searah dan umum, serta melalui proses produksi dan terencana. Khalayak yang dituju heterogen dan anonym. Kegiatan media masa teratur dan berkesinambungan. Ada pengaruh yang dikehendaki Dalam konteks sosial terjadi saling mempengaruhi antara media dan kondisi masyarakat serta sebaliknya Hubungan antara komunikator (biasanya media massa) dan komunikan (pemirsanya) tidak bersifat pribadi
  26. 26. Bentuk-bentuk Komunikasi 4. Komunikasi Kelompok (Group Communication) Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang berlangsung antara beberapa orang dalam suatu kelompok “kecil” seperti dalam rapat, pertemuan, konperensi dan sebagainya (Anwar Arifin, 1984). Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama, mengenal satu sama lainnya, dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut (Deddy Mulyana, 2005). Ciri-ciri komunikasi Kelompok : Jumlah lebih dari dua orang Formal/Informal Terencana

×