Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Kepribadian dan gaya hidup konsumen

  • Identifiez-vous pour voir les commentaires

Kepribadian dan gaya hidup konsumen

  1. 1. Oleh: Nailiamani (10961007003) Popy Dewinta (10961007143)
  2. 2. Apa itu kepribadian? karakteristik psikologis seseorang yang menentukan dan merefleksikan bagaimana seseorang merespon lingkungannya
  3. 3. Sifat Kepribadian Mencerminkan perbedaan individu Bersifat konsisten dan bertahan lama Kepribadian dapat berubah
  4. 4. Teori Kepribadian  Teori Freud (Psikoanalisis ) kebutuhan atau dorongan yang tidak disadari, terutama dorongan seksual dan dorongan biologis lainnya, merupakan inti dari motivasi manusia.  Teori Kepribadian Neo-Freud hubungan sosial menjadi dasar pembentukan dan pengembangan kepribadian.  Teori Sifat
  5. 5. Freudian Theory  Id : adalah sumber energi berupa insting yang mencari kepuasan sesegera mungkin untuk dipuaskan.  Superego : menggambarkan norma masyarakat atau pribadi dan berfungsi sebagai kendala etis dalam perilaku.  Ego : merupakan pengendalian sadar individu yang fungsinya menyeimbangkan fungsi id dan kendala sosiobudaya atas superego.
  6. 6. Teori Freud dan Kepribadain Produk Penelitian konsumen digunakan untuk mengamati bahwa perilaku konsumen membeli produk sebagai refleksi dan kelanjutan dari kepribadian mereka.
  7. 7. Teori Kepribadian Neo-Freud CAD Horney’s Theory  Menggunakan hubungan antar orang tua dan anak, individu dapat diklasifikasikan: 1. Individu yang patuh (compliant) 2. Individu yang agresif 3. Individu yang ingin lepas dari orang lain (detached)
  8. 8. Trait Theory  Orientasinya kuantitatif dan empiris.  Memperhatikan uji personaliti yang memungkinkan mereka menunjukkan perbedaan.
  9. 9. Trait Theory  Keinovatifan konsumen, yaitu seberapa besar kemauan seseorang untuk menerima berbagai pengalaman baru.  Materialisme konsumen, tingkat kecenderungan konsumen pada “kepemilikan duniawi”.  Etnosentrisme konsumen, kemungkinan konsumen untuk menerima atau menolak berbagai buatan luar negeri
  10. 10. Kepribadian dan Memahami Konsumen  Keinovatifan konsumen (Consumer Innovativeness)  Faktor Kepribadian Kognitif  Dari Materialisme Konsumen Sampai ke Konsumsi Kompulsif  Etnosentrisme Konsumen
  11. 11. Keinovatifan Konsumen Konsumen yang suka menjadi pertama dalam menggunakan barang, jasa atau praktik baru.
  12. 12. Perbedaan Innovators Dengan Non-Innovators Beberapa Karakteristik yang Digunakan  Consumer Innovativeness  Dogmatism  Social character  Optimum stimulation level  Variety-novelty seeking
  13. 13. Dogmatisme sifat kepribadian yang mengukur tingkat penolakan terhadap sesuatu yang baru yang tidak dikenal serta informasi yang berlawanan dengan keyakinannya.  Low dogmatism costumers: cenderung menjadikan produk baru sebagai alternatif kebutuhan mereka.  Highly dogmatism costumers: cenderung memilih produk yang lebih mapan dan mereka akan menjadikan iklan sebagai pertimbangan apabila datang dari tokoh yang terkenal.
  14. 14. Social Character  Inner Directed Consumers : cenderungan menggunakan nilai ataupun standar “dalam diri” untuk mengevaluasi produk ataupun jasa baru dan berkemungkinan menjadi konsumen inovator.  Other-Directed Consumers : cenderung melihat orang lain untuk memberikan arah untuk menentukan apakah tindakannya salah atau benar dan mereka kurang berkemungkinan menjadi konsumen inovator.
  15. 15. Tingkat Stimulasi Optimum(TSO) karakteristik yang mengukur tingkat pemenuhan individu. Riset menemukan tingkat stimulasi optimum (TSO) yang tinggi berkaitan dengan kesediaan yang lebih besar untuk mengambil risiko.
  16. 16. Pencari Variasi-Kesenangan Baru sifat yang digerakkan oleh kepribadian yang persis sama dan behubungan dengan TSO
  17. 17. Cognitive Personality Factors Kebutuhan akan kognisi, mengukur kebutuhan dan kesenangan seseorang untuk berfikir.  Orang dengan KK tinggi mungkin lebih responsive terhadap bagian iklan yang banyak memuat informasi atau deskripsi yang berhubungan dengan produk.  orang dengan KK rendah mungkin lebih tertarik pada latar belakang atau aspek disekitar iklan.
  18. 18. Cognitive Personality Factors Visualizers Versus Verbalizers.  Visualizers: konsumen yang lebih menyukai informasi visual dan produk yang menekankan pada penawaran visual.  Verbalizers: konsumen yang lebih menyukai informasi dan produk tertulis atau verbal.
  19. 19. Materialisme Konsumen  Mereka sangat menghargai barang yang dapat diperoleh dan dapat dipamerkan  Mereka sangat egosentris dan egois  Mereka mencari gaya hidup dengan banyak barang  Kebanyakan milik mereka tidak memberikan kepuasan pribadi yang lebih besar.
  20. 20. Perilaku Konsumen yang Mendalam  Minat yang mendalam terhadap barang atau produk tertentu.  Kesediaan untuk bepergian jauh dalam rangka menambah contoh barang atau folongan produk yang diminati.  Dedikasi untuk mengorbankan uang dan waktu yang banyak secara bebas untuk mencari barang atau produk tersebut.
  21. 21. Perilaku Konsumen yang Kompulsif Merupakan perilaku abnormal, akibat kecanduan dan tindakan mereka dapat berakibat merusak diri sendiri dan orang – orang di sekeliling mereka.
  22. 22. Ethnosentrisme Konsumen Konsumen yang sangat etnosentris mungkin merasa tidak pantas atau merasa salah bila membeli produk buatan luar negeri karena pengaruh ekonomi yang ditimbulkannya terhadap perekonomian dalam negeri.
  23. 23. Kepribadian Merk Para konsumen menghubungkan berbagai sifat atau karakteristik “mirip kepribadian” pada berbagai merk diberbagai macam golongan produk. Kepribadian merk ini dapat bersifat fungsional maupun simbolis.  Personifikasi merk  Kepribadian produk dan gender  Kepribadian dan warna
  24. 24. Diri dan Citra Diri  Satu atau banyak pribadi  Susunan Citra diri  Perluasan Diri  Mengubah Pribadi  Keangkuhan dan Perilaku konsumen
  25. 25. Susunan Citra Diri  Citra Diri aktual  Citra Diri Ideal  Citra Diri Sosial  Citra Diri Sosial Ideal  Citra Diri yang Diharapkan
  26. 26. Perluasan Diri  Secara Aktual  Secara Simbolis  Dengan Memberikan Status atau Peringkat  Dengan Memberikan Perasaan abadi  Dengan Memberkahi dengan Kekuatan Gaib
  27. 27. Kepribadian atau Diri yang Sesungguhnya Adanya internet telah mendefinisikan kembali identitas manusia dengan menciptakan ”pribadi online”. Dari sudut pandang perilaku konsumen, kesempatan untuk mencoba kepribadian baru dapat menimbulkan perubahan dalam bentuk perilaku membeli yang dipilih, yang pada gilirannya dapat memberikan peluang baru kepada para pemasar untuk menargetkan berbagai ”pribadi online”.
  28. 28. Gaya Hidup  Gaya hidup pada prinsipnya adalah bagaimana seseorang menghabiskan waktu dan uangnya.  Berbagai faktor dapat mempengaruhi gaya hidup seseorang diantaranya demografi, kepribadian, kelas sosial, daur hidup dalam rumah tangga.
  29. 29. Psikografi  Merupakan teknik yang digunakan untuk mengukur gaya hidup.  psikografi dan gaya hidup digunakan secara bergantian  variabel psikografi adalah sikap, nilai, aktivitas, minat, opini, dan demografi
  30. 30. Daftar Pustaka  Engel, James. Dkk, 1994. Perilaku Konsumen, Jakarta: Binarupa Aksara  Schiffman, Leon & Leslie Lazar Kanuk. 2007. Perilaku Konsumen, Jakarta: Indeks  www.scribd.com  www.cariilmuonlineborneo.blogspot.com

×