Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.
PERILAKU PRODUSEN
Input 
(X1, X2, …) 
Aktivitas 
Produksi 
Output 
(Barang atau Jasa) 
 Produksi merupakan konsep arus (flow consept), 
bah...
 Maksimisasi Sumberdaya (Tenaga Kerja) 
 Maksimisasi Output (Penjualan) 
 Maksimisasi Growth (Pertumbuhan) 
Kategori Ke...
4 of 33 
PROSES PRODUKSI : PERILAKU PRODUSEN UNTUK MEMAKSIMUMKAN LABA 
FIGURE 7.1 Firm and Household 
Decisions
 Definisi Produksi : 
Proses mengubah input menjadi output 
ININPPUUTT PPRROOSSEESS OUTPUT 
Input 
Tetap 
Input 
Tetap 
I...
Fungsi Produksi : 
Menunjukkan hubungan antara output yang dihasilkan dengan berbagai 
macam input yang digunakan untuk me...
Total Product (TP) 
Yaitu total jumlah barang yang diproduksi sebagai akibat dari penggunaan 
berbagai macam input tertent...
TABLE 1 : Produksi Jangka Pendek 
(1) 
LABOR 
UNITS 
EMPLOYEES (L) 
(2) 
TOTAL 
PRODUCT = TPL 
(SANDWICHES 
PER HOUR) 
(3)...
 Hukum yang menyatakan berkurangnya 
tambahan output dari penambahan satu unit 
input variabel, pada saat output telah me...
10 of 33 
THE PRODUCTION PROCESS 
FIGURE 7.5 Production Function for Sandwiches
KURVA PRODUKSI JANGKA PENDEK 
Definisi 
Yaitu Kurva produksi menunjukkan hubungan antara input dan 
output. 
Hubungan anta...
TP 
TPL 
TP 
Tahap I Tahap II Tahap III 
0 L1 L2 L3 L 
APL MPL 
MP2 
MP1 = AP1 
APL 
0 L1 L2 L3 L 
MPL 
Efisien / 
Rationa...
TAHAP I 
TAHAP I 
TAHAP III 
TAHAP Il 
•0 ▶ MPL = APL max TAHAP III 
•0 ▶ MPL = APL max 
•MPL=0 ▶ MPL 
negatif 
• MPL=0 ▶ ...
 Dimisalkan suatu usaha pertanian memiliki data 
tenaga kerja dan tingkat produksi yang akan 
dicapai pada setiap jumlah ...
Jumlah Pekerja Jumlah produksi 
1 1 
2 3 
3 6 
4 10 
5 15 
6 19 
7 22 
8 24 
9 24 
10 22 
A. Hitunglah MP, AP maksimum 
B....
FUNGSI PRODUKSI JANGKA PANJANG 
Yaitu fungsi produksi diimana inputnya ada yang seluruhnya bersifat 
variabel 
Fungsi Prod...
 Contoh : 
 Diketahui fungsi produksi sbb: 
Q = f (L,K) dimana Q = L.K, apabila Produksi yang 
diinginkan sebesar Q = 10...
 Isoquant Curve 
K 
100 A 
B 
C 
D 
50 
33,3 
25 
0 
Slope IQ : 
MRTSLK = -δK/δL 
Isoquant Curve adalah 
Kurva yang menun...
1. Mempunyai kemiringan negative (turun dari kiri atas 
ke kanan bawah) 
2. Cembung ke arah titik origin (0), disebabkan a...
  Semakin menjauhi titik o, 
menunjukkan tingkat output yang 
dihasilkan semakin besar 
  Tidak Boleh saling 
berpoton...
 Definisi : 
Garis atau kurva yang menunjukkan berbagai 
kombinasi dua input yang digunakan oleh produsen 
yang membutuhk...
Isocost Curve 
L 
K 
C/Pk 
Slope IC : -Pl/Pk 
IC 
C/Pl 
K1 
K2 
L1 L2 
δK 
δL 
0
 Tujuan : Memaksimumkan produksi 
Syarat Produksi Maksimum : 
• Persinggungan IC dan IQ 
• Slope IC = Slope IQ 
• - Pl/Pk...
 Diketahui : Q = f (L,K) 
δQ = δQ/δL . δ L + δQ/δK. δ K = 0 
δQ/δL . δ L = - δQ/δK. δ K 
MPL. δ L = - MPK. δ K 
MPL = - δ...
Expantion Path 
Labor (L) 
Capital (K) 
IQ1 
IQ2 
IC1 IC2 
0 
E1 
E2 
Kurva Perluasan Produksi (The Expantion Path) adalah...
Titik B sampai C adalah daerah produksi yang ekonomis 
(relevance range of production) karena memiliki MRTSLK 
yang negati...
Return to Scale 
 Berkaitan dengan hubungan antara perubahan output dengan 
perubahan hanya pada satu jenis input yang di...
Fungsi Produksi Cobb-douglas 
Dimana : 
 Q adalah output yang diproduksi 
 L adalah input Tenaga Kerja 
 K adalah input...
Memiliki nilai : α + β > 1 
Kondisi produksi dimana % 
perubahan ouput lebih 
besar dibandingkan % 
perubahan output yang ...
Memiliki nilai : α + β = 1 
Sering disebut 
Homogenous of degree 1 
atau Linearly Homogenous 
yang berarti bahwa % 
peruba...
Memiliki nilai : α + β < 1 
Kondisi produksi dimana % 
perubahan output lebih 
kecil dibandingkan % 
perubahan input yang ...
BIAYA PRODUKSI 
•Semua pengeluaran yang 
dilakukan oleh 
perusahaan untuk 
memperoleh input yang 
akan digunakan untuk 
me...
KONSEP TOTALITAS 
KONSEP TOTALITAS 
•Total Fixed Cost (TFC) = PK.K 
•Total Variabel Cost (TVC) = PL.L 
•Total Cost (TC) = ...
 3 konsep (fungsi) tentang 
biaya produksi, yaitu; 
1. Biaya Tetap Total (Total 
Fixed Cost), 
TFC = f (Konstan). 
1. Bia...
 Biaya Rata-rata; 
1. Average Fixed Cost, 
AFC = TFC/Q 
2. Average Variabel Cost, 
AVC = AVC/Q 
3. Average Cost, 
AC = TC...
Tabel 3 
Tabel 3 
Produksi dan Biaya Jangka Pendek 
Produksi dan Biaya Jangka Pendek 
Keterangan : 
• Jika Harga Modal : P...
TFC 
TVC 
TC 
Q 
MC AC 
AVC 
AFC 
C 
Q 
C 
Kurva 
TFC,TVC dan TC 
Kurva 
AFC,AVC,AC 
dan MC 
0 
KKUURRVVAA B BIAIAYYAA J J...
Hubungan Produksi dan Biaya : 
 Secara grafik, fungsi biaya merupakan invers (kebalikan) 
dari fungsi produksi 
 Pada sa...
Total Product 
(Q) 
TPL 
L 
L 
APL 
MPL 
TVC 
cost 
Q 
AVC 
Q 
MC 
HHuubbuunnggaann K Kuurrvvaa P Prroodduukkssi id daann ...
 APL = TP/L=Q/L 
 APL max = δ(APL)/δL = 0 
 (δQ/δL).L – Q (δL/δL) = 0 
L2 
 (δQ/δL).L = Q 
L2 L2 
(δQ/δL) = L. Q 
L2 
...
 Mengapa dalam proses produksi jangka pendek 
kurva MC, AVC dan AC berbentuk huruf “U” ? 
 Jawaban : 
Karena dalam jangk...
 Semua input yang digunakan bersifat input 
variabel sehingga tidak ada lagi biaya tetap 
sehingga TC = TVC 
 Untuk memp...
 Proses produksi yang sudah tidak menggunakan 
input tetap, seluruh biaya produksi adalah variabel. 
 Perilaku biaya pro...
LMC 
LAC 
Q 
C 
0 
Economies of scale 
Diseconomies of scale 
Kurva LAC menurun : 
Economies of Scale : Penghematan biaya ...
 Long-run average cost (LAC), menunjukkan biaya rata-rata 
terendah dari kombinasi input yang digunakan untuk 
menghasilk...
Prochain SlideShare
Chargement dans…5
×

Bab VI Teori Produksi dan Biaya Produksi Terlengkap

75 344 vues

Publié le

Bab VI Teori Produksi dan Biaya Produksi Terlengkap

  1. 1. PERILAKU PRODUSEN
  2. 2. Input (X1, X2, …) Aktivitas Produksi Output (Barang atau Jasa)  Produksi merupakan konsep arus (flow consept), bahwa kegiatan produksi diukur dari jumlah barang-barang atau jasa yang dihasilkan dalam suatu periode waktu tertentu, sedangkan kualitas barang atau jasa yang dihasilkan tidak berubah.
  3. 3.  Maksimisasi Sumberdaya (Tenaga Kerja)  Maksimisasi Output (Penjualan)  Maksimisasi Growth (Pertumbuhan) Kategori Kegiatan Produksi:  Produksi sesuai pesanan (custom-order production)  Produksi massal yang kaku (rigid mass production)  Produksi massal yang fleksibel (flexible mass production  Proses atau aliran produksi (process or flow production)
  4. 4. 4 of 33 PROSES PRODUKSI : PERILAKU PRODUSEN UNTUK MEMAKSIMUMKAN LABA FIGURE 7.1 Firm and Household Decisions
  5. 5.  Definisi Produksi : Proses mengubah input menjadi output ININPPUUTT PPRROOSSEESS OUTPUT Input Tetap Input Tetap Input Variabel Input Variabel Jangka Pendek Jangka Pendek Jangka Panjang Barang Jasa Jangka Panjang Fungsi Produksi : Fungsi Produksi : Q = f (K,L) Q = f (K,L) Fungsi Produksi : Fungsi Produksi : Q = f (K,L) Q = f (K,L)
  6. 6. Fungsi Produksi : Menunjukkan hubungan antara output yang dihasilkan dengan berbagai macam input yang digunakan untuk menghasilkan output tersebut. Secara spesifik tujuan dari produksi adalah memaksimumkan output yang diproduksi dengan menggunakan kombinasi input tertentu atau meminimumkan penggunaan input untuk memproduksi output tertentu. Produksi Jangka Pendek : Produksi yang menggunakan 2 jenis input, yaitu input tetap (misal : K) dan inpur variabel (misal :L). Secara umum fungsi produksi dinyatakan dengan persamaan sbb : Q = f ( K,L) Dimana Q = output L = Labor dan K = kapital (modal)
  7. 7. Total Product (TP) Yaitu total jumlah barang yang diproduksi sebagai akibat dari penggunaan berbagai macam input tertentu di dalam sistem produksi Marginal Product (MP) Yaitu perubahan output sebagai akibat perubahan input tertentu dimana faktor lain dianggap konstan. Jika TP = f(L, K), Maka MPL = ΔTP/ΔL dan MPK = ΔTP/ΔK MPL yaitu perubahan output akibat perubahan input L MPK yaitu perubahan output akibat perubahan input K Average Product (AP) Yaitu rata-rata output yang dihasilkan perunit input tertentu; Jika TP = f(L, K) , Maka APL = TP/L dan APK = TP/K APL yaitu rata-rata output yang dihasilkan perunit labor APK TP/K yaitu rata-rata output yang dihasilkan perunit kapital
  8. 8. TABLE 1 : Produksi Jangka Pendek (1) LABOR UNITS EMPLOYEES (L) (2) TOTAL PRODUCT = TPL (SANDWICHES PER HOUR) (3) MARGINAL PRODUCT OF LABOR = MPL (4) AVERAGE PRODUCT OF LABOR = APL (TOTAL PRODUCT LABOR UNITS) 0123456 0 10 25 35 40 42 42 - 10 15 10 5 2 0 - 10.0 12.5 11.7 10.0 8.4 7.0 8 of 33 THE THE PPRROODDUUCCTTIIOONN PPRROOCCEESSSS Dalam proses produksi berlakunya Hukum Tambahan hasil yang semakin menurun (The Law of Diminishing Return) yang artinya apabila input variabel ditambah, sedangkan input yang lain tetap pada awalnya tambahan output yang dihasilkan meningkat, namun apabila input variabel terus ditambah penggunaannya maka tambhan output yang dihasilkan justru mengalami penurunan.
  9. 9.  Hukum yang menyatakan berkurangnya tambahan output dari penambahan satu unit input variabel, pada saat output telah mencapai maksimum.  Asumsi yang berlaku: 1. Hanya ada satu unit input variabel, input yang lain tetap. 2. Teknologi yang digunakan dalam proses produksi tidak berubah. 3. Sifat koefisien produksi adalah berubah-ubah.
  10. 10. 10 of 33 THE PRODUCTION PROCESS FIGURE 7.5 Production Function for Sandwiches
  11. 11. KURVA PRODUKSI JANGKA PENDEK Definisi Yaitu Kurva produksi menunjukkan hubungan antara input dan output. Hubungan antara TP, MP dan AP Marginal product (MPL) adalah slope dari Total product yang artinya Jika Total product (TPL) akan meningkat maka MPL > 0, akan maksimum pada saat MPL = 0 dan akan turun pada saat MPL < 0  Average product (APL) akan meningkat pada saat MPL > APL dan akan turun pada saat MP < AP dan pada saat MPL = APL maka APL akan maksimum
  12. 12. TP TPL TP Tahap I Tahap II Tahap III 0 L1 L2 L3 L APL MPL MP2 MP1 = AP1 APL 0 L1 L2 L3 L MPL Efisien / Rational Stage Inefisie n Inefisie n Keterangan : Rational Stage terjadi pada tahap II dimana pada kondisi ini MPL > 0 sehingga produksi masih naik dengan pertambahan penggunaan tenaga kerja sampai pada saat MPL = 0, namun dengan opportunity cost besarnya APL yang turun Keterangan : Rational Stage terjadi pada tahap II dimana pada kondisi ini MPL > 0 sehingga produksi masih naik dengan pertambahan penggunaan tenaga kerja sampai pada saat MPL = 0, namun dengan opportunity cost besarnya APL yang turun
  13. 13. TAHAP I TAHAP I TAHAP III TAHAP Il •0 ▶ MPL = APL max TAHAP III •0 ▶ MPL = APL max •MPL=0 ▶ MPL negatif • MPL=0 ▶ MPL negatif MPL (+) MPL (+) ΔΔLL ΔΔ T TPP • APL atau produktifitas : maksimum • APL atau produktifitas : maksimum TAHAP Il •MPL = APL Max ▶ MPL=0 atau TP max •MPL = APL Max ▶ MPL=0 atau TP max MPL (+) ΔL↑ ΔTP↑ • Produktifitas menurun MPL (-) ΔL↑ ΔTP↓
  14. 14.  Dimisalkan suatu usaha pertanian memiliki data tenaga kerja dan tingkat produksi yang akan dicapai pada setiap jumlah tenaga kerja yang digunakan adalah sebagai berikut:
  15. 15. Jumlah Pekerja Jumlah produksi 1 1 2 3 3 6 4 10 5 15 6 19 7 22 8 24 9 24 10 22 A. Hitunglah MP, AP maksimum B.Gambarkan kurva TP, MP, AP dan tentukan pada tenaga kerja berapakah dapat menghasilkan produksi yang paling efisien? Tunjukkan menggunakan kurva
  16. 16. FUNGSI PRODUKSI JANGKA PANJANG Yaitu fungsi produksi diimana inputnya ada yang seluruhnya bersifat variabel Fungsi Produksi : Q = f (K,L) Alat Analisis Isoquant = Kombinasi dua input yang menghasikan output sama Isocost = Kemampuan produsen membeli input dengan dana dan harga input tertentu.
  17. 17.  Contoh :  Diketahui fungsi produksi sbb: Q = f (L,K) dimana Q = L.K, apabila Produksi yang diinginkan sebesar Q = 100, maka : Titik Tabel 2 Produksi Jangka Panjang Kombinasi L K MRTSLK A 1 100 - B 2 50 - 50 C 3 33,3 -16,7 D 4 25 -8,3
  18. 18.  Isoquant Curve K 100 A B C D 50 33,3 25 0 Slope IQ : MRTSLK = -δK/δL Isoquant Curve adalah Kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi dari dua input yang digunakan untuk menghasilkan jumlah output yang sama IQ=100 1 2 3 4 L
  19. 19. 1. Mempunyai kemiringan negative (turun dari kiri atas ke kanan bawah) 2. Cembung ke arah titik origin (0), disebabkan adanya Marginal Rate of Technical Subtitution of L from K = MRTS lk = - δK/δL = Tingkat batas penggantian L dari K, yaitu jumlah input K yang harus dikorbankan untuk menambah menggunakan per 1 unit input L untuk mempertahankan tingkat produksi yang sama. 3. Kurva isoquant tidak boleh berpotongan 4. Kurva isoquant yang terletak disebelah kanan atas menunjukkan tingkat produksi yang lebih tinggi.
  20. 20.   Semakin menjauhi titik o, menunjukkan tingkat output yang dihasilkan semakin besar   Tidak Boleh saling berpotongan, karena melanggar transitivitas. 0 K IQ2 IQ1 K A Ket : QA = QB dan QB = QC, tetapi QA ≠ QC B C 0 L Ket : IQ1 < IQ2 L
  21. 21.  Definisi : Garis atau kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi dua input yang digunakan oleh produsen yang membutuhkan biaya yang sama. Fungsi Isocost : C = Pl. L + Pk. K K = C/Pk – Pl/Pk . L  dimana :  C/Pk adalah Intersep/titik potong pada sumbu vertikal  Pl/Pk adalah Nilai koefisien yang menunjukkan slope atau kemiringan dari kurva isocost.
  22. 22. Isocost Curve L K C/Pk Slope IC : -Pl/Pk IC C/Pl K1 K2 L1 L2 δK δL 0
  23. 23.  Tujuan : Memaksimumkan produksi Syarat Produksi Maksimum : • Persinggungan IC dan IQ • Slope IC = Slope IQ • - Pl/Pk = MRTSlk = - δK/δL Syarat Produksi Maksimum : • Persinggungan IC dan IQ • Slope IC = Slope IQ • - Pl/Pk = MRTSlk = - δK/δL IC IQ E L K K1 0 L1 Least Cost Combination (LCC) Kombinasi penggunaan input untuk menghasilkan output tertentu dengan biaya minimal
  24. 24.  Diketahui : Q = f (L,K) δQ = δQ/δL . δ L + δQ/δK. δ K = 0 δQ/δL . δ L = - δQ/δK. δ K MPL. δ L = - MPK. δ K MPL = - δ K = MRTSLK MPK δ L  Apabila Keseimbangan Produsen : - PL/PK = - δK/δL = MRTSLK = MPL/MPK, maka : MPL/MPK = PL/PK MPL/MPK = PL/PK atau atau MPL/PL = MPK/PK MPL/PL = MPK/PK
  25. 25. Expantion Path Labor (L) Capital (K) IQ1 IQ2 IC1 IC2 0 E1 E2 Kurva Perluasan Produksi (The Expantion Path) adalah kurva yang menunjukkan posisi keseimbangan produksi dengan biaya minimum. Penyebab : • Perubahan Biaya Produksi •Perubahan tingkat harga faktor produksi
  26. 26. Titik B sampai C adalah daerah produksi yang ekonomis (relevance range of production) karena memiliki MRTSLK yang negatif. Namun jika dari titik B ke A atau C ke D menunjukkan produksi yang tidak rasional/ekonomis karena memiliki MRTSLK yang positif. B C A D K 0 L Upper Ridge Line M N L K Lower Ridge Line 0
  27. 27. Return to Scale  Berkaitan dengan hubungan antara perubahan output dengan perubahan hanya pada satu jenis input yang digunakan atau didefinisikan sebagai prosentase perubahan output sebagai akibat prosentase perubahan input tertentu.  Ada tiga jenis Return to Scale 1. Increasing Return to Scale : % Δ input < % Δ Output 2. Constant Return to Scale : % Δ input = % Δ Output 3. Decreasing Return to Scale : % Δ input > % Δ Output
  28. 28. Fungsi Produksi Cobb-douglas Dimana :  Q adalah output yang diproduksi  L adalah input Tenaga Kerja  K adalah input Modal  A adalah Tingkat Teknologi  α dan β adalah Elastisitas tenaga kerja dan modal
  29. 29. Memiliki nilai : α + β > 1 Kondisi produksi dimana % perubahan ouput lebih besar dibandingkan % perubahan output yang digunakan. IQ3 = 90 IQ2 = 70 IQ1 = 60 K 0 L
  30. 30. Memiliki nilai : α + β = 1 Sering disebut Homogenous of degree 1 atau Linearly Homogenous yang berarti bahwa % perubahan output sama dengan % perubahan input yang digunakan. IQ3 = 80 IQ2 = 70 IQ1 = 60 K 0 L
  31. 31. Memiliki nilai : α + β < 1 Kondisi produksi dimana % perubahan output lebih kecil dibandingkan % perubahan input yang digunakan. IQ3 = 75 IQ2 = 70 IQ1 = 60 K 0 L
  32. 32. BIAYA PRODUKSI •Semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh input yang akan digunakan untuk memproduksi output BIAYA EKSPLISIT •Pengeluaran perusahaan berupa uang untuk mendapatkan input BIAYA IMPLISIT •Pembayaran untuk keahlian keusahawanan produsennya, modal dan bangunan yang dimiliki sendiri.
  33. 33. KONSEP TOTALITAS KONSEP TOTALITAS •Total Fixed Cost (TFC) = PK.K •Total Variabel Cost (TVC) = PL.L •Total Cost (TC) = TFC + TVC •Total Fixed Cost (TFC) = PK.K •Total Variabel Cost (TVC) = PL.L •Total Cost (TC) = TFC + TVC KONSEP MARJINALITAS KONSEP MARJINALITAS •Marginal Cost (MC) = ΔTC/ΔQ •Marginal Cost (MC) = ΔTC/ΔQ KONSEP RATA-RATA (AVERAGE) KONSEP RATA-RATA (AVERAGE) •Average Fixed Cost (AFC) = TFC/Q •Average Variabel Cost (AVC) = TVC/Q •Average Cost (AC) = TC/Q •Average Fixed Cost (AFC) = TFC/Q •Average Variabel Cost (AVC) = TVC/Q •Average Cost (AC) = TC/Q BIAYA PRODUKSI JANGKA PENDEK BIAYA PRODUKSI JANGKA PENDEK
  34. 34.  3 konsep (fungsi) tentang biaya produksi, yaitu; 1. Biaya Tetap Total (Total Fixed Cost), TFC = f (Konstan). 1. Biaya Variabel Total (Total Variabel Cost), TVC = f (output atau Q). 2. Total Cost (Total Cost), Biaya Produksi TC TVC TFC TC = TFC + TVC Q
  35. 35.  Biaya Rata-rata; 1. Average Fixed Cost, AFC = TFC/Q 2. Average Variabel Cost, AVC = AVC/Q 3. Average Cost, AC = TC = TFC + TVC = +  Biaya Marjinal (Marginal Cost); MC = ΔTC/ ΔQ AFC AVC Q Q Biaya Produksi AC AVC TFC Q MC
  36. 36. Tabel 3 Tabel 3 Produksi dan Biaya Jangka Pendek Produksi dan Biaya Jangka Pendek Keterangan : • Jika Harga Modal : PK = $ 25/ Unit • Jika Harga Tenaga Kerja : PL = $15/Jam K L TP MPL APL TFC TVC TC AFC AVC AC MC 1 0 0 - - 25 0 25 1 1 10 10 10 25 15 40 2.5 1.5 4 1.5 1 2 25 15 12.5 25 30 55 1 1.2 2.2 1 1 3 35 10 11.7 25 45 70 0.7 1.3 2.0 1.5 1 4 40 5 10 25 60 85 0.6 1.5 2.1 3 1 5 42 2 8.4 25 75 100 0.6 1.8 2.4 7.5
  37. 37. TFC TVC TC Q MC AC AVC AFC C Q C Kurva TFC,TVC dan TC Kurva AFC,AVC,AC dan MC 0 KKUURRVVAA B BIAIAYYAA J JAANNGGKKAA P PEENNDDEEKK
  38. 38. Hubungan Produksi dan Biaya :  Secara grafik, fungsi biaya merupakan invers (kebalikan) dari fungsi produksi  Pada saat Kurva TP mencapai titik belok maka MPL maksimum dan pada fungsi biaya ketika kurva TVC mencapai titik belok maka fungsi MC mencapai minimum.  Pada saat Kurva TP mencapai titik singgung dari sumbu origin maka kurva APL mencapai maksimum dan APL maksimum=MPL sementara itu pada fungsi biaya, AVC mencapai minimum pada saat AVC minimum = MC
  39. 39. Total Product (Q) TPL L L APL MPL TVC cost Q AVC Q MC HHuubbuunnggaann K Kuurrvvaa P Prroodduukkssi id daann K Kuurrvvaa B Biaiayyaa MP,AP Cost AAPPLL M Maakkss = = M MPPLL AAVVCC M Minin = = M MCC
  40. 40.  APL = TP/L=Q/L  APL max = δ(APL)/δL = 0  (δQ/δL).L – Q (δL/δL) = 0 L2  (δQ/δL).L = Q L2 L2 (δQ/δL) = L. Q L2 (δQ/δL) = Q/L  MPL = APL  AVC = TFC/Q  AVC min = δ(AVC)/δQ = 0  (δTVC/δQ).Q – TVC (δQ/δQ) = 0 Q2  (δTVC/δQ).Q = TVC Q2 Q2 (δTVC/δQ) = Q. TVC Q2 (δTVC/δQ) = TVC/Q MC = AVC Dimana δTVC/δQ = δTC/δQ = MC Bukti: APL max = MPL Bukti : AVC min = MC
  41. 41.  Mengapa dalam proses produksi jangka pendek kurva MC, AVC dan AC berbentuk huruf “U” ?  Jawaban : Karena dalam jangka pendek berlakunya The Law Of Diminishing Return.
  42. 42.  Semua input yang digunakan bersifat input variabel sehingga tidak ada lagi biaya tetap sehingga TC = TVC  Untuk memproduksi setiap tingkat output ada satu metode terbaik yaitu dengan Least Cost Combination (LCC)  Kurva Long Run Average Cost (LAC) berbentuk “U” karena adanya Economies of Scale dan Diseconomies of Scale
  43. 43.  Proses produksi yang sudah tidak menggunakan input tetap, seluruh biaya produksi adalah variabel.  Perilaku biaya produksi jangka panjang; keputusan penggunaan input variabel oleh perusahaan dalam jangka pendek.  Fungsi biaya jangka panjang; Biaya rata-rata jangka panjang (LAC), Biaya marjinal jangka panjang (LMC), yang diperoleh dari biaya total jangka panjang (LTC).
  44. 44. LMC LAC Q C 0 Economies of scale Diseconomies of scale Kurva LAC menurun : Economies of Scale : Penghematan biaya •Decreasing Cost •Increasing Return to Scale Kurva LAC menaik : Diseconomies of Scale : Pemborosan biaya •Increasing Cost •Decreasing Return to Scale
  45. 45.  Long-run average cost (LAC), menunjukkan biaya rata-rata terendah dari kombinasi input yang digunakan untuk menghasilkan setiap tingkat output tertentu (least cost combination) LAC SAC1 LMC SAC10 LAC SAC2 SAC9 SAC3 SAC8 SAC4 SAC7 SAC5 SAC6 0 Q

×