Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.
Oleh :
Analizza Ina Lea, S.Kep
Kanker Orbita
Defenisi :
Tumor : merupakan benjolan yang terdapat di dalam
atau di luar tubuh
Tumor dibagi atas dua macam yaitu :Tumor j...
Tahapan Tumor menjadi Kanker
Ada tiga tahapan sel normal berubah menjadi ganas (Kanker)
 Tahap prakarsa (initiation Phase...
Definisi Kanker Orbita
Kanker Orbita merupakan pertumbuhan tak terkendali sel-sel
abnormal pada rongga mata.
Anatomi Orbital
 Orbital (Rongga Mata) : berbentuk kerucut
dengan puncak yang mengarah ke depan dan
ke dalam. Rongga mata...
Etiologi
 Kanker orbita disebabkan oleh berbagai factor,
termasuk factor genetik yang diyakini ikut
berpengaruh terhadap ...
Sambungan
 Penyakit vaskuler
 Inflamasi intraokuler
 Neoplasma, dapat bersifat ganas atau jinak
Neoplasma jinak tumbuh ...
Gejala Klinik
 Nyeri orbital
 Proptosis
 Pembengkakan kelopak
 Gerak mata terganggu
 Ketajaman penglihatan berkurang
Pemeriksaan Diagnostik
 Foto polos orbit
 CT Scan orbit
 Pemeriksaan radiologik
 Pemeriksaan ultrasonografi
 Arteriog...
Penatalaksanaan
 Penanganan kanker orbita bervariasi bergantung pada
ukuran, lokasi, dan tipe kanker. Sebagian kanker
orb...
Konsep Askep
1. Pengkajian
 Identitas
 Keluhan Utama
 Riwayat Penyakit Sekarang
 Riwayat Penyakit Dahulu
 Riwatay pen...
Terima kasih
Kanker orbita
Prochain SlideShare
Chargement dans…5
×

Kanker orbita

548 vues

Publié le

Publié dans : Santé & Médecine
  • Soyez le premier à commenter

  • Soyez le premier à aimer ceci

Kanker orbita

  1. 1. Oleh : Analizza Ina Lea, S.Kep Kanker Orbita
  2. 2. Defenisi : Tumor : merupakan benjolan yang terdapat di dalam atau di luar tubuh Tumor dibagi atas dua macam yaitu :Tumor jinak dan tumor ganas  Tumor jinak biasanya tidak berbahaya karena tidak tumbuh membesar dan menyebar ke luar jaringan, sementara  Tumor ganas merupakan kanker yang tumbuh dengan cepat serta tidak terkendali dan merusak jaringan lain (Tim Cancer Help. 2010. Stop Cancer. Jakarta :Agro Media Pustaka)
  3. 3. Tahapan Tumor menjadi Kanker Ada tiga tahapan sel normal berubah menjadi ganas (Kanker)  Tahap prakarsa (initiation Phase), tahap ini memiliki ciri-ciri terjadinya perubahan gen sari sel normal menjadi sel kanker  Tahap promosi (Promotion Phase), yaitu tahapan perkembangan tumor yang biasanya dipicu oleh sel-sel abnormal yang berhasil hidup (Survive) dan terus membelah diri.  Tahap progresi (Progression phase), tahapan ketika terjadi pertumbuhan tak terkendali sel-sel abnormal tersebut sehingga ukuran tumor menjadi sangat besar dan atau sel-sel kanker mulai menyebar ke jaringan organ lain
  4. 4. Definisi Kanker Orbita Kanker Orbita merupakan pertumbuhan tak terkendali sel-sel abnormal pada rongga mata.
  5. 5. Anatomi Orbital  Orbital (Rongga Mata) : berbentuk kerucut dengan puncak yang mengarah ke depan dan ke dalam. Rongga mata memiliki beberapa celah yang menghubungkan dengan rongga lainnya di wajah seperti rongga hidung dan rongga otak. Rongga mata berisi pembuluh darah, saraf, oto, jaringan lemak dan kelenjar air mata.
  6. 6. Etiologi  Kanker orbita disebabkan oleh berbagai factor, termasuk factor genetik yang diyakini ikut berpengaruh terhadap tumbuhnya tumor.  Mutasi gen pengendali pertumbuhan (kehilangan kedua kromosom dari satu pasang alel dominan protektif yang berada dalam pita kromosom)  Malformasi congenital  Kelainan metabolism
  7. 7. Sambungan  Penyakit vaskuler  Inflamasi intraokuler  Neoplasma, dapat bersifat ganas atau jinak Neoplasma jinak tumbuh dengan batas tegas dan tidak menyusup, tidak merusak tetapi menekan jaringan disekitarnya dan biasanya tidak mengalami metastasis  Trauma
  8. 8. Gejala Klinik  Nyeri orbital  Proptosis  Pembengkakan kelopak  Gerak mata terganggu  Ketajaman penglihatan berkurang
  9. 9. Pemeriksaan Diagnostik  Foto polos orbit  CT Scan orbit  Pemeriksaan radiologik  Pemeriksaan ultrasonografi  Arteriografi
  10. 10. Penatalaksanaan  Penanganan kanker orbita bervariasi bergantung pada ukuran, lokasi, dan tipe kanker. Sebagian kanker orbita hanya embutuhkan terapi medis (obat-batan) dan sebagian membutuhkan tindakan yang lebih radikal yaitu mengangkat secara total massa kanker.  Kadang-kadang setelah pengangkatan massa kanker pasien masih membutuhkan terapi tambahan seperti radioterapi (sinar) dan kemoterapi.  Kanker jinak :eksisi  beresiko pada penglihatan  Kanker ganas: memerlukan biopsi dan radioterapi
  11. 11. Konsep Askep 1. Pengkajian  Identitas  Keluhan Utama  Riwayat Penyakit Sekarang  Riwayat Penyakit Dahulu  Riwatay penyakit keluarga  Pengkajian Psikososio Spiritual  ADL (Activity Daily Life) 2. Pemeriksaan Fisik 3. Diagnosa Keperawatan dan Intervensi
  12. 12. Terima kasih

×