Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Tugas powerpoint akhlak

3

  • Soyez le premier à commenter

Tugas powerpoint akhlak

  1. 1. AKHLAK DISUSUN OLEH : KELOMPOK 1 NINDI ASTRIANI (1504010059) JEANE ADELIA (1504010060) Makul : Pend. Agama III
  2. 2. Definisi • Kata akhlak diartikan sebagai suatu tingkah laku, tetapi tingkah laku tersebut harus dilakukan secara berulang-ulang tidak cukup hanya sekali melakukan perbuatan baik, atau hanya sewaktu-waktu saja. Seseorang dapat dikatakan berakhlak jika timbul dengan sendirinya didorong oleh motivasi dari dalam diri dan dilakukan tanpa banyak pertimbangan pemikiran apalagi pertimbangan yang sering diulang- ulang, sehingga terkesan sebagai keterpaksaan untuk berbuat.Apabila perbuatan tersebut dilakukan dengan terpaksa bukanlah pencerminan dari akhlak. • Akhlak bersumber pada agama. Perangai sendiri mengandung pengertian sebagai suatu sifat dan watak yang merupakan bawaan seseorang. Pembentukan peragai ke arah baik atau buruk, ditentukan oleh faktor dari dalam diri sendiri maupun dari luar, yaitu kondisi lingkungannya. Lingkungan yang paling kecil adalah keluarga, melalui keluargalah kepribadian seseorang dapat terbentuk. Secara terminologi akhlak berarti tingkah laku seseorang yang didorong oleh suatu keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik. Para ahli seperti Al Gazali menyatakan bahwa akhlak adalah perangai yang melekat pada diri seseorang yang dapat memunculkan perbuatan baik tanpa mempertimbangkan pikiran terlebih dahulu. Peragai sendiri mengandung pengertian sebagai suatu sifat dan watak yang merupakan bawaan seseorang.
  3. 3. Dalil-dalil tentang akhlak Firman Allah subhanahu wa ta’ala : ٍ‫يم‬ِ‫ظ‬َ‫ع‬ ٍ‫ق‬ُ‫ل‬ُ‫خ‬ ‫لى‬َ‫ع‬َ‫ل‬ َ‫ك‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ Dan sesungguhnya kamu benar-benar berakhlak yang agung. ( QS. Al- Qalam : 4 ) Firman Allah Subhanahu wa ta’ala : ِ‫َّار‬‫د‬‫ال‬ ‫ى‬ َ‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ذ‬ ٍ‫ة‬َ‫ص‬ِ‫ل‬‫َا‬‫خ‬ِ‫ب‬ ‫م‬ُ‫ه‬‫َا‬‫ن‬ْ‫ص‬َ‫ل‬ْ‫خ‬َ‫أ‬ ‫ا‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.(QS.Shaad : 46 )
  4. 4. Hadits dari Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam : ‫الترمذي‬ ‫سنن‬١٩٤١:َ‫ل‬ِ‫ه‬ ُ‫ْن‬‫ب‬ ُ‫َّان‬‫ب‬َ‫ح‬ ‫َا‬‫ن‬َ‫ث‬َّ‫د‬َ‫ح‬ ُّ‫ي‬ِ‫د‬‫ا‬َ‫د‬ْ‫غ‬َ‫ب‬ْ‫ال‬ ٍ‫اش‬ َ‫ر‬ ِ‫خ‬ ِ‫ْن‬‫ب‬ ِ‫ن‬َ‫س‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ ُ‫ْن‬‫ب‬ ُ‫د‬َ‫م‬ْ‫ح‬َ‫أ‬ ‫َا‬‫ن‬َ‫ث‬َّ‫د‬َ‫ح‬‫ا‬َ‫ض‬َ‫ف‬ ُ‫ْن‬‫ب‬ ُ‫ك‬ َ‫ار‬َ‫ب‬ُ‫م‬ ‫َا‬‫ن‬َ‫ث‬َّ‫د‬َ‫ح‬ ٍ‫ل‬ِ‫ب‬ َ‫ر‬ ُ‫د‬ْ‫ب‬َ‫ع‬ ‫ي‬ِ‫ن‬َ‫ث‬َّ‫د‬َ‫ح‬ َ‫ة‬َ‫ل‬ٍ‫د‬‫ي‬ِ‫ع‬َ‫س‬ ُ‫ْن‬‫ب‬ ِ‫ه‬ ٍ‫ر‬ِ‫ب‬‫ا‬َ‫ج‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ ِ‫ِر‬‫د‬َ‫ك‬ْ‫ن‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ ِ‫ْن‬‫ب‬ ِ‫د‬َّ‫م‬َ‫ح‬ُ‫م‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ِ‫ب‬ َ‫ر‬ْ‫ق‬َ‫أ‬ َ‫و‬ َّ‫ي‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ِ‫ب‬َ‫ح‬َ‫أ‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ َ‫م‬َّ‫ل‬َ‫س‬ َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ َّ‫اَّلل‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬ ِ َّ‫اَّلل‬ َ‫ل‬‫و‬ُ‫س‬َ‫ر‬ َّ‫ن‬َ‫أ‬ْ‫و‬َ‫ي‬ ‫ا‬ً‫س‬ِ‫ل‬ْ‫ج‬َ‫م‬ ‫ي‬ِ‫ن‬ِ‫م‬َ‫ض‬َ‫غ‬ْ‫ب‬َ‫أ‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ ‫ا‬ً‫ق‬ َ‫ل‬ْ‫خ‬َ‫أ‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬َ‫ن‬ِ‫س‬‫ا‬َ‫ح‬َ‫أ‬ ِ‫ة‬َ‫م‬‫ا‬َ‫ي‬ِ‫ق‬ْ‫ال‬ َ‫م‬‫ي‬ِ‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬َ‫د‬َ‫ع‬ْ‫ب‬َ‫أ‬ َ‫و‬ َّ‫ي‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ ‫ا‬ َ‫ل‬‫و‬ُ‫س‬َ‫ر‬ ‫ا‬َ‫ي‬ ‫وا‬ُ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ َ‫ون‬ُ‫ق‬ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ف‬َ‫ت‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ون‬ُ‫ق‬ِ‫د‬َ‫ش‬َ‫ت‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ون‬ُ‫ار‬َ‫ث‬ ْ‫ر‬َّ‫الث‬ ِ‫ة‬َ‫م‬‫ا‬َ‫ي‬ِ‫ق‬ْ‫ال‬ َ‫م‬ ْ‫و‬َ‫ي‬ ‫ا‬ً‫س‬ِ‫ل‬ْ‫ج‬َ‫م‬َ‫ن‬ْ‫م‬ِ‫ل‬َ‫ع‬ ْ‫د‬َ‫ق‬ ِ َّ‫َّلل‬ْ‫ي‬َ‫ف‬َ‫ت‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ ‫ا‬َ‫م‬َ‫ف‬ َ‫ون‬ُ‫ق‬ِ‫د‬َ‫ش‬َ‫ت‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ون‬ُ‫ار‬َ‫ث‬ ْ‫ر‬َّ‫الث‬ ‫ا‬َ‫ون‬ُ‫ر‬ِ‫ب‬َ‫ك‬َ‫ت‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ َ‫ون‬ُ‫ق‬ِ‫ه‬ َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ج‬ َ‫و‬ْ‫ال‬ ‫ا‬َ‫ذ‬َ‫ه‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ٌ‫يب‬ ِ‫َر‬‫غ‬ ٌ‫ن‬َ‫س‬َ‫ح‬ ٌ‫ِيث‬‫د‬َ‫ح‬ ‫ا‬َ‫ذ‬َ‫ه‬ َ‫و‬ َ‫ة‬َ‫ْر‬‫ي‬ َ‫ر‬ُ‫ه‬ ‫ي‬ِ‫ب‬َ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ ‫اب‬َ‫ب‬ْ‫ال‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ َ‫و‬ ‫ى‬َ‫س‬‫ي‬ِ‫ع‬ ‫ُو‬‫ب‬َ‫أ‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬َ‫ه‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬ُ‫ض‬ْ‫ع‬َ‫ب‬ ‫ى‬ َ‫و‬ َ‫ر‬َ‫ل‬‫ا‬َ‫ض‬َ‫ف‬ ِ‫ْن‬‫ب‬ ِ‫ك‬ َ‫ار‬َ‫ب‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ َ‫ِيث‬‫د‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ ‫ا‬َ‫ذ‬ْ‫ن‬َ‫ع‬ َ‫ة‬ ُ‫ك‬ْ‫ذ‬َ‫ي‬ ْ‫م‬َ‫ل‬ َ‫و‬ َ‫م‬َّ‫ل‬َ‫س‬ َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ َّ‫اَّلل‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬ ِ‫ي‬ِ‫ب‬َّ‫ن‬‫ال‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ ٍ‫ر‬ِ‫ب‬‫ا‬َ‫ج‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ ِ‫ِر‬‫د‬َ‫ك‬ْ‫ن‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ ِ‫ْن‬‫ب‬ ِ‫د‬َّ‫م‬َ‫ح‬ُ‫م‬َ‫ر‬ ِ‫د‬ْ‫ب‬َ‫ع‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ ِ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫ر‬َ‫و‬ُ‫ه‬ ُ‫ار‬َ‫ث‬ ْ‫ر‬َّ‫الث‬ َ‫و‬ ُّ‫ح‬َ‫ص‬َ‫أ‬ ‫ا‬َ‫ذ‬َ‫ه‬ َ‫و‬ ٍ‫د‬‫ي‬ِ‫ع‬َ‫س‬ ِ‫ْن‬‫ب‬ ِ‫ه‬ِ‫ب‬ِ‫م‬ َ‫ل‬َ‫ك‬ْ‫ال‬ ُ‫ير‬ِ‫ث‬َ‫ك‬ْ‫ال‬ ْ‫م‬ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ‫و‬ُ‫ذ‬ْ‫ب‬َ‫ي‬ َ‫و‬ ِ‫م‬ َ‫ل‬َ‫ك‬ْ‫ال‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ ِ‫اس‬َّ‫ن‬‫ال‬ ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫ل‬ َ‫او‬َ‫ط‬َ‫ت‬َ‫ي‬ ‫ِي‬‫ذ‬َّ‫ال‬ ُ‫ق‬ِ‫د‬َ‫ش‬َ‫ت‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ Sunan Tirmidzi 1941: dari Jabir bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya di antara orang yang paling aku cintai dan yang tempat duduknya lebih dekat kepadaku pada hari kiamat ialah orang yang akhlaknya paling bagus. Dan sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh tempat duduknya dariku pada hari kiamat ialah orang yang paling banyak bicara (kata-kata tidak bermanfaat dan memperolok manusia)." Para shahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling banyak bicara itu?" Nabi menjawab: "Yaitu orang-orang yang sombong." Hadits dari Ibnu Abu Mulaikah : ‫الترمذي‬ ‫سنن‬١٨٩٦:َ‫ع‬ َ‫ُّوب‬‫ي‬َ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ ٍ‫ر‬َ‫م‬ْ‫ع‬َ‫م‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ ِ‫ق‬‫ا‬َّ‫ز‬َّ‫الر‬ ُ‫د‬ْ‫ب‬َ‫ع‬ ‫َا‬‫ن‬َ‫ث‬َّ‫د‬َ‫ح‬ ‫ى‬َ‫س‬‫و‬ُ‫م‬ ُ‫ْن‬‫ب‬ ‫ى‬َ‫ي‬ْ‫ح‬َ‫ي‬ ‫َا‬‫ن‬َ‫ث‬َّ‫د‬َ‫ح‬َ‫ش‬ِ‫ئ‬‫ا‬َ‫ع‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ َ‫ة‬َ‫ك‬ْ‫ي‬َ‫ل‬ُ‫م‬ ‫ي‬ِ‫ب‬َ‫أ‬ ِ‫ْن‬‫ب‬‫ا‬ ْ‫ن‬َْْ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ َ‫ة‬ َ‫ك‬ ْ‫د‬َ‫ق‬َ‫ل‬ َ‫و‬ ِ‫ب‬ِ‫ذ‬َ‫ك‬ْ‫ال‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ َ‫م‬َّ‫ل‬َ‫س‬ َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ َّ‫اَّلل‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬ ِ َّ‫اَّلل‬ ِ‫ل‬‫و‬ُ‫س‬َ‫ر‬ ‫ى‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ َ‫َض‬‫غ‬ْ‫ب‬َ‫أ‬ ٌ‫ق‬ُ‫ل‬ُ‫خ‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ‫ا‬َ‫م‬ِ‫د‬َ‫ح‬ُ‫ي‬ ُ‫ل‬ُ‫ج‬َّ‫الر‬ َ‫ان‬َ‫س‬ َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ َّ‫اَّلل‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬ ِ‫ي‬ِ‫ب‬َّ‫ن‬‫ال‬ َ‫د‬ْ‫ن‬ِ‫ع‬ ُ‫ث‬‫ا‬َ‫م‬َ‫ف‬ ِ‫ة‬َ‫ب‬ْ‫ذ‬ِ‫ك‬ْ‫ال‬ِ‫ب‬ َ‫م‬َّ‫ل‬ ً‫ة‬َ‫ب‬ ْ‫َو‬‫ت‬ ‫ا‬َ‫ه‬ْ‫ن‬ِ‫م‬ َ‫ث‬َ‫د‬ْ‫ح‬َ‫أ‬ ْ‫د‬َ‫ق‬ ُ‫ه‬َّ‫ن‬َ‫أ‬ َ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫ي‬ ‫ى‬َّ‫ت‬َ‫ح‬ ِ‫ه‬ِ‫س‬ْ‫ف‬َ‫ن‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ ُ‫ل‬‫ا‬ َ‫ز‬َ‫ي‬ ٌ‫ن‬َ‫س‬َ‫ح‬ ٌ‫ِيث‬‫د‬َ‫ح‬ ‫ا‬َ‫ذ‬َ‫ه‬ ‫ى‬َ‫س‬‫ي‬ِ‫ع‬ ‫ُو‬‫ب‬َ‫أ‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ Sunan Tirmidzi 1896: dari Ibnu Abu Mulaikah dari Aisyah ia berkata; Tidak ada akhlak yang paling dibenci Allah melebihi sifat dusta.
  5. 5. AKHLAK KEPADA ALLAH a) Beribadah kepada Allah, yaitu melaksanakan perintah Allah untuk menyembahNya sesuai dengan perintah-Nya. Seorang muslim beribadah membuktikanketundukkan terhadap perintah Allah. b) Berzikir kepada Allah, yaitu mengingat Allah dalam berbagai situasi dan kondisi,baik diucapkan dengan mulut maupun dalam hati. Berzikir kepada Allah melahirkan ketenangan dan ketentraman hati. c) Berdo’a kepada Allah, yaitu memohon apa saja kepada Allah. Do’a merupakan inti ibadah, karena ia merupakan pengakuan akan keterbatasan dan ketidakmampuan manusia, sekaligus pengakuan akan kemahakuasaan Allah terhadap segala sesuatu d) Tawakal kepada Allah, yaitu berserah diri sepenuhnya kepada Allah dan menunggu hasil pekerjaan atau menanti akibat dari suatu keadaan. e) Tawaduk kepada Allah, yaitu rendah hati di hadapan Allah. Mengakui bahwa dirinya rendah dan hina di hadapan Allah Yang Maha Kuasa, oleh karena itu tidak layak kalau hidup dengan angkuh dan sombong, tidak mau memaafkan orang lain, dan pamrih dalam melaksanakan ibadah kepada Allah.
  6. 6. Akhlak kepada sesama manusia a) Akhlak terpuji (Mahmudah) 1) Husnuzan Berasal dari lafal husnun (baik) dan Adhamu (Prasangka). Husnuzan berarti prasangka, perkiraan, dugaan baik. Lawan kata husnuzan adalah suuzan yakni berprasangka buruk terhadap seseorang . Hukum kepada Allah dan rasul nya wajib, wujud husnuzan kepada Allah dan Rasul-Nya antara lain: - Meyakini dengan sepenuh hati bahwa semua perintah Allah dan Rasul Nya Adalah untuk kebaikan manusia. -Meyakini dengan sepenuh hati bahwa semua larangan agama pasti berakibat buruk. 2) Tawaduk Tawaduk berarti rendah hati. Orang yang tawaduk berarti orang yang merendahkan diri dalam pergaulan. Lawan kata tawaduk adalah takabur. 3) Tasamu Artinya sikap tenggang rasa, saling menghormati dan saling menghargai sesama manusia. 4) Ta’awun Ta’awun berarti tolong menolong, gotong royong, bantu membantu dengan sesama manusia.
  7. 7. b) Akhlak tercela (Mazmumah) 1) Hasad Artinya iri hati, dengki. Iri berarti merasa kurang senang atau cemburu melihat orang lain beruntung.. 2) Dendam Dendam yaitu keinginan keras yang terkandung dalam hati untuk membalas kejahatan. 3) Gibah dan Fitnah Membicarakan kejelekan orang lain dengan tujuan untuk menjatuhkan nama baiknya. Apabila kejelekan yang dibicarakan tersebut memang dilakukan orangnya dinamakan gibah. Sedangkan apabila kejelekan yang dibicarakan itu tidak benar, berarti pembicaraan itu disebut fitnah. 4) Namimah Adu domba atau namimah, yakni menceritakan sikap atau perbuatan seseorang yang belum tentu benar kepada orang lain dengan maksud terjadi perselisihan antara keduanya.
  8. 8. Akhlak Terhadap Lingkungan • Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di sekitar manusia, seperti binatang, tumbuh- tumbuhan, dan benda-benda tak bernyawa. Akhlak yang dianjurkan Alquran terhadap lingkungan bersumber dari fungsi manusia sebagai khalifah. Kekhalifahan menuntut adanya interaksi antara manusia dan sesamanya serta antara manusia dan alam. • Akhlak kepada lingkungan adalah perilaku atau perbuatan kita terhadap lingkungan, Akhlaq terhadap lingkungan yaitu manusia tidak dibolehkan memanfaatkan sumber daya alam dengan jalan mengeksploitasi secara besar-besaran,sehingga timbul ketidakseimbangan alam dan kerusakan bumi. • lingkungan harus diperlakukan dengan baik dengan selalu menjaga, merawat dan melestarikannya karena secara etika hal ini merupakan hak dan kewajiban suatu masyarakat serta merupakan nilai yang mutlak adanya. Dengan kata lain bahwa berakhlak yang baik terhadap lingkungan merupakan salah satu manifestasi dari etika itu sendiri.
  9. 9. 1. Keharusan Menjaga Lingkungan Hidup. 2. Anjuran Menanam Pohon. 3. Tidak Boleh Buang Air di Jalan, Tempat Bernaung dan dekat sumber air. 4. Tidak Boleh Buang Air di Air Yang Tergenang. 5. Memelihara Tanaman. 6. Boleh Memakan Buah. 7. Tidak Menggunakan Air Secara Boros. 8. Meminta Hujan Saat Kemarau.
  10. 10. TUJUAN MANUSIA BERAHLAK 1. akhlak bertujuan membentuk pribadi muslim yang luhur dan mulia. Seseorang muslim yang berakhlak mulia senantiasa bertingkah laku terpuji, baik ketika berhubungan dengan Allah SWT, dengan sesama manusia, makhluk lainnya serta dengan alam lingkungan. 2. Menghindari diri dari pengaruh akal pikiran yang menyesatkan. Manusia diberi kelebihan oleh Allah dari makhluk lainnya berupa akal pikiran. Pendapat-pendapat atau pikiran-pikiran yang semata- mata didasarkan atas akal manusia, kadang-kadang menyesatkan manusia itu sendiri. Oleh karena itu, akal pikiran perlu dibimbing oleh akhlak agar manusia terbebas atau terhindar dari kehidupan yang sesat. 3. Seseorang yang mempelajari ilmu ini akan memiliki pengetahuan tentang kriteria perbuatan baik dan buruk, dan selanjutnya ia akan banyak mengetahui perbuatan yang baik dan perbuatan yang buruk. 4. Ilmu akhlak atau akhlak yang mulia juga berguna dalam mengarahkan dan mewarnai berbagai aktivitas kehidupan manusia disegala bidang. Seseorang yang memiliki IPTEK yang maju disertai akhlak yang mulia, niscaya ilmu pengetahuan yang Ia miliki itu akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebaikan hidup manusia. Sebaliknya, orang yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi modern, memiliki pangkat, harta, kekuasaan, namun tidak disertai dengan akhlak yang mulia, maka semuanya itu akan disalah gunakan yang akibatnya akan menimbulkan bencana dimuka bumi. 5. Demikian juga dengan mengetahui akhlak yang buruk serta bahaya-bahaya yang akan ditimbulkan darinya, menyebabkan orang enggan untuk melakukannya dan berusaha menjauhinya. Orang yang demikian pada akhirnya akan terhindar dari berbagai perbuatan yang dapat membahyakan dirinya. 6. Akhlak juga merupakan mutiara hidup yang membedakan makhluk manusia dengan makhluk lainnya. Setiap orang tidak lagi peduli soal baik atau buruk, soal halal dan haram. Karena yang berperan dan berfungsi pada diri masing-masing manusia adalah elemen syahwat (nafsu) nya yang telah dapat mengalahkan elemen akal pikiran mengalahkan nafsunya, maka dia derajatnya di atas malaikat
  11. 11. TERIMA KASIH

    Soyez le premier à commenter

    Identifiez-vous pour voir les commentaires

  • syiffabani

    Dec. 1, 2017
  • HamdiRamadhan1

    Jul. 17, 2019

3

Vues

Nombre de vues

162

Sur Slideshare

0

À partir des intégrations

0

Nombre d'intégrations

1

Actions

Téléchargements

21

Partages

0

Commentaires

0

Mentions J'aime

2

×