Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

1 blendid learning

Model Pembelajaran Blended Learning

  • Soyez le premier à commenter

  • Soyez le premier à aimer ceci

1 blendid learning

  1. 1. 1 MODEL PEMBELAJARAN BAURAN (BLENDID LEARNING) Abi Sujak dan Tim
  2. 2. SINTAKS PENERAPAN BLENDID LEARNING • Tahap 1: Pencarian informasi (Seeking of information) • Tahap 2: Perolehan informasi (Acquisition of information) • Tahap 3: Sintesa pengetahuan (Synthesizing of knowledge) 2Abi Sujak dan Tim
  3. 3. TAHAPAN (1) KEGIATAN GURU (2) KEGIATAN SISWA (3) PENCARIAN INFORMASI Pencarian informasi dari berbagai sumber informasi yang tersedia baik melalui internet maupun buku dengan penyampaian/ pendemonstrasian fenomena melalui tatap muka (face to face) di kelas Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan pembelajaran untuk menginisiasi kesiapan belajar siswa sekaligus mempersiapkan siswa dalam proses eksplorasi konsep materi yang relevan melalui kegiatan pembelajaran tatap muka (face to face) di kelas maupun pembelajaran dengan suplemen TIK (online). Kegiatan eksplorasi konsep dapat dilakukan secara individual maupun kelompok. Siswa dalam kondisi siap belajar dan menyiapkan alat/bahan untuk eksplorasi topik yang disampaikan oleh guru/fasilitator. Eksplorasi materi melalui buku pendamping (offline) maupun internet (online). Guru memfasilitasi, membantu, dan mengawasi siswa dalam proses eksplorasi konsep & teori sehingga informasi yang diperoleh tetap relevan dengan yang sedang dibahas, serta diyakini validitas/reliabilitas dan akuntabilitas akademiknya. Siswa dapat membentuk kelompok 2-4 orang untuk bersama-sama melakukan proses eksplorasi topik yang disampaikan guru atau fasilitator dan dapat bertanya kepada guru atau fasilitator apabila menemui masalah. 3Abi Sujak dan Tim
  4. 4. TAHAP (1) KEGIATAN GURU (2) KEGIATAN SISWA (3) PEROLEHAN INFORMASI (ACQUISITION OF INFORMATION) Menginterpretasi dan mengelaborasi informasi secara personal maupun kelompok Guru mengkonfrontasi ide atau gagasan yang telah ada dalam pikiran siswa dengan hasil interpretasi informasi/pengetahuan dari berbagai sumber yang tersedia (baik offline maupun online) Siswa menuliskan hasil elaborasi tentang topik yang dipelajari secara individu atau kelompok. Guru mendorong dan memfasilitasi siswa untuk mengkomunikasikan hasil interpretasi dan elaborasi ide- ide mengenai topik atau materi yang dipelajari secara tatap muka (face to face) maupun menggunakan fasilitas TIK (online), secara personal maupun kelompok. Siswa mempresentasikan hasil elaborasi dan eksplorasi topik yang sedang dipelajari secara individu atau kelompok atau melakukan diskusi dan tanya jawab secara tatap muka di depan kelas atau melalui fasilitas TIK milik guru (web, blog, email, chat, discussion forum, dll.) Guru menugaskan siswa untuk mengelaborasi penguasaan konsep materi melalui pemberian soal-soal yang bersifat terbuka dan kaya (open-rich problem) baik secara konvensional maupun menggunakan fasilitas TIK. Siswa mengerjakan tugas-tugas secara tertulis atau secara online melalui fasilitas TIK milik guru. 4Abi Sujak dan Tim
  5. 5. TAHAP (1) KEGIATAN GURU (2) KEGIATAN SISWA (3) PEMBUATAN SIMPULAN PENGETAHUAN (SYNTHESIZING OF KNOWLEDGE) Merekonstruksi pengetahuan melalui proses asimilasi dan akomodasi bertolak dari hasil analisis, diskusi dan perumusan kesimpulan dari informasi yang diperoleh. Guru menjastifikasi hasil eksplorasi dan akuisisi konsep sains secara akademik, dan bersama-sama siswa menyimpulkan konsep materi yang dibelajarkan. Guru membantu siswa mensintesis pengetahuan dalam struktur kognitifnya. Guru mendampingi siswa dalam mengkonstruksi/merekonstruksi konsep materi melalui perumusan kesimpulan terhadap informasi yang dipelajari. Siswa menyusun rangkuman atau kesimpulan terhadap topik yang dipelajari. Sumber : adaptasi dari Grand Ramsay (2001). Teaching and learning with information and communication Technology: Success through a whole school 5Abi Sujak dan Tim
  6. 6. MEDIA BLOG GURU Pembelajaran Tatap Muka Pembelajaran Mandiri Kolaborasi Evaluasi • Apersepsi (deskripsi/ asosiasi/ relevansi) • Penyampaian kompetensi dan tujuan pembelajaran • Eksplorasi konsep/ materi • Refleksi siswa (memberikan kesempatan kepada siswa dengan cara merepresentasikan atau mengunggah ke dalam blog) • Individu, secara online: buku sekolah, modul • Individu secara online: materi dalam blog, ebook/ digital book, link interaktif • Kelompok, secara offline: buku sekolah, modul • Kelompok, secara online: materi dalam blog, ebook/ digital book, link terkait • Offline: membentuk kelompok2 diskusi tatap muka • Online: • Diskusi online (chat forum) • Posting komentar • Tes online (Bank Soal) • Unggah • Presentasi Kelompok BLENDID LEARNING SKEMA PEMBELAJARAN BLENDID LEARNING 6
  7. 7. Start Menu Topik Keseimbangan Lingkungan Mind Mapping Materi Kompetensi/ Indikator Pendahuluan Materi Tugas/Latihan End Perusakan Lingkungan Pencemaran Lingkungan Pelestarian Lingkungan Forum Diskusi/ komentar Refleksi Siswa Kolom up load tugas Contoh SKEMA RANCANGAN BLOG Topik2 Topik 3 7Abi Sujak dan Tim
  8. 8. 8Abi Sujak dan Tim
  9. 9. No. Waktu Pihak yang terlibat Keterangan 1. Januari Minggu ke 1 Guru Pelatihan pembuatan Blog 2. Januari Minggu ke 2 Guru Menyiapkan materi dan membuat Blog 3. Januari Minggu ke 3 Guru dan Siswa Uji coba penggunaan Blog di kelas 4. Januari Minggu ke 4 – Februari Minggu ke 4 Guru dan Siswa Pembelajaran Blended Learning menggunakan Blog sesuai jadwal yang telah dibuat 5. Maret Minggu ke 1 Guru Evaluasi hasil pembelajaran menggunakan Blog Contoh: RENCANA KERJA 9Abi Sujak dan Tim
  10. 10. SEKOLAH Interaksi guru dengan blog BLOG Aktivi tas blog Materi Unggah tugas Komentar Diskusi Tes online Guru Interaksiguru dengansiswa Interaksi siswa dengan siswa Siswa Siswa Interaksi siswa dengan blog Refleksi Interaksisiswa denganguru KRITERIA KEBERHASILAN PENERAPAN BLENDED LEARNING 10

×