Ce diaporama a bien été signalé.
Nous utilisons votre profil LinkedIn et vos données d’activité pour vous proposer des publicités personnalisées et pertinentes. Vous pouvez changer vos préférences de publicités à tout moment.

Presentasi Diksi

7 138 vues

Publié le

Materi Diksi atau Pilihan Kata - Stikom Poltek Cirebon

Publié dans : Formation
  • Soyez le premier à commenter

Presentasi Diksi

  1. 1. Kelompok 3 1. Ardi 2. Ary Hidayat 3. Siti Fatmawati 4. Suryasih 5. Upit Nofti Irpanti 6. Yani Oktaviani MI – Presentasi Mata Kuliah Bahasa Indonesia 2015
  2. 2. Diksi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pilihan kata yg tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh makna tertentu (seperti yang diharapkan). Plilihan kata atau diksi mencakup cara pemilihan kata – kata mana yang harus dipakai untuk mencapai suatu gagasan, bagaimana menggunakan ungkapan dan atau gaya mana yang paling baik digunakan dalam suatu situasi. Contoh : “ Pertama – tama marilah kita ucapkan puji dan syukur kepada Tuhan.” (Salah) “Pertama marilah kita ucapkan puji dan syukur kepada Tuhan.” (Benar)
  3. 3. Denotasi Makna yang lugas Konotasi Makna kiasan Umum Makna dengan cakupan yang luas Khusus Makna dengan cakupan yang sempit Konotasi negatif Konotasi positif
  4. 4. Kata bermakna denotasi adalah kata yang bersifat umum dan langsung menunjukan makna yang sebenarnya berdasarkan kamus dan atau ejaan yang disempurnakan (bermakna lugas). Ciri dari makna denotasi diantaranya : 1. Makna yang sesuai dengan apa adanya. 2. Arti kata secara objektif. 3. Makna konseptual. Contoh : “Budi makan wortel agar matanya lebih sehat.” Kata makan, dalam kalimat diatas memiliki arti sesuai dengan kamus besar bahasa Indonesia yaitu bermakna memasukkan sesuatu kedalam mulut, dikunyah dan atau ditelan.
  5. 5. Kata bermakna konotasi adalah kata yang berrmakna kias (tidak sebenarnya) atau makna ungkapan. Contoh : “Banyak pemuda Kampung Perum yang mengagumi bunga desa anak Pak Lurah.” Konotasi dibagi menjadi 2 (dua) : 1. Konotasi positif, yaitu konotasi yang mengandung nilai rasa lebih tinggi, baik, halus, sopan dan menyenangkan. 2. Konotasi negatif, yaitu konotasi yang mengandung nilai rendah, jelek, kasar dan tidak menyenangkan.
  6. 6. Makna umum adalah makna yang memiliki ruang lingkup dan cakupan yang luas dari kata yang lain. Makin luas ruang lingkup suatu kata, maka makin umum sifatnya. Makin umum suatu kata, maka terbuka kemungkinan salah paham dalam pemaknaannya. Contoh : 1. Masykur senang makan buah-buahan segar. 2. Tukang palak itu sering memalak kendaraan umum yang melintas. 3. Anak yang cacat fisik dan mental itu tidak punya harta.
  7. 7. Makna Khusus adalah makna yang memiliki ruang lingkup cakupan yang sempit dari kata yang lain. Makna khusus lebih rinci dalam menyampaikan gagasan sehingga khalayak yang mendengar maupun yang membaca lebih mengerti dalam memahami kata – kata tersebut. Contoh : 1. Masykur senang makan mangga segar. 2. Tukang palak itu sering memalak bis kopaja yang melintas. 3. Anak yang cacat fisik dan mental itu tidak punya rumah.
  8. 8. Sinonim berasal dari bahasan yunani yaitu: syn ”dengan” dan ononom “nama”. Sinonim adalah kata-kata yang memiliki kesamaan arti secara struktural atau leksikal dalam berbagai urutan kata-kata sehingga memiliki daya tukar (substitusi). 1. Sinonim mutlak : kata-kata yang dapat bertukar tempat dalam konteks kebahasaan apapun tanpa mengubah makna struktural dan makna leksikal dalam. Contoh : Laris = laku 2. Sinonim selingkung : kata-kata yang dapat saling mengganti dalam satu konteks kebahasaan tertentu saja secara structural dan leksikal. Contoh : Lemah = Lemas
  9. 9. 1. Sinonim netral adalah sinonim yang dapat di gunakan dalam satu kalimat yang sama. Contoh : Tembok(=dinding) rumah kami berwarna hijau Dia sangat pandai (=pintar) dalam pelajaran fisika 2. Sinonim berkonotasi adalah sinonim yang dapat di gunakan dalam 1 kalimat yang sama atau nilai rasanya berbeda. Contoh : mati = meninggal = wafat = tewas = gugur  Wawan mati di tabrak motor tadi pag  Ningsih meninggal beberapa bulan yang lalu  Isa almasih wafat pada usia 40 tahun  Peramok itu tewas di hajar masa  Pahlawan gugur di medan perang
  10. 10. 1. Sinonim netral adalah sinonim yang dapat di gunakan dalam satu kalimat yang sama. Contoh : Tembok(=dinding) rumah kami berwarna hijau Dia sangat pandai (=pintar) dalam pelajaran fisika 2. Sinonim berkonotasi adalah sinonim yang dapat di gunakan dalam 1 kalimat yang sama atau nilai rasanya berbeda. Contoh : mati = meninggal = wafat = tewas = gugur  Wawan mati di tabrak motor tadi pag  Ningsih meninggal beberapa bulan yang lalu  Isa almasih wafat pada usia 40 tahun  Peramok itu tewas di hajar masa  Pahlawan gugur di medan perang

×