SlideShare une entreprise Scribd logo
1  sur  20
Optimalisasi kesehatan di
Masa New Normal Life
DR. dr. Muchlis Achsan Udji Sofro, SpPD, K-PTI
RSUP Dr. Kariadi Semarang
SITUASI TERKINI KASUS COVID-19 (26 Juni 2020)
Pendahuluan
Penyakit coronavirus (COVID-19) adalah penyakit
menular yang disebabkan oleh virus Severe Acute
Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV2).
Penyakit ini ditularkan melalui manusia ke manusia melalui
droplets
Gejala penyakit ini bervariasi mulai dari ringan sampai berat hingga
kematian
01
02
03
Pendahuluan
3. Negara harus bersiap dengan keseimbangan
baru pada kehidupan masyarakatnya.
www.free-powerpoint-templates-design.com
Get a modern PowerPoint Presentation that is
beautifully designed. I hope and I believe that this
Template will your Time, Money and Reputation.
Easy to change colors, photos and Text. Get a
modern PowerPoint Presentation that is
beautifully designed.
Your Content Here
1. Saat ini bangsa Indonesia sedang
menghadapi tantangan yang
mengharuskan sumber daya
manusia beradaptasi dengan situasi
pandemi Corona Virus Disease 2019
(COVID-19).
2. Belum ditemukannya
vaksin dan pengobatan
definitif COVID-19 diprediksi
akan memperpanjang masa
pandemi.
New Normal Life
Masyarakat harus
melakukan perubahan pola
hidup dengan tatanan dan
adaptasi kebiasaan yang
baru (new normal) agar
dapat hidup produktif dan
terhindar dari penularan
COVID-19.
Kedisiplinan dalam
menerapkan prinsip pola
hidup yang lebih bersih dan
sehat merupakan kunci
dalam menekan penularan
COVID-19 pada masyarakat.
Aspek kesehatan, sosial,
dan ekonomi harus berjalan
beriringan dan saling
mendukung.
Kebijakan percepatan
penanganan COVID-19
harus tetap mendukung
keberlangsungan
perekonomian dan aspek
sosial masyarakat.
www.free-powerpoint-templates-design.com
Peran Masyarakat
Masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai
penularan COVID-19
Masyarakat harus dapat beraktivitas kembali dalam
situasi pandemi COVID-19 dengan beradaptasi pada
kebiasaan baru yang lebih sehat, lebih bersih, dan lebih
taat
Dilaksanakan oleh seluruh komponen yang ada di
masyarakat serta memberdayakan semua sumber daya
yang ada.
Peran masyarakat untuk dapat memutus mata rantai
penularan COVID-19 (risiko tertular dan menularkan)
harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan
COVID-19 Virus
Protokol Kesehatan
www.free-powerpoint-templates-design.com
Prinsip pencegahan penularan
COVID-19 pada individu dilakukan
dengan menghindari masuknya
virus melalui hidung, mulut, dan
mata.
Perlindungan Kesehatan Masyarakat
Perlindungan Kesehatan Individu
 Unsur pencegahan
(prevent)
 Kegiatan perlindungan
(protect)
 Unsur penemuan kasus
(detect)
 Unsur penanganan secara
cepat dan efektif (respond)
Perlindungan Kesehatan Individu
Menggunakan masker yang menutupi hidung
dan mulut hingga dagu jika harus keluar rumah
Apabila menggunakan masker kain, sebaiknya
gunakan masker kain 3 lapis.
Membersihkan tangan secara teratur dengan
cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir
atau menggunakan cairan antiseptik berbasis
alkohol/handsanitizer.
Selalu menghindari menyentuh mata, hidung,
dan mulut dengan tangan yang tidak bersih
(yang mungkin terkontaminasi droplet yang
mengandung virus)
Perlindungan Kesehatan Individu
Menjaga jarak minimal 1 meter
dengan orang lain untuk menghindari
terkena droplet dari orang yang
bicara, batuk, atau bersin, serta
menghindari kerumunan, keramaian,
dan berdesakan.
Jaga Jarak
Rekayasa administrasi 
pembatasan jumlah orang,
pengaturan jadwal, dsb.
 Rekayasa teknis  pembuatan
partisi, pengaturan jalur masuk dan
keluar, dan lain sebagainya.
Jaga Jarak
Perlindungan Kesehatan Individu
Fever Cough Shortness Of Breath
Mengkonsumsi gizi
seimbang, aktivitas
fisik minimal 30 menit
sehari dan istirahat
yang cukup (minimal 7
jam), serta
menghindari faktor
risiko penyakit.
Orang yang memiliki
komorbidita seperti
diabetes, hipertensi,
gangguan paru,
jantung, ginjal, kondisi
autoimun, kehamilan,
lanjut usia, anak-anak,
dan lain lain, harus
lebih berhati-hati
dalam beraktifitas di
tempat dan fasilitas
umum.
Meningkatkan
daya tahan tubuh
dengan
menerapkan
Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat
(PHBS)
Perlindungan Kesehatan Masyarakat
Sosialisasi, edukasi, dan penggunaan
berbagai media informasi untuk
memberikan pengertian dan
pemahaman bagi semua orang, serta
keteladanan dari pimpinan, tokoh
masyarakat, dan melalui media
mainstream.
Promosi Kesehatan
01
1) Memfasilitasi dalam deteksi dini
untuk mengantisipasi penyebaran
COVID
2) Melakukan pemantauan kondisi
kesehatan (gejala ISPA terhadap
semua orang yang ada di tempat dan
fasilitas umum.
Penemuan Kasus
03
Penyediaan sarana cuci tangan dg sabun
atau handsanitizer, upaya penapisan
kesehatan orang yang akan masuk ke
fasilitas umum, pengaturan jaga jarak,
disinfeksi permukaan, ruangan, dan
peralatan secara berkala, serta
penegakkan kedisplinan
Kegiatan perlindungan
02
Berkoordinasi dengan dinkes setempat
atau fasilitas pelayanan kesehatan utk
melakukan pelacakan kontak erat,
pemeriksaan rapid test atau Real Time
Polymerase Chain Reaction (RT-PCR),
serta penanganan lain sesuai kebutuhan.
Penanganan secara cepat dan efektif
(respond)
04
Optimalisasi kesehatan di Pasar/Mall/Pusat Perbelanjaan
Menjaga kebersihan tangan dengan
sering mencuci tangan pakai sabun
dengan air mengalir atau
menggunakan handsanitizer.
Hindari menyentuh area wajah
seperti mata, hidung, dan mulut.
Tetap memperhatikan jaga jarak
minimal 1 meter dengan orang
lain
Memastikan diri dalam kondisi sehat
sebelum keluar rumah.
Jika mengalami gejala seperti
demam, batuk, pilek, nyeri
tenggorokan, dan/atau sesak nafas,
tetap di rumah dan periksakan diri
ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Selalu menggunakan masker saat
perjalanan dan selama berada di
pasar.
Jika kondisi padat dan sulit
menerapkan jaga jarak agar tidak
memaksakan diri masuk ke dalam
pasar, namun apabila terpaksa
tambahan penggunaan pelindung
wajah (faceshield) bersama masker
sangat direkomendasikan sebagai
perlindungan tambahan.
Optimalisasi kesehatan di rumah makan
Saat perjalanan dan di tempat
makan selalu menggunakan
masker, menjaga jarak dengan
orang lain, dan hindari
menyentuh area wajah.
Meningkatkan daya tahan
tubuh dengan menerapkan
PHBS seperti
mengkonsumsi gizi
seimbang, aktivitas fisik
minimal 30 menit sehari
dan istirahat yang cukup
dengan tidur minimal 7 jam,
serta menghindari faktor
risiko penyakit.
Memastikan diri dalam
kondisi sehat sebelum
berkunjung ke rumah
makan/restoran
Jika sakit segera ke
fasilitas kesehatan.
Bersihkan handphone,
kacamata, tas, dan barang
lainnya dengan cairan
disinfektan.
Saat tiba di rumah, segera
mandi dan berganti pakaian
sebelum kontak dengan
anggota keluarga di rumah.
Optimalisasi kesehatan saat olahraga di luar rumah
Masyarakat agar senantiasa
memantau dan memperbaharui
perkembangan informasi tentang
COVID-19 di wilayahnya.
Menghindari olahraga yang
membutuhkan kontak fisik.
Olahraga yang menggunakan masker
dilakukan dengan intensitas ringan
sampai sedang (masih dapat berbicara
ketika berolahraga).
Masker harus selalu dipakai
selama melakukan kegiatan
olahraga diluar rumah.
Memastikan kondisi
tubuh sehat sebelum
berolahraga.
Jarak aman saat olahraga di luar rumah
2 m
5 m
10 m
20 m
Olahraga yang dilakukan tanpa berpindah
tempat atau olahraga yang dilakukan dengan
posisi sejajar.
Jalan kaki dengan jarak ± 5 meter dengan
orang di depannya
Berlari dengan jarak ± 10 meter dengan
orang di depannya.
Bersepeda dengan jarak ± 20 meter dengan
orang di depannya.
Optimalisasi kesehatan saat olahraga di luar rumah
Menjaga kebersihan
tangan dengan mencuci
tangan pakai sabun
dengan air mengalir
atau menggunakan
handsanitizer sebelum
dan sesudah olahraga.
Hindari menyentuh area
wajah seperti mata,
hidung atau mulut.
Setelah berolahraga dan
tiba di rumah, segera
cuci tangan, mandi, dan
berganti pakaian.
STOP
COVID-19
Optimalisasi kesehatan saat melakukan perjalanan
Sebelum perjalanan Selama perjalanan
Selalu menggunakan masker
selama berada di
stasiun/terminal/pelabuhan/
bandar udara.
Rajin cuci tangan
Selama perjalanan
Tetap memperhatikan jaga
jarak minimal 1 meter.
Sampai di rumah
Saat tiba di rumah, segera
mandi dan berganti pakaian
sebelum
kontak dengan anggota
keluarga di rumah
Memastikan diri dalam
kondisi sehat
Penumpang dengan moda transportasi udara/laut, mengisi Kartu
Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card/HAC) sesuai ketentuan yang
berlaku
Optimalisasi kesehatan saat perawatan rambut
Membawa peralatan
pribadi yang akan
digunakan untuk
perawatan
rambut/kecantikan dan
sejenisnya, termasuk
peralatan make up.
Saat tiba di rumah,
segera mandi dan
berganti pakaian
sebelum kontak
dengan anggota
keluarga di rumah.
Bersihkan
handphone,
kacamata, tas, dan
barang lainnya
dengan cairan
disinfektan.
Pastikan dalam kondisi sehat
saat akan melakukan perawatan
atau menggunakan jasa
perawatanvrambut/kecantikan
dan sejenisnya.
Optimalisasi kesehatan saat beribadah
 Pastikan dalam kondisi sehat saat akan melaksanakan ibadah.
 Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan/atau sesak nafas,
tetap di rumah dan lakukan ibadah di rumah.
 Membawa semua peralatan ibadah sendiri termasuk sajadah, kitab suci dan lain sebagainya.
 Selalu menggunakan masker saat perjalanan dan selama berada di tempat ibadah.
 Menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau
menggunakan handsanitizer.
 Hindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan.
 Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung, dan mulut.
 Tetap memperhatikan jaga jarak minimal 1 meter.
 Bagi jamaah anak-anak, usia lanjut, dan jamaah dengan memiliki penyakit komorbid dianjurkan
untuk beribadah di rumah.
 Saling mengingatkan jamaah lain terhadap penerapan kedisiplinan penggunaan masker dan
menjaga jarak minimal 1 meter antar sesama jamaah.
MATERI 1.pptx

Contenu connexe

Similaire à MATERI 1.pptx

PHBS DALAM MASA PANDEMI.pptx
PHBS DALAM MASA PANDEMI.pptxPHBS DALAM MASA PANDEMI.pptx
PHBS DALAM MASA PANDEMI.pptx
EgarSamudera2
 
04.-COVID19-ITS-Pencegahan-dan-Pengendalian-Infeksi.pdf
04.-COVID19-ITS-Pencegahan-dan-Pengendalian-Infeksi.pdf04.-COVID19-ITS-Pencegahan-dan-Pengendalian-Infeksi.pdf
04.-COVID19-ITS-Pencegahan-dan-Pengendalian-Infeksi.pdf
StefanusTabbo1
 
18.KEHIDUPAN BARU DI KAMPUNG KB.pptx
18.KEHIDUPAN BARU DI KAMPUNG KB.pptx18.KEHIDUPAN BARU DI KAMPUNG KB.pptx
18.KEHIDUPAN BARU DI KAMPUNG KB.pptx
BroJiGik
 
ZOOMINAR 26ULI 2020_Bu Nela.pdf
ZOOMINAR 26ULI 2020_Bu Nela.pdfZOOMINAR 26ULI 2020_Bu Nela.pdf
ZOOMINAR 26ULI 2020_Bu Nela.pdf
ermasafitri6
 

Similaire à MATERI 1.pptx (20)

Buku Saku Lawan Covid-19
Buku Saku Lawan Covid-19Buku Saku Lawan Covid-19
Buku Saku Lawan Covid-19
 
PEMBINAAN KESEHATAN CALON JAMAAH HAJI SETABELAN (2).ppt
PEMBINAAN KESEHATAN  CALON JAMAAH HAJI SETABELAN (2).pptPEMBINAAN KESEHATAN  CALON JAMAAH HAJI SETABELAN (2).ppt
PEMBINAAN KESEHATAN CALON JAMAAH HAJI SETABELAN (2).ppt
 
PHBS DI MASA PANDEMI.pptx
PHBS DI MASA PANDEMI.pptxPHBS DI MASA PANDEMI.pptx
PHBS DI MASA PANDEMI.pptx
 
PPT.pptx
PPT.pptxPPT.pptx
PPT.pptx
 
Kebersihan dimasa pandemi covid 19 novita
Kebersihan dimasa pandemi covid 19 novitaKebersihan dimasa pandemi covid 19 novita
Kebersihan dimasa pandemi covid 19 novita
 
PHBS DALAM MASA PANDEMI.pptx
PHBS DALAM MASA PANDEMI.pptxPHBS DALAM MASA PANDEMI.pptx
PHBS DALAM MASA PANDEMI.pptx
 
04.-COVID19-ITS-Pencegahan-dan-Pengendalian-Infeksi.pdf
04.-COVID19-ITS-Pencegahan-dan-Pengendalian-Infeksi.pdf04.-COVID19-ITS-Pencegahan-dan-Pengendalian-Infeksi.pdf
04.-COVID19-ITS-Pencegahan-dan-Pengendalian-Infeksi.pdf
 
Pencegahan covid 19
Pencegahan covid 19Pencegahan covid 19
Pencegahan covid 19
 
MENJAGA KEBERSIHAN DI MASA PANDEMI COVID-19
MENJAGA KEBERSIHAN DI MASA PANDEMI COVID-19MENJAGA KEBERSIHAN DI MASA PANDEMI COVID-19
MENJAGA KEBERSIHAN DI MASA PANDEMI COVID-19
 
Tugas teknologi pertemuan ke6
Tugas teknologi pertemuan ke6Tugas teknologi pertemuan ke6
Tugas teknologi pertemuan ke6
 
Upi etika batuk dan cara mencuci tangan
Upi   etika batuk dan cara mencuci tanganUpi   etika batuk dan cara mencuci tangan
Upi etika batuk dan cara mencuci tangan
 
Mitigasi Tentang Penyakit Covid - 19
Mitigasi Tentang Penyakit Covid - 19Mitigasi Tentang Penyakit Covid - 19
Mitigasi Tentang Penyakit Covid - 19
 
Menjaga kebersihan dimasa covid 19
Menjaga kebersihan dimasa covid 19Menjaga kebersihan dimasa covid 19
Menjaga kebersihan dimasa covid 19
 
Buku Saku Desa Tangguh Covid-19 Versi 2
Buku Saku Desa Tangguh Covid-19 Versi 2Buku Saku Desa Tangguh Covid-19 Versi 2
Buku Saku Desa Tangguh Covid-19 Versi 2
 
MATERI_dr.Hasanah PPI.pdf
MATERI_dr.Hasanah PPI.pdfMATERI_dr.Hasanah PPI.pdf
MATERI_dr.Hasanah PPI.pdf
 
SHENI PRATIWI/Psikologi komunikasi webinar
SHENI PRATIWI/Psikologi komunikasi webinarSHENI PRATIWI/Psikologi komunikasi webinar
SHENI PRATIWI/Psikologi komunikasi webinar
 
18.KEHIDUPAN BARU DI KAMPUNG KB.pptx
18.KEHIDUPAN BARU DI KAMPUNG KB.pptx18.KEHIDUPAN BARU DI KAMPUNG KB.pptx
18.KEHIDUPAN BARU DI KAMPUNG KB.pptx
 
Pencegahan dan Pengendalian Covid-19
Pencegahan dan Pengendalian Covid-19Pencegahan dan Pengendalian Covid-19
Pencegahan dan Pengendalian Covid-19
 
ZOOMINAR 26ULI 2020_Bu Nela.pdf
ZOOMINAR 26ULI 2020_Bu Nela.pdfZOOMINAR 26ULI 2020_Bu Nela.pdf
ZOOMINAR 26ULI 2020_Bu Nela.pdf
 
Corona penyuluhan ppt(new)
Corona penyuluhan ppt(new)Corona penyuluhan ppt(new)
Corona penyuluhan ppt(new)
 

Plus de rimaocta2 (6)

MATERI BOK.pptx
MATERI BOK.pptxMATERI BOK.pptx
MATERI BOK.pptx
 
MATERI 4.pptx
MATERI 4.pptxMATERI 4.pptx
MATERI 4.pptx
 
MATERI 3.pptx
MATERI 3.pptxMATERI 3.pptx
MATERI 3.pptx
 
MATERI 2.pptx
MATERI 2.pptxMATERI 2.pptx
MATERI 2.pptx
 
anc dan p4k.pptx
anc dan p4k.pptxanc dan p4k.pptx
anc dan p4k.pptx
 
sosialisasi BIAS dan penjaringan.pptx
sosialisasi BIAS dan penjaringan.pptxsosialisasi BIAS dan penjaringan.pptx
sosialisasi BIAS dan penjaringan.pptx
 

Dernier

Materi 5.1 ASKEP pada pasien dengan HEPATITIS.pptx
Materi 5.1 ASKEP pada pasien dengan HEPATITIS.pptxMateri 5.1 ASKEP pada pasien dengan HEPATITIS.pptx
Materi 5.1 ASKEP pada pasien dengan HEPATITIS.pptx
Yudiatma1
 
RTL PPI dr.Intan.docx puskesmas wairasa.
RTL PPI dr.Intan.docx puskesmas wairasa.RTL PPI dr.Intan.docx puskesmas wairasa.
RTL PPI dr.Intan.docx puskesmas wairasa.
RambuIntanKondi
 
SISTEM KONDUKSI / KELISTRIKAN JANTUNG.ppt
SISTEM KONDUKSI / KELISTRIKAN JANTUNG.pptSISTEM KONDUKSI / KELISTRIKAN JANTUNG.ppt
SISTEM KONDUKSI / KELISTRIKAN JANTUNG.ppt
Acephasan2
 
Anatomi Fisiologi Sistem Muskuloskeletal.ppt
Anatomi Fisiologi Sistem Muskuloskeletal.pptAnatomi Fisiologi Sistem Muskuloskeletal.ppt
Anatomi Fisiologi Sistem Muskuloskeletal.ppt
Acephasan2
 
DAM DALAM IBADAH HAJI 2023 BURHANUDDIN_1 (1).pptx
DAM DALAM IBADAH HAJI  2023 BURHANUDDIN_1 (1).pptxDAM DALAM IBADAH HAJI  2023 BURHANUDDIN_1 (1).pptx
DAM DALAM IBADAH HAJI 2023 BURHANUDDIN_1 (1).pptx
kemenaghajids83
 
399557772-Penyakit-Yang-Bersifat-Simptomatis.pptx PENYAKIT SIMTOMP ADALAH PEN...
399557772-Penyakit-Yang-Bersifat-Simptomatis.pptx PENYAKIT SIMTOMP ADALAH PEN...399557772-Penyakit-Yang-Bersifat-Simptomatis.pptx PENYAKIT SIMTOMP ADALAH PEN...
399557772-Penyakit-Yang-Bersifat-Simptomatis.pptx PENYAKIT SIMTOMP ADALAH PEN...
nadyahermawan
 
PPT-UEU-Keperawatan-Kesehatan-Jiwa-I-Pertemuan-13.ppt
PPT-UEU-Keperawatan-Kesehatan-Jiwa-I-Pertemuan-13.pptPPT-UEU-Keperawatan-Kesehatan-Jiwa-I-Pertemuan-13.ppt
PPT-UEU-Keperawatan-Kesehatan-Jiwa-I-Pertemuan-13.ppt
khalid1276
 
KONSEP ANSIETAS kesehatan jiwa masyarakat
KONSEP ANSIETAS kesehatan jiwa masyarakatKONSEP ANSIETAS kesehatan jiwa masyarakat
KONSEP ANSIETAS kesehatan jiwa masyarakat
Zuheri
 
1 FEB_KEBIJAKAN DAN SITUASI SURV PD3I_AK I CIKARANG.pptx
1 FEB_KEBIJAKAN DAN SITUASI SURV PD3I_AK I CIKARANG.pptx1 FEB_KEBIJAKAN DAN SITUASI SURV PD3I_AK I CIKARANG.pptx
1 FEB_KEBIJAKAN DAN SITUASI SURV PD3I_AK I CIKARANG.pptx
NezaPurna
 

Dernier (20)

PAPARAN TENTANG PENYAKIT TUBERKULOSIS.ppt
PAPARAN TENTANG PENYAKIT TUBERKULOSIS.pptPAPARAN TENTANG PENYAKIT TUBERKULOSIS.ppt
PAPARAN TENTANG PENYAKIT TUBERKULOSIS.ppt
 
Statistik Kecelakaan Kerja manajemen risiko kecelakaan kerja .pptx
Statistik Kecelakaan Kerja manajemen risiko kecelakaan kerja .pptxStatistik Kecelakaan Kerja manajemen risiko kecelakaan kerja .pptx
Statistik Kecelakaan Kerja manajemen risiko kecelakaan kerja .pptx
 
power point kesehatan reproduksi pria dan wanita
power point kesehatan reproduksi pria dan wanitapower point kesehatan reproduksi pria dan wanita
power point kesehatan reproduksi pria dan wanita
 
Materi 5.1 ASKEP pada pasien dengan HEPATITIS.pptx
Materi 5.1 ASKEP pada pasien dengan HEPATITIS.pptxMateri 5.1 ASKEP pada pasien dengan HEPATITIS.pptx
Materi 5.1 ASKEP pada pasien dengan HEPATITIS.pptx
 
RTL PPI dr.Intan.docx puskesmas wairasa.
RTL PPI dr.Intan.docx puskesmas wairasa.RTL PPI dr.Intan.docx puskesmas wairasa.
RTL PPI dr.Intan.docx puskesmas wairasa.
 
Logic Model perencanaan dan evaluasi kesehatan
Logic Model perencanaan dan evaluasi kesehatanLogic Model perencanaan dan evaluasi kesehatan
Logic Model perencanaan dan evaluasi kesehatan
 
SISTEM KONDUKSI / KELISTRIKAN JANTUNG.ppt
SISTEM KONDUKSI / KELISTRIKAN JANTUNG.pptSISTEM KONDUKSI / KELISTRIKAN JANTUNG.ppt
SISTEM KONDUKSI / KELISTRIKAN JANTUNG.ppt
 
Referat Penurunan Kesadaran_Stase Neurologi
Referat Penurunan Kesadaran_Stase NeurologiReferat Penurunan Kesadaran_Stase Neurologi
Referat Penurunan Kesadaran_Stase Neurologi
 
tatalaksana chest pain dan henti jantung.pptx
tatalaksana chest pain dan henti jantung.pptxtatalaksana chest pain dan henti jantung.pptx
tatalaksana chest pain dan henti jantung.pptx
 
Anatomi Fisiologi Sistem Muskuloskeletal.ppt
Anatomi Fisiologi Sistem Muskuloskeletal.pptAnatomi Fisiologi Sistem Muskuloskeletal.ppt
Anatomi Fisiologi Sistem Muskuloskeletal.ppt
 
DAM DALAM IBADAH HAJI 2023 BURHANUDDIN_1 (1).pptx
DAM DALAM IBADAH HAJI  2023 BURHANUDDIN_1 (1).pptxDAM DALAM IBADAH HAJI  2023 BURHANUDDIN_1 (1).pptx
DAM DALAM IBADAH HAJI 2023 BURHANUDDIN_1 (1).pptx
 
399557772-Penyakit-Yang-Bersifat-Simptomatis.pptx PENYAKIT SIMTOMP ADALAH PEN...
399557772-Penyakit-Yang-Bersifat-Simptomatis.pptx PENYAKIT SIMTOMP ADALAH PEN...399557772-Penyakit-Yang-Bersifat-Simptomatis.pptx PENYAKIT SIMTOMP ADALAH PEN...
399557772-Penyakit-Yang-Bersifat-Simptomatis.pptx PENYAKIT SIMTOMP ADALAH PEN...
 
PROTOZOA PROTOZOA PROTOZOA PROTOZOA PROTOZOA
PROTOZOA PROTOZOA PROTOZOA PROTOZOA PROTOZOAPROTOZOA PROTOZOA PROTOZOA PROTOZOA PROTOZOA
PROTOZOA PROTOZOA PROTOZOA PROTOZOA PROTOZOA
 
Penyuluhan kesehatan Diabetes melitus .pptx
Penyuluhan kesehatan Diabetes melitus .pptxPenyuluhan kesehatan Diabetes melitus .pptx
Penyuluhan kesehatan Diabetes melitus .pptx
 
PPT-UEU-Keperawatan-Kesehatan-Jiwa-I-Pertemuan-13.ppt
PPT-UEU-Keperawatan-Kesehatan-Jiwa-I-Pertemuan-13.pptPPT-UEU-Keperawatan-Kesehatan-Jiwa-I-Pertemuan-13.ppt
PPT-UEU-Keperawatan-Kesehatan-Jiwa-I-Pertemuan-13.ppt
 
FRAKTUR presentasion patah tulang paripurna OK.pptx
FRAKTUR presentasion patah tulang paripurna OK.pptxFRAKTUR presentasion patah tulang paripurna OK.pptx
FRAKTUR presentasion patah tulang paripurna OK.pptx
 
KONSEP ANSIETAS kesehatan jiwa masyarakat
KONSEP ANSIETAS kesehatan jiwa masyarakatKONSEP ANSIETAS kesehatan jiwa masyarakat
KONSEP ANSIETAS kesehatan jiwa masyarakat
 
KONSEP DASAR KEGAWATDARURATAN MATERNAL NEONATAL.pptx
KONSEP DASAR KEGAWATDARURATAN MATERNAL NEONATAL.pptxKONSEP DASAR KEGAWATDARURATAN MATERNAL NEONATAL.pptx
KONSEP DASAR KEGAWATDARURATAN MATERNAL NEONATAL.pptx
 
asuhan keperawatan jiwa dengan diagnosa keperawatan resiko perilaku kekerasan
asuhan keperawatan jiwa dengan diagnosa keperawatan resiko perilaku kekerasanasuhan keperawatan jiwa dengan diagnosa keperawatan resiko perilaku kekerasan
asuhan keperawatan jiwa dengan diagnosa keperawatan resiko perilaku kekerasan
 
1 FEB_KEBIJAKAN DAN SITUASI SURV PD3I_AK I CIKARANG.pptx
1 FEB_KEBIJAKAN DAN SITUASI SURV PD3I_AK I CIKARANG.pptx1 FEB_KEBIJAKAN DAN SITUASI SURV PD3I_AK I CIKARANG.pptx
1 FEB_KEBIJAKAN DAN SITUASI SURV PD3I_AK I CIKARANG.pptx
 

MATERI 1.pptx

  • 1. Optimalisasi kesehatan di Masa New Normal Life DR. dr. Muchlis Achsan Udji Sofro, SpPD, K-PTI RSUP Dr. Kariadi Semarang
  • 2. SITUASI TERKINI KASUS COVID-19 (26 Juni 2020)
  • 3. Pendahuluan Penyakit coronavirus (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV2). Penyakit ini ditularkan melalui manusia ke manusia melalui droplets Gejala penyakit ini bervariasi mulai dari ringan sampai berat hingga kematian 01 02 03
  • 4. Pendahuluan 3. Negara harus bersiap dengan keseimbangan baru pada kehidupan masyarakatnya. www.free-powerpoint-templates-design.com Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. I hope and I believe that this Template will your Time, Money and Reputation. Easy to change colors, photos and Text. Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. Your Content Here 1. Saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan yang mengharuskan sumber daya manusia beradaptasi dengan situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). 2. Belum ditemukannya vaksin dan pengobatan definitif COVID-19 diprediksi akan memperpanjang masa pandemi.
  • 5. New Normal Life Masyarakat harus melakukan perubahan pola hidup dengan tatanan dan adaptasi kebiasaan yang baru (new normal) agar dapat hidup produktif dan terhindar dari penularan COVID-19. Kedisiplinan dalam menerapkan prinsip pola hidup yang lebih bersih dan sehat merupakan kunci dalam menekan penularan COVID-19 pada masyarakat. Aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi harus berjalan beriringan dan saling mendukung. Kebijakan percepatan penanganan COVID-19 harus tetap mendukung keberlangsungan perekonomian dan aspek sosial masyarakat. www.free-powerpoint-templates-design.com
  • 6. Peran Masyarakat Masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 Masyarakat harus dapat beraktivitas kembali dalam situasi pandemi COVID-19 dengan beradaptasi pada kebiasaan baru yang lebih sehat, lebih bersih, dan lebih taat Dilaksanakan oleh seluruh komponen yang ada di masyarakat serta memberdayakan semua sumber daya yang ada. Peran masyarakat untuk dapat memutus mata rantai penularan COVID-19 (risiko tertular dan menularkan) harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 Virus
  • 7. Protokol Kesehatan www.free-powerpoint-templates-design.com Prinsip pencegahan penularan COVID-19 pada individu dilakukan dengan menghindari masuknya virus melalui hidung, mulut, dan mata. Perlindungan Kesehatan Masyarakat Perlindungan Kesehatan Individu  Unsur pencegahan (prevent)  Kegiatan perlindungan (protect)  Unsur penemuan kasus (detect)  Unsur penanganan secara cepat dan efektif (respond)
  • 8. Perlindungan Kesehatan Individu Menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu jika harus keluar rumah Apabila menggunakan masker kain, sebaiknya gunakan masker kain 3 lapis. Membersihkan tangan secara teratur dengan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan cairan antiseptik berbasis alkohol/handsanitizer. Selalu menghindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang tidak bersih (yang mungkin terkontaminasi droplet yang mengandung virus)
  • 9. Perlindungan Kesehatan Individu Menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain untuk menghindari terkena droplet dari orang yang bicara, batuk, atau bersin, serta menghindari kerumunan, keramaian, dan berdesakan. Jaga Jarak Rekayasa administrasi  pembatasan jumlah orang, pengaturan jadwal, dsb.  Rekayasa teknis  pembuatan partisi, pengaturan jalur masuk dan keluar, dan lain sebagainya. Jaga Jarak
  • 10. Perlindungan Kesehatan Individu Fever Cough Shortness Of Breath Mengkonsumsi gizi seimbang, aktivitas fisik minimal 30 menit sehari dan istirahat yang cukup (minimal 7 jam), serta menghindari faktor risiko penyakit. Orang yang memiliki komorbidita seperti diabetes, hipertensi, gangguan paru, jantung, ginjal, kondisi autoimun, kehamilan, lanjut usia, anak-anak, dan lain lain, harus lebih berhati-hati dalam beraktifitas di tempat dan fasilitas umum. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  • 11. Perlindungan Kesehatan Masyarakat Sosialisasi, edukasi, dan penggunaan berbagai media informasi untuk memberikan pengertian dan pemahaman bagi semua orang, serta keteladanan dari pimpinan, tokoh masyarakat, dan melalui media mainstream. Promosi Kesehatan 01 1) Memfasilitasi dalam deteksi dini untuk mengantisipasi penyebaran COVID 2) Melakukan pemantauan kondisi kesehatan (gejala ISPA terhadap semua orang yang ada di tempat dan fasilitas umum. Penemuan Kasus 03 Penyediaan sarana cuci tangan dg sabun atau handsanitizer, upaya penapisan kesehatan orang yang akan masuk ke fasilitas umum, pengaturan jaga jarak, disinfeksi permukaan, ruangan, dan peralatan secara berkala, serta penegakkan kedisplinan Kegiatan perlindungan 02 Berkoordinasi dengan dinkes setempat atau fasilitas pelayanan kesehatan utk melakukan pelacakan kontak erat, pemeriksaan rapid test atau Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), serta penanganan lain sesuai kebutuhan. Penanganan secara cepat dan efektif (respond) 04
  • 12. Optimalisasi kesehatan di Pasar/Mall/Pusat Perbelanjaan Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan handsanitizer. Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung, dan mulut. Tetap memperhatikan jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain Memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum keluar rumah. Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan/atau sesak nafas, tetap di rumah dan periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. Selalu menggunakan masker saat perjalanan dan selama berada di pasar. Jika kondisi padat dan sulit menerapkan jaga jarak agar tidak memaksakan diri masuk ke dalam pasar, namun apabila terpaksa tambahan penggunaan pelindung wajah (faceshield) bersama masker sangat direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan.
  • 13. Optimalisasi kesehatan di rumah makan Saat perjalanan dan di tempat makan selalu menggunakan masker, menjaga jarak dengan orang lain, dan hindari menyentuh area wajah. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan PHBS seperti mengkonsumsi gizi seimbang, aktivitas fisik minimal 30 menit sehari dan istirahat yang cukup dengan tidur minimal 7 jam, serta menghindari faktor risiko penyakit. Memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum berkunjung ke rumah makan/restoran Jika sakit segera ke fasilitas kesehatan. Bersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnya dengan cairan disinfektan. Saat tiba di rumah, segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggota keluarga di rumah.
  • 14. Optimalisasi kesehatan saat olahraga di luar rumah Masyarakat agar senantiasa memantau dan memperbaharui perkembangan informasi tentang COVID-19 di wilayahnya. Menghindari olahraga yang membutuhkan kontak fisik. Olahraga yang menggunakan masker dilakukan dengan intensitas ringan sampai sedang (masih dapat berbicara ketika berolahraga). Masker harus selalu dipakai selama melakukan kegiatan olahraga diluar rumah. Memastikan kondisi tubuh sehat sebelum berolahraga.
  • 15. Jarak aman saat olahraga di luar rumah 2 m 5 m 10 m 20 m Olahraga yang dilakukan tanpa berpindah tempat atau olahraga yang dilakukan dengan posisi sejajar. Jalan kaki dengan jarak ± 5 meter dengan orang di depannya Berlari dengan jarak ± 10 meter dengan orang di depannya. Bersepeda dengan jarak ± 20 meter dengan orang di depannya.
  • 16. Optimalisasi kesehatan saat olahraga di luar rumah Menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan handsanitizer sebelum dan sesudah olahraga. Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung atau mulut. Setelah berolahraga dan tiba di rumah, segera cuci tangan, mandi, dan berganti pakaian.
  • 17. STOP COVID-19 Optimalisasi kesehatan saat melakukan perjalanan Sebelum perjalanan Selama perjalanan Selalu menggunakan masker selama berada di stasiun/terminal/pelabuhan/ bandar udara. Rajin cuci tangan Selama perjalanan Tetap memperhatikan jaga jarak minimal 1 meter. Sampai di rumah Saat tiba di rumah, segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggota keluarga di rumah Memastikan diri dalam kondisi sehat Penumpang dengan moda transportasi udara/laut, mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card/HAC) sesuai ketentuan yang berlaku
  • 18. Optimalisasi kesehatan saat perawatan rambut Membawa peralatan pribadi yang akan digunakan untuk perawatan rambut/kecantikan dan sejenisnya, termasuk peralatan make up. Saat tiba di rumah, segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggota keluarga di rumah. Bersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnya dengan cairan disinfektan. Pastikan dalam kondisi sehat saat akan melakukan perawatan atau menggunakan jasa perawatanvrambut/kecantikan dan sejenisnya.
  • 19. Optimalisasi kesehatan saat beribadah  Pastikan dalam kondisi sehat saat akan melaksanakan ibadah.  Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan/atau sesak nafas, tetap di rumah dan lakukan ibadah di rumah.  Membawa semua peralatan ibadah sendiri termasuk sajadah, kitab suci dan lain sebagainya.  Selalu menggunakan masker saat perjalanan dan selama berada di tempat ibadah.  Menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.  Hindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan.  Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung, dan mulut.  Tetap memperhatikan jaga jarak minimal 1 meter.  Bagi jamaah anak-anak, usia lanjut, dan jamaah dengan memiliki penyakit komorbid dianjurkan untuk beribadah di rumah.  Saling mengingatkan jamaah lain terhadap penerapan kedisiplinan penggunaan masker dan menjaga jarak minimal 1 meter antar sesama jamaah.